<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Majalengka Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/majalengka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/majalengka/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2026 05:13:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>#Majalengka Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/majalengka/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Panen Raya di Majalengka Cetak Produktivitas hingga 11,5 Ton/Ha, Perkuat Stok Beras Nasional</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/03/18/panen-raya-di-majalengka-cetak-produktivitas-hingga-115-ton-ha-perkuat-stok-beras-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 05:13:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Majalengka]]></category>
		<category><![CDATA[Cetak Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[panen raya]]></category>
		<category><![CDATA[Stok Beras Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=50785</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAJALENGKA – Panen raya yang berlangsung di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mencatatkan produktivitas padi tinggi hingga 11,5 ton per hektare. Capaian ini menjadi bagian dari tren peningkatan produksi nasional yang berkontribusi langsung dalam memperkuat ketersediaan dan stok beras nasional pada tahun 2026. Hasil ubinan di sejumlah lokasi menunjukkan capaian yang menggembirakan. Di Desa Pakubeureum, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/03/18/panen-raya-di-majalengka-cetak-produktivitas-hingga-115-ton-ha-perkuat-stok-beras-nasional/">Panen Raya di Majalengka Cetak Produktivitas hingga 11,5 Ton/Ha, Perkuat Stok Beras Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAJALENGKA</strong> – Panen raya yang berlangsung di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mencatatkan produktivitas padi tinggi hingga 11,5 ton per hektare. Capaian ini menjadi bagian dari tren peningkatan produksi nasional yang berkontribusi langsung dalam memperkuat ketersediaan dan stok beras nasional pada tahun 2026.</p>
<p>Hasil ubinan di sejumlah lokasi menunjukkan capaian yang menggembirakan. Di Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati, lahan milik H. Sawir Wirahandi dengan varietas Jangkar menghasilkan 10,78 ton/ha Gabah Kering Panen (GKP). Sementara itu, di Desa Leuweunggede, Kecamatan Jatiwangi, lahan milik Agus Mulyana seluas 36 hektare dengan varietas Inpari 32 mencatatkan hasil ubinan 7,2 kg atau setara dengan 11,5 ton/ha GKP.</p>
<p>Produktivitas yang tinggi ini mencerminkan peningkatan kinerja budidaya di tingkat petani, seiring dengan dukungan program pemerintah dalam penyediaan sarana produksi, perbaikan tata kelola budidaya, serta pendampingan intensif di sentra produksi. Di sisi lain, harga Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat petani saat ini berada pada kisaran Rp7.500 hingga Rp7.800 per kilogram, memberikan nilai tambah ekonomi yang baik bagi petani.</p>
<p>Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa capaian produksi di berbagai daerah, termasuk Majalengka, menjadi penguat utama kondisi pangan nasional.</p>
<p>“Kementerian Pertanian memastikan kondisi pangan nasional, khususnya beras, dalam posisi aman. Produksi saat ini berada di atas kebutuhan konsumsi nasional sehingga stok tetap terjaga,” ujar Mentan Amran (17/03/2026)</p>
<p>Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat tren tersebut. Luas panen pada periode Februari–April 2026 diperkirakan mencapai 3,92 juta hektare, dengan potensi produksi beras pada kuartal I (Januari–Maret) 2026 sebesar 10,16 juta ton atau meningkat 15,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>
<p>Dengan kebutuhan beras nasional sekitar 2,59 juta ton per bulan, produksi yang berada di kisaran 2,6 hingga 5,7 juta ton per bulan memastikan kondisi stok nasional dalam keadaan surplus dan aman.</p>
