<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>luwu timur Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/luwu-timur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/luwu-timur/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Aug 2026 02:21:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>luwu timur Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/luwu-timur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Milad ke-20 KKLT, Kolaborasi Multipihak Didorong untuk Masa Depan Luwu Timur</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/08/16/milad-ke-20-kklt-kolaborasi-multipihak-didorong-untuk-masa-depan-luwu-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 02:21:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#KKLT]]></category>
		<category><![CDATA[luwu timur]]></category>
		<category><![CDATA[Milad ke-20 KKLT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=56487</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR— Dua puluh tahun perjalanan Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) tidak lagi sekadar menjadi catatan panjang sebuah organisasi diaspora. Momentum tersebut mulai diarahkan menjadi ruang untuk memperkuat kontribusi masyarakat Luwu Timur di perantauan bagi pembangunan daerah asal. Pesan itu mengemuka dalam peringatan Milad ke-20 KKLT yang digelar di Cafe Dawai, Tamalanrea, Makassar, Sabtu (15/8/2026). [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/16/milad-ke-20-kklt-kolaborasi-multipihak-didorong-untuk-masa-depan-luwu-timur/">Milad ke-20 KKLT, Kolaborasi Multipihak Didorong untuk Masa Depan Luwu Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong>— Dua puluh tahun perjalanan Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) tidak lagi sekadar menjadi catatan panjang sebuah organisasi diaspora. Momentum tersebut mulai diarahkan menjadi ruang untuk memperkuat kontribusi masyarakat Luwu Timur di perantauan bagi pembangunan daerah asal.</p>
<p>Pesan itu mengemuka dalam peringatan Milad ke-20 KKLT yang digelar di Cafe Dawai, Tamalanrea, Makassar, Sabtu (15/8/2026).</p>
<p>Didirikan pada 9 Juni 2006, KKLT sejak awal dibentuk sebagai wadah silaturahmi dan kekeluargaan masyarakat asal Luwu Timur atau Bumi Batara Guru yang berada di perantauan.</p>
<p>Memasuki usia dua dekade, tantangan organisasi berkembang. Ikatan kekeluargaan tetap menjadi fondasi, tetapi jejaring diaspora juga dipandang memiliki potensi lebih besar untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan Luwu Timur.</p>
<p>Karena itu, peringatan milad tahun ini tidak hanya dikemas dalam seremoni, tetapi dirangkai dengan dialog internal yang mempertemukan perspektif organisasi, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.</p>
<p>Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kabupaten Luwu Timur, kemudian dilanjutkan laporan Ketua Panitia, Tedy Hendratno.</p>
<p>Ketua Umum KKLT, Dr. dr. Abdul Rahman Rauf, Sp.OG (K), kemudian memberikan sambutan. Ia mengapresiasi kehadiran seluruh peserta, termasuk perwakilan PT Vale Indonesia Tbk dan sejumlah tokoh senior KKLT.</p>
<p>“Terima kasih sudah berkenan hadir di acara ini. Tak terasa KKLT telah berusia 20 tahun, dua dekade organisasi ini berjalan dengan semua suka dukanya. Semoga kami dapat menuntaskan amanah ini dengan baik,” ujar Abdul Rahman.</p>
<p>Dokter Mammang, sapaan akrab Abdul Rahman, merupakan Ketua Umum KKLT periode kedua. Ia terpilih melalui Musyawarah Besar (Mubes) II KKLT yang digelar di Hotel MaxOne Makassar, 9 Juni 2024.</p>
<p>Ia melanjutkan kepemimpinan yang sebelumnya dijalankan Ketua Umum pertama KKLT, Prof. drg. Mansjur Nasir, Ph.D.</p>
<p>Regenerasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi. Dua dekade KKLT tidak hanya menunjukkan kemampuan organisasi mempertahankan ikatan kekeluargaan, tetapi juga membuka ruang bagi generasi berikutnya untuk memperluas peran dan kontribusi.</p>
<p>Usai sambutan ketua umum, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin Wakil Ketua KKLT Bidang Kerohanian dan Adat, Saharuddin Budiman, S.Ag., M.Pd.</p>
<p>*Dari Silaturahmi Menuju Kontribusi*</p>
<p>Memasuki acara inti, peserta mengikuti dialog internal bertema **“Dua Dekade Kebersamaan: Menguatkan Silaturahmi, Melanjutkan Kontribusi, Membangun Luwu Timur yang Lebih Maju dan Sejahtera.”**</p>
<p>Dialog dimoderatori Wakil Ketua KKLT Bidang Organisasi, Program dan Kebijakan Strategis, Asri Tadda.</p>
<p>Ketua Dewan Pakar KKLT yang juga Guru Besar Universitas Negeri Makassar sekaligus Rektor Universitas Nusantara Harapan Makassar, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si., tampil sebagai narasumber pertama.</p>
<p>Sementara narasumber kedua adalah Senior Coordinator Sustaining &amp; Growth Project PT Vale Indonesia Tbk, La Ode Muhammad Ichman.</p>
<p>Kehadiran dua narasumber tersebut memberi warna berbeda dalam diskusi. Jasruddin membawa perspektif akademik dan kelembagaan, sedangkan Ichman menyampaikan perspektif dunia usaha mengenai pembangunan Luwu Timur, khususnya terkait penguatan sumber daya manusia, ekonomi lokal, ketahanan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>Dalam pemaparannya, Ichman menekankan bahwa masa depan Luwu Timur tidak dapat dibangun hanya dengan mengandalkan pertumbuhan ekonomi dan investasi.</p>
<p>Menurut dia, ada sedikitnya empat dimensi yang perlu berjalan secara bersamaan, yakni ekonomi, human capital, social cohesion, dan lingkungan.</p>
