<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komoditas Pangan Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/komoditas-pangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/komoditas-pangan/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jul 2026 11:55:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Komoditas Pangan Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/komoditas-pangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Presiden Prabowo: Indonesia Sudah Swasembada Delapan Komoditas Pangan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/07/20/presiden-prabowo-indonesia-sudah-swasembada-delapan-komoditas-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:55:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komoditas Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55428</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi fondasi utama pembangunan nasional. Di tengah gejolak global, Indonesia berhasil mencatat berbagai capaian strategis, mulai dari swasembada delapan komoditas pangan, cadangan beras pemerintah tertinggi sepanjang sejarah, hingga Nilai Tukar Petani (NTP) yang mencapai level tertinggi sejak Indonesia merdeka. Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan taklimat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/07/20/presiden-prabowo-indonesia-sudah-swasembada-delapan-komoditas-pangan/">Presiden Prabowo: Indonesia Sudah Swasembada Delapan Komoditas Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi fondasi utama pembangunan nasional. Di tengah gejolak global, Indonesia berhasil mencatat berbagai capaian strategis, mulai dari swasembada delapan komoditas pangan, cadangan beras pemerintah tertinggi sepanjang sejarah, hingga Nilai Tukar Petani (NTP) yang mencapai level tertinggi sejak Indonesia merdeka.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7). Presiden menegaskan bahwa ukuran utama keberhasilan sebuah negara adalah kemampuannya menyediakan pangan bagi rakyatnya.</p>
<p>&#8220;Setiap negara, setiap perekonomian itu pasti diukur. Kita bertanya, apakah bangsa itu bisa memberi pangan, memberi makan untuk rakyatnya. Itu yang paling mendasar. Untuk apa kita merdeka kalau kita tidak bisa memberi yang paling dasar dari sebuah peradaban, yaitu pangan,&#8221; ujar Presiden.</p>
<p>Menurut Presiden, tidak ada peradaban yang mampu bertahan tanpa ketahanan pangan. Karena itu, pemerintah menempatkan pembangunan pertanian sebagai prioritas utama melalui penyediaan lahan produktif, pengelolaan air, kebijakan yang berpihak kepada petani, serta ketersediaan pupuk yang terjangkau.</p>
<p>&#8220;Kita bertanya sekarang, apakah harga pangan terkendali, apakah pupuk tersedia untuk rakyat, untuk petani, dan dengan harga yang terjangkau. Itulah yang terus kita kerjakan,&#8221; katanya.</p>
<p>Presiden menyampaikan bahwa berbagai kebijakan yang dijalankan Kabinet Merah Putih telah membuahkan hasil nyata.</p>
<p>&#8220;Tadi saya sudah sebut, kita sudah swasembada delapan komoditas pangan. Cadangan beras kita tertinggi selama sejarah NKRI. Nilai Tukar Petani kita tertinggi selama sejarah NKRI,&#8221; tegas Presiden.</p>
<p>Presiden menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia mampu memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah kondisi dunia yang menghadapi ancaman krisis pangan akibat konflik dan perubahan iklim.</p>
<p>&#8220;Dunia sedang perang. Banyak negara risau dan panik menghadapi masalah pangan. Kita sudah lebih dahulu memperkuat ketahanan pangan kita,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Presiden juga menegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintah berlandaskan amanat Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33, yang menempatkan pengelolaan sumber daya alam sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.</p>
<p>Menurut Presiden, kekuatan ekonomi nasional harus diwujudkan melalui keberpihakan kepada rakyat, termasuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses terhadap pangan yang cukup, bergizi, dan terjangkau.</p>
<p>Selain memperkuat produksi pangan, pemerintah juga terus menjalankan program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengurangi kemiskinan dan stunting.</p>
