<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bibit Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/bibit/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/bibit/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Sep 2026 04:55:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>bibit Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/bibit/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>2.400 Bibit Dibagikan, Bupati Bone Canangkan Gerakan Tanam Sayur dari Rumah</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/09/18/2-400-bibit-dibagikan-bupati-bone-canangkan-gerakan-tanam-sayur-dari-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 04:55:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bone]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Tanam Sayur]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=57868</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, BONE — Ketahanan pangan di Kabupaten Bone mulai didorong dari halaman rumah. Pemerintah Kabupaten Bone menggalakkan Gerakan Tanam Sayur Rumah Tangga dalam Polybag Tahun 2026 dengan membagikan 2.400 bibit sayuran kepada masyarakat. Gerakan tersebut diluncurkan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bone H. Maryam di Lapangan Merdeka [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/09/18/2-400-bibit-dibagikan-bupati-bone-canangkan-gerakan-tanam-sayur-dari-rumah/">2.400 Bibit Dibagikan, Bupati Bone Canangkan Gerakan Tanam Sayur dari Rumah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, BONE —</strong> Ketahanan pangan di Kabupaten Bone mulai didorong dari halaman rumah. Pemerintah Kabupaten Bone menggalakkan Gerakan Tanam Sayur Rumah Tangga dalam Polybag Tahun 2026 dengan membagikan 2.400 bibit sayuran kepada masyarakat.</p>
<p>Gerakan tersebut diluncurkan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bone H. Maryam di Lapangan Merdeka Watampone, Jumat (18/9/2026).</p>
<p>Bibit yang dibagikan terdiri atas cabai, tomat dan terung. Penanaman menggunakan polybag memungkinkan masyarakat memanfaatkan lahan terbatas di sekitar rumah untuk menghasilkan sebagian kebutuhan pangan keluarga.</p>
<p>Program ini dilaksanakan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Bone bersama Danyon Ranting S Yonif TP 920 Lasalaga, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbantang) Gowa dan para penyuluh pertanian.</p>
<p>Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan, ketahanan pangan tidak harus selalu dimulai dari lahan pertanian yang luas. Menurutnya, rumah tangga memiliki peran penting dengan memanfaatkan pekarangan yang tersedia.</p>
<p>&#8220;Ketahanan pangan harus dimulai dari rumah tangga. Dengan sistem polybag, masyarakat tidak membutuhkan lokasi yang luas untuk menanam sayuran dan memenuhi sebagian kebutuhan keluarga secara mandiri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Puluhan Truk Sayur Masuk Setiap Hari</p>
<p>Andi Asman menyoroti tingginya ketergantungan Bone terhadap pasokan sayuran dari luar daerah. Ia menyebut sedikitnya 20 truk sayuran setiap hari masuk ke Bone dari sejumlah kabupaten lain.</p>
<p>&#8220;Pasokan sayur Kabupaten Bone dari luar minimal 20 truk dari kabupaten lain. Kita tentu tidak bisa menjamin bagaimana proses budidayanya, termasuk penggunaan herbisida dan pestisida serta pupuk kimianya,&#8221; katanya.</p>
<p>Kondisi tersebut, kata dia, menjadi salah satu alasan gerakan menanam sayur dari rumah perlu diperkuat. Masyarakat diharapkan tidak hanya bergantung pada pasokan dari luar, tetapi mulai memproduksi sebagian kebutuhan sayurannya sendiri.</p>
<p>Dengan polybag, keterbatasan lahan bukan lagi menjadi alasan. Pekarangan, teras maupun ruang kosong di sekitar rumah dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman pangan.</p>
<p>Camat dan Lurah Diminta Jadi<br />
Penggerak</p>
<p>Bupati juga mendorong agar gerakan tersebut tidak berhenti pada seremoni launching dan pembagian bibit.<br />
Camat dan lurah diminta menjadi garda terdepan untuk memastikan masyarakat terus menanam dan merawat bibit yang telah dibagikan.</p>
<p>&#8220;Kita mendorong lurah dan camat sebagai garda terdepan untuk berkolaborasi dan bersama-sama mengawal gerakan ini hingga dinyatakan berhasil,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Pemkab Bone bahkan menargetkan daerah tersebut dapat menjadi percontohan gerakan tanam sayur rumah tangga dalam polybag.</p>
<p>Pada launching tersebut turut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Bone dan Polbantang Gowa sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam program tersebut.</p>