<p>“Kalau kita bicara tentang masa depan Luwu Timur, kita tidak bisa hanya melihat satu dimensi. Ada ekonomi, ada *human capital*, ada *social cohesion*, dan tentu saja lingkungan. Keempatnya harus bergerak bersama,” kata Ichman.</p>
<p>Ia menilai penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi penting. Pendidikan, menurut dia, perlu diarahkan agar tidak sekadar memperluas akses, tetapi juga membangun kompetensi yang relevan dengan kebutuhan daerah dan dunia kerja.</p>
<p>Karena itu, pengembangan *human capital* dapat dilakukan melalui pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi, *upskilling*, program magang, hingga pengembangan kepemimpinan generasi muda.</p>
<p>*Kolaborasi Tak Bisa Berjalan Sendiri*</p>
<p>Dalam konteks pembangunan daerah, Ichman juga mendorong kolaborasi berbagai pihak.</p>
<p>Pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga jejaring profesional dan diaspora dinilai memiliki peran yang saling melengkapi.</p>
<p>“Tidak mungkin satu pihak membangun Luwu Timur sendirian. Pemerintah punya peran, dunia usaha punya peran, masyarakat punya peran, akademisi punya peran. Bahkan jejaring profesional dan diaspora juga dapat memberikan kontribusi,” ujarnya.</p>
<p>Menurut dia, kolaborasi bukan sekadar mempertemukan banyak pihak dalam satu forum. Yang lebih penting adalah memastikan setiap pihak membawa kontribusi yang kemudian diarahkan pada tujuan bersama.</p>
<p>Perspektif tersebut sejalan dengan potensi KKLT sebagai organisasi diaspora.</p>
<p>Setelah dua dekade, KKLT dinilai memiliki modal sosial dan jejaring yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan kontribusi.</p>
<p>Para anggota KKLT yang tersebar di berbagai daerah memiliki latar belakang profesi, pengalaman, keahlian, dan jejaring yang dapat dikapitalisasi untuk kepentingan pembangunan daerah.</p>
<p>Dengan demikian, KKLT tidak harus berhenti sebagai ruang silaturahmi, tetapi dapat berkembang menjadi jembatan antara sumber daya diaspora dengan kebutuhan pembangunan Luwu Timur.</p>
<p>*Diaspora sebagai Modal Pembangunan*</p>
<p>Dalam dialog, muncul gagasan agar diaspora Luwu Timur dapat mengambil peran yang lebih konkret dalam menjawab tantangan daerah.</p>
<p>Salah satu kekuatan diaspora adalah keberadaan sumber daya manusia yang telah memperoleh pengalaman di luar daerah.</p>
<p>Pengalaman tersebut dapat dikembalikan dalam bentuk pengetahuan, jejaring, investasi, pendampingan, riset, pengembangan kapasitas maupun berbagai bentuk kontribusi lainnya.</p>
<p>Di sisi lain, KKLT juga diharapkan mampu menjadi ruang yang mempertemukan berbagai potensi tersebut.</p>
<p>Dalam perspektif pembangunan daerah, diaspora bukan sekadar kelompok masyarakat yang memiliki ikatan emosional dengan kampung halaman. Mereka juga merupakan bagian dari modal sosial yang dapat memperkuat kapasitas daerah.</p>
<p>Karena itu, tema **“Menguatkan Silaturahmi, Melanjutkan Kontribusi”** menjadi semakin relevan memasuki usia 20 tahun.</p>
<p>Silaturahmi tetap menjadi fondasi, tetapi kontribusi menjadi orientasi berikutnya.</p>
<p>*Antusiasme Peserta dan Sejumlah Rekomendasi*</p>
<p>Dialog berlangsung dinamis. Peserta tidak hanya menjadi pendengar, tetapi aktif mengajukan pertanyaan, menyampaikan pandangan, serta memberikan sejumlah saran untuk pengembangan KKLT.</p>
<p>Berbagai gagasan yang muncul kemudian dirangkum menjadi sejumlah poin rekomendasi sebagai bahan evaluasi dan pijakan organisasi memasuki fase berikutnya.</p>
<p>Rekomendasi tersebut antara lain berkaitan dengan penguatan kelembagaan, pengembangan program strategis, peningkatan kapasitas anggota, perluasan jejaring, serta kontribusi KKLT terhadap pembangunan Luwu Timur.</p>
<p>Bagi KKLT, momentum 20 tahun menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan organisasi sekaligus membaca tantangan yang akan dihadapi ke depan.</p>
<p>Jika dua dekade pertama menjadi fase membangun dan menjaga ikatan kekeluargaan, maka fase berikutnya diharapkan dapat menjadi periode memperluas manfaat organisasi.</p>
<p>Peringatan Milad ke-20 KKLT akhirnya bukan hanya tentang usia organisasi. Ia menjadi penanda pergeseran orientasi: dari sekadar menjaga hubungan antarsesama diaspora menuju upaya mengonsolidasikan potensi diaspora untuk berkontribusi lebih nyata bagi daerah asal.</p>
<p>Acara ditutup tepat pukul 16.00 WITA dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.</p>
<p>Dari ruang sederhana di Cafe Dawai Tamalanrea, pesan dua dekade KKLT pun terasa cukup jelas, bahwa silaturahmi harus tetap menjadi akar, tetapi kontribusi mesti menjadi buahnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/16/milad-ke-20-kklt-kolaborasi-multipihak-didorong-untuk-masa-depan-luwu-timur/">Milad ke-20 KKLT, Kolaborasi Multipihak Didorong untuk Masa Depan Luwu Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Kunjungi Wilayah Ussu-Nuha-Bts Sulteng di Luwu Timur </title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/12/06/kadis-bina-marga-dan-bina-konstruksi-kunjungi-wilayah-ussu-nuha-bts-sulteng-di-luwu-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 06:01:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[luwu timur]]></category>
		<category><![CDATA[Sulteng]]></category>