<p>Pemerintah terus mengoptimalkan momentum panen raya yang berlangsung di berbagai daerah sebagai pengungkit utama peningkatan produksi nasional. Melalui percepatan penyerapan hasil panen, penguatan distribusi, serta stabilisasi harga di tingkat petani, panen raya diharapkan tidak hanya menjaga ketersediaan beras, tetapi juga memperkuat cadangan pangan nasional secara berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/03/18/panen-raya-di-majalengka-cetak-produktivitas-hingga-115-ton-ha-perkuat-stok-beras-nasional/">Panen Raya di Majalengka Cetak Produktivitas hingga 11,5 Ton/Ha, Perkuat Stok Beras Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden 6 Kali Ucapkan: Saya Bahagia</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/04/08/presiden-6-kali-ucapkan-saya-bahagia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 07:59:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Majalengka]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=33330</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAJALENGKA&#8211; Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terbuka menyampaikan kebahagiaannya dalam acara Panen Raya Nasional yang digelar serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4). Dalam kesempatan tersebut, Presiden bahkan menyebut dirinya bahagia hingga enam kali, menegaskan rasa syukur atas capaian peningkatan kesejahteraan petani. &#8220;Hari ini mungkin yang paling [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/08/presiden-6-kali-ucapkan-saya-bahagia/">Presiden 6 Kali Ucapkan: Saya Bahagia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAJALENGKA&#8211;</strong> Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terbuka menyampaikan kebahagiaannya dalam acara Panen Raya Nasional yang digelar serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4). Dalam kesempatan tersebut, Presiden bahkan menyebut dirinya bahagia hingga enam kali, menegaskan rasa syukur atas capaian peningkatan kesejahteraan petani.</p>
<p>&#8220;Hari ini mungkin yang paling bahagia, yang paling gembira adalah saya sendiri, Presiden Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo di tengah acara panen raya yang penuh suasana sukacita.</p>
<p>Para petani juga turut berbagi kebahagiaan mereka. Dari Kabupaten Serang, Banten, Ketua Gapoktan Subur Makmur, Kodiman menyatakan, &#8220;Alhamdulillah, asalnya penghasilan kami sekitar Rp5.500 per kilo. Sekarang, berkat Presiden Prabowo Subianto, harga gabah kami mencapai Rp6.500 per kilogram.&#8221;</p>
<p>Di Lampung Tengah, petani pun merasakan kebahagiaan serupa dengan lonjakan harga gabah dari Rp4.000 menjadi Rp6.500 per kilogram. &#8220;Kami sangat bersyukur sekali, ini merupakan anugerah bagi kami sebagai petani,&#8221; ujar perwakilan petani dari Lampung.</p>
<p>Petani dari Kabupaten Ngawi, Jawa Timur juga menambahkan, &#8220;Kami petani Ngawi merasa bahagia sekali dengan kebijakan Bapak Presiden. Harga gabah kami mencapai Rp6.500 dan pupuk mudah diperoleh.&#8221;</p>
<p>Mendengar antusiasme para petani, Presiden bahkan memperpanjang durasi acara yang awalnya direncanakan satu jam menjadi dua jam.</p>
<p>&#8220;Kepada seluruh petani di seluruh Indonesia, perjuanganmu mulia. Sekarang di puncak pimpinan negara adalah orang-orang yang mengerti, orang-orang yang akan membela kepentingan petani, orang-orang yang cinta petani. Saudara-saudara berjasa, saudara-saudara adalah pahlawan produksi,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Juru Bicara Kantor Komunikasi Presiden, Prita Laura menjelaskan, kebahagiaan Presiden adalah kebahagiaan seluruh petani di Indonesia. Presiden memberi perhatian khusus untuk petani karena ingin mewujudkan petani yang sejahtera dan membawa Indonesia swasembada bahkan menjadi lumbung pangan dunia.</p>
<p>&#8220;Saya baru mendengar dalam satu momen Presiden Prabowo menyebut saya bahagia hingga enam kali. Presiden menjelaskan merasa bahagia karena bisa membahagiakan petani dan mendorong hasil panen yang terbesar dalam 7 tahun terakhir,&#8221; kata Prita.</p>
<p>Prita menambahkan, Presiden mencatat sendiri permasalahan yang disampaikan para petani. Dimulai dari mempermudah akses petani mendapatkan pupuk dan benih, pendampingan petani yang lebih aktif, perbaikan irigasi, penyediaan alsintan, hingga menaikkan harga beli gabah menjadi 6.500 per kilo, yang disampaikan petani sebagai rekor harga gabah tertinggi.</p>
