<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KSAD Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/ksad/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/ksad/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 May 2025 12:51:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>KSAD Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/ksad/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPR akan Panggil Panglima TNI dan KSAD Buntut Adanya Korban Ledakan di Garut</title>
		<link>https://kabarika.id/politik-pemerintahan/2025/05/13/dpr-akan-panggil-panglima-tni-dan-ksad-buntut-adanya-korban-ledakan-di-garut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2025 12:51:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik & Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[KSAD]]></category>
		<category><![CDATA[Ledakan di Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Panglima TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=35534</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8211; Insiden jatuhnya korban saat peledakan amunisi tidak layak pakai di Garut, Jawa Barat. Mendapat tanggapan dari pihak Komisi I DPR RI. Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh. Menyebut bahwa pihaknya akan memanggil Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, untuk diminta keteranganya terkait insiden [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/politik-pemerintahan/2025/05/13/dpr-akan-panggil-panglima-tni-dan-ksad-buntut-adanya-korban-ledakan-di-garut/">DPR akan Panggil Panglima TNI dan KSAD Buntut Adanya Korban Ledakan di Garut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID</strong> &#8211; Insiden jatuhnya korban saat peledakan amunisi tidak layak pakai di Garut, Jawa Barat. Mendapat tanggapan dari pihak Komisi I DPR RI.</p>
<p>Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh. Menyebut bahwa pihaknya akan memanggil Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, untuk diminta keteranganya terkait insiden saat pemusnahan amunisi yang mengakibatkan jatuhnya korban di Garut, Jabar.</p>
<p>Menurut anggota Komisi I DPR tersebut, pemanggilan terhadap dua petinggi TNI yang dimaksud dinilai perlu untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait peristiwa yang terjadi.</p>
<p>Ia juga menyoroti tentang pentingnya penelusuran lebih detail penyebab terjadinya insiden tersebut, yang telah menelan cukup banyak korban.</p>
<p>&#8220;Korbannya tidak sedikit, harga nyawa jangan dianggap murah dan enteng,&#8221; ujar Oleh Soleh, 13 Mei 2025, pada wartawan.</p>
<p>&#8220;Semoga investigasi yang dilakukan bisa menjadikan masalah ini terang benderang,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Angota dewan tersebut mempertanyakan apakah tindakan pemusnahan amunisi kadaluarsa yang dilakukan telah sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang ditetapkan, atau adanya kelalaian saat proses peledakan tersebut.</p>
<p>Kembali Oleh menegaskan tentang pentingnya upaya investigasi yang dilakukan secara menyeluruh, agar diketahui penyebab terjadinya insiden tersebut.</p>
<p>&#8220;Tentu ini harus dilakukan inveatigasi secara menyeluruh agar terang benderang, dan apa penyebab terjadinya korban jiwa, dan siapa yang bertanggung jawab terhadap peristiwa itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa untuk mengetahui penyebab insiden saat pemusnahan amunisi tidak layak pakai di Garut tersebut perlu dilakukan upaya investigasi, tanpa dengan menduga-duga. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/politik-pemerintahan/2025/05/13/dpr-akan-panggil-panglima-tni-dan-ksad-buntut-adanya-korban-ledakan-di-garut/">DPR akan Panggil Panglima TNI dan KSAD Buntut Adanya Korban Ledakan di Garut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KSAD Maruli Siap All Out Bantu Kementan Capai Swasembada Secara Cepat</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/12/05/ksad-maruli-siap-all-out-bantu-kementan-capai-swasembada-secara-cepat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 11:06:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[All Out]]></category>