		<category><![CDATA[Wilayah Ussu-Nuha-Bts]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=46838</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MALILI— Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mewujudkan Sulsel terkoneksi. Melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M melakukan kunjungan kerja di Wilayah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Kunjungan kerja berpusat di Desa Kawata dan Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur yang merupakan ruas jalan Provinsi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/12/06/kadis-bina-marga-dan-bina-konstruksi-kunjungi-wilayah-ussu-nuha-bts-sulteng-di-luwu-timur/">Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Kunjungi Wilayah Ussu-Nuha-Bts Sulteng di Luwu Timur </a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MALILI</strong>— Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mewujudkan Sulsel terkoneksi. Melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M melakukan kunjungan kerja di Wilayah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.</p>
<p>Kunjungan kerja berpusat di Desa Kawata dan Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur yang merupakan ruas jalan Provinsi Ussu-Nuha-Bts Sulteng.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-46840" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0095.jpg" alt="" width="1200" height="1021" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0095.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0095-768x653.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0095-24x20.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0095-36x31.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251206-WA0095-48x41.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M bersama pejabat struktural turun langsung meninjau lokasi yang menjadi jalan satu satunya akses masyarakat yang menghubung akses ke Ibu Kota Luwu Timur.</p>
<p>&#8220;Program Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel dengan tagline Sulsel Terkoneksi merupakan sebuah implementasi dari Sila Ke 5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Program prioritas Gubernur Sulawesi Selatan bagaimana masyarakat di Sulawesi Selatan dapat terkoneksi baik didarat, laut, maupun udara,&#8221; Ungkap Ir. H. Andi Ihsan, S.T., M.M yang juga merupakan Putra Daerah asal Luwu Raya.</p>
<p>Diketauhi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan perhatian pada konektivitas provinsi ini dengan provinsi tetangga, salah satunya dengan menangani ruas jalan penghubung Sulsel dan Sulawesi Tengah yakni Jalan Ussu &#8211; Nuha &#8211; Bts Sulteng.</p>
<p>&#8220;Ini sebagai langkah perhatian pembangunan lima tahun ke depan. Jalan ini akan memudahkan mobilisasi mayarakat dari Ussu ke Nuha tanpa harus naik kapal feri. Ini juga akan menjadi akses wisata karena mengelilingi pesisir danau,” Tutup Ir. H. Andi Ihsan, S.T., M.M. Sabtu, 6 Desember 2025. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/12/06/kadis-bina-marga-dan-bina-konstruksi-kunjungi-wilayah-ussu-nuha-bts-sulteng-di-luwu-timur/">Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Kunjungi Wilayah Ussu-Nuha-Bts Sulteng di Luwu Timur </a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jumat 31 Oktober, TSI Gelar Diskusi Soal AMDAL dan Regulasi Kawasan Industri Luwu Timur</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/10/28/jumat-31-oktober-tsi-gelar-diskusi-soal-amdal-dan-regulasi-kawasan-industri-luwu-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 06:37:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[AMDAL]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan industri]]></category>
		<category><![CDATA[luwu timur]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi]]></category>
		<category><![CDATA[TSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45034</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211; The Sawerigading Institute (TSI) bekerja sama dengan Harian Fajar akan menggelar Roundtable Discussion bertajuk “Prospek Kawasan Industri di Luwu Timur: Telaah Aspek AMDAL dan Regulasi Teknis” pada Jumat, 31 Oktober 2025. Diskusi bertempat di ruang redaksi Harian Fajar, Gedung Graha Pena Lantai 4, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, mulai pukul 14.00 hingga 17.30 WITA. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/10/28/jumat-31-oktober-tsi-gelar-diskusi-soal-amdal-dan-regulasi-kawasan-industri-luwu-timur/">Jumat 31 Oktober, TSI Gelar Diskusi Soal AMDAL dan Regulasi Kawasan Industri Luwu Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211;</strong> The Sawerigading Institute (TSI) bekerja sama dengan Harian Fajar akan menggelar Roundtable Discussion bertajuk “Prospek Kawasan Industri di Luwu Timur: Telaah Aspek AMDAL dan Regulasi Teknis” pada Jumat, 31 Oktober 2025.</p>
<p>Diskusi bertempat di ruang redaksi Harian Fajar, Gedung Graha Pena Lantai 4, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, mulai pukul 14.00 hingga 17.30 WITA.</p>
<p>Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ruang dialog publik mengenai arah pembangunan kawasan industri yang berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Selatan secara umum dan di Kabupaten Luwu Timur secara khusus.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh Direktur The Sawerigading Institute, Asri Tadda, dalam keterangan persnya di Makassar, Senin (27/10/2025).</p>
