<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gempa NTT Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/gempa-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/gempa-ntt/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2026 14:38:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>gempa NTT Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/gempa-ntt/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lepas Truk Bantuan Pangan di NTT, Mentan Amran: Ini Kemanusiaan, Harus Bergerak Cepat</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/08/19/lepas-truk-bantuan-pangan-di-ntt-mentan-amran-ini-kemanusiaan-harus-bergerak-cepat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:38:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[gempa NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=56618</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, LABUAN BAJO– Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas langsung truk-truk bantuan pangan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Labuan Bajo, Rabu (19/8/2026). Membawa beras, minyak goreng, mi instan, gula, dan kebutuhan pangan lainnya, bantuan tersebut diperintahkan segera bergerak menuju titik-titik terdampak tanpa menunggu proses administrasi yang panjang. Bagi Mentan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/19/lepas-truk-bantuan-pangan-di-ntt-mentan-amran-ini-kemanusiaan-harus-bergerak-cepat/">Lepas Truk Bantuan Pangan di NTT, Mentan Amran: Ini Kemanusiaan, Harus Bergerak Cepat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, LABUAN BAJO– Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas langsung truk-truk bantuan pangan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Labuan Bajo, Rabu (19/8/2026). Membawa beras, minyak goreng, mi instan, gula, dan kebutuhan pangan lainnya, bantuan tersebut diperintahkan segera bergerak menuju titik-titik terdampak tanpa menunggu proses administrasi yang panjang.</p>
<p>Bagi Mentan Amran, dalam kondisi bencana tidak ada ruang untuk memperdebatkan kewenangan, pangkat, ataupun prosedur yang justru memperlambat bantuan. Keselamatan dan kebutuhan masyarakat harus didahulukan karena penanganan bencana adalah persoalan kemanusiaan.</p>
<p>“Ini penting, kita harus turun. Jangan melihat pangkat, jabatan, bukan. Ini kemanusiaan. Siapa yang melihat masalah, laporkan, kita eksekusi cepat,” tegas Mentan Amran saat pelepasan bantuan di Labuan Bajo.</p>
<p>Mentan Amran mengatakan langkah cepat tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sejak bencana terjadi. Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, BNPB, TNI-Polri, dan jajaran terkait diminta turun ke lapangan untuk menyelesaikan persoalan langsung di lokasi.</p>
<p>“Kami turun ke lapangan sejak kejadian hari Sabtu. Kami diperintah Bapak Presiden langsung bergerak cepat. Sekali lagi, kita turun ini adalah perintah Bapak Presiden: bergerak cepat, menyelesaikan masalah, bukan membawa masalah ke Jakarta,” ujarnya.</p>
<p>Saat turun langsung ke salah satu titik terdampak, Mentan Amran bahkan mengambil keputusan di tempat ketika pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan tambahan beras. Permintaan awal sebanyak 20 ton langsung ditingkatkan menjadi 200 ton agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani.</p>
<p>“Kami turun ke titik bencana, tadi kami melihat langsung. Bahkan ada yang minta 20 ton, kami berikan 200 ton. Kami disposisi, Wakil Bupati dan Kapolres tulis tangan, kami juga tulis tangan, karena butuh bantuan cepat. Kalau diproses ke Jakarta bisa tiga hari, bisa satu minggu,” katanya.</p>
<p>Mentan Amran menegaskan prosedur administratif tidak boleh menjadi alasan keterlambatan dalam kondisi darurat. Beras yang dibutuhkan masyarakat dapat terlebih dahulu dikeluarkan dari gudang, sementara persetujuan dan administrasinya diselesaikan setelahnya.</p>
<p>“Ini perintah Bapak Presiden, kita harus bergerak cepat. Ambil dulu beras di gudang, proses izinnya, persetujuannya belakangan. Ini darurat. Nanti saya tanda tangan menyusul,” tegasnya.</p>
<p>Berdasarkan perhitungan di lapangan, sekitar 34 ribu pengungsi membutuhkan kurang lebih 300 ton beras setiap bulan. Sementara itu, ketersediaan beras di wilayah tersebut mencapai sekitar 39 ribu ton. Dengan kondisi tersebut, Mentan Amran memastikan pasokan beras untuk masyarakat terdampak berada dalam kondisi aman, termasuk apabila penanganan bencana membutuhkan waktu lebih panjang.</p>
<p>“Kami hitung 34 ribu pengungsi, kebutuhan berasnya sekitar 300 ton per bulan. Stok kita di sini 39 ribu ton. Jadi tidak ada masalah. Enam bulan pun berasnya aman, sampai satu tahun aman,” ujarnya.</p>
