<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mandiri Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/mandiri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/mandiri/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jun 2025 08:13:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Mandiri Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/mandiri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengurus PKK, Bunda PAUD, dan Dekranasda Gowa Diminta Berperan Wujudkan Keluarga Sejahtera dan Mandiri</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/06/16/pengurus-pkk-bunda-paud-dan-dekranasda-gowa-diminta-berperan-wujudkan-keluarga-sejahtera-dan-mandiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 08:13:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Gowa]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Gowa]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga Sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus TP PKK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=37411</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, GOWA-&#8211; Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang melakukan Pengukuhan dan Pelantikan sejumlah organisasi strategis perempuan di Kabupaten Gowa. Bupati Husniah mengukuhkan Ketua TP PKK yang juga Ketua Pembina Posyandu dan Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa sekaligus melantik Bunda PAUD Kecamatan dan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Gowa serta Pengurus TP PKK Kabupaten Gowa yang berlangsung khidmat di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/06/16/pengurus-pkk-bunda-paud-dan-dekranasda-gowa-diminta-berperan-wujudkan-keluarga-sejahtera-dan-mandiri/">Pengurus PKK, Bunda PAUD, dan Dekranasda Gowa Diminta Berperan Wujudkan Keluarga Sejahtera dan Mandiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, GOWA-</strong>&#8211; Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang melakukan Pengukuhan dan Pelantikan sejumlah organisasi strategis perempuan di Kabupaten Gowa.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-37413" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250616-WA0081.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250616-WA0081.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250616-WA0081-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250616-WA0081-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250616-WA0081-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250616-WA0081-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250616-WA0081-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Bupati Husniah mengukuhkan Ketua TP PKK yang juga Ketua Pembina Posyandu dan Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa sekaligus melantik Bunda PAUD Kecamatan dan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Gowa serta Pengurus TP PKK Kabupaten Gowa yang berlangsung khidmat di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (16/6).</p>
<p>Bupati Gowa, Husniah Talenrang dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya amanah yang diemban dan mengajak seluruh jajaran untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab.</p>
<p>&#8220;Selamat kepada seluruh yang dilantik hari ini. Saya berharap ibu-ibu dapat menjalankan amanah ini dengan sepenuh hati serta melaksanakan program kerja secara tepat sasaran,&#8221; tegas Husniah.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa Tim Penggerak PKK harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keluarga berkualitas dalam berbagai aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, moral, hingga lingkungan hidup.</p>
<p>Seluruhnya dapat dicapai melalui implementasi 10 Program Pokok PKK dan pemberdayaan hingga tingkat dasawisma.</p>
<p>Lebih lanjut, Husniah menekankan pentingnya menjalin komunikasi harmonis dengan semua elemen masyarakat serta menjadikan PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah.</p>
<p>&#8220;PKK adalah gerakan yang lahir dari masyarakat, dengan perempuan sebagai motor penggerak utamanya. Tujuan utamanya adalah menciptakan keluarga sejahtera yang mampu menjaga keseimbangan lahir dan batin,&#8221; ujar Husniah.</p>
<p>Sebagai bagian dari upaya mendukung visi “Bersama Menuju Gowa yang Lebih Maju dan Berkelanjutan,” Bupati Gowa menyematkan sembilan program prioritas daerah yang harus didukung penuh oleh TP PKK dan seluruh elemen masyarakat, Gowa Cerdas, Gowa Sehat, Gowa Produktif, Gowa Inklusif, Gowa Beradat, Gowa Elegan, Gowa Religius, Gowa Unggul, Gowa Aspiratif.</p>
<p>Husniah juga menambahkan sekaligus memberikan arahan khusus kepada pengurus Dekranasda Kabupaten Gowa agar dapat mengemban tugas mengembangkan kerajinan daerah dengan inovasi dan kreativitas yang tinggi.</p>
<p>&#8220;Dekranasda harus menjadi lokomotif dalam memajukan industri kerajinan lokal agar mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Saya juga mengajak seluruh SKPD terkait untuk memberikan pendampingan dan dukungan maksimal,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tak kalah penting, perhatian juga diberikan kepada peran strategis Bunda PAUD dalam memastikan kualitas pendidikan anak usia dini di Gowa. Menurutnya, investasi pendidikan usia dini adalah investasi masa depan bangsa.</p>