<p>“Aspek AMDAL dan regulasi teknis menjadi isu krusial dalam konteks percepatan investasi industri saat ini, termasuk di Luwu Timur yang baru akan memulai kawasan industrinya,&#8221; ungkap Asri Tadda.</p>
<p>&#8220;Forum ini kami gagas untuk mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat sipil agar dapat membahas isu tersebut secara terbuka dan konstruktif,” tambahnya.</p>
<p>*Kawasan Strategis Luwu Timur*</p>
<p>Kabupaten Luwu Timur kini menempati posisi penting dalam peta pembangunan industri di Sulawesi Selatan.</p>
<p>Kehadiran PT Vale Indonesia serta munculnya sejumlah rencana pengembangan kawasan industri terintegrasi menjadikan wilayah ini sebagai salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya alam di kawasan timur Indonesia.</p>
<p>Namun, di balik potensi besar tersebut, muncul berbagai tantangan mendasar, seperti tumpang tindih kebijakan tata ruang, proses penyusunan AMDAL yang belum optimal, hingga lemahnya koordinasi antarinstansi pemerintah.</p>
<p>Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kesiapan daerah menghadapi ekspansi industri berskala besar.</p>
<p>“Investasi harus tetap berpijak pada prinsip keberlanjutan. Penguatan tata kelola lingkungan dan regulasi teknis daerah mutlak diperlukan agar pembangunan industri tidak menimbulkan masalah sosial dan ekologis di masa depan,” jelas Asri.</p>
<p>*Fokus Pembahasan*</p>
<p>Diskusi terbatas yang digagas The Sawerigading Institute ini akan mengupas secara mendalam berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pengembangan kawasan industri di Luwu Timur.</p>
<p>Salah satunya adalah aspek kebijakan dan regulasi teknis, terutama terkait upaya sinkronisasi antara Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), serta sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) dalam proses perizinan kawasan industri.</p>
<p>Sinkronisasi ini dinilai penting agar kebijakan pembangunan industri daerah tidak bertentangan dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan, sekaligus memastikan kepastian hukum bagi para investor.</p>
<p>Selain itu, forum ini juga akan menyoroti secara serius aspek AMDAL dan lingkungan.</p>
<p>Proses penyusunan dokumen AMDAL yang sering kali dianggap formalitas akan dikaji kembali, termasuk bagaimana mendorong transparansi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat mekanisme pengawasan pasca terbitnya izin lingkungan.</p>
<p>&#8220;Isu ini menjadi penting karena di banyak daerah, lemahnya kontrol dan minimnya keterlibatan publik sering kali berujung pada konflik sosial dan kerusakan ekologis,&#8221; jelas Asri.</p>
<p>Topik lain yang tak kalah penting adalah kesiapan daerah dan kapasitas kelembagaan. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mengendalikan dampak lingkungan, menegakkan aturan, dan memastikan pelaksanaan investasi sesuai regulasi yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Melalui forum ini, kami berharap akan muncul peta persoalan dan solusi yang dapat memperkuat kapasitas kelembagaan lokal dalam pengelolaan kawasan industri yang berkelanjutan,&#8221; harap Asri.</p>
<p>Sejumlah narasumber dari berbagai kalangan yang memiliki keterkaitan langsung dengan isu pembangunan industri dan dunia pertambangan dijadwalkan hadir.</p>
<p>Di antaranya, perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, Bappeda Luwu Timur serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel. Narasumber lain adalah beberapa akademisi terkait lingkungan dan industri pertambangan.</p>
<p>*Tindak Lanjut FGD*</p>
<p>Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) yang sebelumnya digelar oleh TSI pada 17 Oktober 2025 di MaxOne Hotel Makassar, yang menyoroti arah kebijakan industri daerah dan tata kelola investasi berkelanjutan.</p>
<p>Melalui forum kali ini, The Sawerigading Institute menargetkan lahirnya dokumen “Policy Note” berisi analisis dan rekomendasi kebijakan strategis bagi pemerintah daerah, investor, dan masyarakat sipil.</p>
<p>Hasil diskusi juga akan menjadi dasar penyusunan Policy Dialogue tingkat provinsi, guna memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan pelaku industri.</p>
<p>“Harapan kami, kegiatan ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk memperkuat tata kelola industri yang berkeadilan, berdaya saing, dan tetap berpihak pada keberlanjutan lingkungan,” tutup Asri Tadda.</p>
<p>Untuk diketahui, The Sawerigading Institute (TSI) merupakan lembaga non-pemerintah (NGO) yang fokus pada pengkajian, penelitian, dan pengembangan potensi pembangunan serta Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Luwu Raya.(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/10/28/jumat-31-oktober-tsi-gelar-diskusi-soal-amdal-dan-regulasi-kawasan-industri-luwu-timur/">Jumat 31 Oktober, TSI Gelar Diskusi Soal AMDAL dan Regulasi Kawasan Industri Luwu Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hamka B Kady: Tidak Boleh Ada Pengusiran Terhadap Transmigran</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/07/02/hamka-b-kady-tidak-boleh-ada-pengusiran-terhadap-transmigran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2025 07:20:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Hamka B Kady]]></category>
		<category><![CDATA[luwu timur]]></category>
