<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Idul Fitri Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/idul-fitri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/idul-fitri/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Mar 2026 11:00:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Idul Fitri Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/idul-fitri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>𝗟𝗘𝗕𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗗𝗜 𝗟𝗔𝗣𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡: 𝗔𝘄𝗮𝘀 𝗟𝗮𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗧𝘂𝗺𝗽𝗮𝗵 </title>
		<link>https://kabarika.id/opini/2026/03/21/%f0%9d%97%9f%f0%9d%97%98%f0%9d%97%95%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a5%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a1-%f0%9d%97%97%f0%9d%97%9c-%f0%9d%97%9f%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a3%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a1%f0%9d%97%9a%f0%9d%97%94/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2026 11:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Suf Kasman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=50923</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗢𝗹𝗲𝗵: 𝗦𝘂𝗳 𝗞𝗮𝘀𝗺𝗮𝗻 𝘋𝘰𝘴𝘦𝘯 𝘍𝘢𝘬𝘶𝘭𝘵𝘢𝘴 𝘋𝘢𝘬𝘸𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘰𝘮𝘶𝘯𝘪𝘬𝘢𝘴𝘪 𝘜𝘐𝘕 𝘈𝘭𝘢𝘶𝘥𝘥𝘪𝘯 𝘔𝘢𝘬𝘢𝘴𝘴𝘢𝘳 SORE ini, Ramadan ke-30 bersiap pamit. Kurang sejam lagi, bulan suci ini benar-benar meninggalkan kita. Langit masih setia menurunkan rintik. Awan hitam menggantung, mendung menyelimuti kota tanpa jeda. Namun, patut disyukuri—rintik ini adalah air jernih. Bukan hujan dahsyat berbulan-bulan seperti di zaman Nabi Nuh [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/opini/2026/03/21/%f0%9d%97%9f%f0%9d%97%98%f0%9d%97%95%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a5%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a1-%f0%9d%97%97%f0%9d%97%9c-%f0%9d%97%9f%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a3%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a1%f0%9d%97%9a%f0%9d%97%94/">𝗟𝗘𝗕𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗗𝗜 𝗟𝗔𝗣𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡: 𝗔𝘄𝗮𝘀 𝗟𝗮𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗧𝘂𝗺𝗽𝗮𝗵 </a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗢𝗹𝗲𝗵: 𝗦𝘂𝗳 𝗞𝗮𝘀𝗺𝗮𝗻</p>
<p>𝘋𝘰𝘴𝘦𝘯 𝘍𝘢𝘬𝘶𝘭𝘵𝘢𝘴 𝘋𝘢𝘬𝘸𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘰𝘮𝘶𝘯𝘪𝘬𝘢𝘴𝘪 𝘜𝘐𝘕 𝘈𝘭𝘢𝘶𝘥𝘥𝘪𝘯 𝘔𝘢𝘬𝘢𝘴𝘴𝘢𝘳</p>
<p>SORE ini, Ramadan ke-30 bersiap pamit. Kurang sejam lagi, bulan suci ini benar-benar meninggalkan kita.</p>
<p>Langit masih setia menurunkan rintik. Awan hitam menggantung, mendung menyelimuti kota tanpa jeda.</p>
<p>Namun, patut disyukuri—rintik ini adalah air jernih. Bukan hujan dahsyat berbulan-bulan seperti di zaman Nabi Nuh AS. Bukan pula hujan darah di masa Nabi Musa AS yang mengubah air menjadi merah (QS. Al-A’raf: 133).</p>
<p>Sejarah juga mencatat hujan kerikil melalui burung Ababil yang menghantam pasukan Raja Abrahah. Hingga hujan batu yang menimpa kaum Luth (QS. Hud: 82).</p>
<p>Jika dibandingkan dengan hujan es dan salju di Eropa, rintik sore ini adalah rahmat yang menyejukkan batin.</p>
<p>Suasana syahdu ini mengiringi perpisahan, seiring terbenamnya matahari (ghurub) di ufuk Barat. Seketika, 1 Syawal hadir membawa fajar kemenangan bagi jiwa yang telah ditempa.</p>
<p>Sekitar sejam lagi, takbir akan berkumandang dari menara-menara masjid—namun gaungnya seakan sudah terasa di langit senja.</p>
<p>Peristiwa ini ibarat wiper pada kaca mobil—menyapu bersih debu dosa yang menghalangi pandangan batin selama sebelas bulan terakhir.</p>
<p>Pandangan pun menjadi jernih. Memastikan 1 Syawal 1447 H bukan sekadar tanggal merah, melainkan awal perjalanan baru yang lebih bersih.</p>
<p>Pemerintah telah menetapkan bahwa hilal telah terlihat. Gemuruh Allahu akbar seakan telah bersiap, menunggu waktu untuk benar-benar pecah di ufuk Barat.</p>
<p>Besok, saat Idulfitri tiba, umat Islam akan tumpah ruah ke lapangan. Sebuah gelaran akbar yang melibatkan semua, tanpa kecuali.</p>
<p>Bahkan wanita haid pun dianjurkan hadir, menyaksikan kebaikan dan doa kaum muslimin—sebagaimana dalam hadis riwayat Bukhari (no. 981) dan Muslim (no. 890) dari Ummu ‘Athiyyah. Meski tidak melaksanakan shalat, mereka tetap dianjurkan menyimak nasihat khatib.</p>
<p>Namun, faktor cuaca tetap menjadi catatan penting. Mengingat musim hujan, panitia harus bersiap matang.</p>
<p>Jangan sampai kejadian beberapa tahun lalu terulang. Saat khatib baru naik mimbar, tiba-tiba langit benar-benar tumpah. Hujan deras mengguyur tanpa ampun.</p>
<p>Apa yang terjadi? Jamaah berlarian menyelamatkan diri—persis kawanan kambing dikejar macan tutul.</p>
<p>Lucunya, sang khatib pun tak mau kalah. Ia ikut mengokang kakinya, berlari sambil mendekap naskah khutbahnya.</p>
<p>Karena itu, rencana cadangan harus siap. Jika mendung menebal, saf jamaah bisa dialihkan ke masjid terdekat agar kekhusyukan tetap terjaga.</p>
<p>Tadi siang, saat menjadi khatib Jumat di kompleks Bukit Baruga, persiapan Lebaran tampak sudah sangat matang. Jika hujan tiba-tiba turun di halaman luas itu, jamaah langsung diarahkan masuk ke masjid. Panitianya benar-benar sigap—layak mendapat acungan jempol.</p>
<p>Dari kesiapan sederhana itu, tampak satu hal: semua jamaah diperlakukan sama—tanpa sekat, tanpa perbedaan. Di situlah pelajaran tentang kesetaraan di hadapan Allah terasa nyata.</p>
<p>Pelajaran itu terasa semakin dekat, terutama saat langkah harus diarahkan menuju utara, mengemban sebuah amanah.</p>
<p>Sebentar malam, saya akan memulai perjalanan menuju lokasi tugas. Besok pagi, amanah sebagai khatib Idulfitri menanti di Lapangan Nurul Hamidin, Kabupaten Pinrang.</p>
<p>Menatap wajah-wajah penuh harap di Bumi Lasinrang adalah kehormatan tersendiri. Ini bukan sekadar perjalanan, melainkan ikhtiar menyampaikan pesan langit kepada sesama hamba yang merindukan ampunan.</p>
<p>Lebaran bukan sekadar berakhirnya lapar atau perayaan tahunan. Ia adalah kepulangan—jiwa yang lelah kembali ke rumah paling tenang.</p>
<p>Terbenamnya matahari malam ini menandai akhir perjalanan Ramadan.<br />
Selamat merayakan hari kemenangan. Saatnya kembali ke fitrah.</p>
<p>𝗝𝘂𝗺&#8217;𝗮𝘁, 𝟯𝟬 𝗥𝗮𝗺𝗮𝗱𝗮𝗻 𝟭𝟰𝟰𝟳 𝗛/ 𝟮𝟬 𝗠𝗮𝗿𝗲𝘁 𝟮𝟬𝟮𝟲.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/opini/2026/03/21/%f0%9d%97%9f%f0%9d%97%98%f0%9d%97%95%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a5%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a1-%f0%9d%97%97%f0%9d%97%9c-%f0%9d%97%9f%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a3%f0%9d%97%94%f0%9d%97%a1%f0%9d%97%9a%f0%9d%97%94/">𝗟𝗘𝗕𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗗𝗜 𝗟𝗔𝗣𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡: 𝗔𝘄𝗮𝘀 𝗟𝗮𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗧𝘂𝗺𝗽𝗮𝗵 </a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran/KaBapanas Tegaskan Jelang Ramadhan–Idul Fitri 2026 Tak Ada Alasan Harga Pangan Naik</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/01/22/mentan-amran-kabapanas-tegaskan-jelang-ramadhan-idul-fitri-2026-tak-ada-alasan-harga-pangan-naik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 09:33:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Pangan Naik]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Jelang Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[KaBapanas]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=48541</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) selaku Kepala Badan Pangan Nasional menegaskan kebijakan pemerintah sangat jelas, yakni menjaga Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) secara berimbang hingga Ramadhan selesai, sehingga tidak ada alasan untuk menaikkan harga pangan. Pemerintah, kata Mentan Amran/KaBapanas, memberikan perhatian penuh terhadap komoditas pangan strategis dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/22/mentan-amran-kabapanas-tegaskan-jelang-ramadhan-idul-fitri-2026-tak-ada-alasan-harga-pangan-naik/">Mentan Amran/KaBapanas Tegaskan Jelang Ramadhan–Idul Fitri 2026 Tak Ada Alasan Harga Pangan Naik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) selaku Kepala Badan Pangan Nasional menegaskan kebijakan pemerintah sangat jelas, yakni menjaga Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) secara berimbang hingga Ramadhan selesai, sehingga tidak ada alasan untuk menaikkan harga pangan.</p>