<p>Untuk tahap awal, pembagian bibit menyasar tiga kecamatan di wilayah perkotaan, yakni Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur dan Tanete Riattang Barat.</p>
<p>Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone, jajaran Forkopimda, kelompok tani serta pihak terkait lainnya.</p>
<p>Gerakan ini diharapkan menjadi kebiasaan baru di tingkat rumah tangga: menanam dari rumah, memenuhi sebagian kebutuhan sendiri, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Bone dari lingkungan terkecil. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/09/18/2-400-bibit-dibagikan-bupati-bone-canangkan-gerakan-tanam-sayur-dari-rumah/">2.400 Bibit Dibagikan, Bupati Bone Canangkan Gerakan Tanam Sayur dari Rumah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IKA Unhas Tolitoli Dorong Kemandirian Benih, Serahkan F1 M70D ke SMK Negeri Galang</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/11/07/ika-unhas-tolitoli-dorong-kemandirian-benih-serahkan-f1-m70d-ke-smk-negeri-galang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 08:29:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>
		<category><![CDATA[IKA Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Tolitoli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45573</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; IKA Unhas Tolitoli terus menunjukkan komitmennya pada penguatan sektor pertanian daerah. Melalui program “Gerakan Berani Cerdas, Berani Panen Raya”, organisasi alumni tersebut menyerahkan benih unggul F1 M70D kepada SMK Negeri Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Jumat (7/11/2025). Penyerahan benih dilakukan kepada Kepala SMK Negeri Galang, Muliadi, S.Pd., M.Pd., dan disaksikan Ketua Program [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/07/ika-unhas-tolitoli-dorong-kemandirian-benih-serahkan-f1-m70d-ke-smk-negeri-galang/">IKA Unhas Tolitoli Dorong Kemandirian Benih, Serahkan F1 M70D ke SMK Negeri Galang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8212; IKA Unhas Tolitoli terus menunjukkan komitmennya pada penguatan sektor pertanian daerah. Melalui program “Gerakan Berani Cerdas, Berani Panen Raya”, organisasi alumni tersebut menyerahkan benih unggul F1 M70D kepada SMK Negeri Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Jumat (7/11/2025).</p>
<p>Penyerahan benih dilakukan kepada Kepala SMK Negeri Galang, Muliadi, S.Pd., M.Pd., dan disaksikan Ketua Program Budidaya Tanaman SMK, Hj. Suriani, S.TP., Ketua Kelompok Tani Lappo Ase, Liswan, serta para guru dan pembudi daya muda di lingkungan sekolah.</p>
<p>Inisiatif ini menjadi awal kerja sama pengembangan benih unggul yang akan dikembangkan menjadi benih sebar guna mendukung musim tanam berikutnya. F1 M70D sendiri merupakan varietas baru yang dikenalkan di Sulawesi Tengah melalui dukungan Pengurus Pusat HKTI, khususnya Ir. Taufik Anwar.</p>
<p>Perwakilan IKA Unhas Tolitoli menyebut, kehadiran benih M70D diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap benih dari luar daerah dan meningkatkan produktivitas lahan.</p>
<p>“Benih ini kami serahkan agar kebutuhan benih petani bisa terpenuhi dari daerah sendiri. Semoga menjadi langkah awal mendorong kemandirian benih lokal di Tolitoli,” ujarnya.</p>
<p>H. Rustan Rewa, mantan Kepala Dinas Pertanian Tolitoli yang turut hadir, menekankan pentingnya kesiapan benih</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/07/ika-unhas-tolitoli-dorong-kemandirian-benih-serahkan-f1-m70d-ke-smk-negeri-galang/">IKA Unhas Tolitoli Dorong Kemandirian Benih, Serahkan F1 M70D ke SMK Negeri Galang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bye-Bye Botol Plastik! Pemprov Sulsel Salurkan 141 Ton Bibit dan 117 Ribu Pelampung Ramah Lingkungan untuk Petani Rumput Laut Luwu Raya</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/09/05/bye-bye-botol-plastik-pemprov-sulsel-salurkan-141-ton-bibit-dan-117-ribu-pelampung-ramah-lingkungan-untuk-petani-rumput-laut-luwu-raya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 14:12:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>