		<category><![CDATA[transmigran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=38340</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady mendesak pemerintah segera memberikan hak atas tanah kepada para transmigran di Kabupaten Luwu Timur, khususnya Sertifikat Hak Milik (SHM) atas lahan yang telah mereka kelola sejak puluhan tahun lalu. Disampaikan saat Komisi V DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Transmigrasi, dilansir dari Youtube [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/02/hamka-b-kady-tidak-boleh-ada-pengusiran-terhadap-transmigran/">Hamka B Kady: Tidak Boleh Ada Pengusiran Terhadap Transmigran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211;</strong> Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady mendesak pemerintah segera memberikan hak atas tanah kepada para transmigran di Kabupaten Luwu Timur, khususnya Sertifikat Hak Milik (SHM) atas lahan yang telah mereka kelola sejak puluhan tahun lalu.</p>
<p>Disampaikan saat Komisi V DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Transmigrasi, dilansir dari Youtube resmi DPR RI, Rabu (2/6/2025).</p>
<p>Rapat itu membahas pengelolaan dan status kawasan transmigrasi yang masuk dalam kawasan hutan.</p>
<p>Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara memaparkan penempatan transmigran di Luwu Timur sudah berlangsung sejak tahun 1998/1999.</p>
<p>Namun, pada 2019 atau sekira dua dekade kemudian, terbit Surat Keputusan Menteri Kehutanan yang menetapkan 94 bidang lokasi transmigrasi berada dalam kawasan hutan, serta 95 bidang lainnya berada di zona penyangga (buffer zone).</p>
<p>“Akibatnya, sekira 400 kepala keluarga yang sudah menetap sejak 1998/1999 kesulitan memperoleh sertifikat hak milik atas lahan usaha mereka,” kata Iftitah Sulaiman.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Hamka B Kady menegaskan pemerintah harus bertanggung jawab memberikan kepastian hukum atas tanah yang dikelola para transmigran.</p>
<p>Ia menilai, pemerintah tidak boleh lepas tangan karena para transmigran ditempatkan oleh negara sendiri.</p>
<p>“Tidak boleh lagi ada pengusiran terhadap transmigran. Kalau koordinasi dengan Menteri Kehutanan mengalami kendala, maka harus dilaporkan ke Presiden untuk diambil keputusan,” katanya.</p>
<p>“Ini tidak bisa ditunda. Mereka sudah lama hidup di sana dan tidak boleh diganggu,” Hamka B Kady menambahkan.</p>
<p>Ia juga menyoroti kontribusi para transmigran terhadap pembangunan dan perekonomian daerah.</p>
<p>Menurutnya, tidak ada alasan untuk menolak pemberian SHM yang menjadi hak para transmigran.</p>
<p>“Negara harus hadir dan menyelesaikan persoalan ini. Para transmigran harus menjadi prioritas, karena kebijakan negara seharusnya berpihak pada kemaslahatan masyarakat,” katanya. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/02/hamka-b-kady-tidak-boleh-ada-pengusiran-terhadap-transmigran/">Hamka B Kady: Tidak Boleh Ada Pengusiran Terhadap Transmigran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Tomoni Timur, Padi Bertumbuh Harapanpun Tumbuh</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/05/20/dari-tomoni-timur-padi-bertumbuh-harapanpun-tumbuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 06:09:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[luwu timur]]></category>
		<category><![CDATA[panen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=35893</guid>

					<description><![CDATA[<p>(Kesan Yulianus / Camat Tomoni Timur atas Kunjungan Kerja Mentan Amran ke Luwu Timur) KABARIKA.ID, LUWU TIMUR&#8211; Embun belum benar-benar menguap ketika helikopter berputar pelan di atas Lapangan Batara Guru, Desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Timur. Bunyi baling-baling memecah sunyi pagi, mengiringi kedatangan seseorang yang membawa lebih dari sekadar jabatan: harapan. Adalah Menteri Pertanian Republik Indonesia, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/20/dari-tomoni-timur-padi-bertumbuh-harapanpun-tumbuh/">Dari Tomoni Timur, Padi Bertumbuh Harapanpun Tumbuh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>(<em>Kesan Yulianus / Camat Tomoni Timur atas Kunjungan Kerja Mentan Amran ke Luwu Timur)</em></p>
<p><strong>KABARIKA.ID, LUWU TIMUR&#8211;</strong> Embun belum benar-benar menguap ketika helikopter berputar pelan di atas Lapangan Batara Guru, Desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Timur. Bunyi baling-baling memecah sunyi pagi, mengiringi kedatangan seseorang yang membawa lebih dari sekadar jabatan: harapan.</p>
<p>Adalah Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, yang menjejakkan kaki di tanah Luwu Timur, Senin pagi (19/5/2025). Dari udara, ia melihat hamparan sawah hijau dan kuning yang tumbuh tak sekadar dari benih padi, tapi juga dari tekad petani yang tak lelah menggantungkan hidup pada tanah.</p>
<p>Kehadirannya bukan sekadar seremonial. Ia datang untuk memanen, mendengar, dan menjawab. Di Desa Margomulyo, Menteri Pertanian menyaksikan langsung panen raya padi dengan Combine Harvester yang menderu, mengangkut bulir-bulir emas hasil keringat petani. Ia tak hanya berdiri sebagai pejabat negara, tapi juga sebagai anak petani yang tahu betul betapa satu musim gagal bisa membuat meja makan kosong.</p>
<p>Dalam arahannya, Mentan menegaskan pentingnya IP 400—empat kali tanam dan panen dalam setahun. Bukan mimpi, katanya, jika petani berani mencoba benih super genjah.</p>
<p>“Saya melihat hasil panen ini cukup bagus. Lutim harus mampu meningkatkan indeks pertanaman hingga empat kali setahun untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya lantang, disambut anggukan petani yang selama ini terbiasa dua kali tanam saja.</p>