<p>Pemerintah, kata Mentan Amran/KaBapanas, memberikan perhatian penuh terhadap komoditas pangan strategis dan vital, yakni beras, gula, daging sapi, bawang merah, telur ayam, ayam ras, dan minyak goreng. Seluruh komoditas tersebut dipastikan berada dalam kondisi aman, baik dari sisi pasokan maupun stok nasional.</p>
<p>“Tolong kita jaga bersama. Jangan kita ganggu saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa,” tegas Mentan Amran, Kamis (22/01/2026).</p>
<p>Hal tersebut di tegaskan saat memimpin Rapat Koordinasi Pengamanan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Rapat ini melibatkan lintas kementerian, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan sektor pangan.</p>
<p>Dalam arahannya, Mentan Amran menegaskan bahwa stabilitas pangan bukan semata persoalan ekonomi, melainkan menyangkut ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah, khususnya di bulan suci Ramadhan.</p>
<p>“Kesimpulannya adalah kita menjaga HET harga eceran tertinggi pangan, sekarang sampai bulan Ramadhan, sampai selesai. Dan HPP juga kita jaga,” ujar Mentan Amran.</p>
<p>Ia menjelaskan, keputusan tersebut didasarkan pada kondisi stok pangan nasional yang sangat kuat. Untuk komoditas beras, stok nasional saat ini mencapai 3,3 juta ton, tertinggi pada posisi akhir Januari sepanjang sejarah Indonesia.</p>
<p>“Alhamdulillah stok kita, pangan strategis beras stok kita hari ini 3,3 juta ton. Ini yang tertinggi untuk stok akhir tahun sepanjang sejarah,” ungkapnya.</p>
<p>Dengan kondisi tersebut, Mentan Amran menegaskan tidak ada satu pun alasan harga beras berada di atas HET. Bahkan, dengan percepatan panen dan peningkatan produksi, stok beras nasional diperkirakan terus menguat pada bulan-bulan mendatang.</p>
<p>Selain beras, Mentan Amran juga memastikan ketersediaan minyak goreng nasional dalam kondisi sangat aman. Saat ini, stok minyak goreng yang dikelola Bulog mencapai sekitar 700 ribu ton.</p>
<p>“Minyak goreng juga tersedia 700 ribu ton di Bulog. Jadi ini juga tidak ada alasan untuk naik,” tegasnya.</p>
<p>Untuk komoditas ayam ras, Mentan Amran justru menilai harga di tingkat peternak berada di bawah HPP. Saat ini harga ayam hidup berada di kisaran Rp23 ribu per kilogram, sementara HPP ditetapkan Rp25 ribu per kilogram.</p>
<p>“Yang ketiga ayam, justru di bawah HPP tadi. Itu hanya 23 ribu per kilogram padahal HPP-nya 25 ribu. Nah ini harus naik. Insya Allah di Ramadhan naik,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, komoditas telur ayam, bawang merah, dan pangan strategis lainnya dipastikan aman dari sisi stok dan pasokan.</p>
<p>“Telur aman, bawang merah aman. Ini stok kita cukup,” imbuh Mentan Amran.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran menyampaikan peringatan keras kepada seluruh pelaku usaha pangan di Indonesia agar tidak menjual pangan strategis di atas HET. Ia menegaskan tidak akan ada lagi toleransi atau ruang kompromi.</p>
<p>“Kesimpulan kita adalah, tidak ada boleh pengusaha seluruh Indonesia menjual di atas HET. Kalau ada menjual di atas HET, Satgas Pangan akan bekerja bila perlu menindak,” tegasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, imbauan telah disampaikan berulang kali, sehingga kini saatnya penegakan hukum dilakukan secara tegas dan konsisten.</p>
<p>“Tidak ada lagi kesempatan. Sudah lama kita himbau-himbau. Tidak boleh dijual di atas HET,” katanya.</p>
<p>Mentan Amran menegaskan bahwa seluruh unsur telah sepakat untuk menjaga stabilitas harga pangan, mulai dari produsen, pedagang, distributor, hingga konsumen.</p>
<p>“Ini semua unsur tadi terlibat sepakat, produsen, konsumen, pedagangnya, distributornya sepakat jangan menjual pangan strategis kita di atas HET,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Mentan Amran, keseimbangan antara HET dan HPP menjadi kunci utama agar seluruh mata rantai pangan merasakan keadilan.</p>
<p>“Dan HPP-nya kita harus jaga. Supaya apa tujuannya? Produsen tersenyum, pedagangnya bahagia, dan konsumennya juga ikut menikmati bulan suci Ramadhan,” pungkasnya.</p>
<p>Pemerintah pun menegaskan komitmen penuh untuk menindak tegas praktik penimbunan, spekulasi, repacking ilegal, maupun penyelundupan pangan. Dalam konteks ini, Mentan Amran kembali menegaskan bahwa kejahatan pangan merupakan kejahatan kemanusiaan yang dampaknya sangat luas, mulai dari merusak kesehatan, mengganggu perekonomian, hingga mengancam keberlangsungan hidup masyarakat.</p>
<p>Dengan sinergi lintas kementerian, aparat penegak hukum, dan seluruh pelaku usaha pangan, pemerintah optimistis stabilitas pasokan dan harga pangan dapat terjaga selama Ramadhan hingga Idul Fitri 2026, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh khidmat. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/22/mentan-amran-kabapanas-tegaskan-jelang-ramadhan-idul-fitri-2026-tak-ada-alasan-harga-pangan-naik/">Mentan Amran/KaBapanas Tegaskan Jelang Ramadhan–Idul Fitri 2026 Tak Ada Alasan Harga Pangan Naik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Mengabadikan Ramadhan”: Gema Spirit Takwa dari Lapangan UMPAR</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/04/04/mengabadikan-ramadhan-gema-spirit-takwa-dari-lapangan-umpar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 03:10:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[khutbah]]></category>
		<category><![CDATA[Parepare]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Budu]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[spirit takwa]]></category>
		<category><![CDATA[umpar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=33139</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, PAREPARE &#8211; Langit Parepare masih berselimut sejuk ketika gema takbir menggema dari pelataran Lapangan KH. Sanusi Maggu, Kampus II Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR). Pagi itu, Senin 31 Maret 2025, ribuan jamaah dari berbagai sudut kota berkumpul dalam nuansa khidmat, mengikuti pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H. Namun, bukan hanya alunan takbir yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/04/mengabadikan-ramadhan-gema-spirit-takwa-dari-lapangan-umpar/">“Mengabadikan Ramadhan”: Gema Spirit Takwa dari Lapangan UMPAR</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, PAREPARE &#8211; Langit Parepare masih berselimut sejuk ketika gema takbir menggema dari pelataran Lapangan KH. Sanusi Maggu, Kampus II Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR).</p>
<p>Pagi itu, Senin 31 Maret 2025, ribuan jamaah dari berbagai sudut kota berkumpul dalam nuansa khidmat, mengikuti pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H.</p>