		<category><![CDATA[Buoy]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kelautan dan Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumput Laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=42205</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memperkuat komitmennya terhadap pertumbuhan ekonomi biru berkelanjutan melalui program bantuan bibit rumput laut dan pelampung ramah lingkungan bagi petani pembudidaya di kawasan pesisir Luwu Raya, yang meliputi Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Program prioritas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/09/05/bye-bye-botol-plastik-pemprov-sulsel-salurkan-141-ton-bibit-dan-117-ribu-pelampung-ramah-lingkungan-untuk-petani-rumput-laut-luwu-raya/">Bye-Bye Botol Plastik! Pemprov Sulsel Salurkan 141 Ton Bibit dan 117 Ribu Pelampung Ramah Lingkungan untuk Petani Rumput Laut Luwu Raya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memperkuat komitmennya terhadap pertumbuhan ekonomi biru berkelanjutan melalui program bantuan bibit rumput laut dan pelampung ramah lingkungan bagi petani pembudidaya di kawasan pesisir Luwu Raya, yang meliputi Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur.</p>
<p>Program prioritas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi ini bertujuan mewujudkan pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.</p>
<p>Pada tahun 2025, Pemprov Sulsel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dengan dukungan penuh DPRD Sulsel, menargetkan penyaluran 2.000 paket sarana prasarana budidaya. Satu paket terdiri dari 300 kilogram bibit rumput laut dan 250 pelampung ramah lingkungan (buoy).</p>
<p>Kepala DKP Sulsel, Muhammad Ilyas, menegaskan program ini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas produksi rumput laut serta meningkatkan kapasitas dan daya saing petani.</p>
<p>“Program ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Sulsel untuk membantu para pembudidaya rumput laut kita dan upaya kita untuk tetap mempertahankan volume produksi dan bahkan meningkatkannya,” ujar Ilyas, Jumat (5/9/2025)</p>
<p>Lebih dari sekadar bantuan produksi, program ini juga mengusung misi kampanye budidaya ramah lingkungan dengan menggeser penggunaan botol plastik bekas sebagai pelampung.</p>
<p>“Kami mengganti botol plastik dengan buoy khusus rumput laut yang bisa bertahan beberapa siklus dan dapat didaur ulang setelah bocor,” jelas Ilyas.</p>
<p>Ia menambahkan, langkah ini diharapkan berdampak signifikan pada peningkatan pendapatan pembudidaya. Catatan tahun 2024, volume produksi rumput laut Sulsel mencapai sekitar 4 juta ton basah, mengukuhkannya sebagai lumbung rumput laut nasional.</p>
<p>Mekanisme unik dalam program ini adalah pengumpulan botol plastik. Setiap petani menukarkan 500 botol plastik dengan 250 buoy baru. Botol-botol tersebut kemudian dijual kepada pengumpul barang bekas dan hasil penjualannya dikembalikan kepada petani, sementara mereka telah mendapatkan pelampung baru yang lebih baik.</p>
<p>Kepala Bidang Budidaya dan Daya Saing Produk DKP Sulsel, Suhartono, menyatakan penyaluran dilakukan bertahap. Luwu Raya menjadi fokus tahap pertama dengan target lebih dari 471 petani yang tergabung dalam 41 kelompok. Total bantuan yang disalurkan mencapai 141,3 ton bibit dan lebih dari 117.750 unit pelampung.</p>
<p>Antusiasme petani pun tinggi. Elvi Nanda Bestari dari Kelompok Sipatuo, Luwu Utara, mengungkapkan rasa syukurnya.</p>
<p>“Masya Allah sekali, kami petani sangat terbantu. Bisa memperbanyak produksi pembibitan dan memperbaiki ekonomi masyarakat. Terima kasih Pak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur,” ucap Elvi.</p>
<p>Dukungan serupa disampaikan Risaldi dari Kelompok Passampa Katonik, Kabupaten Luwu. “Kita sangat terbantu dengan adanya program bantuan bibit rumput laut dan pelampung yang ramah lingkungan dari Pemprov Sulsel. Semoga terus berlanjut,” katanya.</p>
<p>Anggota DPRD Sulsel, Rusli Sunali, mengapresiasi respons positif masyarakat dan menegaskan komitmen dewan untuk mengawal program ini agar tepat sasaran dan berkelanjutan.</p>
<p>“Program ini pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan petani rumput laut, sehingga perlu dijalankan secara tepat sasaran dan berkesinambungan untuk warga Sulsel khususnya Luwu Raya,” tegas Rusli.</p>
<p>Ia juga mendorong evaluasi rutin dan keterlibatan langsung kelompok nelayan dalam proses distribusi.</p>