<p>&#8220;Sebagai Bunda PAUD, kita harus memastikan seluruh anak di Kabupaten Gowa mendapatkan pendidikan dan pengasuhan terbaik sejak usia dini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Menutup sambutannya, Bupati Gowa mengajak semua pihak untuk bersinergi mendukung program-program PKK, Dekranasda, dan Bunda PAUD demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berdaya.</p>
<p>“Sekali lagi, saya ucapkan selamat atas pelantikan ini. Mari kita bersama-sama membangun Gowa yang lebih baik, lebih maju, dan berkelanjutan,” tutupnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, juga Ketua TP PKK Kabupaten Gowa sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah melantik para Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Gowa dan Pengurus Dekranasda Kabupaten Gowa.</p>
<p>Ketua TP PKK Kabupaten Gowa yang juga Ketua Pembina Posyandu dan Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah mengatakan bahwa jajaran TP PKK, Bunda PAUD dan Dekranasda Kabupaten Gowa senantiasa akan berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gowa.</p>
<p>&#8220;Sebagai mitra pemerintah, kami akan selalu berkolaborasi untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah daerah untuk peningkatan kesejahteraan keluarga dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui pembinaan UMKM,&#8221; ungkap Andi Tenri Indah Darmawangsyah.</p>
<p>Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Dewan Pembina Dekranasda Kabupaten Gowa, Muhammad Khaerul Aco, Staf Ahli TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, A Kasmawati Paturusi dan para pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/06/16/pengurus-pkk-bunda-paud-dan-dekranasda-gowa-diminta-berperan-wujudkan-keluarga-sejahtera-dan-mandiri/">Pengurus PKK, Bunda PAUD, dan Dekranasda Gowa Diminta Berperan Wujudkan Keluarga Sejahtera dan Mandiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sulsel Komitmen Menjadi Lumbung Pangan Nasional, dengan Terus Kembangkan Mandiri Benih dari Padi ke Kentang dan Kakao</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/05/22/sulsel-komitmen-menjadi-lumbung-pangan-nasional-dengan-terus-kembangkan-mandiri-benih-dari-padi-ke-kentang-dan-kakao/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2025 00:59:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[benih]]></category>
		<category><![CDATA[Lumbung]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Padi]]></category>
		<category><![CDATA[pangan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=36021</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus memantapkan diri sebagai daerah lumbung pangan nasional. Setelah sukses dengan program Mandiri Benih Padi, kini Sulsel bersiap mengembangkan benih mandiri untuk komoditas kentang dan kakao. Program ini menjadi prioritas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, sejalan dengan upaya memperkuat hilirisasi pertanian serta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/22/sulsel-komitmen-menjadi-lumbung-pangan-nasional-dengan-terus-kembangkan-mandiri-benih-dari-padi-ke-kentang-dan-kakao/">Sulsel Komitmen Menjadi Lumbung Pangan Nasional, dengan Terus Kembangkan Mandiri Benih dari Padi ke Kentang dan Kakao</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus memantapkan diri sebagai daerah lumbung pangan nasional. Setelah sukses dengan program Mandiri Benih Padi, kini Sulsel bersiap mengembangkan benih mandiri untuk komoditas kentang dan kakao.</p>
<p>Program ini menjadi prioritas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, sejalan dengan upaya memperkuat hilirisasi pertanian serta mendukung target swasembada pangan nasional yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>Mandiri Benih Padi bukanlah hal baru di Sulsel. Program ini telah berjalan sejak 2022-2023 dan berhasil meningkatkan produksi beras di berbagai daerah. Hasilnya, Sulsel menjadi provinsi pemasok beras tertinggi di Indonesia dan diandalkan sebagai lumbung pangan nasional.</p>
<p>“Bapak Gubernur mendorong perwujudan Sulsel sebagai provinsi mandiri benih. Khususnya untuk benih padi yang sudah dijalankan dan kini terus dilanjutkan. Apalagi Sulsel sejak dulu menjadi sentra produksi padi nasional,” kata Sekretaris Daerah Sulsel, Jufri Rahman.</p>
<p>Ke depan, Pemprov Sulsel tengah mempersiapkan kemandirian benih untuk kentang dan kakao. Pengembangan benih kentang ditargetkan tercapai dalam tiga tahun ke depan, mengingat selama ini pasokannya masih berasal dari Jawa Barat. Sementara itu, bibit kakao kerap didatangkan dari Jember, Jawa Timur.</p>
<p>&#8220;Jika kita bisa memproduksi sendiri di sini, maka akan mendorong pergerakan ekonomi di masyarakat Sulsel,&#8221; terangnya.</p>
<p>Tahun ini, Pemprov Sulsel melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan akan menyalurkan bantuan benih padi sebanyak 5 juta kilogram untuk ditanam di lahan seluas 200 ribu hektare di seluruh Sulsel. Program ini menyasar petani di 24 kabupaten/kota.</p>
<p>Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Abdul Gafar, menyatakan, “Jika pada 2022 dan 2023 kami salurkan 2,5 juta kilogram per tahun untuk 100 ribu hektare, tahun ini jumlahnya kami tingkatkan menjadi 5 juta kilogram benih untuk 200 ribu hektare lahan.”</p>
<p>Untuk lokasi penangkaran benih kentang, direncanakan di Kabupaten Gowa, Enrekang, dan Bantaeng. Sementara untuk kakao akan difokuskan di Kabupaten Bone dan Luwu.</p>