<p>Namun, bukan hanya alunan takbir yang menyentuh kalbu. Seorang lelaki berkacamata, mengenakan jas biru bermotif kotak dan kopiah hitam berdiri di mimbar kayu sederhana.</p>
<p>Dialah Prof. Dr. Budu, Ph.D, Sp.M(K), M.MedEd, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Dengan suaranya yang tenang namun dalam, ia memulai khutbah bertema “Mengabadikan Amalan Ramadhan”—sebuah renungan panjang yang menyayat kesadaran kolektif umat.</p>
<p>“Semoga dengan Idul Fitri hari ini kita termasuk golongan yang beruntung, diampuni dosa-dosa kita, diterima amal-amal kebaikan kita, dan kelak dimasukkan ke dalam surga-Nya Allah SWT,” ucapnya membuka khutbah.</p>
<p>Seperti tradisi khutbah Muhammadiyah, teks Prof. Budu mengalir tak hanya dari ayat dan hadits, tetapi juga kisah para sahabat, refleksi diri, dan ajakan untuk bertransformasi. Baginya, Ramadhan bukanlah festival ibadah musiman, tetapi ladang pembentukan spiritual yang tak boleh usai dengan adzan maghrib terakhir di bulan itu.</p>
<p>“Pertanyaan paling mendesak adalah: apakah amal kita selama Ramadhan akan diterima? Dan, apakah kita bertekad untuk melanjutkan amalan itu setelahnya?” tanyanya kepada ribuan pasang mata yang menyimak dengan tenang.</p>
<p>Guru Besar Fakultas Kedokteran Unhas itu lalu mengutip ayat Al-Baqarah 183 tentang tujuan puasa: takwa. Bukan sekadar lapar dan haus, tetapi perubahan. Ia lalu menyuguhkan kisah klasik Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA yang bersedih menjelang berakhirnya Ramadhan dan menyedekahkan seluruh makanan simpanannya hanya beberapa jam sebelum takbir Idul Fitri dikumandangkan.</p>
<p>“Lapar dan haus itu teramat pedih,” kata Sayyidina Ali kepada istrinya, Fathimah Az-Zahra. Kalimat yang kembali menggetarkan di tengah masyarakat modern yang mulai menjadikan Ramadhan sebagai rutinitas semata.</p>
<p>Khutbah ini bukan sekadar nasihat. Ia adalah peta jalan spiritual. Prof. Budu menekankan, tanda-tanda amal Ramadhan diterima adalah istiqamah: tetap berpuasa sunnah, menjaga qiyamul lail, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak amal baik selepas Ramadhan. Ia mengutip sabda Nabi tentang puasa enam hari di bulan Syawal yang nilainya setara dengan puasa setahun penuh.</p>
<p>Tidak berhenti di sana, ia mengajak jamaah untuk mempertanyakan kualitas hubungan dengan Al-Qur’an. Apakah tadarus hanya berlangsung saat Ramadhan? Atau justru menjadi kebiasaan yang terus berputar seperti yang disabdakan Rasulullah SAW:</p>
<p>“Al-hallu wal-murtahil: yaitu orang yang terus mengkhatamkan Al-Qur’an dan memulai kembali dari awal.”</p>
<p>Khutbah itu seperti perjalanan sunyi yang penuh pancaran makna. Tak ada teriakan, tak ada histeria. Tapi tiap kalimatnya menancap sebagai cermin.</p>
<p>Prof. Budu menyempurnakan pesan spiritualnya dengan menekankan pentingnya menjaga shalat-shalat sunnah: shalat malam, rawatib, hingga dua belas rakaat yang bisa membangunkan rumah di surga. Amal bukan sekadar deretan aktivitas, melainkan kehadiran batin yang terus menyala.</p>
<p>“Kata Ulama Salaf, barangsiapa melakukan kebaikan dan melanjutkannya dengan kebaikan lainnya, maka itu tanda amal pertamanya diterima,” kata Prof Budu, yang saat ini diamanahkan sebagai Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas.</p>
<p>Khutbah itu ditutup dengan doa panjang, mencakup harapan agar Ramadhan tak hanya dikenang dalam nostalgia, tetapi diabadikan dalam laku hidup. Ia menyeru agar masyarakat Muslim tidak kembali membongkar benang amalnya, seperti difirmankan Allah dalam An-Nahl: 92.</p>
<p>“Jangan seperti perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat,” ucapnya sambil menatap jauh ke arah jamaah.</p>
<p>Shalat Idul Fitri ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi ajakan untuk menyambung semangat Ramadhan ke dalam laku sehari-hari.</p>
<p>Di tengah arus zaman yang cepat dan hingar bingar dunia digital, khutbah Prof. Budu mengingatkan bahwa kemenangan sejati bukan pada pakaian baru, tetapi pada jiwa yang kembali bersih dan siap memaknai hidup dengan takwa.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/04/mengabadikan-ramadhan-gema-spirit-takwa-dari-lapangan-umpar/">“Mengabadikan Ramadhan”: Gema Spirit Takwa dari Lapangan UMPAR</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MUI Ajak Masyarakat Menjadikan Idulfitri Ajang Kebersamaan dan Saling Menghormati</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/04/03/mui-ajak-masyarakat-menjadikan-idulfitri-ajang-kebersamaan-dan-saling-menghormati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 09:45:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[KH Abdullah Jaidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=33117</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211;&#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam untuk mensyukuri momen Idulfitri dan menerapkan pelajaran yang diperoleh selama bulan Ramadan dalam kehidupan sehari-hari. “Mudah-mudahan anugerah Allah SWT ini kita syukuri dan kita aplikasikan dalam hidup dan kehidupan kita. Tentunya banyak pelajaran yang kita peroleh dari bulan Ramadan, baik dalam kesalehan ibadah kita, ataupun [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/03/mui-ajak-masyarakat-menjadikan-idulfitri-ajang-kebersamaan-dan-saling-menghormati/">MUI Ajak Masyarakat Menjadikan Idulfitri Ajang Kebersamaan dan Saling Menghormati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211;</strong>&#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam untuk mensyukuri momen Idulfitri dan menerapkan pelajaran yang diperoleh selama bulan Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>“Mudah-mudahan anugerah Allah SWT ini kita syukuri dan kita aplikasikan dalam hidup dan kehidupan kita. Tentunya banyak pelajaran yang kita peroleh dari bulan Ramadan, baik dalam kesalehan ibadah kita, ataupun kesalehan sosial kita dalam interaksi kita dengan masyarakat dan berbangsa,” Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, KH Abdullah Jaidi dalam keterangan tertulis, Kamis (3/4/2025).</p>
<p>KH Abdullah Jaidi juga menekankan pentingnya Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dalam berbagai aspek.</p>
<p>“Tentunya Idulfitri harus menjadi sebuah momen untuk menjalin ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah dalam kehidupan kita. Sehingga sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah SAW: Khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik kamu adalah manusia yang mempunyai nilai lebih dalam kebaktiannya kepada sesama manusia,” jelasnya.</p>
<p>Ia pun mengajak umat Islam untuk menjadikan Idulfitri sebagai ajang kebersamaan, saling menghormati, dan membangun kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.</p>
<p>“Momen Idulfitri tahun ini haruslah kita jadikan sebuah momen, yaitu kebersamaan kita, saling tolong-menolong dalam hidup dan kehidupan kita, saling hormat dan menghormati, saling harga-menghargai antara sesama kita. Sehingga dapat terwujudnya masyarakat yang bermartabat. Sehingga akan terbentuklah negara, bangsa yang kita idam-idamkan, yaitu sesuai dengan harapan dalam Al-Qur&#8217;an,” paparnya.</p>
<p>KH Abdullah Jaidi menyampaikan doa dan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh umat Islam.</p>
