<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Doni Monardo Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/doni-monardo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/doni-monardo/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Dec 2023 07:22:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Doni Monardo Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/doni-monardo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiada Lagi Jenderal Doni Monardo </title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2023/12/06/tiada-lagi-jenderal-doni-monardo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 07:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Doni Monardo]]></category>
		<category><![CDATA[Ilham Bintang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=13057</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID&#8211;KAMI terakhir bertemu hampir setahun lalu. Malam itu, 11 Desember 2022 bersama wartawan senior Egy Massadiah, Doni Monardo menghadiri resepsi pernikahan putri bungsu kami. Setelah itu kontak kami hanya melalui hubungan telepon atau WhatsApp (WA). Ketika Doni berulang tahun ke 60, tanggal 10 Mei lalu, saya mengirim ucapan selamat dan doa. Dia membalas dengan ucapan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2023/12/06/tiada-lagi-jenderal-doni-monardo/">Tiada Lagi Jenderal Doni Monardo </a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID&#8211;KAMI terakhir bertemu hampir setahun lalu. Malam itu, 11 Desember 2022 bersama wartawan senior Egy Massadiah, Doni Monardo menghadiri resepsi pernikahan putri bungsu kami. Setelah itu kontak kami hanya melalui hubungan telepon atau WhatsApp (WA).</p>
<p>Ketika Doni berulang tahun ke 60, tanggal 10 Mei lalu, saya mengirim ucapan selamat dan doa. Dia membalas dengan ucapan dan doa sama. Tanggal kelahiran kami kebetulan sama. Beda tahun saja, saya lebih tua delapan tahun dari Jenderal Doni.</p>
<p>Di hari ulang tahunnya ke 60, Egy menceritakan tak ada perayaan, apalagi pesta. Santi Arviani, sang istri hanya menyiapkan kue sederhana. Begitu melihat suaminya kembali dari jogging, Santi segera menyalakan beberapa lilin di atas kue menyambut kedatangan Doni.</p>
<p>Ayah 3 anak dan dua cucu itu masih dengan handuk kecil terlilit di leher, tersenyum haru. Ia mendekat, tidak lekas meniup lilin, melainkan menengadahkan kedua tangan. Berdoa. &#8220;Sebuah momen yang mengharukan sekaligus romantis,&#8221; kata Egy.</p>
<p>Kontak kami dengan Doni yang intens terjadi sewaktu beliau memimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menjadi komando penanganan Pandemi Covid19. Beliau termasuk yang sering saya mintai tolong untuk membantu kawan-kawan yang terdampak Covid-19.</p>
<p>Irjen Pol Burhanuddin Andi, mantan Kapolda Sulsel suatu hari mengontak saya. Istrinya terkena Covid-19 di Makassar. Ada kebutuhan obat yang mendesak yang sulit didapatkan di Makassar. Bayangkan. Begitu krisis keadaan di masa itu, sampai perwira tinggi polisi bintang dua pun menghadapi kendala untuk menanggulangi kebutuhan obat keluarganya yang terkena Covid-19.</p>
<p>Bismillah.<br />
Saya kontak Pak Doni tidak berapa setelah Irjen Burhanuddin curhat. Alhamdulillah. Pak Doni merespons cepat. Ia pun mengontak linknya di Makassar. Obat yang dibutuhkan Pak Andi Burhanuddin cepat diperoleh.</p>
<p>Dalam catatan di kontak WA saya, yang masih tersimpan sampai sekarang, ada juga catatan peristiwa ketika penyanyi Fryda Lucyana terpapar Covid-19 type ganas di Jakarta.</p>
<p>Ia butuh RS, tetapi semua RS full. Pak Doni saya kontak, dan secepat itu Fryda bisa dapat ruang perawatan. Selain Anies Baswedan saat menjabat Gubernur DKI, Pak Doni juga ikut saya repotkan di masa pandemi itu.</p>
<p>Pak Doni Monardo telah tiada. Innalillahi Wainnailaihi Rojiun.</p>
<p>Mantan Danjen Kopassus dan Pangdam XVI / Pattimura, Maluku dan Pangdam III/Siliwangi, Jawa Barat itu meninggal dunia Minggu, 3 Desember pukul 17.35 WIB di RS Siloam Semanggi.</p>
<p>Esoknya, Senin (4/ 12) siang diantar ribuan pelayat. Doni dimakamkan secara kenegaraan di TMP Kalibata dengan Inspektur Upacara Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.</p>
<p>Doni dirawat di RS lebih dua bulan sejak 20 September lalu karena terserang stroke yang membuatnya tak sadarkan diri. &#8220;Tidak ada keluhan apapun sebelumnya. Pagi tadi kita masih ngobrol di WA,&#8221; cerita sahabatnya, wartawan senior Egy Massadiah, waktu itu. Saya menyesal tidak sempat membesuknya. Penyesalam itu terulang lagi di hari pemakaman.</p>
<p>Saya berangkat dari rumah pukul 07.30 WIB menuju rumah duka. Menurut pengumuman, pukul 08.00 jenasah akan dilepas dari ruma duka menuju Markas Kopassus. GPS mencantumkan data 35 waktu untuk sampai ke sana.</p>
<p>Namun, jalan tikus yang dilalui sesuai pedoman GPS mengalami kemacetan. Mungkin karena mendadak turun hujan. Rekan Timbo Siahaan yang berada di rumah duka memposting foto di WAG, jenasah telah diberangkatkan dari rumah. Aduh.</p>