<p>Varietas Cakra Buana menjadi senjata baru. Cepat tumbuh, cepat panen, dan menjanjikan lebih.</p>
<p>“Dengan sistem penanaman benih padi super genjah, kita bisa menanam minimal tiga kali, bahkan bisa empat kali dalam setahun,” sambungnya dengan semangat.</p>
<p>Tapi ia tak hanya bicara tentang benih. Ia mendengar. Dalam sebuah dialog terbuka, petani menyampaikan satu permintaan konkret: pembangunan jaringan irigasi sepanjang 3 kilometer. Tak butuh waktu lama, Mentan langsung mengiyakan.</p>
<p>“Kerjakan tahun ini, karena ini sudah diprogramkan,” ujarnya tanpa basa-basi.</p>
<p>Di antara sawah dan suara mesin panen, hadir juga Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Luwu Timur H. Irwan Bachri Syam, serta Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementan RI, Prof. Fadjry Djufry. Suatu barisan yang menunjukkan bahwa sektor pangan kini kembali jadi perhatian negara.</p>
<p>Bupati Irwan, dalam sambutannya, menyebut kunjungan ini sebagai bahan bakar semangat.</p>
<p>“Kedatangan pak Menteri memberikan motivasi bagi kami untuk bekerja lebih keras dalam meningkatkan produksi pertanian,” katanya.</p>
<p>Tak berhenti di dialog, momen ini juga ditandai dengan penyerahan simbolis pembelian gabah langsung oleh Bulog, serta bantuan alat mesin pertanian: 15 unit traktor roda dua, 2 unit traktor roda empat, 5 unit pompa air 3 inchi, dan benih padi untuk kelompok tani. Sebuah paket lengkap antara teknologi, kehadiran negara, dan semangat petani.</p>
<p>Tomoni Timur, hari ini, tak hanya memanen padi. Ia memanen pengakuan, janji, dan kemungkinan. Karena di wilayah ini, pertanian bukan sekadar warisan, tapi masa depan. Dan masa depan itu kini mulai ditanam bersama. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/20/dari-tomoni-timur-padi-bertumbuh-harapanpun-tumbuh/">Dari Tomoni Timur, Padi Bertumbuh Harapanpun Tumbuh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran Targetkan Luwu Timur Tanam Padi 4 Kali Setahun</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/05/19/mentan-amran-targetkan-luwu-timur-tanam-padi-4-kali-setahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 10:03:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[IP 400]]></category>
		<category><![CDATA[luwu timur]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amra]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam padi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=35850</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, LUWU TIMUR – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendorong peningkatkan produksi pangan nasional. Salah satunya mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP) di Kabupaten Luwu Timur menjadi IP400 atau empat kali tanam dalam setahun. “Luwu Timur potensinya luar biasa, bisa tanam tiga kali setahun. Tadi saya lihat padinya bagus, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/19/mentan-amran-targetkan-luwu-timur-tanam-padi-4-kali-setahun/">Mentan Amran Targetkan Luwu Timur Tanam Padi 4 Kali Setahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left">KABARIKA.ID, LUWU TIMUR – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendorong peningkatkan produksi pangan nasional.</p>
<p>Salah satunya mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP) di Kabupaten Luwu Timur menjadi IP400 atau empat kali tanam dalam setahun.</p>
<p>“Luwu Timur potensinya luar biasa, bisa tanam tiga kali setahun. Tadi saya lihat padinya bagus, hasilnya bisa mencapai 8-9 ton per hektare. Ini harus ditingkatkan. Kalau bisa, kita dorong menjadi empat kali dalam setahun,” kata Mentan Amran dalam kegiatan panen padi di Desa Margomulyo, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan bersama Gubernur Sulsel, Bupati Luwu Timur dan jajaran, Senin (19/5/2025).</p>
<p>Untuk mendongkrak produksi padi di Luwu Timur, Mentan Amran memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 2 unit traktor roda empat, 10 unit traktor roda dua, 5 unit pompa air, 2 unit combine harvester, benih padi untuk 2.000 hektare, dan benih jagung untuk 600 hektare.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga melakukan dialog interaktif dengan petani yang menyampaikan persoalan irigasi dan kebutuhan benih padi genjah untuk mendorong IP400.</p>
<p>Menanggapi aspirasi petani, Mentan Amran yang juga Ketua Umum Kerukunan Kekuarga Sulawesi Selatan (KKSS) langsung meminta Balai Wilayah Sungai di wilayah tersebut untuk segera mengerjakan saluran irigasi.</p>
<p>“Bapak Presiden Prabowo sudah menganggarkan Rp12 triliun untuk memperbaiki irigasi seluruh Indonesia, termasuk irigasi yang ada di Luwu Timur. BWS tahun ini kerjakan ya karena Inpresnya sudah keluar,” ucap Mentan Amran.</p>
<p>Selain itu, Mentan Amran mengungkapkan bahwa Kementan akan mendukung IP400 dengan memberikan bantuan benih padi genjah Cakrabuana. Benih padi tersebut merupakan varietas unggul Kementan yang berumur pendek dan potensi hasil yang tinggi.</p>
<p>“Kami sangat mendukung untuk IP400, kami siap dengan berbagai bantuan alsintan, irigasi, dan padi genjah yang diberikan,” ungkap salah satu petani saat berdialog dengan Mentan Amran.</p>
<p>Untuk diketahui, Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu sentra pertanian di Sulawesi Selatan. Pada tahun 2024, produksi padi Kabupaten Luwu sebesar 22.405 ton gabah kering giling (GKG) dari total produksi padi Provinsi Sulsel 4.792.437 ton.</p>