<p>“Semoga momen Idulfitri ini akan menjadi nilai yang positif di dalam gerakan kepedulian kita, di dalam bermasyarakat dan bernegara. Itulah beberapa hal yang telah kami sampaikan atas nama Majelis Ulama Indonesia. Dan tak lupa kami juga mengucapkan, Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin.” (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/03/mui-ajak-masyarakat-menjadikan-idulfitri-ajang-kebersamaan-dan-saling-menghormati/">MUI Ajak Masyarakat Menjadikan Idulfitri Ajang Kebersamaan dan Saling Menghormati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Golongan Ini Wajib Membayar Zakat Fitrah</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/28/golongan-ini-wajib-membayar-zakat-fitrah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 09:43:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[zakat fitrah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32913</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Zakat fitrah merupakan salah satu ibadah yang menyempurnakan bulan Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri. Hukum zakat fitrah adalah wajib bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, asalkan: Zakat fitrah dapat ditunaikan sejak awal bulan Ramadan, tetapi paling utama (afdhal) dikeluarkan setelah salat subuh pada hari Idul Fitri sebelum [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/28/golongan-ini-wajib-membayar-zakat-fitrah/">Golongan Ini Wajib Membayar Zakat Fitrah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212;</strong> Zakat fitrah merupakan salah satu ibadah yang menyempurnakan bulan Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri. Hukum zakat fitrah adalah wajib bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, asalkan:</p>
<p>Zakat fitrah dapat ditunaikan sejak awal bulan Ramadan, tetapi paling utama (afdhal) dikeluarkan setelah salat subuh pada hari Idul Fitri sebelum pelaksanaan salat Id.</p>
<p>Orang yang wajib membayar zakat fitrah adalah:</p>
<p>1. Muslim — Zakat fitrah hanya diwajibkan bagi orang yang beragama Islam.</p>
<p>2. Memiliki kelebihan harta — Memiliki makanan pokok atau kebutuhan pokok lebih dari kebutuhan dirinya dan orang yang menjadi tanggungannya pada malam dan hari raya Idul Fitri.</p>
<p>3. Masih hidup sebelum matahari terbenam pada akhir bulan Ramadan — Jika seseorang meninggal sebelum matahari terbenam pada hari terakhir Ramadan, maka tidak wajib zakat fitrah untuknya.</p>
<p>4. Mampu — Mampu dalam arti memiliki kelebihan rezeki untuk mengeluarkan zakat fitrah sesuai ketentuan.</p>
<p>Biasanya zakat fitrah juga ditunaikan oleh:</p>
<p>Kepala keluarga atas nama dirinya dan orang-orang yang menjadi tanggungannya (istri, anak, orang tua, atau siapa pun yang dalam tanggungannya).</p>
<p>Besarnya zakat fitrah adalah sekitar 1 sha’ atau setara dengan 2,5 kg &#8211; 3 kg bahan makanan pokok (seperti beras, gandum, kurma, atau yang biasa dikonsumsi di daerah masing-masing) atau dapat diganti dengan uang seharga bahan pokok tersebut. (*)</p>
<blockquote><p>&nbsp;</p></blockquote>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/28/golongan-ini-wajib-membayar-zakat-fitrah/">Golongan Ini Wajib Membayar Zakat Fitrah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala BPOM Taruna Ikrar Ingatkan Masyarakat Teliti Memilih Kudapan Lebaran Idul Fitri</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/28/kepala-bpom-taruna-ikrar-ingatkan-masyarakat-teliti-memilih-kudapan-lebaran-idul-fitri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 23:45:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bpom]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[kedaluwarsa]]></category>
		<category><![CDATA[kudapan]]></category>
		<category><![CDATA[taruna ikrar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32891</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA- Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih kudapan atau makanan ringan yang akan dikonsumsi selama perayaan lebaran. Meningkatnya konsumsi pangan selama Ramadan dan Idul Fitri kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mengedarkan produk yang tidak memenuhi standar keamanan dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/28/kepala-bpom-taruna-ikrar-ingatkan-masyarakat-teliti-memilih-kudapan-lebaran-idul-fitri/">Kepala BPOM Taruna Ikrar Ingatkan Masyarakat Teliti Memilih Kudapan Lebaran Idul Fitri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA- Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih kudapan atau makanan ringan yang akan dikonsumsi selama perayaan lebaran.</p>
<p>Meningkatnya konsumsi pangan selama Ramadan dan Idul Fitri kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mengedarkan produk yang tidak memenuhi standar keamanan dan kualitas.</p>
<p>BPOM telah memulai intensifikasi pengawasan pangan sejak 24 Februari 2025, yang dilaksanakan secara bertahap hingga minggu keempat Maret 2025.</p>
<p>Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi secara masif produk yang tidak memenuhi ketentuan, seperti produk tanpa izin edar, kedaluwarsa, atau rusak.</p>
<p>Taruna Ikrar menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi.</p>
<p>Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin itu mengingatkan untuk selalu menerapkan prinsip &#8220;Cek KLIK&#8221; sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.</p>
<p>&#8220;Jangan lupa baca informasi pada label serta perhatikan informasi nilai gizi dan kandungan gula, garam, dan lemak pada pangan yang akan dikonsumsi,&#8221; ujar Taruna di Jakarta, Kamis (27/3/2025).</p>
<p>Selain itu, BPOM juga melakukan pengawasan terhadap pangan takjil yang sering dikonsumsi saat berbuka puasa.</p>
<p>Pengawasan ini mencakup deteksi bahan-bahan berbahaya seperti formalin, boraks, kuning metanil, dan rhodamin B yang mungkin ditambahkan secara ilegal pada makanan.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya upaya ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan terhindar dari risiko kesehatan akibat konsumsi pangan yang tidak memenuhi standar,&#8221; pungkas Taruna.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/28/kepala-bpom-taruna-ikrar-ingatkan-masyarakat-teliti-memilih-kudapan-lebaran-idul-fitri/">Kepala BPOM Taruna Ikrar Ingatkan Masyarakat Teliti Memilih Kudapan Lebaran Idul Fitri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Publik Figur Mualaf Rayakan Idul Fitri Pertama di 2025</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/27/5-publik-figur-mualaf-rayakan-idul-fitri-pertama-di-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 22:11:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[artis]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Mualaf]]></category>
		<category><![CDATA[Selebriti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32836</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8211; Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau 2025 Masehi tahun ini menjadi momen spesial bagi sejumlah selebriti atau publik figur yang baru saja memeluk agama Islam atau mualaf. Tercatat ada beberapa publik figur atau seleb mualaf yang akan turut merayakan Idul Fitri di tanggal 1 Syawal tahun 1446 Hijriah ini. Berikut ini 5 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/27/5-publik-figur-mualaf-rayakan-idul-fitri-pertama-di-2025/">5 Publik Figur Mualaf Rayakan Idul Fitri Pertama di 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID</strong> &#8211; Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau 2025 Masehi tahun ini menjadi momen spesial bagi sejumlah selebriti atau publik figur yang baru saja memeluk agama Islam atau mualaf.</p>
<p>Tercatat ada beberapa publik figur atau seleb mualaf yang akan turut merayakan Idul Fitri di tanggal 1 Syawal tahun 1446 Hijriah ini.</p>
<p>Berikut ini 5 nama seleb atau publik figur yang akan merayakan Idul Fitri atau lebaran, di samping beberapa nama lainnya yang belum disebutkan.</p>
<p>1. Mahalini</p>
