<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#jantung Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/jantung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/jantung/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Jan 2025 12:41:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>#jantung Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/jantung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabar Gembira, Celltech Stemcell Center Kini Hadir di RS Unhas Makassar</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/01/25/kabar-gembira-celltech-stemcell-center-kini-hadir-di-rs-unhas-makassar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jan 2025 12:41:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#jantung]]></category>
		<category><![CDATA[rsunhas]]></category>
		<category><![CDATA[Stemcell]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=29638</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; Warga Sulawesi Selatan dan sekitarnya yang membutuhkan layanan perawatan stem cell tidak perlu repot-repot ke Jakarta. Kini layanan serupa sudah hadir di Makassar. Adalah Celltech Stemcel Centre Vinski Tower yang membuka layanan ini di Makassar. Vinski Tower menggandeng Rumah Sakit Unhas untuk layanan perawatan ini. Layanan stem cell Vinski Tower di RS [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/25/kabar-gembira-celltech-stemcell-center-kini-hadir-di-rs-unhas-makassar/">Kabar Gembira, Celltech Stemcell Center Kini Hadir di RS Unhas Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8212; Warga Sulawesi Selatan dan sekitarnya yang membutuhkan layanan perawatan stem cell tidak perlu repot-repot ke Jakarta. Kini layanan serupa sudah hadir di Makassar.</p>
<p>Adalah Celltech Stemcel Centre Vinski Tower yang membuka layanan ini di Makassar.</p>
<p>Vinski Tower menggandeng Rumah Sakit Unhas untuk layanan perawatan ini.</p>
<p>Layanan stem cell Vinski Tower di RS Unhas dilaunching Sabtu, 24 Januari 2025 , layanan stem cell ini menjadi salah satu rangkaian peringatan dies natalis Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.</p>
<p>Pelayanan Stem Cell di RS Unhas merupakan kolaborasi laboratorium canggih CELLTECH Stem CellCentre dan Stem cell therapy by Prof Deby Vinski Lembaga Riset Stem Cell Unhas Celltech.</p>
<p>Direktur Celltech Stem Cell Center Vinski Tower, Prof Deby Vinski mengatakan kolaborasi ini merupakan l kerjasama dalam bidang pengobatan tercanggih yang diawali dengan MoU sejak 2016 lalu.</p>
<p>Deby mengatakan kehadiran layanan stem cell di RS Unhas merupakan kado untuk peringatan dies natalis Fakultas Kedokteran Unhas.</p>
<p>Menurut dia kerjasama ini bermanfaat untuk preventive regenerative medicine serta Health Tourism dan juga membuka pintu kesembuhan bagi para penderita berbagai penyakit.</p>
<p>Mulai dari autism spectrum disorder,<br />
prader willy syndrome, gangguan ginjal, penyakit jantung, autoimun, kelainan darah, luka bakar, downsyndrome, stroke, osteoarthritis, menopause, liver disease, spinal, cerebral palsy, dan lainnya.</p>
<p>Diketahui para pemuka negeri dan deretan selebrita telah menjalani terapi Stem Cell untuk mempertahankan kesehatannya.</p>
<p>Di antaranya Wapres ke 10 dan 12, HM Jusuf Kalla, Surya Paloh, Prof Mahfud MD, Hotman Paris Hutapea, dak lainnya .</p>
<p>&#8220;Ustazah Oki Septiana Dewi dan Anada Sulaiman sembuh dan sehat serta ibunda yang telah mengalami autoimune lebih dari 17 tahun mengalami kesembuhan setelah terapi di Celltech Stem Cell,&#8221; kata Deby.</p>
<p>Bukan hanya tetapi tetapi Penyimpanan tali pusat agar kelak dijadikan stem cell tak perlu keluar neger. Cukup di Celltech Stem Cell RS Unhas yang rencananya di lantai 6 RS. UNHAS seperti selebrita Aurel dan atta Halilintar menyimpan tali pusat kedua anaknya saat lahir di Celltech Vinski Tower Jakarta.</p>
<p>Kata Deby, mereka menyadari bahwa penting sekali menyimpan tali pusat saat bayi lahir.</p>
<p>Kolaborasi seperti digaungkan Prof Deby Vinski bak gayung bersambut langsung digait Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa.</p>
<p>Prof Jamaluddin didampingi Prof dr Andi Muh Ichsan Direktur RS Unhas , Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.GK., Sp.PD-KGH(K), FINASIM, Wakil Rektor III Unhas Prof. Dr. Farida Patittingi S.H., M.Hum, Wakil Rektor IV Unhas Prof. Dr. Eng. Ir. Adi Maulana, S.T., M.Phil.<br />
telah menandatangani Kerja sama ini didampingi Komite Sel Punca dr Marhaen Hardjo di Vinski Tower Jakarta beberapa waktu lalu.</p>