<p>Ke depan, produksi padi di Luwu Timur akan terus ditingkatkan untuk mendukung produktivitas padi nasional.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/19/mentan-amran-targetkan-luwu-timur-tanam-padi-4-kali-setahun/">Mentan Amran Targetkan Luwu Timur Tanam Padi 4 Kali Setahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menteri Pertanian Hadiri Puncak HUT ke-22 Luwu Timur dan Panen Raya Padi di Tomoni Timur</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/05/18/menteri-pertanian-hadiri-puncak-hut-ke-22-luwu-timur-dan-panen-raya-padi-di-tomoni-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 May 2025 11:59:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-22]]></category>
		<category><![CDATA[luwu timur]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[panen raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tomoni Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=35789</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MALILI&#8211; Kabupaten Luwu Timur mendapat kehormatan istimewa pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 yang akan digelar di Malili, Senin, 19 Mei 2025. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) Republik Indonesia akan hadir secara langsung dalam acara yang penuh makna tersebut. Selain menghadiri acara puncak HUT, Mentan Amran juga dijadwalkan melakukan Panen [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/18/menteri-pertanian-hadiri-puncak-hut-ke-22-luwu-timur-dan-panen-raya-padi-di-tomoni-timur/">Menteri Pertanian Hadiri Puncak HUT ke-22 Luwu Timur dan Panen Raya Padi di Tomoni Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MALILI&#8211; Kabupaten Luwu Timur mendapat kehormatan istimewa pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 yang akan digelar di Malili, Senin, 19 Mei 2025.</p>
<p>Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) Republik Indonesia akan hadir secara langsung dalam acara yang penuh makna tersebut.</p>
<p>Selain menghadiri acara puncak HUT, Mentan Amran juga dijadwalkan melakukan Panen Raya Padi di Desa Margomulyo, Kecamatan Tomoni Timur.</p>
<p>Kepastian kehadiran Mentan Amran disampaikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam (Ibas), usai melakukan audiensi sekaligus menyerahkan secara langsung undangan resmi kepada Menteri Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian RI, Jl. Harsono RM Dalam No.3, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (5/5/2025).</p>
<p>“Alhamdulillah, Pak Menteri menyampaikan kesiapannya untuk hadir pada puncak HUT ke-22 Luwu Timur. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami semua di daerah,” ujar Bupati Ibas.</p>
<p>Bupati Ibas menambahkan, pada.panen raya di Tomoni, Mentan akan menyalurkan bantuan berupa benih padi, jagung, dan alat mesin pertanian (Alsintan) sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan sektor pertanian di Luwu Timur.</p>
<p>“Kehadiran beliau tentu sangat berarti, apalagi dengan adanya penyaluran bantuan yang akan langsung dirasakan manfaatnya oleh para petani kita,” kata Bupati Irwan.</p>
<p>Dalam audiensi tersebut, Bupati Luwu Timur turut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Lutim, Masdin; Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Lutim, Muhammad Safaat DP.; serta Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lutim, Muhammad Yusri.</p>
<p>Kehadiran Mentan RI pada momen spesial nantinya semakin memperkuat komitmen pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pertanian di daerah, sekaligus menjadi kado istimewa bagi masyarakat Luwu Timur yang tengah merayakan dua dekade lebih perjalanan daerahnya.</p>
<p>PERSIAPAN PANEN</p>
<p>Persiapan panen raya di Desa Margomulyo, Kecamatan Tomoni Timur, Luwu Timur, terus dimatangkan menjelang kunjungan Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, yang dijadwalkan hadir pada Senin, 19 Mei 2025.</p>
<p>Sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah tampak kuat dalam menyukseskan acara ini.</p>
<p>Danramil 1403-14/Mangkutana, Lettu CZi Roy Liwan, turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan semua persiapan berjalan sesuai rencana.</p>
<p>“Kami ingin kunjungan Bapak Menteri berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi petani di Luwu Timur,” ujar Lettu Roy saat peninjauan.</p>
<p>Hamparan sawah hijau menjadi saksi kerja sama para petani, penyuluh, serta petugas dari berbagai instansi. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lutim Amrullah Rasyid, Camat Tomoni Timur Yulius S.os, para kepala desa, koordinator BPP, PPL, dan perwakilan kelompok tani (Gapoktan).</p>
<p>Menurut Amrullah, panen raya ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan semangat dan kesejahteraan petani.</p>
<p>“Pemda berkomitmen menjadikan pertanian sebagai sektor unggulan daerah,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Camat Yulius mengapresiasi dukungan lintas sektor, terutama dari jajaran TNI.</p>
<p>“Terima kasih atas kontribusi semua pihak yang telah terlibat,” ucapnya.</p>
<p>Kunjungan Menteri Pertanian ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan panen, tetapi juga diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.</p>
