<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Iduladha #kurban #sapi #RPH #Rumahpotonghewan #Makassar #Sulsel Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/iduladha-kurban-sapi-rph-rumahpotonghewan-makassar-sulsel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/iduladha-kurban-sapi-rph-rumahpotonghewan-makassar-sulsel/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Oct 2024 05:05:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>#Iduladha #kurban #sapi #RPH #Rumahpotonghewan #Makassar #Sulsel Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/iduladha-kurban-sapi-rph-rumahpotonghewan-makassar-sulsel/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hakim PN Makassar Gelar Aksi Damai Tuntut Kenaikan Kesejahteraan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/10/07/hakim-pn-makassar-gelar-aksi-damai-tuntut-kenaikan-kesejahteraan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 05:05:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Iduladha #kurban #sapi #RPH #Rumahpotonghewan #Makassar #Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi]]></category>
		<category><![CDATA[Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahtetaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=23413</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Puluhan hakim di Pengadilan Negeri (PN) Makassar Kelas 1A Khusus, Jalan RA Kartini, Makassar, menggelar aksi damai selama sepekan mulai hari ini, Senin (7/10/2024). Akibatnya tidak ada sidang di PN Makassar, tapi untuk administrasi tetap berjalan. Menurut Koordinator Aksi, Sibali, aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap gerakan nasional para hakim di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/07/hakim-pn-makassar-gelar-aksi-damai-tuntut-kenaikan-kesejahteraan/">Hakim PN Makassar Gelar Aksi Damai Tuntut Kenaikan Kesejahteraan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Puluhan hakim di Pengadilan Negeri (PN) Makassar Kelas 1A Khusus, Jalan RA Kartini, Makassar, menggelar aksi damai selama sepekan mulai hari ini, Senin (7/10/2024). Akibatnya tidak ada sidang di PN Makassar, tapi untuk administrasi tetap berjalan.</p>
<p>Menurut Koordinator Aksi, Sibali, aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap gerakan nasional para hakim di seluruh Indonesia yang menuntut peningkatan kesejahteraan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2012 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim.</p>
<p>“Sejak tahun 2022, kami telah berupaya keras memperjuangkan hak-hak kami yang tertuang dalam PP 94. Namun hingga kini, belum ada perubahan signifikan yang dilakukan pemerintah,” tegas Sibali.</p>
<p>Para hakim menilai bahwa kesejahteraan yang layak sangat penting bagi mereka sebagai penegak hukum. Terlebih lagi, hakim-hakim yang bertugas di daerah terpencil dan kepulauan seringkali menghadapi risiko yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.</p>
<p>“Kami adalah garda terdepan dalam penegakan hukum. Untuk itu, kesejahteraan kami harus menjadi prioritas. Kami berharap pemerintah dapat segera merespon tuntutan kami,” lanjut Sibali.</p>
<p>Sementara itu, Humas PN Makassar Johnicol Richar Frans Sine menambahka, meskipun menggelar aksi, para hakim tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p>
<p>“Pelayanan publik tetap menjadi prioritas kami. Namun, kami juga harus memperjuangkan hak-hak kami sebagai manusia dan sebagai aparatur negara,” tambah Johnicol.</p>