<p>Di luar beras, truk-truk yang dilepas juga membawa berbagai kebutuhan pangan seperti minyak goreng, mi instan, dan gula. Sebagian merupakan bantuan pemerintah, sementara sebagian lainnya berasal dari kepedulian pribadi Mentan Amran bersama jajaran Kementerian Pertanian.</p>
<p>Mentan Amran mengatakan pengalaman menghadapi bencana membuatnya memahami kondisi masyarakat yang harus meninggalkan rumah dan bertahan dalam keterbatasan. Karena itu, menurutnya, setiap keluhan sekecil apa pun dari warga harus didengar dan ditangani, bukan dianggap sebagai persoalan sepele.</p>
<p>“Kita harus terima, karena kami secara pribadi pernah mengalami hal serupa. Kami pernah kena bencana, tidur di bawah pohon dan di tenda-tenda kecil,” tuturnya.</p>
<p>Ia pun meminta seluruh unsur pemerintah yang berada di lapangan berani mengambil keputusan ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Dalam kondisi darurat, orientasi utama harus pada kecepatan pelayanan dan terpenuhinya kebutuhan warga.</p>
<p>Mentan Amran memastikan Kementan akan terus mengawal bantuan pangan hingga kondisi masyarakat kembali pulih. Dengan stok yang tersedia dan dukungan lintas instansi, pemerintah memastikan tidak boleh ada warga terdampak bencana yang kesulitan memperoleh pangan.</p>
<p>“Yang paling penting, kita bergerak cepat menyelesaikan masalah. Alhamdulillah kami sudah cek langsung dan sudah hitung kekuatan kita di sini. Aman, tidak ada masalah,” pungkas Mentan Amran.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/19/lepas-truk-bantuan-pangan-di-ntt-mentan-amran-ini-kemanusiaan-harus-bergerak-cepat/">Lepas Truk Bantuan Pangan di NTT, Mentan Amran: Ini Kemanusiaan, Harus Bergerak Cepat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Nyata Pemerintah untuk Korban Gempa NTT, BULOG Salurkan Beras dan Minyak Goreng</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/08/18/aksi-nyata-pemerintah-untuk-korban-gempa-ntt-bulog-salurkan-beras-dan-minyak-goreng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 08:08:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[bulog]]></category>
		<category><![CDATA[gempa NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=56583</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Pemerintah melalui Perum BULOG bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak. Bantuan berupa beras dan minyak goreng disiapkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dalam kondisi darurat. Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, setiap [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/18/aksi-nyata-pemerintah-untuk-korban-gempa-ntt-bulog-salurkan-beras-dan-minyak-goreng/">Aksi Nyata Pemerintah untuk Korban Gempa NTT, BULOG Salurkan Beras dan Minyak Goreng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212;</strong> Pemerintah melalui Perum BULOG bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak.</p>
<p>Bantuan berupa beras dan minyak goreng disiapkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dalam kondisi darurat.</p>
<p>Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, setiap kabupaten yang terdampak gempa akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 ton dan minyak goreng sebanyak 1.000 liter. Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap bekerjasama dengan TNI dan Basarnas, serta mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.</p>
<p>Pada tahap awal, hari ini BULOG telah menyalurkan bantuan beras sebanyak 1 ton ke Kabupaten Manggarai dan 500 kilogram ke Kabupaten Nagekeo. Bantuan tersebut merupakan langkah awal dalam rangka memastikan masyarakat terdampak dapat segera memperoleh dukungan pangan.</p>
<p>Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos, SH. M.Han menegaskan kesiapan BULOG untuk bergerak cepat mendukung pemerintah dalam penanganan dampak bencana.</p>
<p>“BULOG siap bergerak cepat membantu pemerintah dan masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Bantuan beras dan minyak goreng akan kami salurkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Yang terpenting, masyarakat yang terdampak dapat segera merasakan kehadiran pemerintah dan mendapatkan akses terhadap kebutuhan pangan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.</p>
<p>Selanjutnya, BULOG akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak lainnya. Proses distribusi akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aksesibilitas wilayah, kondisi masyarakat, serta perkembangan situasi pascabencana.</p>
<p>BULOG juga memastikan kesiapan stok dan jaringan distribusi di wilayah NTT untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan. Koordinasi dengan pemerintah daerah akan terus diperkuat agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan secara tepat dan sesuai kondisi di lapangan.</p>