<p>Dengan langkah ini, Pemprov Sulsel menargetkan Luwu Raya tumbuh menjadi sentra produksi rumput laut berkelanjutan di Indonesia yang tidak hanya produktif, tetapi juga ramah lingkungan.(*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/09/05/bye-bye-botol-plastik-pemprov-sulsel-salurkan-141-ton-bibit-dan-117-ribu-pelampung-ramah-lingkungan-untuk-petani-rumput-laut-luwu-raya/">Bye-Bye Botol Plastik! Pemprov Sulsel Salurkan 141 Ton Bibit dan 117 Ribu Pelampung Ramah Lingkungan untuk Petani Rumput Laut Luwu Raya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Gubernur Sulsel Akan Beri Bantuan Bibit Ternak Varietas Unggul untuk Pesantren Alam Indonesia</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/01/30/pj-gubernur-sulsel-akan-beri-bantuan-bibit-ternak-varietas-unggul-untuk-pesantren-alam-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 22:28:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[#pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Alam]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Ternak]]></category>
		<category><![CDATA[Unggul]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=29792</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, BARRU &#8211; Untuk pertama kalinya, Pondok Pesantren Alam Indonesia milik Yayasan Al-Ikhlas Harapan Mandiri, di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan dikunjungi oleh pemerintah dalam hal ini Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan. Ketua Yayasan Al-Ikhlas Harapan Mandiri, Hisbullah Amir menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry di Pondok Pesantren Alam Indonesia. &#8220;Kehadiran sosok [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/30/pj-gubernur-sulsel-akan-beri-bantuan-bibit-ternak-varietas-unggul-untuk-pesantren-alam-indonesia/">Pj Gubernur Sulsel Akan Beri Bantuan Bibit Ternak Varietas Unggul untuk Pesantren Alam Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, BARRU &#8211;</strong> Untuk pertama kalinya, Pondok Pesantren Alam Indonesia milik Yayasan Al-Ikhlas Harapan Mandiri, di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan dikunjungi oleh pemerintah dalam hal ini Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan.</p>
<p>Ketua Yayasan Al-Ikhlas Harapan Mandiri, Hisbullah Amir menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry di Pondok Pesantren Alam Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kehadiran sosok kepala daerah merupakan kali pertama di Pesantren Alam Indonesia. Terima kasih banyak ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami, karena ini Pondok Pesantren masih baru dan kecil, tapi dikunjungi langsung Bapak Gubernur, ini luar biasa sekali,&#8221; seru Hisbullah.</p>
<p>Ia pun menyampaikan beberapa pencapaian Pondok Pesantren Alam Indonesia yang baru menamatkan dua angkatan dan masuk ke sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Makassar.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah kami sudah menamatkan dua angkatan dan alhamdulillah sudah masuk di perguruan tinggi negeri seperti Unhas dan UNM, serta perguruan tinggi lainnya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kendati demikian, Hisbullah berharap ke depannya, dengan jumlah santri 90 orang saat ini, Pondok Pesantren Alam Indonesia bisa mengirim alumninya sampai ke China dan negara-negara di Timur Tengah.</p>
<p>&#8220;Saya mau melihat anak-anak di sini sampai ke China, Turki, dan sejumlah negara Timur Tengah. Kami berharap bagaimana anak-anak bisa magang di industri dan pemerintahan,&#8221; harap Hisbullah.</p>
<p>Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry didampingi Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Andi Indriaty Syaiful, mengunjungi Pondok Pesantren Alam Indonesia, di Kabupaten Barru, Rabu (29/1/2025).</p>
<p>Dalam kunjungannya tersebut, Prof Fadjry Djufry menyampaikan siap memberikan bantuan berupa bibit ternak varietas unggul. Seperti sapi, ayam, juga kambing perah.</p>
<p>&#8220;Kita bantu apa yang bisa kita bantu, apalagi soal bantuan bibit varietas unggul. Ada sapi, ada ayam, ada kambing perah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Diketahui, Pondok Pesantren Alam Indonesia ini mendidik santri dan santriwati dengan beberapa jurusan yang berfokus pada potensi alam dan pengembangan teknologi terbarukan.</p>
<p>Kepada pengurus pondok pesantren, Prof Fadjry Djufry pun mengingatkan untuk mengurus izin dan administrasi di Pemerintah Kabupaten Barru maupun di Kementerian Agama RI. Pihaknya bahkan siap untuk membantu mengomunikasikan.</p>
