<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harga Sembako Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/harga-sembako/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/harga-sembako/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Feb 2026 11:28:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Harga Sembako Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/harga-sembako/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>APPSI Gelar Pra-Rakernas, Sudaryono Instruksikan Anggota Kawal Stabilisasi Harga Sembako ​</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/02/27/appsi-gelar-pra-rakernas-sudaryono-instruksikan-anggota-kawal-stabilisasi-harga-sembako/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 11:28:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[appsi]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Sembako]]></category>
		<category><![CDATA[Pra-Rakernas]]></category>
		<category><![CDATA[sudaryono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=49920</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menggelar agenda Pra-Rapat Kerja Nasional (Pra-Rakernas) pada Jumat (27/2/2026). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan peran asosiasi dalam mendukung program pemerintah, khususnya terkait stabilisasi harga pangan di tingkat masyarakat. ​ Ketua Umum APPSI, yang juga Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI), Sudaryono, menegaskan bahwa sebagai pendukung setia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/27/appsi-gelar-pra-rakernas-sudaryono-instruksikan-anggota-kawal-stabilisasi-harga-sembako/">APPSI Gelar Pra-Rakernas, Sudaryono Instruksikan Anggota Kawal Stabilisasi Harga Sembako ​</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menggelar agenda Pra-Rapat Kerja Nasional (Pra-Rakernas) pada Jumat (27/2/2026). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan peran asosiasi dalam mendukung program pemerintah, khususnya terkait stabilisasi harga pangan di tingkat masyarakat.<br />
​<br />
Ketua Umum APPSI, yang juga Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI), Sudaryono, menegaskan bahwa sebagai pendukung setia Presiden Prabowo Subianto, seluruh anggota memiliki tanggung jawab moral untuk menyukseskan program-program strategis pemerintah. Salah satu prioritas utamanya adalah menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng.</p>
<p>​&#8221;Kita adalah orang yang mendukung dan ikut berjuang sampai dengan Pak Prabowo menjadi presiden, maka kita juga harus ikut aktif mensukseskan program-program beliau,&#8221; ujar Sudaryono yang dikutip dari akun media sosialnya, Jumat (27/2/2026).<br />
​<br />
Ia meminta para pedagang dan pengurus APPSI untuk menjadi instrumen aktif pemerintah dalam menstabilkan harga di pasar. Selain itu, juga mendorong penguatan sektor pertanian agar produktivitas nasional meningkat yang berujung pada kesejahteraan petani.</p>
<p>&#8220;Untuk pertanian, kita butuh petani yang banyak nanam. Kalau banyak nanam, insyaAllah banyak panennya. Kalau banyak panennya, insyaAllah banyak penghasilannya,&#8221; Papar Sudaryono.<br />
​<br />
<strong>Perlindungan Pasar Tradisional dan Selesaikan Masalah</strong><br />
​<br />
Selain persoalan harga, Sudaryono menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem pasar tradisional. Ia meminta para Bupati dan Walikota untuk memberikan dukungan penuh agar pasar tetap bersih, layak, dan mampu bersaing.</p>
<p>&#8220;Kalau yang pedagang, ya Kita harus ciptakan tempat berdagangan yang bersih dan baik. Kita harus ingatkan Bupati, Walikotanya untuk supaya mendukung pasar-pasar tradisional,&#8221; Tegas Sudaryono.<br />
​<br />
Menurutnya, keberlangsungan pasar tradisional sangat bergantung pada ketersediaan stok dan harga yang adil bagi konsumen. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan manfaatnya.</p>
<p>&#8220;Pasar tradisional harus kita lindungi, stoknya juga harus dalam keadaan baik dan harganya juga harus dalam keadaan baik. Sehingga rakyat tidak boleh dirugikan,&#8221; Terang Sudaryono yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA).</p>
<p>Sudaryono bahkan memberikan instruksi tegas kepada anggotanya agar tidak segan melaporkan praktik kecurangan di lapangan. Perilaku seperti menaikkan harga di atas HET, serta penimbunan barang akan merugikan kehidupan masyarakat.<br />