<p>Langkah cepat ini merupakan wujud komitmen pemerintah bersama BULOG untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana, sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.</p>
<p>Pemerintah bersama BULOG akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung pemulihan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/18/aksi-nyata-pemerintah-untuk-korban-gempa-ntt-bulog-salurkan-beras-dan-minyak-goreng/">Aksi Nyata Pemerintah untuk Korban Gempa NTT, BULOG Salurkan Beras dan Minyak Goreng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerak Cepat Mentan Amran Kirim Bantuan Pangan 75,4 milyar untuk bencana di NTT</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/08/16/gerak-cepat-mentan-amran-kirim-bantuan-pangan-754-milyar-untuk-bencana-di-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 12:48:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan kebencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[bulog]]></category>
		<category><![CDATA[gempa NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=56504</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Wilayah Nusa Tenggara Timur. Sesaat setelah informasi gempa tersebut diterima, Mentan Amran langsung memerintahkan Bulog mengonsolidasikan bantuan pangan ke wilayah bencana. “Dalam kondisi seperti ini, negara hadir dan bergerak cepat. Kami pastikan bantuan beras disalurkan untuk [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/16/gerak-cepat-mentan-amran-kirim-bantuan-pangan-754-milyar-untuk-bencana-di-ntt/">Gerak Cepat Mentan Amran Kirim Bantuan Pangan 75,4 milyar untuk bencana di NTT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Wilayah Nusa Tenggara Timur. Sesaat setelah informasi gempa tersebut diterima, Mentan Amran langsung memerintahkan Bulog mengonsolidasikan bantuan pangan ke wilayah bencana.</p>
<p>“Dalam kondisi seperti ini, negara hadir dan bergerak cepat. Kami pastikan bantuan beras disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur,” ujar Mentan Amran, Minggu (16/8/2026).</p>
<p>Adapun total bantuan beras untuk empat kabupaten di NTT mencapai 5.386 ton, terdiri atas bantuan bencana dan bantuan pangan reguler. Total nilai bantuan tersebut mencapai sekitar 75,4 miliar rupiah.</p>
<p>Dukungan tersebut mencakup Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Sikka. Secara rinci, Kabupaten Manggarai memperoleh 31,63 ton bantuan bencana dan 1.799 ton bantuan pangan reguler. Kabupaten Manggarai Timur memperoleh 153 ton bantuan bencana dan 1.661 ton bantuan pangan reguler.</p>
<p>Selanjutnya, Kabupaten Ngada memperoleh 8,06 ton bantuan bencana dan 444,21 ton bantuan pangan reguler, sementara Kabupaten Sikka memperoleh 6,88 ton bantuan bencana dan 1.281,36 ton bantuan pangan reguler.</p>
<p>Khusus untuk bantuan kebencanaan, total beras yang dialokasikan mencapai 200,35 ton. Bantuan ini diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak langsung dan berada dalam kondisi darurat.</p>
<p>Mentan Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengatakan, pihaknya bersama Perum BULOG dan pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk wilayah yang mengalami kendala akses akibat dampak bencana.</p>
<p>“Prioritas kita adalah masyarakat. Bantuan harus sampai kepada mereka yang membutuhkan, terutama masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, mengalami keterbatasan akses, maupun berada di wilayah yang terdampak langsung. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk memastikan ketersediaan dan distribusi pangan tetap aman,” tegasnya.</p>
<p>Menurut Mentan Amran, dengan bantuan tersebut, dukungan pemerintah tidak hanya difokuskan pada kebutuhan pangan dalam masa tanggap darurat. Pemerintah juga memastikan bantuan pangan reguler tetap berjalan sehingga masyarakat di wilayah terdampak tetap memperoleh dukungan pemenuhan kebutuhan pangan.</p>
<p>“Penanganan pangan dalam situasi bencana tidak boleh berhenti pada bantuan darurat. Kita juga harus memastikan masyarakat tetap memiliki akses pangan setelah masa tanggap darurat. Karena itu, bantuan bencana dan bantuan pangan reguler kita jaga secara bersamaan,” jelas Mentan Amran.</p>
<p>“Kita ingin memastikan tidak ada masyarakat terdampak bencana yang merasa sendirian. Pemerintah hadir. Pangan tersedia, bantuan kita gerakkan, dan koordinasi terus kita perkuat sampai kondisi masyarakat kembali pulih. Ini adalah kerja bersama. Semua unsur harus bergerak dengan satu tujuan, yaitu menyelamatkan dan membantu masyarakat,” pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/16/gerak-cepat-mentan-amran-kirim-bantuan-pangan-754-milyar-untuk-bencana-di-ntt/">Gerak Cepat Mentan Amran Kirim Bantuan Pangan 75,4 milyar untuk bencana di NTT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