		<category><![CDATA[Bantu Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[kementan]]></category>
		<category><![CDATA[KSAD]]></category>
		<category><![CDATA[Maruli]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=26808</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak siap mengawal jalannya penguatan infrastruktur irigasi secara all out, terutama penguatan pada lahan intensifikasi maupun ekstensifikasi yang mencakup irigasi primer, sekunder, dan tersier. Dari hitungan sementara, total lahan yang akan diperkuat irigasi perairan nantinya mencapai kurang lebih 2,3 juta hektare sesuai paparan yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/12/05/ksad-maruli-siap-all-out-bantu-kementan-capai-swasembada-secara-cepat/">KSAD Maruli Siap All Out Bantu Kementan Capai Swasembada Secara Cepat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211;</strong> Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak siap mengawal jalannya penguatan infrastruktur irigasi secara all out, terutama penguatan pada lahan intensifikasi maupun ekstensifikasi yang mencakup irigasi primer, sekunder, dan tersier.</p>
<p>Dari hitungan sementara, total lahan yang akan diperkuat irigasi perairan nantinya mencapai kurang lebih 2,3 juta hektare sesuai paparan yang disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.</p>
<p>“Bagi TNI, kalau kita memperkuat kolaborasi seperti ini, saya yakin kita bisa mempercepat swasembada. Kenapa? Karena kita sudah punya catatan kerja yang sangat baik. Apalagi TNI AD juga berhasil mengerjakan sistem pengairan hidrolik dan pipanisasi baik di Bawean, Sukabumi, dan daerah lainya,” ujar Jenderal Maruli pada Rapat Koordinasi Irigasi bersama Menteri Pertanian dan Menteri Pekerjaan Umum di Kantor Pusat Kementan, Kamis, 5 Desember 2024.</p>
<p>Menurut Jenderal Maruli, program yang ada di Kementan harus menjadi perhatian bersama karena merupakan representasi visi Presiden Prabowo Subianto untuk kedaulatan pangan. Karena itu, dia ingin swasembada yang dicanangkan dapat tercapai secara singkat.</p>
<p>“Jadi penguatan irigasi yang kita lakukan bersama ini saya yakin bisa mempercepat swasembada. Dan oleh karena itu, saya berharap kita memberi perhatian untuk ketahanan pangan,” katanya.</p>
<p>Mentan Amran menyambut baik kolaborasi pembangunan infrastruktur irigasi perairan yang akan dikerjakan lintas kementerian seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum, dan juga jajaran TNI AD.</p>
<p>“Kementan bergerak menyediakan sarana produksi, kemudian Kementan PU intinya membantu menyediakan air tiga kali tanam, dan TNI motor penggerak kita di lapangan sehingga bisa mengakselerasi perairan mencapai swasembada pangan,” jelasnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/12/05/ksad-maruli-siap-all-out-bantu-kementan-capai-swasembada-secara-cepat/">KSAD Maruli Siap All Out Bantu Kementan Capai Swasembada Secara Cepat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Andi Amran dan KSAD Jenderal Maruli Panen Bawang Merah di Lahan Perkotaan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/06/11/mentan-andi-amran-dan-ksad-jenderal-maruli-panen-bawang-merah-di-lahan-perkotaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 05:38:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#bawangmerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[#Jenderalmaruli]]></category>
		<category><![CDATA[#MentanAmran]]></category>
		<category><![CDATA[#urbanfarming]]></category>