​<br />
&#8220;Kalau ada di antara kita ada sembako dibayar atau dibeli dengan harga di atas harga eceran tertinggi, laporkan. Kalau ternyata ada orang nimbun, orang nimbun itu melanggar, terpaksa, mohon maaf, kita harus jadi corong, kita laporkan duluan karena itu merugikan kepentingan rakyat,&#8221; tegas Sudaryono yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka tersebut.<br />
​<br />
Di akhir pernyataannya, Sudaryono menekankan bahwa tujuan besar organisasi adalah menciptakan kesejahteraan yang merata bagi petani, pedagang, dan pelaku UMKM. Ia meminta seluruh kader untuk proaktif turun ke lapangan guna mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat.</p>
<p>​&#8221;Tugas kita adalah mencari masalah. Kita cari masalah, kita temukan masalahnya, dan kita selesaikan masalah itu,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/27/appsi-gelar-pra-rakernas-sudaryono-instruksikan-anggota-kawal-stabilisasi-harga-sembako/">APPSI Gelar Pra-Rakernas, Sudaryono Instruksikan Anggota Kawal Stabilisasi Harga Sembako ​</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Gubernur Sulsel: Harga Sembako Relatif Terkendali</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/02/20/sidak-pasar-bersama-forkopimda-gubernur-sulsel-harga-sembako-relatif-terkendali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 02:48:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Sembako]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Terkendali]]></category>
		<category><![CDATA[Sidak Pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=49624</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama jajaran Forkopimda Sulsel, Bulog, BPS, KPPU serta Wali Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pangan di Pasar Terong, Kota Makassar, Jumat (20/2/2026). Andi Sudirman menyampaikan, hasil pemantauan langsung di lapangan menunjukkan harga sembako dan sejumlah komoditas relatif stabil. Meski terdapat beberapa komoditas yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/20/sidak-pasar-bersama-forkopimda-gubernur-sulsel-harga-sembako-relatif-terkendali/">Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Gubernur Sulsel: Harga Sembako Relatif Terkendali</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama jajaran Forkopimda Sulsel, Bulog, BPS, KPPU serta Wali Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pangan di Pasar Terong, Kota Makassar, Jumat (20/2/2026).</p>
<p>Andi Sudirman menyampaikan, hasil pemantauan langsung di lapangan menunjukkan harga sembako dan sejumlah komoditas relatif stabil. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, namun masih dalam batas toleransi dan tetap terkendali. Bahkan, ada pula komoditas yang mengalami penurunan harga.</p>
<p>“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan hari ini, harga kebutuhan pokok relatif stabil. Ada yang naik karena momentum awal Ramadan, tetapi masih dalam batas wajar dan terkendali. Ada juga yang turun,” kata Andi Sudirman.</p>
<p>Ia mencontohkan harga daging yang mengalami kenaikan dari Rp120 ribu menjadi Rp130 ribu per kilogram akibat meningkatnya permintaan di awal Ramadan. Namun demikian, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas normal. Sementara itu, harga bawang justru mengalami penurunan dari Rp35 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.</p>
<p>Untuk komoditas lainnya, Minyak Kita dari Bulog terpantau stabil, dan beras SPHP tersedia guna menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Ketersediaan stok dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan 1447 hijriah.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjut Andi Sudirman, akan terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan stabilitas harga dan distribusi pangan tetap terjaga selama Ramadan.</p>
<p>“Insya Allah, kita terus menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan. Posko standardisasi harga dari Bulog juga telah disiapkan sebagai langkah pengendalian dan pengawasan di lapangan,” cetusnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/20/sidak-pasar-bersama-forkopimda-gubernur-sulsel-harga-sembako-relatif-terkendali/">Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Gubernur Sulsel: Harga Sembako Relatif Terkendali</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