<p>Tiada lagi Doni. Sosok perwira tinggi militer yang berperilaku lebih sipil dari sipil. Tiada yang menyangka orang baik dan rendah hati pergi secepat itu. Dia sosok prajurit sehat jiwa dan raga sehingga dimanapun bertugas, pengabdiannya pol, meninggalkan legasi keteladanan.</p>
<p>Ketika saya mewawancarainya di kantor BNPB, 14 Oktober 2020, kami ngobrol lama. Waktu itu beliau  didampingi Egy Massadiah dan wartawan senior Suryopratomo, yang kini Duta Besar RI di Singapura.</p>
<p>Dalam pertemuan itu saya baru tahu Jenderal Doni rupanya sudah sekian lama menginap di kantornya. Sungguh pengabdian luar biasa pada tugas penyelamatan kemanusiaan di masa pandemi Covid-19.</p>
<p>Doni Monardo lahir di Cimahi, Jawa Barat, 10 Mei 1963. Doni berdarah asli Minang. Ayahnya, Letkol CPM Nasrul Saad berasal dari Lintau, Kabupaten Tanah Datar dan sang ibu, Roeslina, dari Nagari Sungai Tarab, Tanah Datar.</p>
<p>Karena ayahnya yang seorang prajurit, maka Doni kecil pun ikut berpindah-pindah.<br />
Doni menghabiskan masa kanak-kanak di Aceh. Setelah itu, ia baru tinggal di Padang hingga lulus SMA Negeri 1 Padang pada 1981.</p>
<p>Mengikuti jejak ayahnya, ia masuk Akademi Militer setelah lulus SMA. Tahun 1985 ia mengawali masa kedinasannya sebagai seorang prajurit.</p>
<p>36 tahun Doni berkarier di militer menjalankan berbagai penugasan. Ia pernah berdinas di Banten, Bali, Aceh, Jakarta, Sulawesi Selatan, Bogor, Maluku, dan Jawa Barat. Penugasan luar negerinya juga termasuk menonjol.</p>
<p>Karena mengetahui istri saya asal Minang, sekampungnya, setiap kali kontak di WA, Pak Doni lebih sering berbahasa Minang yang tidak saya kuasai sepenuhnya. Seringkali saya terpaksa minta bantuan istri untuk dapat merespons beliau berbahasa Minang.</p>
<p>Selamat jalan, Jenderal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2023/12/06/tiada-lagi-jenderal-doni-monardo/">Tiada Lagi Jenderal Doni Monardo </a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamat Jalan Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, Sang Komandan Satgas Covid-19</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2023/12/04/selamat-jalan-letjen-tni-purn-doni-monardo-sang-komandan-satgas-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 10:33:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Doni Monardo]]></category>
		<category><![CDATA[Komandan Satgas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal.Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=12986</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211;Mantan Kepala Satgas COVID-19, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo meninggal dunia pada Minggu 3 Desember 2023 pukul 17.35 WIB karena sakit. Ia mengembuskan napas terakhir di usia 60 tahun meninggalkan 1 istri dan 3 orang anak. Doni lahir di Cimahi, Jawa Barat, 10 Mei 1963. Pria yang memiliki hobi menembak dan bela diri merupakan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2023/12/04/selamat-jalan-letjen-tni-purn-doni-monardo-sang-komandan-satgas-covid-19/">Selamat Jalan Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, Sang Komandan Satgas Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="padding-left: 40px">KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211;Mantan Kepala Satgas COVID-19, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo meninggal dunia pada Minggu 3 Desember 2023 pukul 17.35 WIB karena sakit. Ia mengembuskan napas terakhir di usia 60 tahun meninggalkan 1 istri dan 3 orang anak.</p>
<p>Doni lahir di Cimahi, Jawa Barat, 10 Mei 1963. Pria yang memiliki hobi menembak dan bela diri merupakan lulusan Akmil tahun 1985.</p>
<p>Dia kemudian ditugaskan di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada tahun 1986 sampai tahun 1998. Selama di Kopassus Doni ditugaskan di Timor-Timur hingga Aceh.</p>
<p>Selanjutnya Doni ditugaskan di Batalyon Raider di Bali pada tahun 1999 sampai 2001.</p>
<p>Sejak itu karir militernya terus melesat. Doni ditugaskan menjadi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) hingga tahun 2004.</p>
<p>Doni ditugaskan menjadi Komandan Paspampres (Danpaspampres) dengan pangkat Mayor Jenderal selama dua tahun masa jabatan 15 Juni 2012 hingga 5 September 2014.</p>
<p>Pada tanggal 5 September 2014 Doni menjadi Komandan Jenderal Kopassus menggantikan Mayjen TNI Agus Sutomo. Ia mengemban tugas itu selama 1 tahun yang kemudian ditunjuk menjadi Panglima Komando Daerah Militer XVI/Pattimura dari 25 Juli 2015 hingga 27 Oktober 2017.</p>
<p>Dia kemudian ditunjuk menjadi Panglima Komando Daerah (Pangdam) Militer III/Siliwangi hingga Maret 2018.</p>
<p>Doni juga pernah menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Pertahanan Nasional (Wantanas) tahun 2018-2019. Setelah itu, dia tunjuk sebagai Kepala BNPB periode 2019-2021.</p>
<p>Eks Kepala BNPB itu juga menjabat Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI-AD sejak tahun 2022.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2023/12/04/selamat-jalan-letjen-tni-purn-doni-monardo-sang-komandan-satgas-covid-19/">Selamat Jalan Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, Sang Komandan Satgas Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