<p>Celltech diketahui telah berkolaborasi dengan Swiss Biotech dan University di Italy maupun Barcelona, Dubai dn USA .</p>
<p>Layanan ini juga selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto, menuju Indonesia Emas 2045. Di antaranya memperkuat pembangunan SDM, meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, sains , teknologi dan memperkuat peran perempuan.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/25/kabar-gembira-celltech-stemcell-center-kini-hadir-di-rs-unhas-makassar/">Kabar Gembira, Celltech Stemcell Center Kini Hadir di RS Unhas Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran, Sosok Menteri yang Peduli Bawahan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/09/28/mentan-amran-sosok-menteri-yang-peduli-bawahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 15:02:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#jantung]]></category>
		<category><![CDATA[dirjen pkh]]></category>
		<category><![CDATA[kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[peduli bawahan]]></category>
		<category><![CDATA[rs pondok indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=23036</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) menjenguk Direktyr Jenderal Peternakan dan Kesehatan  (PKH) di RS Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (28/9/2024). Agung Suganda terkena serangan jantung ketika sedang menjalankan tugas di Yogyakarta. Mentan sendiri baru tiba dari Kalimantan Tengah dan pagi ini  menjadi pembicara pada Rakernas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di hotel [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/09/28/mentan-amran-sosok-menteri-yang-peduli-bawahan/">Mentan Amran, Sosok Menteri yang Peduli Bawahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="http://KABARIKA.ID">KABARIKA.ID</a>, JAKARTA&#8211;Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) menjenguk Direktyr Jenderal Peternakan dan Kesehatan  (PKH) di RS Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (28/9/2024).</p>
<p dir="ltr">Agung Suganda terkena serangan jantung ketika sedang menjalankan tugas di Yogyakarta.</p>
<p dir="ltr">Mentan sendiri baru tiba dari Kalimantan Tengah dan pagi ini  menjadi pembicara pada Rakernas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di hotel intercontinental Pondok Indah.</p>
<p dir="ltr">Acara ini mengusung tema “PSMTI Siap Mendukung Indonesia Emas di Bidang Ketahanan Pangan, Makanan Bergizi dan Stunting”.</p>
<p dir="ltr">Sepulang dari acara tersebut, Mentan Amran langsung menyempatkan mengunjungi Dirjen PKH Agung Suganda yang diordervasi pemulihan setelah operasi.</p>
<p dir="ltr">Agung sendiri diangkat menjadi Dirjen PKH Agustus lalu atau mendekati dua bulan sejak pengambilan sumpah jabatan.</p>
<p dir="ltr">Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras, sangat sopan dan ramah.</p>
<p dir="ltr">Mentan Amran sangat &#8220;terpukul&#8221; dan prihatin mendengar berita bahwa saat ini Agung sedang dirawat di RS Pondok Indah.</p>
<p dir="ltr">Begitu selesai acara PSMTI yang juga dihadiri Hasyim Djojohadikusumo, Amran segera menjenguk Dirjennya itu.</p>
<p dir="ltr">Mentan Amran dikenal sebagai seorang filiantropi yang juga sangat perhatian pada jajaran di bawahnya.</p>
<p dir="ltr">Dirinya menerapkan hal ini sesuai  dengan ajaran Islam sebagaimana dalam hadist Nabi Muhammad SAW.</p>
<p dir="ltr">“Hak muslim atas muslim yang lain yaitu apabila dia sakit maka jenguklah”. Prilaku yang tepat menjadi contoh kita semua dan bagi anak-anak milenial saat ini.</p>
<p dir="ltr">Saat di RS, Amran terlihat mendoakan semoga Dirjen PKH diberi kesembuhan oleh Allah SWT dan dapat menjalankan tugasnya kembali seperti semula.</p>
<p dir="ltr">Mentan Amran hadir di RS Pondok Indah ditemani tiga tenaga ahli menteri pertanian dan Kabag protokoler.</p>
<p dir="ltr">Baru Dilantik</p>
<p dir="ltr">Agung Suganda baru saja dilantik dan dikukuhkan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebagai Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan).</p>
<p dir="ltr">Pria kelahiran Indramayu pada 25 November 1976 ini menggantikan Nasrullah, yang kini menduduki posisi sebagai Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional.</p>
<p dir="ltr">Dia memulai perjalanan akademisnya dengan mengukir prestasi di bidang kedokteran hewan.<br />
Agung meraih gelar Sarjana Kedokteran Hewan dari IPB University pada tahun 1998.</p>