<p>Istri dari penyanyi Rizky Febian ini memutuskan untuk menjadi mualaf pada tahun 2024 lalu setelah menikah dengan putra komedian Sule.</p>
<p>Tidak hanya itu, di momen spesial lebaran tahun ini, ia dan suaminya juga akan ditemani oleh putri cantiknya, Selina.</p>
<p>2. Celine Evangelista</p>
<p>Artis cantik ini telah menjadi mualaf pada awal bulan Ramadhan 2025 tahun ini.</p>
<p>Tidak hanya itu, pasca memutuskan hijrah memeluk agama Islam, ia pun berkesempatan melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci Mekkah.</p>
<p>Artis cantik tersebut sempat mengunggah foto dirinya yang tampak tertutup, menggunakan cadar saat melaksanakan ibadah umrah di tanah suci.</p>
<p>3. dr. Richard Lee</p>
<p>Dokter yang juga kerap aktif di media sosial tersebut mengucapkan syahadat di bulan Ramadhan tahun ini, keputusannya untuk menjadi mualaf menjadi sorotan publik tanah air khususnya keluarganya.</p>
<p>4. Bobon Santoso</p>
<p>Sosok yang tenar dengan kebiasaan masaknya yang tidak biasa tersebut juga memutuskan menjadi mualaf di bulan Ramadhan 2025, perpindahan agama tersebut cukup mengejutkan banyak pihak termasuk istrinya.</p>
<p>Bobon Santoso mengucapkan kalimat syahadat dengan dibimbing oleh Ustadz Derry Sulaiman beberapa waktu lalu.</p>
<p>5. Steven Wongso</p>
<p>Sosok tersebut menjadi publik figur berikutnya yang menjadi mualaf di tahun ini, perpindahan agamanya saat hari ke-23 bulan Ramadhan 1446 Hijriah dengan disaksikan oleh Ustadz Felix Siauw. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/27/5-publik-figur-mualaf-rayakan-idul-fitri-pertama-di-2025/">5 Publik Figur Mualaf Rayakan Idul Fitri Pertama di 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Siapkan 6.180 Posko Masjid Ramah di Jalur Mudik Idul Fitri</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/26/kemenag-siapkan-6-180-posko-masjid-ramah-di-jalur-mudik-idul-fitri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 12:24:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Posko Masjid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32814</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8211; Di masa mudik Idul Fitri 1446 Hijriah, pihak Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan kurang lebih 6.180 posko Masjid Ramah, yang tersebar di beberapa Provinsi di Indonesia. &#8220;Masjid Ramah Pemudik&#8221; adalah inisiatif dari pihak Kemenag yang bertujuan menjadikan masjid sebagai tempat istirahat disamping fungsi utamanya sebagai tempat beribadah. Posko Masjid Ramah yang disiapkan Kemenag tersebut [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/26/kemenag-siapkan-6-180-posko-masjid-ramah-di-jalur-mudik-idul-fitri/">Kemenag Siapkan 6.180 Posko Masjid Ramah di Jalur Mudik Idul Fitri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID</strong> &#8211; Di masa mudik Idul Fitri 1446 Hijriah, pihak Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan kurang lebih 6.180 posko Masjid Ramah, yang tersebar di beberapa Provinsi di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Masjid Ramah Pemudik&#8221; adalah inisiatif dari pihak Kemenag yang bertujuan menjadikan masjid sebagai tempat istirahat disamping fungsi utamanya sebagai tempat beribadah.</p>
<p>Posko Masjid Ramah yang disiapkan Kemenag tersebut dalam rangka membantu untuk kelancaran dan kenyamanan para pemudik di masa Hari Raya Idul Fitri tahun ini.</p>
<p>Informasi terkait posko Masjid Ramah tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam, Abu Rokhmad, 25 Maret 2025.</p>
<p>Kemenag berkoordinasi dengan kantor wilayah Provinsi agar kiranya posko masjid yang berlokasi di jalur mudik dapat memberikan layanan dengan baik.</p>
<p>Menurut Abu Rokhmad, Masjid Ramah tersebut adalah implementasi dari Surat Edaran Menteri Agama Nomor.2 tahun 2025.</p>
<p>Dalam Surat Edaran yang diterbitkan tersebut disebutkan bahwa masjid yang berada di area jalur mudik untuk dapat buka 24 jam, guna turut membantu kelancaran arus mudik tahun ini.</p>
<p>&#8220;Komunikasikan dan bersamai masjid-masjid untuk memberi layanan terbaik, dan ini wujud nyata layanan keagamaan berdampak bagi umat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Berdasarkan data yang dihimpun pihak Bimas Islam, tercatat ada 6.180 masjid yang tersebar di 23 provinsi di Indonesia yang telah siap menjadi posko mudik Idul Fitri 1446 Hijriah. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/26/kemenag-siapkan-6-180-posko-masjid-ramah-di-jalur-mudik-idul-fitri/">Kemenag Siapkan 6.180 Posko Masjid Ramah di Jalur Mudik Idul Fitri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Idul Fitri , Kementan Pastikan Pengendalian PMK Tetap Optimal</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/26/jelang-idul-fitri-kementan-pastikan-pengendalian-pmk-tetap-optimal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 12:21:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[kementan]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32811</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Menjelang perayaan Idul Fitri, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap optimal di seluruh Indonesia. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pun meminta jajarannya tetap siaga. Menurut Mentan Amran, timnya bergerak cepat dalam menangani penyebaran PMK. Pada saat tren kasus meningkat pada awal tahun, Kementan mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/26/jelang-idul-fitri-kementan-pastikan-pengendalian-pmk-tetap-optimal/">Jelang Idul Fitri , Kementan Pastikan Pengendalian PMK Tetap Optimal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Menjelang perayaan Idul Fitri, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap optimal di seluruh Indonesia. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pun meminta jajarannya tetap siaga.</p>
<p>Menurut Mentan Amran, timnya bergerak cepat dalam menangani penyebaran PMK. Pada saat tren kasus meningkat pada awal tahun, Kementan mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk alokasi 4 juta dosis vaksin dalam upaya mengatasi wabah PMK.</p>
<p>“Begitu ada PMK, Rp100 miliar langsung kami geser. Dan jutaan vaksin itu telah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia. Alhamdulillah tren kasus PMK saat ini sudah melandai,” ungkap Mentan Amran dalam keterangan pers, 26 Maret 2025.</p>
<p>Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyatakan untuk memastikan pengendalian tetap optimal, timnya melakukan pemantauan harian rutin melalui portal Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional Terpadu (iSIKHNAS) guna mengantisipasi lonjakan lalu lintas ternak di berbagai daerah menjelang Idul Fitri.</p>
<p>Agung menambahkan, ternak yang baru tiba di lokasi tujuan biasanya mengalami penurunan daya tahan tubuh akibat kelelahan selama perjalanan. Kondisi ini membuat mereka lebih rentan terserang penyakit, termasuk PMK.</p>
<p>“Ternak sakit yang tidak segera ditangani dapat menulari ternak lain dan merugikan peternak. Kami mengimbau semua peternak dan pelaku usaha untuk segera menghubungi petugas kesehatan hewan setempat jika menemukan ternak yang sakit agar bisa segera ditangani,” ujar Agung.</p>
<p>Untuk memastikan kasus PMK terus melandai, Kementan meningkatkan kapasitas epidemiologi petugas kesehatan hewan agar mampu melakukan deteksi dini, respons cepat, dan pengendalian PMK berbasis risiko.</p>
<p>“Dengan sumber daya yang terbatas, strategi ini memungkinkan daerah untuk menerapkan kebijakan yang tepat guna mengantisipasi penyebaran PMK,” kata Agung.</p>