		<category><![CDATA[KSAD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=18311</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak panen bawang merah di lahan urban farming Korem 051/WKT Kodam Jaya di Desa Wanajaya, Cibitung, Bekasi. Panen di lahan perkotaan seluas 13 hektar ini merupakan sinergi antara Kementerian Pertanian (Kementan) bersama TNI AD dalam memperkuat penyediaan pangan dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/11/mentan-andi-amran-dan-ksad-jenderal-maruli-panen-bawang-merah-di-lahan-perkotaan/">Mentan Andi Amran dan KSAD Jenderal Maruli Panen Bawang Merah di Lahan Perkotaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak panen bawang merah di lahan urban farming Korem 051/WKT Kodam Jaya di Desa Wanajaya, Cibitung, Bekasi.</p>
<p>Panen di lahan perkotaan seluas 13 hektar ini merupakan sinergi antara Kementerian Pertanian (Kementan) bersama TNI AD dalam memperkuat penyediaan pangan dan mengendalikan inflasi di tengah ancaman dampak perubahan iklim.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada Bapak KSAD, Pangdam Jaya, Kepolisian dan Forkominda yang hadir. Ini luar biasa gerakan yang masih dilakukan di seluruh Indonesia. Kami tahu Bapak KASAD ahli bidang pengairan dan pangan sekarang ekspansi di komoditas bawang merah. Kami senang sekali, budidaya di sini dengan modal Rp 2,5 miliar pendapatanya kotor Rp 6 miliar, bersihnya Rp 1 sampai 2 miliar. Jadi kita panut bangga pada TNI,&#8221; kata Mentan Amran pada acara panen bawang merah tersebut, Selasa (11/6/2024).</p>
<p>Amran menuturkan gebrakan memajukan pertanian yang dilakukan TNI yang dikomandai KSAD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ini merupakan bagian 100 juta jiwa rakyat Indonesia yang bergerak di bidang pertanian.</p>
<p>Sinergi ini penting karena diperlukan semua pihak bergandengantangan menghadapi krisis pangan dunia khususnya yang mengancam Indonesia.</p>
<p>Sekarang, urai Mentan, kita harus antisipasi mitigasi dampak El Nino yang terjadi saat ini melanda sektor pertanian.</p>
<p>Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) sangat terkejut atas paparan Danrem atas  KSAD yang mampu mendeteksi komoditas apa saja yang menyebabkan inflasi, yaitu beras, bawang merah dan cabai.</p>
<p>&#8220;Pak KSAD langsung ambil posisi menyelesaikan bawang merah dan cabai. Ini langkah paling tepat sehingga inflasi terjaga dengan baik sekarang ini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara negara lain, katanya  terjadi inflasi tak terkendalikan, seperti Argentina tembus 100 persen lebih. Kalau tidak salah Turki juga demikian dan negara lainya inflasinya 70 persen.</p>
<p>&#8220;Ini hasil diskusi kami dengan Menteri Perdagangan. Inflasi kita (Indonesia) dijaga pada posiso 2 sampai 2,5 persen,&#8221; pinta Amran.</p>
<p>Terkait hal ini, Amran menegaskan terjaganya inflasi dan terjaminnya ketersediaan pangan strategis dalam negeri berkat kerja sama semua pihak, terutama dukungan TNI dan Polri.</p>
<p>Karena itu, membangun dan memperkuat penyediaan pangan harus dilakukan dengan bergandengan tangan terutama membangun lahan tidur dan generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian secara masif dan produktif serta menyediakan dukungan off takernya.</p>
<p>&#8220;Ingat, tidak ada pangan, tidak ada negara dan peradaban. Mati hidupnya negara, pertama ditentukan oleh pertanian. Jadi ini sangat vital, kalau pertanian bermasalah,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Bersamaan, KSAD, Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Kementan khususnya perhatian yang besar Mentan Amran Sulaiman sehingga mampu membuka lahan tidur menjadi kawasan urban farming, khususnya komoditas bawang merah.</p>
<p>TNI pun terus mendukung keberhasilan program pemerintah dalam mencetak sawah skala besar dan mengoptimasi lahan sehingga penanaman yang sekali setahun menjadi 2 sampai 3 kali setahun.</p>