<p dir="ltr">Setelah menyelesaikan studi sarjana, dia melanjutkan pendidikannya di institusi yang sama dan memperoleh gelar Dokter Hewan pada tahun 2000.</p>
<p dir="ltr">Keinginannya untuk mendalami lebih jauh aspek kesehatan masyarakat veteriner membawanya meraih gelar Master Kesehatan Masyarakat Veteriner dari IPB University pada tahun 2006.</p>
<p dir="ltr">Terakhir, dia menyelesaikan studi Doktor di bidang Studi Pembangunan di Universitas Hasanuddin pada tahun 2024.</p>
<p dir="ltr">Sebelum dilantik sebagai Dirjen PKH, dia menjabat sebagai Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak di Direktorat Jenderal (Ditjen) PKH dari tahun 2022. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kepala Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) dari 2018 hingga 2021.</p>
<p dir="ltr">Selama periode yang sama, dia juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari dan Balai Besar Penelitian Veteriner (BBVet) Denpasar pada tahun 2020.</p>
<p dir="ltr">Kita doakan semoga Allah mengangkat penyakit dalam tubuh pak dirjen peternakan dan disehatkan tubuhnya agar dapat beraktivitas kembali seperti sebelumnya. Amin ya rabbal alamin</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/09/28/mentan-amran-sosok-menteri-yang-peduli-bawahan/">Mentan Amran, Sosok Menteri yang Peduli Bawahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaat Luar Biasa Kopi Tanpa Gula, Lansia Pasti Suka</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/09/19/manfaat-luar-biasa-kopi-tanpa-gula-lansia-pasti-suka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2024 08:48:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#jantung]]></category>
		<category><![CDATA[antioksidan]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Tanpa Gula]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=22681</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Kopi tanpa gula memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang lebih optimal dibandingkan kopi yang diberi pemanis tambahan. Berikut beberapa manfaat kopi tanpa gula: 1. Rendah kalori: Tanpa tambahan gula atau krim, kopi hitam rendah kalori, sehingga cocok untuk mereka yang ingin menjaga berat badan. 2. Kaya antioksidan: Kopi mengandung antioksidan yang dapat melawan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/09/19/manfaat-luar-biasa-kopi-tanpa-gula-lansia-pasti-suka/">Manfaat Luar Biasa Kopi Tanpa Gula, Lansia Pasti Suka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Kopi tanpa gula memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang lebih optimal dibandingkan kopi yang diberi pemanis tambahan. Berikut beberapa manfaat kopi tanpa gula:</p>
<p>1. Rendah kalori: Tanpa tambahan gula atau krim, kopi hitam rendah kalori, sehingga cocok untuk mereka yang ingin menjaga berat badan.</p>
<p>2. Kaya antioksidan: Kopi mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh, membantu mencegah kerusakan sel dan penuaan dini.</p>
<p>3. Meningkatkan fungsi otak: Kafein dalam kopi dapat meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, dan memori jangka pendek.</p>
<p>4. Meningkatkan metabolisme: Konsumsi kopi dapat membantu meningkatkan metabolisme, sehingga membantu pembakaran kalori.</p>
<p>5. Menurunkan risiko penyakit tertentu: Penelitian menunjukkan bahwa kopi tanpa gula dapat mengurangi risiko penyakit seperti diabetes tipe 2, penyakit hati, dan penyakit Parkinson.</p>
<p>6. Melindungi jantung: Minum kopi tanpa gula dalam jumlah yang wajar dapat mendukung kesehatan jantung, karena antioksidannya yang baik untuk pembuluh darah.</p>
<p>7. Mengurangi risiko depresi: Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi kopi hitam dapat mengurangi risiko depresi dan meningkatkan suasana hati.</p>
<p>Meski kopi tanpa gula memiliki banyak manfaat, penting untuk tetap mengonsumsinya dalam batas yang wajar agar tidak mengalami efek samping seperti gangguan tidur atau kecemasan.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/09/19/manfaat-luar-biasa-kopi-tanpa-gula-lansia-pasti-suka/">Manfaat Luar Biasa Kopi Tanpa Gula, Lansia Pasti Suka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kandungan Nutrisi Si Kecil Daun Kelor, Lebih Kaya Dibanding Sayur Lain</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/06/30/kandungan-nutrisi-si-kecil-daun-kelor-lebih-kaya-dibanding-sayur-lain/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2024 12:49:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#dauñkelor]]></category>
		<category><![CDATA[#jantung]]></category>