<p>&#8220;Kalau terkait dengan Kementerian Agama kami bantu dan nanti kita bantu hubungi langsung Pak Dirjen. Juga Bupati Barru,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dalam kunjungan itu, hadir pula Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulsel, Kepala Biro Kesejahteraan Umum Setda Pemprov Sulsel, Kepala Biro Umum Setda Pemprov Sulsel, dan Kepala Bidang Humas Diskominfo SP Sulsel. Rombongan diterima langsung Pembina Pondok Pesantren Alam Indonesia, Prof Mediaty. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/30/pj-gubernur-sulsel-akan-beri-bantuan-bibit-ternak-varietas-unggul-untuk-pesantren-alam-indonesia/">Pj Gubernur Sulsel Akan Beri Bantuan Bibit Ternak Varietas Unggul untuk Pesantren Alam Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menteri Pertanian Amran Salurkan Bantuan Benih dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Kampung Wanam</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/10/12/menteri-pertanian-amran-salurkan-bantuan-benih-dan-dorong-pertumbuhan-ekonomi-masyarakat-di-kampung-wanam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Oct 2024 12:13:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[wanam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=23723</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID,.MERAUKE – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman hari ini, Sabtu (12/10/2024) mengunjungi Kampung Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, untuk menyerahkan bantuan benih kepada masyarakat setempat. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian lokal dan mendukung kesejahteraan petani. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Pertahanan M. Herindra, Kasum TNI Letjen Richard Taruli [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/12/menteri-pertanian-amran-salurkan-bantuan-benih-dan-dorong-pertumbuhan-ekonomi-masyarakat-di-kampung-wanam/">Menteri Pertanian Amran Salurkan Bantuan Benih dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Kampung Wanam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID,.MERAUKE – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman hari ini, Sabtu (12/10/2024) mengunjungi Kampung Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, untuk menyerahkan bantuan benih kepada masyarakat setempat.</p>
<p>Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian lokal dan mendukung kesejahteraan petani.</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Pertahanan M. Herindra, Kasum TNI Letjen Richard Taruli Horja Tampubolon, Pangdam Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito, dan pejabat Kementerian Pertanian.</p>
<p>Dalam acara tersebut, Kementerian Pertanian membagikan berbagai jenis benih dan perlengkapan pertanian, antara lain 400 bibit cabai seedling, 7 paket plastik polybag, 5 dus (700 sachet) benih biji sachet, termasuk cabai, tomat, bayam, terung, jagung manis, kacang panjang, dan kangkung.</p>
<p>Selain itu 3 dus (150 pcs) baju jersey untuk anak-anak dan 100 pcs baju dewasa , serta 1 dus (100 pack) snack untuk anak-anak.</p>
<p>Dalam dialognya bersama masyarakat kampung Wanam, Menteri Amran mengungkapkan komitmennya untuk memenuhi seluruh permintaan masyarakat, termasuk traktor, cultivator, dan pompa air, yang akan segera dikirimkan.</p>
<p>Ia juga mengajak masyarakat untuk menanam semua benih yang diberikan dan mendukung upaya pembukaan lahan sawah demi kepentingan bersama.</p>
<p>“Tanam padi didukung ya. kita kawal berikan alat mesin pertanian nanti. sebelum saya datang kemarin, tim kami sudah kirim. Nanti saya tinggal ya bu direktur untuk membina,” tambah Mentan Amran.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan keluhan mengenai kesulitan menjual hasil panen sayuran dan hasil laut.</p>
<p>Meskipun mereka sudah terbiasa menanam sayuran, sering kali hasil panen yang mencukupi kebutuhan sendiri tidak dapat terjual.</p>
<p>Tingginya pasokan sayuran dari Merauke menjadi kendala utama dalam memasarkan hasil pertanian mereka.</p>
<p>Menteri Amran berjanji akan meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk hadir dalam menyerap sayuran dari masyarakat.</p>
<p>Ia juga mencatat pentingnya menyiapkan transportasi untuk pemasaran hasil panen, termasuk menjajaki peluang menjual sayuran ke pulau-pulau terdekat yang masih membutuhkan pasokan.</p>
<p>Mewakili masyarakat lokal, Petrus Paulus Wabaya, Plt. Kepala Distrik Ilwayab, mengungkapkan harapan agar pelibatan masyarakat dalam pertanian modern dapat menjadi penggerak ekonomi di Papua Selatan.</p>
<p>Dia mengatakan Distrik ilwayab mempunyai empat kampung yakni Wanam, Wogikel, Uli uli dan Bibikem</p>
