<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dubes Belanda Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/dubes-belanda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/dubes-belanda/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 May 2025 09:46:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Dubes Belanda Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/dubes-belanda/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bertemu Mentan Amran, Dubes Belanda Apresiasi Capaian Sektor Pertanian Indonesia, Perkuat Kolaborasi Indonesia-Belanda</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/05/14/bertemu-mentan-amran-dubes-belanda-apresiasi-capaian-sektor-pertanian-indonesia-perkuat-kolaborasi-indonesia-belanda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2025 09:46:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Apresiasi Pertanian Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Dubes Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Indonesia-Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=35559</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA — Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, memberikan pujian atas kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam upaya mencapai swasembada pangan. Hal ini disampaikan saat kunjungannya ke Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, pada Rabu (14/5/2025). Dalam kesempatan tersebut, Dubes Marc Gerritsen dan Mentan Amran juga membahas penguatan kolaborasi antara Indonesia dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/14/bertemu-mentan-amran-dubes-belanda-apresiasi-capaian-sektor-pertanian-indonesia-perkuat-kolaborasi-indonesia-belanda/">Bertemu Mentan Amran, Dubes Belanda Apresiasi Capaian Sektor Pertanian Indonesia, Perkuat Kolaborasi Indonesia-Belanda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA — Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, memberikan pujian atas kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam upaya mencapai swasembada pangan.</p>
<p>Hal ini disampaikan saat kunjungannya ke Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, pada Rabu (14/5/2025).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Dubes Marc Gerritsen dan Mentan Amran juga membahas penguatan kolaborasi antara Indonesia dan Belanda, khususnya pada pengembangan komoditas hortikultura dan pemanfaatan teknologi pertanian berkelanjutan.</p>
<p>“Saya memberikan apresiasi besar atas capaian Indonesia dalam menuju swasembada produksi beras, jagung, dan komoditas pangan lainnya. Belanda sebagai negara pertanian dengan teknologi tinggi sangat antusias bekerja bersama dengan Indonesia untuk mencapai kemandirian, khususnya di sektor hortikultura,” kata Gerritsen usai pertemuan bersama Mentan Amran pada Rabu (14/5/2025).</p>
<p>Untuk itu, pemerintah Belanda akan membawa lebih dari 30 perusahaan hortikultura yang tertarik untuk berinvestasi dan mengembangkan sektor pertanian Indonesia pada Juni mendatang.</p>
<p>Gerritsen menyebut Menteri Perdagangan dan Wakil Menteri Pertanian Belanda akan turut hadir dalam kunjungan tersebut.</p>
<p>”Kami mempunyai teknologi rumah kaca yang dapat kita kembangkan bersama. Pada Juni, kita akan membawa misi ekonomi dan bekerja bersama untuk mengembangkan sektor pangan dan pertanian Indonesia,” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, pemerintah Belanda juga mendorong kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi rumah kaca (greenhouse), pengembangan benih unggul, dan penerapan praktik pertanian cerdas iklim.</p>
<p>Gerritsen menegaskan bahwa teknologi tersebut memungkinkan peningkatan produktivitas.</p>
<p>”Dengan teknologi greenhouse dan pengembangan benih, satu hektare lahan bisa menghasilkan jauh lebih banyak produk hortikultura.</p>
<p>Selain itu, ada berbagai level teknologi, dari yang berteknologi tinggi hingga rumah kaca sederhana yang bisa diakses oleh petani kecil dengan investasi yang lebih terjangkau,” terangnya.</p>
