<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kampung Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/kampung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/kampung/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Apr 2025 22:02:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Kampung Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/kampung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga KKSS dan Saudagar Bugis-Makassar Kembali ke Kampung Halaman untuk Majukan Daerah</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/04/11/warga-kkss-dan-saudagar-bugis-makassar-kembali-ke-kampung-halaman-untuk-majukan-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 22:02:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[#kkss]]></category>
		<category><![CDATA[#saudagar]]></category>
		<category><![CDATA[Bugis]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Membangun]]></category>
		<category><![CDATA[Pertemuan]]></category>
		<category><![CDATA[PSBM]]></category>
		<category><![CDATA[Siri'na pacce]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=33477</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Ribuan anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan para saudagar Bugis-Makassar dari dalam dan luar negeri berkumpul di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dalam rangkaian Musyawarah Besar (Mubes) XII KKSS dan Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXV. Acara ini digelar sejak 9 hingga 11 April 2025 dan resmi dibuka pada Kamis (10/4/2025). Setelah sebelumnya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/11/warga-kkss-dan-saudagar-bugis-makassar-kembali-ke-kampung-halaman-untuk-majukan-daerah/">Warga KKSS dan Saudagar Bugis-Makassar Kembali ke Kampung Halaman untuk Majukan Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Ribuan anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan para saudagar Bugis-Makassar dari dalam dan luar negeri berkumpul di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dalam rangkaian Musyawarah Besar (Mubes) XII KKSS dan Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXV. Acara ini digelar sejak 9 hingga 11 April 2025 dan resmi dibuka pada Kamis (10/4/2025).</p>
<p>Setelah sebelumnya diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah pada 2024, tahun ini kegiatan besar tersebut kembali digelar di tanah leluhur, mempererat tali silaturahmi dalam suasana Syawal pasca-Idulfitri. Tradisi ini menjadi momen penting untuk berkumpul, berdiskusi, serta merancang kontribusi nyata bagi pembangunan kampung halaman.</p>
<p>Dengan mengusung tema “Aktualisasi Siri’ Na Pacce untuk Harmoni KKSS, Harmoni Indonesia,” panitia menekankan pentingnya nilai-nilai budaya Bugis-Makassar sebagai pedoman hidup. Ketua Panitia Mubes XII, Sri Asri Wulandari, menyebut tema dan logo yang dipilih kali ini—berbentuk hati—merepresentasikan kepekaan terhadap nilai-nilai luhur dari Sulsel.</p>
<p>“Falsafah siri&#8217; na pacce mengajarkan integritas, keberanian, serta semangat saling menopang dalam kehidupan sosial,” ujar Sri Asri dalam sambutannya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum DPP KKSS, Muchlis Patahna, menyatakan dirinya tidak akan mencalonkan kembali untuk periode berikutnya, mengikuti tradisi para pemimpin sebelumnya yang hanya menjabat satu periode. Dalam pesannya, ia menegaskan pentingnya kembali membangun kampung halaman.</p>
<p>&#8220;Dari mana kita berasal, ke sanalah kita harus kembali untuk berkontribusi. Jangan pernah lupakan asal-usul kita,&#8221; ucapnya dalam bahasa bugis dengan penuh semangat, bahkan menyampaikannya dalam bahasa Bugis sebagai bentuk kedekatan emosional dengan para peserta.</p>
<p>Muchlis juga menyoroti keberadaan 11 tokoh asal Sulsel yang kini duduk di kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal ini disebut sebagai potensi besar untuk mendorong pembangunan dan investasi di Sulsel.</p>
<p>Dalam semangat siri’ na pacce, ia mengajak semua pihak untuk saling mendukung dan tidak menjatuhkan satu sama lain. “Mari kita saling mendorong untuk maju, bukan menjatuhkan,” serunya.</p>
<p>Tak hanya diskusi dan pertemuan formal, acara ini juga diisi dengan siraman rohani. Menteri Agama RI, KH Nazaruddin Umar, hadir memberikan ceramah bertajuk “Islam, Potensi Genetik, Etos Kerja, dan Kearifan Lokal Masyarakat Bugis-Makassar.”</p>
<p>Kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai tokoh nasional dan daerah seperti Ketua Dewan Kehormatan KKSS HM Aksa Mahmud, Wakil Ketua DPD RI Tamzil Linrung, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/11/warga-kkss-dan-saudagar-bugis-makassar-kembali-ke-kampung-halaman-untuk-majukan-daerah/">Warga KKSS dan Saudagar Bugis-Makassar Kembali ke Kampung Halaman untuk Majukan Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sulsel Dorong Pembentukan Program Kampung Iklim</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/12/03/sulsel-dorong-pembentukan-program-kampung-iklim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2024 10:11:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Gasrumahkaca]]></category>
		<category><![CDATA[GRK]]></category>
		<category><![CDATA[Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkunganhidup]]></category>
		<category><![CDATA[Proklim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=26674</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program nasional yang dkembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal, meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi GRK (Gas Rumah Kaca). Di Provinsi Sulawesi Selatan sendiri, sudah ada 363 lokasi yang menjalankan program Kampung Iklim [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/12/03/sulsel-dorong-pembentukan-program-kampung-iklim/">Sulsel Dorong Pembentukan Program Kampung Iklim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program nasional yang dkembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal, meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi GRK (Gas Rumah Kaca).</p>
<p>Di Provinsi Sulawesi Selatan sendiri, sudah ada 363 lokasi yang menjalankan program Kampung Iklim (Proklim) yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Inilah yang mengirim Sulsel meraih prestasi atas Apresiasi Pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) Tahun 2024.</p>
<p>Sulawesi Selatan menerima sejumlah pernghargaan terkait Kampung Iklim, terdiri dari 5 tropi Proklim Lestari, 35 buah tropi proklim utama, 139 sertifikat proklim utama dan 41 piagam apresiasi pembinaan proklim.</p>
<p>Pelaksana harian (Plh) Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Bakti Haruni menyampaikan, menjaga kualitas lingkungan hidup menjadi perhatian bersama. Termasuk dalam upaya penurunan emisi GRK. Tentunya hal itu dilakukan untuk mengurangi dampak perubahan iklim.</p>
<p>&#8220;Capaian IKLH Provinsi sebesar 74,30 poin atau 1,76 poin lebih dari nilai IKLH Nasional sebesar 72,54 poin. Termasuk dalam fokus untuk penurunan emisi gas rumah kaca,&#8221; ungkapnya, Senin (2/12/2024)</p>
<p>Pencapaian ini, selain dorongan dari Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, juga tidak lepas dari kerja keras dan upaya yang dilakukan Dinas Lingkungan dan Kehutanan melalui KPH dan penyuluh-penyuluh kehutanan yang tersebar di seluruh kabupaten kota di Sulsel.</p>
<p>Dengan penyuluhan yang terus dilakukan oleh KPH menjadikan masyarakat semakin sadar dan memiliki wawasan yang luas akan pentingnya lingkungan dan hutan.</p>
<p>Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) disebut sebagai ujung tombak pengelolaan hutan di Indonesia karena berperan dalam menjamin kelestarian hutan dan memberdayakan masyarakat.(*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/12/03/sulsel-dorong-pembentukan-program-kampung-iklim/">Sulsel Dorong Pembentukan Program Kampung Iklim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