<p>Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh takut membangun kekuatan sendiri, termasuk dalam mewujudkan kemandirian pangan dan energi.</p>
<p>&#8220;Kita percaya kepada kekuatan kita sendiri. Kita percaya kepada hal-hal yang mendasar. PBB pun telah mengingatkan bahwa tantangan terbesar dunia adalah pangan, energi, dan air. Karena itu tidak boleh ada rakyat Indonesia yang lapar,&#8221; tegas Presiden.</p>
<p>Presiden pun mengajak seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk terus bekerja lebih keras, menjaga momentum capaian sektor pertanian, serta belajar dari berbagai negara yang berhasil membangun ketahanan pangan, agar Indonesia semakin kokoh sebagai bangsa yang mandiri, berdaulat, dan mampu menjamin kesejahteraan seluruh rakyatnya.</p>
<p>Dalam setiap kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menjelaskan bahwa capaian sektor pertanian tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah, petani, penyuluh, TNI/Polri, pemerintah daerah, akademisi, serta seluruh pelaku usaha pertanian. Menurut Mentan Amran, berbagai indikator utama sektor pertanian saat ini menunjukkan tren yang semakin positif.</p>
<p>&#8220;Capaian yang disampaikan merupakan hasil kerja keras seluruh pihak. Saat ini Indonesia telah mampu mencapai swasembada seperti yang disampaikan Bapak Presiden pada delapan komoditas pangan strategis. Cadangan Beras Pemerintah juga telah menembus lebih dari 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, sehingga ketahanan pangan nasional berada pada posisi yang sangat kuat,&#8221; ujar Mentan Amran.</p>
<p>Mentan Amran menambahkan, kesejahteraan petani juga terus meningkat. Nilai Tukar Petani (NTP) mencatat level tertinggi sepanjang sejarah senilai 127,73 didorong oleh kebijakan pemerintah yang menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah, memperbaiki tata kelola distribusi pupuk, serta menurunkan harga pupuk sekitar 20 persen tanpa menambah beban anggaran negara. Selain itu, Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian tumbuh 5,74 persen, menjadi yang tertinggi dalam sekitar 25 tahun terakhir.</p>
<p>Pemerintah juga memastikan produksi bulanan berada di atas kebutuhan konsumsi nasional sehingga pasokan pangan tetap aman dan stabil.</p>
<p>&#8220;Ke depan kami akan terus mengawal arahan Bapak Presiden agar produksi meningkat, kesejahteraan petani terus naik, harga pangan kita dorang agar tetap stabil dan membaik, dan Indonesia semakin kokoh sebagai negara yang berdaulat di bidang pangan,&#8221; pungkas Mentan Amran. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/07/20/presiden-prabowo-indonesia-sudah-swasembada-delapan-komoditas-pangan/">Presiden Prabowo: Indonesia Sudah Swasembada Delapan Komoditas Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran: Jelang Ramadan dan Idulfitri 9 Komoditas Pangan Sudah Swasembada, Harga Tidak Boleh di Atas HET</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/02/13/mentan-amran-jelang-ramadan-dan-idulfitri-9-komoditas-pangan-sudah-swasembada-harga-tidak-boleh-di-atas-het/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 07:50:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.HET]]></category>
		<category><![CDATA[#Idulfitri]]></category>
		<category><![CDATA[Andi Amran Sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[Jelang ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Komoditas Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=49345</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Berdasarkan neraca pangan hingga April 2026, Indonesia telah mencapai swasembada pada sembilan komoditas strategis dengan posisi surplus produksi yang kuat sebagai penyangga stabilitas pasokan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional menegaskan kondisi stok yang melimpah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/13/mentan-amran-jelang-ramadan-dan-idulfitri-9-komoditas-pangan-sudah-swasembada-harga-tidak-boleh-di-atas-het/">Mentan Amran: Jelang Ramadan dan Idulfitri 9 Komoditas Pangan Sudah Swasembada, Harga Tidak Boleh di Atas HET</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Berdasarkan neraca pangan hingga April 2026, Indonesia telah mencapai swasembada pada sembilan komoditas strategis dengan posisi surplus produksi yang kuat sebagai penyangga stabilitas pasokan.</p>
