<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementan RI Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/kementan-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/kementan-ri/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Feb 2026 00:38:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Kementan RI Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/kementan-ri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gorontalo Utara Jadi Pilot Project Industri Ayam Modern, Serap Ribuan Tenaga Kerja</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/02/08/gorontalo-utara-jadi-pilot-project-industri-ayam-modern-serap-ribuan-tenaga-kerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 00:34:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Goroundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan RI]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan Ayam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=49127</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, GORONTALO UTARA – Provinsi Gorontalo melangkah pasti mewujudkan kemandirian pangan dengan resmi memulai pembangunan kawasan industri ayam terintegrasi skala nasional. Peletakan batu pertama (ground breaking) di Desa Tolongio, Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat (6/2/2026). Bukan sekadar seremoni, melainkan tanda dimulainya transformasi ekonomi daerah yang berbasis peternakan modern. Gorontalo terpilih sebagai satu dari enam provinsi pionir [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/08/gorontalo-utara-jadi-pilot-project-industri-ayam-modern-serap-ribuan-tenaga-kerja/">Gorontalo Utara Jadi Pilot Project Industri Ayam Modern, Serap Ribuan Tenaga Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, GORONTALO UTARA – Provinsi Gorontalo melangkah pasti mewujudkan kemandirian pangan dengan resmi memulai pembangunan kawasan industri ayam terintegrasi skala nasional. Peletakan batu pertama (ground breaking) di Desa Tolongio, Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat (6/2/2026).</p>
<p>Bukan sekadar seremoni, melainkan tanda dimulainya transformasi ekonomi daerah yang berbasis peternakan modern.</p>
<p>Gorontalo terpilih sebagai satu dari enam provinsi pionir dalam program strategis nasional yang diinisiasi Danantara Indonesia melalui PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD.</p>
<p>Program ini bertujuan membangun rantai pasok ayam yang mandiri dan efisien, mulai dari produksi pakan, pembibitan, hingga pemotongan.</p>
<p>&#8220;Kami tidak main-main. Lokasi di Gorontalo Utara ini dipilih karena potensinya yang sangat kompetitif, bahkan setara dengan kawasan peternakan maju di Belanda, Jepang, atau Australia. Dari sisi kealamian dan keindahan lahannya, justru memiliki keunggulan tersendiri,&#8221; puji Direktur Kesehatan Hewan Kementan RI, Hendra Wibawa, yang hadir langsung dalam acara tersebut.</p>
<p>Hadir pula Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, Direktur Komersial ID FOOD, Dwi Sutoro, dan Ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) Wilayah Gorontalo, Dahlan Usman.</p>
<p>Dwi Sutoro menegaskan groundbreaking ini menandai komitmen sinergi pemerintah daerah, BUMN, dan korporasi untuk keberhasilan proyek prestisius ini.</p>
<p>Keunikan proyek ini terletak pada desain kawasannya yang tersebar di empat titik strategis, masing-masing dengan fungsi spesifik untuk menciptakan efisiensi maksimal:<br />
1. Pabrik Pakan Ternak (5 Ha) di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, sebagai jantung pasokan nutrisi.<br />
2. Kawasan Parent Stock (PS) Layer (10 Ha) di Desa Dambalo, Kecamatan Tomilito, untuk menghasilkan bibit unggul.<br />
3. Kawasan Pullet (3 Ha) di Desa Motilhelumo, Kecamatan Sumalata Timur, tempat pemeliharaan ayam muda.<br />
4. Rumah Potong Hewan Unggas &amp; Cold Storage (2,5 Ha) di Desa Putiana, Kecamatan Anggrek, sebagai titik hilir pemrosesan akhir.</p>
<p>Program ini diharapkan menjadi mesin penggerak ekonomi baru. Dengan adanya pabrik pakan hingga rumah potong berfasilitas cold storage, ribuan lapangan kerja baru akan terbuka bagi masyarakat lokal, mulai dari tenaga terampil hingga usaha pendukung.</p>
<p>&#8220;Proyek ini adalah jawaban untuk mengangkat nilai tambah sektor peternakan Gorontalo. Target kami, ke depan Gorontalo tidak hanya mandiri pangan, tetapi juga bisa menjadi penyangga protein nasional,&#8221; ujar Wakil Gubernur Idah Syahidah.</p>