<p>Sebagai langkah pencegahan, Kementan telah melaksanakan Bulan Vaksinasi PMK pada Januari-Maret dan akan melanjutkan vaksinasi ulangan pada Juli-September. Hingga saat ini, capaian vaksinasi nasional yang bersumber dari APBN telah mencapai 1.078.189 dosis atau 68,10% dari distribusi 1.583.200 dosis. Sementara itu, vaksinasi yang bersumber dari APBD, hibah, CSR, feedlot, dan mandiri telah mencapai 607.462 dosis, sehingga total vaksinasi secara nasional mencapai 1.688.651 dosis.</p>
<p>“Angka ini masih terus bergerak karena petugas terus melakukan vaksinasi dan pelaporan melalui iSIKHNAS. Kami berharap bisa mencapai minimal 70%,” tambah Agung.</p>
<p>Direktur Kesehatan Hewan Kementan, Imron Suandy, menyatakan bahwa pihaknya telah mendistribusikan obat-obatan dan logistik pendukung ke berbagai daerah guna mempercepat pengendalian PMK. Bantuan tersebut mencakup antibiotik, vitamin, analgesik, disinfektan, dan peralatan medis lainnya.</p>
<p>Berdasarkan evaluasi nasional per 24 Maret 2025, pelaksanaan vaksinasi PMK terus menunjukkan progres positif. Sebagian besar provinsi telah mencapai target vaksinasi di atas 60%, dengan beberapa daerah mencatatkan capaian di atas 80%.</p>
<p>Kementan juga terus berkoordinasi dengan dinas peternakan provinsi dan kabupaten/kota serta balai veteriner di seluruh Indonesia untuk merumuskan langkah strategis pengendalian PMK.</p>
<p>“Kami memastikan ternak yang sakit tertangani dengan baik dan vaksinasi berjalan optimal guna mencegah penyebaran lebih luas,” ujar Imron.</p>
<p>Selain vaksinasi, pengendalian PMK juga dilakukan melalui pengawasan ketat lalu lintas hewan dan produk hewan, penerapan biosekuriti, penyediaan pakan berkualitas, serta pemeriksaan kesehatan hewan secara rutin.</p>
<p>“Tidak cukup hanya mengandalkan vaksinasi. Semua aspek harus diperhatikan secara berkelanjutan,” tegas Imron.</p>
<p>Upaya strategis pemerintah dalam pengendalian PMK ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan ternak yang aman dan sehat menjelang Idul Fitri 2025. Sistem pengawasan lalu lintas ternak yang ketat serta penggunaan aplikasi pemantauan yang diawasi oleh Pejabat Otoritas Veteriner (POV) menjadi langkah utama dalam mencegah penyebaran PMK antarwilayah.</p>
<p>“Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak, termasuk peternak, pelaku usaha peternakan, dan masyarakat, agar upaya ini berhasil. Pastikan ternak sudah divaksin PMK dan memiliki Sertifikat Veteriner sebelum dilalulintaskan,” pungkas Imron.</p>
<p>Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI pada Selasa (11/3/2025) lalu menyebutkan Kementan bergerak cepat untuk memastikan</p>
<p>“Begitu ada PMK, anggaran Rp100 miliar langsung kami geser. Sekarang PMK sudah melandai,” ujar Mentan Amran saat ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/26/jelang-idul-fitri-kementan-pastikan-pengendalian-pmk-tetap-optimal/">Jelang Idul Fitri , Kementan Pastikan Pengendalian PMK Tetap Optimal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Lebaran, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Tersedia</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/24/jelang-lebaran-pupuk-indonesia-pastikan-stok-pupuk-tersedia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 16:43:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#stok]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32661</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Kabar gembira bagi para petani menjelang hari raya Idulfitri 1446 hijriah/2025 masehi. Stok pupuk nasional dipastikan aman jelang lebaran. Hal itu disampaikan PT Pupuk Indonesia (Persero) menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Stok pupuk mencapai 1,63 juta ton berdasarkan data Pupuk Indonesia. Rinciannya terdiri dari 1,19 juta ton pupuk subsidi dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/24/jelang-lebaran-pupuk-indonesia-pastikan-stok-pupuk-tersedia/">Jelang Lebaran, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Tersedia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Kabar gembira bagi para petani menjelang hari raya Idulfitri 1446 hijriah/2025 masehi. Stok pupuk nasional dipastikan aman jelang lebaran.</p>
<p>Hal itu disampaikan PT Pupuk Indonesia (Persero) menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025.</p>
<p>Stok pupuk mencapai 1,63 juta ton berdasarkan data Pupuk Indonesia. Rinciannya terdiri dari 1,19 juta ton pupuk subsidi dan 445 ribu ton pupuk non-subsidi.</p>
<p>“Pada bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri ini Pupuk Indonesia terus berupaya menjaga ketersediaan pupuk di tingkat petani, sekaligus sebagai komitmen kami dalam mendukung program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan,” kata Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Wijaya Laksana, Jumat, 21 Maret 2025.</p>
<p>Wijaya melanjutkan jumlah stok pupuk subsidi sebesar 1,19 juta ton tersebut terdiri dari 581 ribu ton Urea, 552 ribu ton NPK, 22 ribu ton NPK Formula Khusus dan 33 ribu ton Organik.</p>
<p>Sementara, stok pupuk non-subsidi sebesar 445 ribu ton terdiri dari 361 ribu ton pupuk Urea dan 84 ribu ton NPK.</p>
<p>Selain kesiapan stok, Wijaya mengatakan Pupuk Indonesia juga telah menyalurkan pupuk bersubsidi ke petani sebesar 1,52 juta ton.</p>
<p>Pupuk Subsidi ini terdiri dari 731 ribu ton Urea, 728 ribu ton NPK, 11 ribu ton NPK Formula Khusus, dan 51 ribu ton Organik. Realisasi penebusan tersebut lebih tinggi dari periode yang sama pada tahun 2024 sebesar 1,142 juta ton.</p>
<p>“Penyaluran yang meningkat ini menandakan keberhasilan dari upaya pemerintah bersama Pupuk Indonesia dalam menyederhanakan mekanisme pendistribusian pupuk bersubsidi. Ke depan, kami terus berkomitmen membuat penyaluran semakin mudah dan tepat sasaran,” ujarnya.</p>
<p>Dengan kesiapan stok dan distribusi ini, Wijaya meyakini kebutuhan pupuk petani pada musim tanam kedua tahun 2025 yang akan dimulai pada April ini akan terpenuhi. Dia optimistis Pupuk Indonesia juga mampu memenuhi seluruh alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025 yang mencapai 9,5 juta ton.</p>
<p>“Kami berharap tren positif dalam produksi dan distribusi ini dapat berlanjut hingga akhir tahun 2025, sehingga Pupuk Indonesia dapat berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah mencapai swasembada pangan secepat-cepatnya,” kata Wijaya.</p>
<p>Wijaya mengatakan penyaluran pupuk akan didukung oleh 1.067 distributor dengan 27 ribu lebih jaringan kios atau pengecer, 107 penyedia jasa kapal dengan 179 trayek pelayaran, 274 penyedia jasa truk dengan 1.288 rute,  ditambah dengan 4 rute pendistribusian melalui kereta api.</p>
<p>Selain itu, penyaluran juga didukung oleh pemanfaatan aplikasi i-Pubers yang memungkinkan petani yang telah terdaftar menebus pupuk hanya menggunakan KTP.</p>
<p>Sementara itu, pengawasan berbasis C ommand C ent er juga memungkinkan Pupuk Indonesia melakukan pengawasan secara real-time untuk memastikan pupuk disalurkan tepat sasaran.</p>
<p>Kesiapan Pupuk Indonesia Hadapi Musim Tanam II 2025</p>
<p>Pupuk Indonesia memastikan kelancaran distribusi pupuk menjelang dan sesudah Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Wijaya mengatakan kelancaran distribusi ini penting guna memastikan pupuk tersedia pada musim tanam kedua yang akan jatuh pada April 2025.</p>
<p>Menjelang momen Lebaran 2025 ini, Wijaya mengatakan kegiatan distribusi pupuk mulai dari gudang hingga kios akan tetap berlangsung hingga Jumat, 28 Maret 2025. Selanjutnya, kegiatan distribusi pupuk akan kembali beroperasi penuh pada Kamis, 3 April 2025.</p>