<p>Hanya saja, sebagai bentuk dukungan terhadap aksi ini, seluruh persidangan di PN Makassar ditunda selama satu minggu ke depan. Para hakim akan terus memantau perkembangan situasi dan berharap pemerintah segera memberikan respon positif terhadap tuntutan mereka. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/07/hakim-pn-makassar-gelar-aksi-damai-tuntut-kenaikan-kesejahteraan/">Hakim PN Makassar Gelar Aksi Damai Tuntut Kenaikan Kesejahteraan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah Lebih 100 Ekor Sapi Kurban Terjual Jelang Idul Adha</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/06/11/sudah-lebih-100-ekor-sapi-kurban-terjual-jelang-idul-adha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 15:46:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Iduladha #kurban #sapi #RPH #Rumahpotonghewan #Makassar #Sulsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=18344</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Direktur Operasional Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan Kota Makassar, Wahyudin Kasim mengungkapkan, sapi kurban yang dijual di Kota Makassar, Sulawesi Selatan ada beberapa jenis, sapi lokal, Limosin, Bali dan Simental. Hingga sepekan jelang Idul Adha menurut Wahyudin, sudah lebih dari 100 sapi kurban terjual. Yang menurutnya, sapi-sapi tersebut, sebagian besar berasal dari [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/11/sudah-lebih-100-ekor-sapi-kurban-terjual-jelang-idul-adha/">Sudah Lebih 100 Ekor Sapi Kurban Terjual Jelang Idul Adha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Direktur Operasional Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan Kota Makassar, Wahyudin Kasim mengungkapkan, sapi kurban yang dijual di Kota Makassar, Sulawesi Selatan ada beberapa jenis, sapi lokal, Limosin, Bali dan Simental.</p>
<p>Hingga sepekan jelang Idul Adha menurut Wahyudin, sudah lebih dari 100 sapi kurban terjual. Yang menurutnya, sapi-sapi tersebut, sebagian besar berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB).</p>
<p>Dia memastikan, semua sapi yang dijual dalam kondisi sehat. &#8220;Sapi yang masuk sudah dilakukan pemeriksaan, dilengkapi dengan barcode yang ada di telinga. Jika kita scan itu barcode akan terbaca berat sapi, terus umur terus asal sapi,&#8221; ungkap Wahyudn, Selasa (11/6/2024).</p>
<p>Dia pun meyakinkan masyarakat, agar tidak ragu memotong hewan kurbannya di RPH. Pasalnya, sudah ada berbagai fasilias halal yang dibuktikan dengan sertifikasi halal.</p>
<p>&#8220;Kami juga dibekali dengan para pemotong yang memang sudah terakreditasi. Sudah ditangani langsung oleh dari Dinas Peternakan dan  Pertanian yang yang memang ahli di bidang pemotongan hewan,&#8221; lanjut Wahyudin.</p>
<p>Untuk mendapatkan sapi kurban, di sepanjang Jalan Letjen Hertasning, perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berjejer penjualan hewan kurban.</p>
<p>Ade Saputra, 40 tahun, warga Bumi Tamalanrea (BTP) Makassar mengaku memilih membeli sapi di pedagang sapi dadakan yang selalu ada setiap tahun.</p>
<p>&#8220;Sapi di sini juga ada pemeriksaan kesehatannya, jadi tidak perlu khawatir,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Sahar Daeng Rate, 47 tahun, salah satu penjual sapi kurban mengungkapkan, dirinya telah menjual lebih dari 20 ekor sapi sejak sepekan terakhir. Sapi yang paling banyak peminatnya adalah jenis sapi Simental dan sapi Bali.</p>
<p>&#8220;Kalau bos-bos yang berduit paling suka beli sapi lokal karena besar dan unik. Kalau yang lainnya biasanya sapi Bali banyak juga yang suka,&#8221; ungkap Daeng Rate.</p>
<p>Harga juga bervariasi, mulai dari belasan juta hingga puluhan juta. Harga tergantung jenis, bobot, dan kondisi sapi. Sapi dengan bobot 300 kg, dibanderol dengan harga Rp55 juta. Sapi bobot 400 kg seharga Rp75 juta hingga Rp80juta per ekor. Dan sapi bobot 70 kg seharga Rp14 juta hingga Rp15 juta per ekor.</p>
<p>&#8220;Sapi-sapi ini, sebelum dijual sudah diperiksa oleh tim kesehatan hewan. Sapi-sapi juga rutin dicek kesehatan seperti disuntik vitamin. Jadi tidak sembarangan membeli sapi lain di luar daerah. Ada juga sapi-sapi yang diternakkan di Malino, Kabupaten Gowa,&#8221; tukas Daeng Rate. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/11/sudah-lebih-100-ekor-sapi-kurban-terjual-jelang-idul-adha/">Sudah Lebih 100 Ekor Sapi Kurban Terjual Jelang Idul Adha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