<p>Tidak hanya pengembangan hortikultura dan pemanfaatan teknologi, kolaborasi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan dan transfer pengetahuan di bidang hortikultura.</p>
<p>Kepala Bagian Pertanian Kedutaan Besar Belanda, Joost van Uum, mengatakan bahwa akan ada program pelatihan khusus untuk petani hortikultura, agar mereka dapat mengadopsi teknologi dan praktik pertanian yang lebih cerdas dan berkelanjutan.</p>
<p>“Kami ingin mendukung Indonesia juga dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia pertanian. Ini mencakup program pelatihan dan peningkatan kapasitas untuk hortikultura,” kata Joost.</p>
<p>Mentan Amran menyambut baik kolaborasi tersebut yang diharapkan dapat memberi dampak positif bagi pertanian Indonesia. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk mencapai swasembada komoditas strategis lainnya.</p>
<p>“Kita targetkan swasembada beras dalam waktu secepat-cepatnya. Untuk daging ayam, telur ayam, kita sudah swasembada. Ke depan kita dorong komoditas hortikultura juga,” pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/14/bertemu-mentan-amran-dubes-belanda-apresiasi-capaian-sektor-pertanian-indonesia-perkuat-kolaborasi-indonesia-belanda/">Bertemu Mentan Amran, Dubes Belanda Apresiasi Capaian Sektor Pertanian Indonesia, Perkuat Kolaborasi Indonesia-Belanda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petinggi Dubes Belanda Berkunjung ke FEB Unhas Jajaki Kerjasama Pendidikan dan Riset Ekonomi</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/04/14/petinggi-dubes-belanda-berkunjung-ke-feb-unhas-jajaki-kerjasama-pendidikan-dan-riset-ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 06:50:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Dubes Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[FEB Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=33666</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR- Perwakilan dari Kedutaan Besar Belanda di Indonesia berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan dan secara khusus melakukan diskusi dengan pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin menjajaki kerjasama bidang ekonomi, senin (14/4/2025) di kampus Tamalanrea. Hadir pada kunjungan tersebut Andriaan Palm (Deputy Head of Mission and Head of Economic Department), Michael Mackloet (First [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/04/14/petinggi-dubes-belanda-berkunjung-ke-feb-unhas-jajaki-kerjasama-pendidikan-dan-riset-ekonomi/">Petinggi Dubes Belanda Berkunjung ke FEB Unhas Jajaki Kerjasama Pendidikan dan Riset Ekonomi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR-</strong> Perwakilan dari Kedutaan Besar Belanda di Indonesia berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan dan secara khusus melakukan diskusi dengan pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin menjajaki kerjasama bidang ekonomi, senin (14/4/2025) di kampus Tamalanrea.</p>
<p>Hadir pada kunjungan tersebut Andriaan Palm (Deputy Head of Mission and Head of Economic Department), Michael Mackloet (First Secretary Economic Affairs), Indy Kateriamalia (Senior Economic Affairs Officer).</p>
<p>Rombongan petinggi Dubes Belanda tersebut diterima jajaran pimpinan fakultas, Prof. Dr. Abd. Rahman Kadir, SE., M.Si (Dekan), Prof. Dr. Mursalim Nohong, SE., M.Si (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan), Dr. Shinta Dedy Tikson (Penanggungjawab International Office FEB), Andi Aswan, SE.,MBA.,Ph. D (Ketua Departemen Manajemen).</p>
<p>Andriaan Palm menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk perkenalan serta diskusi terkait potensi kerjasama ekonomi dengan Belanda. Dalam pandangan mereka, Makassar khususnya dan Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah yang berkembang pesat di Indonesia sehingga memiliki daya tarik terutama bagi pemerintah Belanda.</p>