<p>“Seluruh lini distribusi Pupuk Indonesia wajib kembali beroperasi pada 3 April guna mendukung datangnya musim tanam kedua tahun ini yang akan dimulai pada bulan April. Stockholder harus memastikan kegiatan operasional setelah libur dapat berjalan dengan normal demi kelancaran pelayanan di seluruh lini distribusi,” kata dia.</p>
<p>Wijaya memastikan proses distribusi pupuk bersubsidi tidak akan terdampak oleh kebijakan pembatasan angkutan barang yang akan diterapkan pemerintah selama momen mudik dan Lebaran tahun ini. Sebab, pupuk masuk kategori kebutuhan pokok yang dikecualikan dari pembatasan operasional angkutan barang.</p>
<p>“Pupuk Indonesia menjamin kesiapan dan kelancaran distribusi pupuk hingga menjelang dan sesudah Lebaran, karena pupuk masuk kategori komoditas yang mendapat pengecualian dalam kebijakan pembatasan angkutan barang selama momen mudik Lebaran 2025,” kata Wijaya.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama Tiga Instansi tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Libur Arus Mudik dan Balik Angkutan Lebaran Tahun 2025/1466 H.</p>
<p>Dalam SKB tersebut, pemerintah melakukan pembatasan operasional angkutan barang, seperti truk bersumbu 3 atau lebih di banyak jalan tol dan non-tol mulai dari Sumatera, Jawa hinggaKalimantan. Pembatasan tersebut akan berlaku pada Senin, 24 Maret 2025 pukul 00.00 hingga Selasa, 8 April 2025 pukul 24.00 waktu setempat.</p>
<p>Wijaya mengatakan pembatasan operasional angkutan barang tersebut tidak akan berpengaruh pada komoditas pupuk. Sebab pembatasan tersebut dikecualikan untuk truk pengangkut kebutuhan pokok seperti BBM, pakan ternak, termasuk truk pengangkut pupuk.</p>
<p>“Dengan adanya pengecualian ini, maka dapat dipastikan truk-truk yang mengangkut pupuk bersubsidi dan nonsubsidi dapat tetap beroperasi seperti biasa untuk menyalurkan pupuk yangamat dibutuhkan oleh petani. Kebijakan ini sejalan dengan program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan,” kata Wijaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/24/jelang-lebaran-pupuk-indonesia-pastikan-stok-pupuk-tersedia/">Jelang Lebaran, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Tersedia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Idul Fitri, Presiden Prabowo Kumpulkan Menterinya di Istana, Bahas Ini</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/21/jelang-idul-fitri-presiden-prabowo-kumpulkan-menterinya-di-istana-bahas-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 13:12:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#menteri]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[istana]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32570</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8211; Melang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Presiden Prabowo mengumpulkan para menterinya menggelar sidang Kabinet Paripurna. Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang Kabinet Paripurna, 21 Maret 2025, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. &#8220;Kita berkumpul untuk membahas persiapan menghadapi Idul Fitri yang akan datang,&#8221; ujar Presiden Prabowo membuka sidang Kabinet Paripurna. &#8220;Kita akan melihat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/21/jelang-idul-fitri-presiden-prabowo-kumpulkan-menterinya-di-istana-bahas-ini/">Jelang Idul Fitri, Presiden Prabowo Kumpulkan Menterinya di Istana, Bahas Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID</strong> &#8211; Melang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Presiden Prabowo mengumpulkan para menterinya menggelar sidang Kabinet Paripurna.</p>
<p>Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang Kabinet Paripurna, 21 Maret 2025, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.</p>
<p>&#8220;Kita berkumpul untuk membahas persiapan menghadapi Idul Fitri yang akan datang,&#8221; ujar Presiden Prabowo membuka sidang Kabinet Paripurna.</p>
<p>&#8220;Kita akan melihat kondisi nyata yang akan kita hadapi dalam 10 hari terakhir bulan Ramadhan ini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyinggung tentang pentingnya kerja sama yang baik antara Kementerian atau lembaga.</p>
<p>Ia juga memahami bahwa saat ini para menteri dan Kepala Lembaga di Kabinetnya memerlukan waktu penyesuaian.</p>
<p>&#8220;Tentunya kita pasti memerlukan waktu penyesuaian, tetapi saya merasakan ada kerja sama yang baik dan ada pekerjaan yang cepat, yang sangat efisien dan sungguh-sungguh dari saudara-saudara sekalian,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Presiden meminta agar kiranya kersa sama tim terus dapat diperkuat, karena menurutnya segala hal tidak mungkin tercapai tanpa kerja keras atau kerja sama yang baik.</p>
<p>&#8220;Kita adalah suatu tim, tidak mungkin ada keberhasilan tanpa kerja sama yang baik,&#8221; terang Presiden Prabowo di Istana, Jakarta. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/21/jelang-idul-fitri-presiden-prabowo-kumpulkan-menterinya-di-istana-bahas-ini/">Jelang Idul Fitri, Presiden Prabowo Kumpulkan Menterinya di Istana, Bahas Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Darmawangsyah Sebut Stok Pangan di Gowa Aman Hingga Idul Fitri</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/19/darmawangsyah-sebut-stok-pangan-di-gowa-aman-hingga-idul-fitri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2025 05:57:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Darmawangsyah]]></category>
		<category><![CDATA[gowa]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Stok Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32382</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, GOWA&#8212;-Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, memastikan bahwa stok pangan di Kabupaten Gowa aman hingga Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut diungkapkan usai mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka Mengantisipasi Stabilitas Keamanan, Ketahanan Pangan, Stabilitas Harga dan Kelancaran Arus Mudik Menjelang Hari Raya Idul Fitri Secara Virtual di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, Rabu (19/3). [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/19/darmawangsyah-sebut-stok-pangan-di-gowa-aman-hingga-idul-fitri/">Darmawangsyah Sebut Stok Pangan di Gowa Aman Hingga Idul Fitri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, GOWA&#8212;-</strong>Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, memastikan bahwa stok pangan di Kabupaten Gowa aman hingga Hari Raya Idul Fitri.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan usai mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka Mengantisipasi Stabilitas Keamanan, Ketahanan Pangan, Stabilitas Harga dan Kelancaran Arus Mudik Menjelang Hari Raya Idul Fitri Secara Virtual di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, Rabu (19/3).</p>
<p>&#8220;Kita tadi sudah rapat dengan Pak Gubernur terkait dengan pengendalian ketersediaan pangan, kondisi keamanan arus lalu lintas maupun arus mudik. Kita di Gowa Alhamdulillah kesiapan pangan dan produksi cukup terkendali, bahkan petani kita sudah mulai panen semoga kondisi ini terjaga sampai lebaran dan setelahnya,” ungkapnya.</p>
<p>Kendati demikian, Darmawangsyah tak menampik adanya kenaikan bahan pokok pada beberapa komoditas seperti cabai dan minyak curah, sehingga pihaknya akan terus melakukan pemantauan pasar bersama dinas terkait.</p>
<p>“Sekarang cabai dan minyak curah yang mengalami kenaikan harga yang lainnya itu stabil. Kita terus pantau dan kalau memang dibutuhkan intervensi pasar, kita siap bersama TPID,” jelasnya.</p>