<p>&#8220;Baru memasuki 6 bulan masa pemerintahannya Presiden memang telah merombak begitu banyak sitem dan praktek yang memiskinkan petani,&#8221; kata Prita.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut menyampaikan bahwa serapan gabah oleh Bulog meningkat hingga 2.000%, dari sebelumnya 35.000 ton menjadi 800.000 ton. Menurutnya, hal ini merupakan hasil nyata dari kebijakan pro-petani yang konsisten dijalankan pemerintah sesuai arahan Presiden.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi nasional pada periode Januari-April 2025 mencapai rekor tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, sebesar 13,94 juta ton gabah kering giling (GKG), setara dengan 8,03 juta ton beras. Pencapaian ini didukung oleh berbagai kebijakan percepatan tanam, distribusi pupuk dan benih unggul, serta pompanisasi.</p>
<p>Penjelasan Menteri Amran senada dengan pengakuan para petani.</p>
<p>&#8220;Yang berbeda di kepemimpinan pak Prabowo. Kebijakan pemerintah dikawal betul dari Perintah Presiden, pelaksanaan di tingkat Menteri sampai pelaksaan di tingkat petani sama. Ini yang membuat hasilnya berbeda,&#8221; ujar Dani, salah seorang Penyuluh Pertanian di Majalengka.</p>
<p>Pernyataan Dani diamini koleganya di kelompok tani, Surdi.</p>
<p>&#8220;Dulu kalo bawa pulang hasil tani ke rumah hanya sedikit. Jadi cekcok di rumah. Istri minta saya ganti profesi, tapi ya saya bisanya kan hanya bertani. Tapi sekarang bawa hasil bagus, keluarga di rumah senang. Terimakasih Pak Prabowo,&#8221; katanya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/08/presiden-6-kali-ucapkan-saya-bahagia/">Presiden 6 Kali Ucapkan: Saya Bahagia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Apresiasi Gerak Cepat Mentan Amran: Tiap Saya Cari, Beliau Selalu Ada di Sawah</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/04/07/prabowo-apresiasi-gerak-cepat-mentan-amran-tiap-saya-cari-beliau-selalu-ada-di-sawah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2025 10:28:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Majalengka]]></category>
		<category><![CDATA[14 Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[amran sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[Gerak Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[panen raya]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo subianto]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=33287</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAJALENGKA— Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi gerak cepat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam mengawal pencapaian swasembada pangan nasional. Presiden menyampaikan bahwa dirinya terus memantau kinerja para menteri, termasuk Menteri Pertanian, yang dinilai sangat aktif turun langsung ke lapangan. “Setiap kali saya cari beliau (Mentan Amran), pasti ada di sawah. Suatu hari ada [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/07/prabowo-apresiasi-gerak-cepat-mentan-amran-tiap-saya-cari-beliau-selalu-ada-di-sawah/">Prabowo Apresiasi Gerak Cepat Mentan Amran: Tiap Saya Cari, Beliau Selalu Ada di Sawah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAJALENGKA— Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi gerak cepat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam mengawal pencapaian swasembada pangan nasional.</p>
<p>Presiden menyampaikan bahwa dirinya terus memantau kinerja para menteri, termasuk Menteri Pertanian, yang dinilai sangat aktif turun langsung ke lapangan.</p>
<p>“Setiap kali saya cari beliau (Mentan Amran), pasti ada di sawah. Suatu hari ada di Kalimantan Barat, besok di Merauke, lusa di Lampung. Inilah contoh menteri yang benar-benar hadir di tengah petani,” ujar Presiden Prabowo saat menghadiri panen raya serentak di 14 provinsi, yang dipusatkan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.</p>
<p>Presiden menilai langkah cepat Mentan Amran mulai menunjukkan hasil nyata. Produksi pangan nasional mengalami peningkatan signifikan, yang menurutnya merupakan buah dari kerja keras dan komitmen kuat seluruh jajaran pertanian.</p>