<p>Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional menegaskan kondisi stok yang melimpah menjadi dasar pemerintah memastikan harga pangan tetap terkendali. Karena itu, seluruh pelaku usaha diminta tidak menjual komoditas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-49347" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260213-WA0089.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260213-WA0089.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260213-WA0089-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260213-WA0089-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260213-WA0089-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260213-WA0089-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260213-WA0089-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>“Produksi kita tinggi, stok kita banyak. Yang swasembada pangan kita sudah sembilan, yang belum ada tiga. Nah, yang tiga ini pun belum swasembada, stoknya banyak. Jadi tidak boleh ada main-main,” tegas Mentan Amran saat meresmikan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional, Jumat (13/2).</p>
<p>Berdasarkan data neraca pangan nasional, komoditas yang telah swasembada dan surplus meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. Surplus produksi tersebut menjadi bantalan kuat untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.</p>
<p>Mentan Amran mencontohkan stok beras nasional saat ini tercatat tertinggi sepanjang sejarah. Ketersediaan daging dan komoditas protein hewani lainnya juga berada pada level aman, bahkan sebagian telah memasuki pasar ekspor.</p>
<p>Untuk beras, stok nasional tercatat tertinggi sepanjang sejarah, mencapai sekitar 3,4 juta ton pada Februari, dua kali lipat dari kondisi normal yang berkisar 1–1,5 juta ton. Pemerintah juga menyiapkan cadangan SPHP sebesar 1,5 juta ton dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram sebagai instrumen stabilisasi.</p>
<p>“Tidak ada alasan beras naik. Stok kita tertinggi sepanjang sejarah. Minyak goreng kita produsen terbesar dunia, stok pemerintah 700 ribu ton, harga maksimal Rp15.700. Daging ayam Harga Acuan Pembeliannya Rp40.000, daging sapi Rp140.000. Semua harus patuh,” ujarnya.</p>
<p>Untuk awal tahun 2026, BPS juga mencatat potensi produksi yang masih menjanjikan. Pada periode Januari–Maret 2026, potensi produksi padi diperkirakan mencapai 17,65 juta ton GKG atau mengalami peningkatan 2,41 juta ton GKG (naik 15,80 persen) jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>
<p>Sementara itu, potensi produksi beras pada Januari-Maret 2026 diperkirakan sebesar 10,16 juta ton atau mengalami peningkatan sebeasr 1,39 juta tona tau 15,79 persen jika dibandingkan Januari-Maret 2025.</p>
<p>Untuk memastikan kebijakan harga berjalan efektif di lapangan pemerintah memastikan pengawasan stok dan distribusi akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta Satgas Pangan untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.</p>
<p>“Kalau ada yang mencoba menaikkan harga, pemerintah bersama Satgas Pangan akan menindak tegas. Pengawasan difokuskan pada sumber distribusi besar, bukan pedagang kecil. Yang diperiksa adalah pabrik, distributor utama, dan rantai pasok hulunya,” ujarnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim mendukung instruksi Mentan Amran. Ia menegaskan pentingnya monitoring intensif di pasar. Ia meminta pemerintah daerah segera melaporkan apabila terjadi lonjakan harga yang tidak sejalan dengan kondisi stok.</p>
<p>“Kalau harga melonjak tapi stok cukup, tentu bisa diambil tindakan. Segera laporkan ke pusat agar bisa dilakukan suplai dari daerah lain atau melalui BUMN pangan, sehingga harga tidak bergejolak,” ujarnya.</p>
<p>Pemerintah mulai hari ini melaksanakan Gerakan Pangan Murah Serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui intervensi langsung di pasar, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pangan yang cukup, aman, dan terjangkau. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/13/mentan-amran-jelang-ramadan-dan-idulfitri-9-komoditas-pangan-sudah-swasembada-harga-tidak-boleh-di-atas-het/">Mentan Amran: Jelang Ramadan dan Idulfitri 9 Komoditas Pangan Sudah Swasembada, Harga Tidak Boleh di Atas HET</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