<p>Dengan kerja sama yang solid, panen raya di Tomoni Timur diproyeksikan berlangsung sukses dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat setempat.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/18/menteri-pertanian-hadiri-puncak-hut-ke-22-luwu-timur-dan-panen-raya-padi-di-tomoni-timur/">Menteri Pertanian Hadiri Puncak HUT ke-22 Luwu Timur dan Panen Raya Padi di Tomoni Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KKLT Gelar Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja 4 Agustus 2024</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/07/15/kklt-gelar-pelantikan-pengurus-dan-rapat-kerja-4-agustus-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 22:51:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#KKLT]]></category>
		<category><![CDATA[baharuddin solongi]]></category>
		<category><![CDATA[diaspora]]></category>
		<category><![CDATA[luwu timur]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=19577</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID,MAKASSAR -Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) akan menggelar Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Periode 2024-2029 pada Minggu 4 Agustus 2024. Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) merupakan organisasi paguyuban warga diaspora asal Kabupaten Luwu Timur. Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Nur Muin menyampaikan hal tersebut usai melakukan pertemuan bersama Tim Formatur KKLT di Makassar, Minggu (14/07/2024). &#8220;Insya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/07/15/kklt-gelar-pelantikan-pengurus-dan-rapat-kerja-4-agustus-2024/">KKLT Gelar Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja 4 Agustus 2024</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID,MAKASSAR -Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) akan menggelar Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Periode 2024-2029 pada Minggu 4 Agustus 2024.</p>
<p>Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) merupakan organisasi paguyuban warga diaspora asal Kabupaten Luwu Timur.</p>
<p>Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Nur Muin menyampaikan hal tersebut usai melakukan pertemuan bersama Tim Formatur KKLT di Makassar, Minggu (14/07/2024).</p>
<p>&#8220;Insya Allah hasil rapat sudah menjadwalkan Pelantikan Pengurus yang dirangkaikan Rapat Kerja pada hari Minggu 4 Agustus 2024 nanti,&#8221; ungkap Nur Muin.</p>
<p>Menurut Nur Muin, saat ini panitia tengah melakukan persiapan teknis untuk agenda yang rencananya bakal dihadiri ratusan pengurus dan warga diaspora asal Kabupaten Luwu Timur tersebut.</p>
<p>&#8220;Rencananya di salah satu hotel di Makassar. Kami harap bisa berjalan lancar dan disupport oleh stakeholder terkait, baik yang ada di Lutim maupun di Makassar,&#8221; jelas Nur Muin.</p>
<p>Pertemuan Tim Formatur KKLT ini adalah yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilakukan pada tanggal 18 Juni 2024 lalu.</p>
<p>Koordinator Steering Committee (SC) Pelantikan dan Rapat Kerja KKLT Baharuddin Solongi yang juga anggota Tim Formatur mengatakan, saat ini struktur dan komposisi personalia pengurus KKLT sudah rampung.</p>
<p>&#8220;Iya, Alhamdulillah kami sudah rampungkan struktur dan komposisi personalia pengurus KKLT periode 2024-2029 dengan mempertimbangkan beragam hal agar organisasi paguyuban ini dapat berjalan dengan baik ke depannya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Barsol, sapaan karib Baharuddin Solongi mengatakan sebagai organisasi paguyuban warga diaspora asal Kabupaten Luwu Timur, maka KKLT mau tak mau dituntut agar bisa mengambil peran lebih.</p>
<p>&#8220;Semoga ke depan pengurus yang terpilih bisa bekerja dengan baik. Ini tentu jadi tanggung jawab kita semua membawa organisasi ini bisa memberikan manfaat kepada anggotanya,&#8221; kata Barsol.</p>
<p>Selain itu, jelas Barsol, keberadaan KKLT sebagai paguyuban warga diaspora asal Luwu Timur menjadi bagian tak terpisahkan dari paguyuban warga diaspora Luwu Raya, yakni Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR).</p>
<p>&#8220;Ini jelas harus digarisbawahi, bahwa anggota KKLT sesungguhnya secara otomatis juga adalah anggota KKLR. Sehingga kedua organisasi ini sebenarnya sama, hanya cakupannya saja yang beda, semangatnya sama untuk Luwu Raya,&#8221; tukas Barsol.</p>
<p>Sementara itu Ketua Umum Formateur KKLT yang terpilih pada Musyawarah Besar (Mubes) II KKLT 9 Juni 2024 Dr. dr. Abdul Rahman Rauf, Sp.OG(K) mengatakan, fokus organisasi yang dipimpinnya adalah pada pelayanan sosial dan pendidikan.</p>
<p>&#8220;Kita ingin agar KKLT bisa memberi manfaat terutama secara sosial maupun di bidang pendidikan. Ini prioritas kita di tahap awal sembari menguatkan sistem kelembagaan organisasi,&#8221; kata Dokter Mammang, sapaan akrabnya.</p>
<p>Dikatakannya, sebagai organisasi yang baru kembali diaktifkan setelah belasan tahun, KKLT yang dipimpinnya tentu akan menemui banyak kendala.</p>
<p>&#8220;Kami sadari, tentu tidak mudah mengaktifkan kembali organisasi KKLT ini setelah puluhan tahun tidak banyak beraktifitas. Karena itu kami mengharapkan dukungan dari semua pihak terkait, termasuk dari organisasi payung khususnya KKLR Sulawesi Selatan,&#8221; harap Dokter Mammang. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/07/15/kklt-gelar-pelantikan-pengurus-dan-rapat-kerja-4-agustus-2024/">KKLT Gelar Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja 4 Agustus 2024</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