		<category><![CDATA[#kolesterol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=19110</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8212; Daun kelor (Moringa oleifera), tanaman yang sering ditemukan di pekarangan rumah atau kebun, kini semakin dikenal berkat berbagai manfaat kesehatannya yang luar biasa. Tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai belahan dunia dan kini semakin populer di kalangan masyarakat urban yang peduli kesehatan. Daun kelor mengandung banyak nutrisi penting, seperti vitamin [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/30/kandungan-nutrisi-si-kecil-daun-kelor-lebih-kaya-dibanding-sayur-lain/">Kandungan Nutrisi Si Kecil Daun Kelor, Lebih Kaya Dibanding Sayur Lain</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8212; Daun kelor (Moringa oleifera), tanaman yang sering ditemukan di pekarangan rumah atau kebun, kini semakin dikenal berkat berbagai manfaat kesehatannya yang luar biasa.</p>
<p>Tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai belahan dunia dan kini semakin populer di kalangan masyarakat urban yang peduli kesehatan.</p>
<p>Daun kelor mengandung banyak nutrisi penting, seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, dan potasium. Bahkan, daun kelor mengandung protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa jenis sayuran lainnya.</p>
<p>Menurut penelitian, daun kelor juga kaya akan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.</p>
<p>Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daun kelor secara teratur dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, di antaranya:</p>
<p>1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh</p>
<p>Kandungan vitamin C yang tinggi pada daun kelor membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.</p>
<p>2. Menurunkan Kadar Gula Darah</p>
<p>Penelitian menunjukkan bahwa daun kelor dapat membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga baik untuk penderita diabetes.</p>
<p>3. Menurunkan Kolesterol</p>
<p>Daun kelor dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.</p>
<p>4. Mengatasi Peradangan</p>
<p>Sifat antiinflamasi pada daun kelor dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang berperan penting dalam berbagai kondisi kronis.</p>
<p>Cara Konsumsi</p>
<p>Daun kelor dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, seperti teh, bubuk, atau dimasak sebagai sayuran. Beberapa orang juga menambahkan bubuk daun kelor ke dalam smoothie atau jus untuk mendapatkan manfaatnya dengan cara yang praktis.</p>
<p>Meskipun daun kelor memiliki banyak manfaat, penggunaannya harus tetap diperhatikan. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti gangguan pencernaan. Wanita hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi daun kelor.</p>
<p>Dengan segala manfaat yang ditawarkan, tidak heran jika daun kelor semakin digemari sebagai bagian dari gaya hidup sehat.</p>
<p>Namun, seperti halnya dengan suplemen atau bahan alami lainnya, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar dan sesuai dengan anjuran.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/30/kandungan-nutrisi-si-kecil-daun-kelor-lebih-kaya-dibanding-sayur-lain/">Kandungan Nutrisi Si Kecil Daun Kelor, Lebih Kaya Dibanding Sayur Lain</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendiagnosa Penyakit Jantung dari Suara Jantung Tidak Ilmiah?</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/06/09/mendiagnosa-penyakit-jantung-dari-suara-jantung-tidak-ilmiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jun 2024 08:23:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#bambangbudiono]]></category>
		<category><![CDATA[#Diagnosa]]></category>
		<category><![CDATA[#jantung]]></category>
		<category><![CDATA[#stetoskop]]></category>
		<category><![CDATA[#suara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=18216</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID&#8211;Belakangan ini mencuat isu hangat terkait pernyataan Bapak Menteri Kesehatan saat mengulas peran ‘artificial intelegence” di bidang Kesehatan. Pak Menkes Ir. Budi Gunadi Sadikin, S.Si., CHFC., CLU.(Red), berkata, “Menurut saya ini tidak ilmiah bagaimana mungkin dokter tahu kalau itu penyakit jantung hanya dari suaranya.” Kalimat tersebut perlu dipahami secara proporsional dan tak ditanggapi secara emosional. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/09/mendiagnosa-penyakit-jantung-dari-suara-jantung-tidak-ilmiah/">Mendiagnosa Penyakit Jantung dari Suara Jantung Tidak Ilmiah?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_18218" aria-describedby="caption-attachment-18218" style="width: 1080px" class="wp-caption alignleft"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-18218" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2024/06/Screenshot_20240609_155831_Gallery.jpg" alt="" width="1080" height="1114" /><figcaption id="caption-attachment-18218" class="wp-caption-text"><em><strong>Oleh Bambang Budiono, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Pemerhati Kesehatan tinggal di Makassar._______________</strong></em></figcaption></figure>