<p>“Alhamdulillah, kita lihat hasilnya. Dengan hati yang bersih dan kerja keras, kita optimis bisa mencapai apa yang kita harapkan. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim pertanian,” ungkap Presiden, Senin (7/4/2025).</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden atas kebijakan dan dukungan penuh terhadap sektor pertanian nasional.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa capaian saat ini adalah hasil sinergi lintas sektor dan respons cepat dari pemerintah pusat hingga daerah.</p>
<p>Mentan menyebutkan bahwa saat ini harga gabah sudah mencapai Rp6.500 per kilogram. Kenaikan ini sangat membahagiakan petani dan menjadi bukti nyata dari hasil kebijakan Presiden yang pro terhadap petani.</p>
<p>“Ada 100 juta petani yang menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden. Mereka juga mengapresiasi kebijakan pupuk yang kini jauh lebih sederhana. Dulu harus ditandatangani oleh 12 Menteri, 38 Gubernur, dan 500-an kepala daerah. Sekarang, berkat Inpres yang Bapak tandatangani, distribusi pupuk bisa langsung dari Kementan ke pabrik, lalu ke kelompok tani. Ini adalah revolusi di sektor pertanian,” jelas Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin.</p>
<p>Amran juga melaporkan bahwa program pompanisasi mampu meningkatkan produksi di Pulau Jawa hingga 2,8 juta ton, bahkan di tengah krisis El Nino.</p>
<p>Sementara itu, data BPS menunjukkan produksi gabah nasional periode Januari-Maret 2025 telah mencapai 52 persen dari total target tahunan.</p>
<p>Selain itu, Mentan Amran juga mengapresiasi serapan gabah oleh Bulog yang meningkat signifikan.</p>
<p>“Serapan Bulog meningkat 2.000 persen. Dulu hanya 35.000 ton, sekarang mencapai 800.000 ton. Ini berkat kerja keras jajaran Bulog, termasuk Komisaris Utama dan Pak Wamentan yang terus turun tangan langsung,&#8221; kata Amran.</p>
<p>Bahkan, tambahnya, banyak direksi Bulog yang menginap di kantor karena tingginya semangat kerja. Kita juga telah menyewa gudang tambahan sebanyak 750 ribu ton karena gudang-gudang eksisting sudah penuh.</p>
<p>Saat ini, stok beras nasional di gudang Bulog telah mencapai 2,4 juta ton dan diprediksi menembus 3 juta ton di akhir bulan, angka tertinggi dalam 10–20 tahun terakhir.</p>
<p>“Alhamdulillah, ini semua buah dari sinergi dan kepemimpinan Bapak Presiden. Dari benih, alat mesin pertanian, pompanisasi, cetak sawah, HPP, sampai serapan Bulog sudah berjalan dengan baik,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sekarang ini, urainya, yang sedang berproses adalah pembangunan dan normalisasi irigasi seluas 2 juta hektare bersama Menteri PUPR.</p>
<p>&#8220;Jika ini selesai, insyaallah pangan kita akan aman, dan mimpi besar menjadi lumbung pangan dunia dapat segera terwujud,” tegasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/07/prabowo-apresiasi-gerak-cepat-mentan-amran-tiap-saya-cari-beliau-selalu-ada-di-sawah/">Prabowo Apresiasi Gerak Cepat Mentan Amran: Tiap Saya Cari, Beliau Selalu Ada di Sawah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Andi Amran Ajak Pengusaha Jawa Barat Wujudkan Swasembada Daging</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/06/06/mentan-andi-amran-ajak-pengusaha-jawa-barat-wujudkan-swasembada-daging/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2024 11:01:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Dombakambing]]></category>
		<category><![CDATA[#Majalengka]]></category>
		<category><![CDATA[#mentanandiamran]]></category>
		<category><![CDATA[#Peternak]]></category>
		<category><![CDATA[#Swasembadadaging]]></category>
		<category><![CDATA[aas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=18103</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAJALENGKA &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (AAS) mengajak para pengusaha di Jawa Barat bersama-sama mewujudkan swasembada daging guna memenuhi kebutuhan dalam negeri. Karena itu, Mentan AAS ingin semua kebijakan yang dikeluarkan pemerintah harus dipermudah untuk memperbesar skala usaha bagi petani dan peternak seluruh Indonesia. &#8220;Maka dari itu, kita harus memulai dari sekarang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/06/mentan-andi-amran-ajak-pengusaha-jawa-barat-wujudkan-swasembada-daging/">Mentan Andi Amran Ajak Pengusaha Jawa Barat Wujudkan Swasembada Daging</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAJALENGKA &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (AAS) mengajak para pengusaha di Jawa Barat bersama-sama mewujudkan swasembada daging guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.</p>