<p>Sementara Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan Rakor ini dilaksanakan untuk mengetahui situasi dan kondisi daerah di Sulsel jelang Hari Raya Idul Fitri.</p>
<p>“Saat ini kita perlu penguatan jelang Ramadan khususnya langkah strategis ketahanan pangan dan stok pangan. Dimana ditemukan harga yang cukup tinggi adalah cabai sehingga kita akan melaksanakan operasi pasar murah dan juga ada program kami yaitu subsidi bagi masyarakat yang kurang mampu,” katanya.</p>
<p>Pada Rakor ini Wabup Gowa turut didampingi Asisten Bidang Perekonomian, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kadis Ketahanan Pangan, Plt Disperdastri, Kadis Perhubungan, Sekretaris Badan Kesbangpol, dan lainnya.(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/19/darmawangsyah-sebut-stok-pangan-di-gowa-aman-hingga-idul-fitri/">Darmawangsyah Sebut Stok Pangan di Gowa Aman Hingga Idul Fitri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kue Khas Lebaran yang Wajib Tersaji di Hari Raya, Kamu Suka yang Mana?</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/17/kue-khas-lebaran-yang-wajib-tersaji-di-hari-raya-kamu-suka-yang-mana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 14:06:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[kue khas lebaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32303</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Hari Raya Idul Fitri atau lebaran identik dengan makanan beraneka rupa dan berlimpah ruah. Salah satunya kue kering yang wajib tersaji di meja. Kue khas Lebaran identik dengan cita rasa manis dan gurih. Berikut beberapa kue yang sering disajikan saat Hari Raya Idul Fitri: 1. Kastengel Kue kering berbentuk batang kecil dengan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/17/kue-khas-lebaran-yang-wajib-tersaji-di-hari-raya-kamu-suka-yang-mana/">Kue Khas Lebaran yang Wajib Tersaji di Hari Raya, Kamu Suka yang Mana?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212;</strong> Hari Raya Idul Fitri atau lebaran identik dengan makanan beraneka rupa dan berlimpah ruah. Salah satunya kue kering yang wajib tersaji di meja.</p>
<p>Kue khas Lebaran identik dengan cita rasa manis dan gurih. Berikut beberapa kue yang sering disajikan saat Hari Raya Idul Fitri:</p>
<p>1. Kastengel</p>
<p>Kue kering berbentuk batang kecil dengan rasa keju yang gurih dan renyah.</p>
<p>2. Nastar</p>
<p>Kue kering berbentuk bulat dengan isian selai nanas yang manis dan sedikit asam.</p>
<p>3. Putri Salju</p>
<p>Kue berbentuk bulan sabit yang dilapisi gula halus, memberikan sensasi dingin di mulut.</p>
<p>4. Kaastengels</p>
<p>Kue berbahan dasar keju yang dipanggang hingga renyah dan gurih.</p>
<p>5. Semprit</p>
<p>Kue berbentuk bunga dengan tekstur renyah dan rasa manis, biasanya beraroma vanila atau cokelat.</p>
<p>6. Lidah Kucing</p>
<p>Kue tipis dan renyah berbentuk lonjong menyerupai lidah kucing.</p>
<p>7. Kue Kacang</p>
<p>Kue berbahan dasar kacang tanah yang gurih dan renyah.</p>
<p>8. Kue Sagu Keju</p>
<p>Kue kering berbahan sagu dengan rasa keju yang lumer di mulut.</p>
<p>Selain kue kering, beberapa daerah juga memiliki kue tradisional khas Lebaran seperti dodol, kue lapis legit, dan kue bawang. Kamu paling suka yang mana? (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/17/kue-khas-lebaran-yang-wajib-tersaji-di-hari-raya-kamu-suka-yang-mana/">Kue Khas Lebaran yang Wajib Tersaji di Hari Raya, Kamu Suka yang Mana?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelindo Regional 4 Makassar Tingkatkan Keamanan Pelabuhan Jelang Idul Fitri 1446 H</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/16/jeruk-asal-china-banjiri-pasar-indonesia-petani-lokal-terancam-pakar-buah-tropis-ipb-university-bicara-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 07:22:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelindo Regional 4]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32232</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID,MAKASSAR— PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar turut serta dalam Rapat Koordinasi (RAKOR) Lintas Sektoral yang diselenggarakan dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1446 H/2025. Acara tersebut berlangsung pada Kamis (13/3/2025) di Hotel Dalton Makassar. Rapat ini melibatkan berbagai instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk merumuskan langkah-langkah pengamanan selama perayaan Hari Raya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/16/jeruk-asal-china-banjiri-pasar-indonesia-petani-lokal-terancam-pakar-buah-tropis-ipb-university-bicara-ini/">Pelindo Regional 4 Makassar Tingkatkan Keamanan Pelabuhan Jelang Idul Fitri 1446 H</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID,MAKASSAR— PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar turut serta dalam Rapat Koordinasi (RAKOR) Lintas Sektoral yang diselenggarakan dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1446 H/2025.</p>
<p>Acara tersebut berlangsung pada Kamis (13/3/2025) di Hotel Dalton Makassar.</p>
<p>Rapat ini melibatkan berbagai instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk merumuskan langkah-langkah pengamanan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri.</p>
<p>Badaruddin Manaf, yang menjabat sebagai Port Facility Security Officer (PFSO) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara berbagai pihak dalam rangka memastikan perayaan Idul Fitri berjalan dengan lancar dan aman.</p>
<p>Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai strategi untuk menjaga keamanan, termasuk peningkatan patroli, operasi cipta kondisi, serta pengawasan terhadap potensi tindak kriminal.</p>
<p>Menurut Badaruddin, fokus utama dari rapat koordinasi ini adalah menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri.</p>
<p>“Langkah-langkah yang diambil untuk mengantisipasi gangguan keamanan melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepolisian, TNI, dan instansi terkait lainnya,” ujarnya.</p>
<p>Rapat koordinasi ini juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan semua sektor, baik dari pemerintah, BUMN, maupun masyarakat dalam menjaga keamanan.</p>
<p>Selain itu, berbagai upaya akan dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap daerah-daerah yang berpotensi menjadi titik rawan kriminalitas.</p>
<p>Sebagai salah satu stakeholder yang terlibat langsung dalam pengamanan fasilitas pelabuhan, Pelindo Regional 4 Makassar berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.</p>
<p>Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan pelayaran dan transportasi tetap berjalan dengan aman selama masa liburan Idul Fitri.</p>
<p>Keamanan pelabuhan dan fasilitas terkait menjadi perhatian utama, mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama libur Idul Fitri 1446 H.</p>
<p>Oleh karena itu, Pelindo Regional 4 Makassar akan terus memperkuat komunikasi lintas sektor guna menciptakan suasana yang nyaman bagi para pemudik dan pengguna jasa pelabuhan.</p>
<p>Dengan adanya koordinasi yang intensif ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1446 H dengan lancar, aman, dan nyaman. Pelindo Regional 4 Makassar bertekad untuk mendukung kelancaran perayaan hari raya dengan memastikan keamanan di seluruh wilayah operasionalnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/16/jeruk-asal-china-banjiri-pasar-indonesia-petani-lokal-terancam-pakar-buah-tropis-ipb-university-bicara-ini/">Pelindo Regional 4 Makassar Tingkatkan Keamanan Pelabuhan Jelang Idul Fitri 1446 H</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