<p>Selain Gorontalo, ground breaking perdana pada hari yang sama juga dilaksanakan di lima provinsi lain: Jawa Timur, Lampung, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat, menandai babak baru industrialisasi peternakan ayam Indonesia yang lebih terintegrasi dan berdaya saing. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/08/gorontalo-utara-jadi-pilot-project-industri-ayam-modern-serap-ribuan-tenaga-kerja/">Gorontalo Utara Jadi Pilot Project Industri Ayam Modern, Serap Ribuan Tenaga Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Parmusi Sulsel Garap 100 Hektare Jagung Pulut, Dukung Percepatan Swasembada Pangan Kementan RI</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/02/09/parmusi-sulsel-garap-100-hektare-jagung-pulut-dukung-percepatan-swasembada-pangan-kementan-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 12:59:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Garap 100 Hektare Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan RI]]></category>
		<category><![CDATA[Parmusi Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=30392</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Sulawesi Selatan menyatakan kesiapan mereka dalam mendukung program percepatan swasembada pangan yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia. Komitmen ini ditegaskan dalam rapat harian Parmusi yang digelar pada Ahad, 9 Februari 2025, di Sekretariat Parmusi, Jl. Jipang Raya No. 10, Makassar, pukul 16.00 WITA. Rapat tersebut sekaligus menjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/02/09/parmusi-sulsel-garap-100-hektare-jagung-pulut-dukung-percepatan-swasembada-pangan-kementan-ri/">Parmusi Sulsel Garap 100 Hektare Jagung Pulut, Dukung Percepatan Swasembada Pangan Kementan RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Sulawesi Selatan menyatakan kesiapan mereka dalam mendukung program percepatan swasembada pangan yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia.</p>
<p>Komitmen ini ditegaskan dalam rapat harian Parmusi yang digelar pada Ahad, 9 Februari 2025, di Sekretariat Parmusi, Jl. Jipang Raya No. 10, Makassar, pukul 16.00 WITA.</p>
<p>Rapat tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-3 Parmusi yang akan berlangsung pada 14–16 Februari di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.</p>
<p>Menteri Agama RI, Prof. KH Nasaruddin Umar, MA, dijadwalkan akan membuka acara tersebut.</p>
<p>Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Parmusi Sulsel, Dr. H. Abu Bakar Wasahua, MH, gerakan swasembada pangan yang dibahas dalam rapat ini merupakan bentuk konkret dari agenda Mukernas yang berfokus pada peningkatan produktivitas, kinerja, serta penguatan gerakan dakwah desa madani.</p>
<p>&#8220;Empat pilar Parmusi, yaitu iman dan takwa, ekonomi, sosial, dan pendidikan, diterjemahkan dalam berbagai program di Sulsel. Kami telah sukses membangun desa madani di Tombo Pao, Gowa, di Takalar, serta Desa Madani Benteng Gajah, Maros,&#8221; ungkap Abu Bakar.</p>
<p>Salah satu langkah nyata yang dilakukan Parmusi dalam mendukung ketahanan pangan adalah pengelolaan 100 hektare lahan jagung pulut di Tanralili, Kabupaten Maros.</p>
<p>Program ini melibatkan masyarakat setempat dan menjadi potensi besar dalam mendukung swasembada pangan nasional.</p>
<p>&#8220;Apa yang kami lakukan ini selaras dengan komitmen pemerintah dalam percepatan swasembada pangan. Ini juga sejalan dengan tema Mukernas, yakni Memperkokoh Gerakan Dakwah Desa Madani Parmusi untuk Ketahanan Masyarakat Menuju Indonesia Emas,&#8221; jelas Abu Bakar.</p>
<p>Maka sebagai organisasi dakwah, juga harus kuat dari segi finansial.</p>
<p>Parmusi berperan memberdayakan potensi ekonomi masyarakat desa di bidang pertanian dengan menanam jagung pulut dan akan dikembangkan pula usaha pisang Cavendish.</p>
<p>Dari aspek dakwah, lanjut Abu Bakar, para petani akan dikumpulkan di masjid setidaknya sekali dalam satu atau dua bulan untuk mendapatkan pembinaan spiritual.</p>
<p>Selain itu, hasil pertanian mereka diharapkan dapat menjadi sumber keberkahan dengan berbagi melalui sedekah.</p>
<p>&#8220;Usaha ini adalah wujud nyata visi Parmusi dalam membangun masyarakat madani yang sejahtera lahir dan batin, serta mendapat ridha Allah SWT,&#8221; tutup Abu Bakar Wasahua. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/02/09/parmusi-sulsel-garap-100-hektare-jagung-pulut-dukung-percepatan-swasembada-pangan-kementan-ri/">Parmusi Sulsel Garap 100 Hektare Jagung Pulut, Dukung Percepatan Swasembada Pangan Kementan RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran Sulaiman Digelari Bapak Modernisasi Pertanian</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2023/11/08/mentan-amran-sulaiman-dgelari-bapak-modernisasi-pertanian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Nov 2023 09:46:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[amran sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[Hanan A. Rozak]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan RI]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IV DPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=12199</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Anggota Komisi IV DPR RI, Hanan A Rozak menyebut Amran Sulaiman sebagai Bapak Modernisasi Pertanian pada rapat kerja Menteri Pertanian dengan Komisi IV DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu 8 November 2023. Bagi Hanan, Amran adalah pionir sekaligus pembawa perubahan besar terhadap pertanian Indonesa yang.membuat Indonesia kembali ke masa jaya. Politikus partai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2023/11/08/mentan-amran-sulaiman-dgelari-bapak-modernisasi-pertanian/">Mentan Amran Sulaiman Digelari Bapak Modernisasi Pertanian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Anggota Komisi IV DPR RI, Hanan A Rozak menyebut Amran Sulaiman sebagai Bapak Modernisasi Pertanian pada rapat kerja Menteri Pertanian dengan Komisi IV DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu 8 November 2023.</p>
<p>Bagi Hanan, Amran adalah pionir sekaligus pembawa perubahan besar terhadap pertanian Indonesa yang.membuat Indonesia kembali ke masa jaya.</p>
<p>Politikus partai Golkar dari Lampung itu menyambut baik kembalinya Amran Sulaiman sebagai nahkoda di Kementerian Pertanian.</p>
<p>&#8220;Saya pernah membaca di koran Tempo kalau tidak salah tahun 2017 bapak itu seyogyanya sudah wajar dijuluki sebagai Bapak Modernisasi Pertanian karena saat memimpin Kementan, modernisasi pertanian yang memanusiakan masyarakat luar biasa, sehingga banyak kalangan yang menyebut bapak inilah Bapak Modernisasi Pertanian,&#8221; ujar Hanan.</p>
<p>Menurut Hanan, program mekanisasi di era Amran sangat berperan dalam peningkatan produksi nasional. Karena itu, Hanan merasa yakin kembalinya Amran sebagai menteri mampu merealisasikan semua program yang ada dan menjadikan Indonesa sebagai negara terkuat di dunia.</p>
<p>&#8220;Saya yakin dengan pengalaman Bapak selama 5 tahun memimpin Kementerian Pertanian, Bapak diberi kesempatan 200 hari ini bisa berbuat lebih banyak,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Hanan menilai Amran mampu melanjutkan pondasi yang telah ia bangun ataupun ada pondasi yang sempat bergelombang bisa ditambal kembali, yang kemudian bisa dibangun di atasnya untuk menuju kedaulatan pangan.</p>
<p>Dukung Regulassi Pupuk Subsidi</p>
<p>Selanjutnya politikus kelahiran 25 Desember 1960 ini mendukung upaya Kementan membenahi regulasi pupuk agar terus tersedia dan bisa digunakan petani dalam berproduksi.</p>
<p>Baginya, bertani tanpa pupuk tidak akan menghasilkan apa-apa dan sulit menjawab tantangan ketahanan pangan masa depan.</p>
<p>&#8220;Jadi supaya kesulitan-kesulitan yang ada di lapangan ini tidak kita alami, maka selanjutnya masalah pupuk ini harus segera dibenahi,&#8221; kata Hanan.</p>
<p>Ia menilai langkah Kementan membuat regulasi untuk.pembenahan pupuk bersubsidi sudah benar.</p>
<p>&#8220;Apa yang dilakukan kementan karena apapun yang kita perbuat untuk komoditi tanaman pangan tidak mungkin produksi itu bisa tercapai manakala pupuk tidak ada,&#8221; katanya.</p>
<p>Diketahui, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang juga Ketua Umum IKA Unhas terus melakukan berbagai langkah guna membenahi semua lini.</p>
<p>Salah satunya membenahi sistem dan regulasi pupuk agar dapat diakses petani secara mudah. Mentan ingin, cita-cita swasembada dapat diwujudkan melalui pondasi strategi yang lebih kuat.</p>
<p>&#8220;Kita letakkan pondasinya dari sekarang agar ke depan Indonesia mampu mencapai swasembada. Terkait pupuk, saya akan benahi semuanya dalam waktu dekat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pada beberapa kesempatan Amran menyampaikan bahwa salah satu persoalan pertanian adalah pupuk. Saat ini sudah ada kartu tani tapi kurang efektif karena banyak petani yang tidak bisa menggunakannya.</p>
<p>&#8220;Selama seminggu ini kami pelajari, ternyata banyak petani yang tinggal di pegunungan atau pedalaman yang kartu taninya tidak bisa digunakan,&#8221; ungkap Amran.</p>
<p>Karena itu, perlu regulasi untuk memudahkan petani mengakses pupuk subsidi. Rencana regulasi ini mendapat dukungan DPR seperti penyampaian Hanan A. Rozak. (**)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2023/11/08/mentan-amran-sulaiman-dgelari-bapak-modernisasi-pertanian/">Mentan Amran Sulaiman Digelari Bapak Modernisasi Pertanian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