<p>Dari sisi sejarah, kerjasama Makassar dengan Belanda telah terjalin sejak dulu melalui Perjanjian Bongaya pada tahun 1667, setelah berlangsungnya perang Makassar.</p>
<p>Sementara Wakil Dekan I, Mursalim Nohong menyampaikan bahwa kerjasama Makassar dengan Belanda berlanjut ketika Pemerintah Kota Makassar menjajaki kerja sama dengan pemerintah Kerajaan Belanda dalam bidang perikanan, energi dan pertanian sejak beberapa tahun terakhir.</p>
<p>“Keahlian yang dimiliki oleh pemerintah Belanda di bidang maritim, pengelolaan air, pengelolaan limbah, pertanian dan konsultan tentu menjadi alasan rasional untuk mengembangkan kerjasama diluar bidang pertanian, perikanan dan energi,” ujarnya.</p>
<p>Selanjutnya, Adriaan Palm juga menjelaskan concern mereka terhadap isu keberlanjutan yang saat ini menjadi bagian penting dalam pengembangan bisnis dan ekonomi suatu wilayah.</p>
<p>Menurutnya, perkembangan kota Makassar dan Sulawesi Selatan sebutlah misalnya New Port Makassar, geliat pertambangan di beberapa wilayah mengharuskan seluruh pihak ikut berkontribusi agar masa depan daerah ini tetap menjadi bagian penting dari negara-negara di dunia khususnya Belanda yang sangat peduli terhadap issu keberlanjutan.</p>
<p>Menimpali pernyataan Adriaan Palm, Mursalim Nohong, menerangkan temuan dari penelitian yang telah dilakukan terkait dengan pengelolaan sampah sebagai salah satu point dalam issu keberlanjutan.</p>
<p>“Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampah tidak saja menjadi permasalahan saat ini tetapi juga ancaman di masa yang akan datang sehingga pemerintah harus memberikan insentif selain penguatan regulasi,” lanjutnya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Dekan Prof. Dr. Abd. Rahman Kadir menyambut baik kunjungan tim duta besar pemerintah Belanda. Dekan FEB dua periode tersebut mengajak pemerintah Belanda melalui Adriaan Palm untuk berpartisipasi dalam pengembangan pendidikan ekonomi dan bisnis di Universitas Hasanuddin.</p>
<p>“Kerjasama bisa ditindaklanjuti melalui kegiatan sharing session pendidikan dan pembelajaran termasuk kerjasama riset dengan pemerintah dan institusi pendidikan yang ada di Belanda,” katanya.</p>
<p>Selanjutnya kerjasama pemerintah Indonesia dengan Belanda yang telah terjalin lama juga dipertegas oleh Andi Aswan, sebagai salah seorang dosen FEB Unhas yang pernah mengenyam pendidikan di Belanda.</p>
<p>Ia menguraikan bagaimana perhatian pemerintah Belanda terhadap masyarakat Indonesia khususnya dalam bidang pendidikan melalui short course, pendidikan lanjut magister dan doktor dengan beasiswa pemerintah Belanda.</p>
<p>Hadir pula menerima kunjungan tersebut, Dr. Shinta Tikson, pengelola international office FEB Unhas yang menyambut baik kedatangan mereka. “Kunjungan ini menjadi stimulus dalam pengembangan kelas berbahasa internasional di fakultas,” tuturnya.</p>
<p>Menurut Shinta, dengan kerjasama yang akan dijalankan akan menambah referensi bagi mahasiswa FEB Unhas untuk mengikuti kegiatan summer course dan studi lanjut selain yang telah ada selama ini seperti Malaysia, Australia, USA, Jepang dan Italia.</p>
<p>Pada bagian akhir pertemuan yang berlangsung sekira dua jam tersebut, Indy Kateriamalia menyampaikan rencana kunjungan mereka selanjutnya pada bulan Juni 2025. Kesempatan tersebut akan dimanfaatkan oleh pimpinan FEB Unhas untuk melakukan kegiatan Kuliah Umum bagi mahasiswa dan dosen serta mengundang pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar sebagai narasumber dan peserta.</p>
<p>Harapannya dari kegiatan ini akan lahir peta potensi kerjasama yang akan memberikan manfaat lebih besar bagi kedua belah pihak. ***</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/04/14/petinggi-dubes-belanda-berkunjung-ke-feb-unhas-jajaki-kerjasama-pendidikan-dan-riset-ekonomi/">Petinggi Dubes Belanda Berkunjung ke FEB Unhas Jajaki Kerjasama Pendidikan dan Riset Ekonomi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