<p>Kementerian Pertanian berharap, melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, ekonomi pertanian di Papua Selatan dapat tumbuh dan berkembang, membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Dengan pemerintah yang sedang mempersiapkan cetak sawah seluas 1 juta hektar di wilayah ini, peluang untuk meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat semakin terbuka lebar.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/12/menteri-pertanian-amran-salurkan-bantuan-benih-dan-dorong-pertumbuhan-ekonomi-masyarakat-di-kampung-wanam/">Menteri Pertanian Amran Salurkan Bantuan Benih dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Kampung Wanam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran Targetkan Kabupaten Gowa Mengawali Capaian Swasembada</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/10/12/mentan-amran-targetkan-kabupaten-gowa-mengawali-capaian-swasembada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2024 22:19:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#alsintan]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>
		<category><![CDATA[gowa]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=23699</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, GOWA &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) mampu mengawali capaian swasembada pada 3 tahun ke depan. Menurutnya, Gowa adalah kabupaten subur yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas. Bahkan lebih dari itu, Gowa memiliki luasan lahan yang sangat besar serta sumber daya manusia yang mumpuni seperti banyaknya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/12/mentan-amran-targetkan-kabupaten-gowa-mengawali-capaian-swasembada/">Mentan Amran Targetkan Kabupaten Gowa Mengawali Capaian Swasembada</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, GOWA &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) mampu mengawali capaian swasembada pada 3 tahun ke depan.</p>
<p>Menurutnya, Gowa adalah kabupaten subur yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas.</p>
<p>Bahkan lebih dari itu, Gowa memiliki luasan lahan yang sangat besar serta sumber daya manusia yang mumpuni seperti banyaknya generasi muda yang mau bertani dengan teknologi dan mekanisasi.</p>
<p>&#8220;Kami keliling Indonesia selama 11 bulan untuk memastikan pangan kita aman. Dan saya melihat dari kabupaten Gowa paling lambat 3 tahun ke depan kita bisa swasembada dan menjadi lumbung pangan dunia,&#8221; ujar Mentan yang disambut gemuruh ribuan petani Gowa, Jumat, 11 Oktober 2024.</p>
<p>Sebagai langkah nyata, kata Mentan, pemerintah telah menyiapkan program cetak sawah dan juga klaster pertanian modern yang didukung dengan penyediaan benih unggul, pupuk, alsintan seperti traktor, combain harvester, drone, mesin pencacah hingga alat produksi lain yang sudah menggunakan digitalisasi.</p>
<p>&#8220;Langkah-langkahnya sudah jelas, di mana kita akan transformasi pertanian tradisional ke pertanian modern kita memulai dengan intensifikasi lalu mengerjakan ekstensifikasi dengan membangun cetak sawah,&#8221; katanya.</p>
<p>Mentan menargetkan upaya ini mampu menarik 50 ribu anak muda Indonesia untuk terjun langsung ke sektor pertanian dan berhasil mendapatkan penghasilan bulanan sebesar Rp 10 juta perorang.</p>
<p>Dengan begitu, Mentan Amran yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanudiin (IKA UNHAS) optimis revolusi pertanian bisa dilakukan secara cepat di seluruh daerah.</p>
<p>&#8220;Yang terpenting adalah dalam pertanian modern ini keterlibatan generasi muda yang jumlahnya banyak. minimal pendapatan mereka 10 juta perorang dan targetnya adalah 50 ribu pemuda turun ke sawah,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, pemerintah telah membuat klaster pertanian modern serta program cetak sawah 2025 di sejumlah tempat.</p>
<p>Di antaranya di Provinsi Kalimantan Tengah, Selatan, Timur, Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi dan Merauke Papua Selatan.</p>
<p>&#8220;Semua akan kita gerakkan agar pertanian Indonesia semakin berkembang pesat menuju lumbung pangan dunia,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebagai informasi, realisasi Perluasan Areal Tanam atau PAT di Sulawesi Selatan telah mencapai 97,53 persen dengan luasan 106.710 hektar dari total target 109.412 hektar.</p>
<p>Sementara untuk Kabupaten Gowa yang merupakan kawasan penopang pangan di bagian selatan Sulawesi Selatan capaian LTT sudah lebih dari 100 persen yaitu 71.230 hektar dari target 70.087 hektar.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/12/mentan-amran-targetkan-kabupaten-gowa-mengawali-capaian-swasembada/">Mentan Amran Targetkan Kabupaten Gowa Mengawali Capaian Swasembada</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