<p>Karena itu, Mentan AAS ingin semua kebijakan yang dikeluarkan pemerintah harus dipermudah untuk memperbesar skala usaha bagi petani dan peternak seluruh Indonesia.</p>
<p>&#8220;Maka dari itu, kita harus memulai dari sekarang dan nanti saya akan mengundang khusus (para pengusaha ternak domba) ke kantor untuk mengetahui apa saja kebijakan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha seperti ini agar lebih besar lagi. Ingat kita harus memulai menuju swasembada daging,&#8221; ujar Mentan di PT Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ) Kabupaten Majalengka, Kamis, 6 Juni 2024.</p>
<p>Mentan yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) mengatakan, peternakan domba maupun kambing harus diperluas mengingat kebutuhan dunia semakin besar.</p>
<p>Namun dia berharap pengembangan yang dilakukan tetap harus memperhatikan sistem kandang terintegrasi baik hulu maupun hilir.</p>
<p>Mentan AAS berharap, peternakan semacam ini (LSAJ) mampu menghasilkan 90 persen plasma agar Indonesia betul-betul menjadi negara mandiri yang berdaulat secara pangan.</p>
<p>&#8220;Saya kira apa yang kita mulai Ini sudah sangat luar biasa, di mana 90 persennya sudah plasma. Ini potensinya sangat luas dan kalau ini kita kembangkan di seluruh indonesia, sekali lagi saya sangat yakin kita bisa swasembada daging,&#8221; katanya.</p>
<p>Bagi Mentan, pengelolaan hewan ternak harua dilihat secara kongkrit dan holistik. Misalnya para pengusaha wajib memperhatikan ketersediaan pakan dan juga memperhatikan kesehatan hewan. Dua hal tersebut mesti dijalankan agar daging yang dihasilkan dalam kondisi sehat dan juga siap jual.</p>
<p>&#8220;Intinya bisnis itu pendekatannya harus holistik dari hulu sampai hilir. Karena kalau pakan tidak diperhatikan, kemudian marginnya tidak diperhatikan ini berbahaya. Justru sebaliknya kita harus membangun sumber pakan sendiri agar memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih besar,&#8221; katanya.</p>
<p>Mengenai hal ini, Mentan AAS meminta para Dirjen di bawahnya untuk mengedepankan pelayanan sehingga para peternak yang mengajukan perizinan tidak mendapat kesulitan. Jangan sampai, ijin yang diajukan malah membuat petani merasakan kerugian.</p>
<p>&#8220;Jadi kami sebagai regulator akan membuat kebijakan yang memudahkan. Bila perlu ijinnya kami antarkan karena tidak boleh mempersulit. Dan ingat tidak ada macam macam dalam mengurus ijin,&#8221; katanya.</p>
<p>Diketahui, PT Lembu Setia Abadi Jaya Kabupaten Majalengka mampu menampung kapasitas 3000 ekor domba maupun kambing dengan rencana perluasan mencapai 30.000 ekor. Sementara total populasi yang ada saat ini mencapai 650 ekor, terdiri dari domba 417 ekor dan kambing 233 ekor.</p>
<p>Sebelumnya di PT Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ) Farm Tangerang, Mentan memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Idul Adha mendatang dalam kondisi aman dan mencukupi.</p>
<p>Berdasarkan data Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), secara nasional, kebutuhan hewan kurban berada pada angka 1,97 juta ekor, dengan ketersediaannya yang mencapai 2,06 juta ekor, maka ketersediaan hewan kurban tahun ini berpotensi surplus hingga 88 ribu ekor.</p>
<p>Berdasarkan data tersebut, Mentan Amran memastikan jumlah ketersediaan hewan kurban baik Sapi, Kerbau, Kambing maupun Domba untuk memenuhi kebutuhan nasional sangat mencukupi bahkan surplus.</p>
<p>&#8220;Persiapan kurban Insyaallah aman, cukup sampai kita Idul Adha nanti, saya sudah terima laporannya, dan aman, jumlahnya sangat cukup,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/06/mentan-andi-amran-ajak-pengusaha-jawa-barat-wujudkan-swasembada-daging/">Mentan Andi Amran Ajak Pengusaha Jawa Barat Wujudkan Swasembada Daging</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