<p>KABARIKA.ID&#8211;Belakangan ini mencuat isu hangat terkait pernyataan Bapak Menteri Kesehatan saat mengulas peran ‘artificial intelegence” di bidang Kesehatan.</p>
<p>Pak Menkes Ir. Budi Gunadi Sadikin, S.Si., CHFC., CLU.(Red), berkata, “Menurut saya ini tidak ilmiah bagaimana mungkin dokter tahu kalau itu penyakit jantung hanya dari suaranya.”</p>
<p>Kalimat tersebut perlu dipahami secara proporsional dan tak ditanggapi secara emosional.</p>
<p>Pernyataan tersebut kurang tepat, tapi tentu juga tak seluruhnya salah, tergantung pada situasi klinis apa.</p>
<p>Kalau terkait dengan diagnose penyakit jantung koroner misalnya, tentu mendengar suara jantung dengan stetoskop tidak banyak berperan untuk menentukan diagnosa, kecuali untuk mengenali dampak kerusakan otot jantung berupa berbagai tanda gagal jantung.</p>
<p>Namun, pada kasus kelainan jantung yang spesifik, misalnya kelainan katup, dan kelainan jantung bawaan tertentu diagnosa sudah hampir bisa dipastikan dengan modal mendengar suara jantung melalui stetoskop saja.</p>
<p>Langkah selanjutnya, tentu masih perlu melakukan konfirmasi dengan pemeriksaan penunjang diagnostik lain.</p>
<p>Artinya, stetoskop hanyalah merupakan sebagian sarana pemeriksaan fisik yang disebut auskultasi, yang pada umumnya tidak bisa berdiri sendiri untuk menegakkan diagnosa klinis dan mengembangkan rencana pengobatan yang tepat.</p>
<p>Kegunaan Stetoskop dalam praktik dokter sehari hari diantaranya, dapat memberikan informasi tentang bunyi dan ritme/irama jantung.</p>
<p>Dengan melakukan interpretasi suara jantung, misalnya terdengar pengerasan suara jantung ke-2 kita bisa mendiagnosa terjadinya hipertensi pulmonal.</p>
<p>Dari lokasi bising jantung dan apakah terdengar pada fase sistolik dan diastolik, bisa disimpulkan katup mana yang mengalami kelainan dan apakah kelainan nya berupa penyempitan atau kebocoran.</p>
<p>Jadi diagnosa yang didapat dari auskultasi dengan menggunakan stetoskop itu melalui proses berfikir ilmiah. Demikian juga beberapa kelainan jantung bawaan bisa didiagnosa hanya dari Lokasi dan jenis bising jantung.</p>
<p>Untuk itu, seseorang harus paham tentang siklus jantung, mengenal bunyi jantung normal, memahami bising (murmur) jantung berdasar fase fasenya, kualitas bisingnya, dan lain lain.</p>
<p>Seorang dengan latar belakang non medis akan sulit memahami bahwa semua hal diatas tersebut berbasis metoda berfikir ilmiah.</p>
<p>Munculnya dan evolusi pesat ekokardiografi pada pertengahan abad ke-20 memberikan pendekatan non-invasif yang lebih akurat untuk diagnosis jantung.</p>
<p>Interpretasi yang tepat dari hasil tes dapat menghasilkan informasi yang tidak diperoleh hanya dengan stetoskop.</p>
<p>Penekanan pada keterampilan klinis untuk diagnosis di samping tempat tidur dengan menggunakan stetoskop, sering kali perlu didukung dengan ekokardiogram untuk mengevaluasi dugaan penyakit jantung.</p>
<p>Memang benar, beberapa spesialis kardiologi dan bedah jantung berpendapat bahwa dengan perkembangan pesat tehnologi, stetoskop telah layak ditinggalkan.</p>
<p>Namun mereka yang menganggap sepele stetoskop sebenarnya terletak pada kurangnya pengetahuan tentang penggunaan stetoskop yang benar.</p>
<p>Sebuah pepatah mengatakan bahwa masalahnya bukan pada keheningan tetapi pada ketulian. Dengan kata lain, kuncinya bukan pada stetoskop, tapi pada harmonisasi antara stetoskop yang didengar di kedua telinga, dan proses berfikir ketika menganalisa di dalam otak, sebelum memperoleh diagnosa klinis.</p>
<p>Ini semua berlandaskan pola berfikir ilmiah.<br />
The stethoscope has 3 heads—the bell, the diaphragm, and the one between the earpieces. Using all three properly forms the tal</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/09/mendiagnosa-penyakit-jantung-dari-suara-jantung-tidak-ilmiah/">Mendiagnosa Penyakit Jantung dari Suara Jantung Tidak Ilmiah?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