<p>&#8220;Tentunya ini dukungan Pak Menteri Pertanian Amran Sulaiman akan lebih cepat lagi dilakukan. Jadi terima kasih Pak Menteri. Pak Menteri yang support kami TNI yang mengerjakan supaya ada pompanisasi dan optimasi lahan termasuk pembukaan lahan baru. Kalau lahan di perkotaan dengan membangun kawasan urban farming,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Maruli, membangun urban farming untuk penguatan ketersediaan pangan ini harus dilakukan efektif. Ternyata di bawah jembatan dan sepanjang jalan tol, masih ada lahan tidur ribuan meter bahkan berhektar-hektar.</p>
<p>&#8220;Itu kalau dikasih kami TNI yang kerjakan, dipastikan memberikan manfaat bagi masyarakat dan menambah penyediaan pangan,&#8221; tambah Maruli.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/11/mentan-andi-amran-dan-ksad-jenderal-maruli-panen-bawang-merah-di-lahan-perkotaan/">Mentan Andi Amran dan KSAD Jenderal Maruli Panen Bawang Merah di Lahan Perkotaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Pompanisasi Kementan Didukung Penuh KSAD</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/02/29/program-pompanisasi-kementan-didukung-penuh-ksa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Feb 2024 11:25:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan Mentan]]></category>
		<category><![CDATA[KSAD]]></category>
		<category><![CDATA[Maruli Simanjuntak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=15038</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan produktivitas padi melalui sistem pompanisasi dan pipanisasi yang dilakukan di seluruh Indonesia. Menurut Maruli, sistem pompa dan pipa nyatanya terbukti mampu memenuhi kebutuhan air yang bisa membantu petani dalam berproduksi. Sejauh ini, kata dia, program [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/02/29/program-pompanisasi-kementan-didukung-penuh-ksa/">Program Pompanisasi Kementan Didukung Penuh KSAD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan produktivitas padi melalui sistem pompanisasi dan pipanisasi yang dilakukan di seluruh Indonesia.</p>
<p>Menurut Maruli, sistem pompa dan pipa nyatanya terbukti mampu memenuhi kebutuhan air yang bisa membantu petani dalam berproduksi. Sejauh ini, kata dia, program tersebut sudah berjalan dengan pelibatan TNI di area-area pesawahan Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya sudah berjalan dengan pelibatan TNI di lahan-lahan pertanian yang ada. Nah sekarang kita bersyukur mendapat support dari kementerian pertanian sehingga kami bisa membantu lebih banyak pertanian masyarakat,&#8221; ujar Maruli usai memimpin Rapim TNI AD di Balai Kartini, Kamis, 29 Februari 2024.</p>
<p>Maruli mengatakan, pengerjaan sistem air akan melibatkan lebih banyak pihak lain seperti dari PLN untuk penggunaan tenaga listrik. Dia berharap, TNI dan petani terus memperkuat sinergitasnya terutama dalam memperkuat program kementan yang berkaitan dengan ketahanan pangan nasional.</p>
<p>&#8220;Kebetulan kami sudah banyak mengerjakan air (pompanisasi), jadi nanti ada juga yang menggunakan bahan bakar minyak dan mungkin kita akan coba dari PLN tenaga mata solar cell, semua akan segera kita realisasikan,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Yang terpenting, sekarang kita mendapat dukungan dari Menteri Pertanian agar lebih efektif lagi dalam pengerjaanya,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak jajaran TNI Angkatan Darat untuk memperkuat sektor pertanian melalui pompanisasi dan pipanisasi di Lahan-lahan sentra pulau jawa yang mencapai kurang lebih 500.000 hektare.</p>
<p>Dengan cara ini, kata Mentan, Indonesia bisa mewujudkan swasembada hingga menjadi lumbung pangan dunia. Karena itu, keterlibatan TNI sangat penting terutama dalam mengawal jalanya berbagai pembangunan pertanian nasional.</p>
<p>&#8220;Kami ingin uluran tangan Bapak-bapak TNI disaat kondisi bangsa menghadapi perubahan iklim dan el nono gorila. Inilah saatnya negara memanggil kita untuk memperkuat bekerjasama,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/02/29/program-pompanisasi-kementan-didukung-penuh-ksa/">Program Pompanisasi Kementan Didukung Penuh KSAD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