<p>Program Mandiri Benih Padi sebelumnya juga sukses mengantarkan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman meraih Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian 2023 dan Satyalancana Wira Karya atas keberhasilan program Mandiri Benih Andalan Sulsel. Penghargaan ini diberikan oleh Presiden RI kepada individu yang berjasa luar biasa bagi pembangunan.</p>
<p>Sulsel yang maju sebagai lumbung pangan diwujudkan, dan hilirisasi pertanian terus dilakukan melalui langkah konkret di lapangan. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/22/sulsel-komitmen-menjadi-lumbung-pangan-nasional-dengan-terus-kembangkan-mandiri-benih-dari-padi-ke-kentang-dan-kakao/">Sulsel Komitmen Menjadi Lumbung Pangan Nasional, dengan Terus Kembangkan Mandiri Benih dari Padi ke Kentang dan Kakao</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Swasembada Pangan, Sulsel Kembali Hadirkan Program Mandiri Benih</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/04/23/dukung-swasembada-pangan-sulsel-kembali-hadirkan-program-mandiri-benih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2025 11:38:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[benih]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=34290</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Swasembada pangan, menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun ikut mendukung melalui program Mandiri Benih. Program prioritas yang digagas oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi ini akan menyalurkan bantuan benih padi unggul secara gratis kepada masyarakat, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/23/dukung-swasembada-pangan-sulsel-kembali-hadirkan-program-mandiri-benih/">Dukung Swasembada Pangan, Sulsel Kembali Hadirkan Program Mandiri Benih</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Swasembada pangan, menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun ikut mendukung melalui program Mandiri Benih.</p>
<p>Program prioritas yang digagas oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi ini akan menyalurkan bantuan benih padi unggul secara gratis kepada masyarakat, sebanyak 5 juta ton.</p>
<p>Mandiri Benih bukanlah program baru. Program ini pernah dicanangkan oleh Andi Sudirman Sulaiman saat menjabat sebagai Gubernur, yang dilaksanakan pada tahun 2022–2023. Hasilnya dirasakan manfaatnya oleh para petani, karena upaya tersebut mampu meningkatkan hasil produksi pertanian dan mendongkrak perekonomian petani.</p>
<p>Berkat program ini pula, Sulawesi Selatan sukses menjadi salah satu provinsi pemasok beras tertinggi di Indonesia dan menjadi penyangga pangan nasional.</p>
<p>Untuk tahun 2025, Pemprov Sulsel melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan akan menyalurkan bantuan benih sebesar 5 juta kilogram (5.000 ton) benih pokok untuk ditanam di lahan pertanian seluas kurang lebih 200 ribu hektar. Bantuan benih ini menyasar petani di 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-34292" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250423-WA0103.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250423-WA0103.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250423-WA0103-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250423-WA0103-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250423-WA0103-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250423-WA0103-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250423-WA0103-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Abdul Gafar, menyampaikan hal tersebut. Sedangkan tahun 2022 dan 2023 dibagikan 2,5 juta kg untuk 100 ribu ha/per tahun.</p>
<p>&#8220;Insya Allah, tahun ini Pemprov Sulsel akan menyalurkan. Ini berarti dua kali lipat dari tahun sebelumnya,&#8221; sebut Abdul Gafur.</p>
<p>Program ini mendapat perhatian serius dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel sebagai wujud dukungan terhadap swasembada pangan, mengingat potensi Sulsel sebagai salah satu daerah unggulan tanaman padi.</p>
<p>&#8220;Selain itu Bapak Gubernur meminta kepada kami untuk fokus menangani peningkatan produksi pertanian. Tahun ini, program Mandiri Benih itu kita akan salurkan bertahap,&#8221; terangnya.</p>
<p>Untuk tahap pertama, penyaluran benih ditargetkan mencapai 1.250.000 kg, dan pada tahap berikutnya mencapai 3.750.000 kg, dengan penyesuaian waktu tanam petani.</p>
<p>Mengenai kualitas benih, Abdul Gafar menegaskan, &#8220;Secara genetik, kelas benihnya ini lebih bagus, tahan dan kuat, serta mempunyai potensi hasil yang lebih besar. Benih pokok yang kami bagikan ini nantinya, masih bisa ditanam kembali oleh petani kita, paling tidak satu kali lagi petani kita bisa tanam hasilnya. Karena itu masuk kelas benih sebar. Apalagi benih yang dibagikan ditangkar di Sulsel, sehingga memberdayakan petani penangkar kita juga,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tak hanya membagikan benih, Pemprov Sulsel juga akan mengerahkan penyuluh pertanian di Kabupaten/Kota untuk mendampingi petani dalam penanaman benih tersebut.</p>
<p>&#8220;Ada pendampingan dan petugas kita ini sudah diisntruksikan ke bawah. Baik petugas penyuluh pertanian petugas POPT, itu kita sudah minta untuk mengawal ini program supaya produktivitas itu bisa kita tingkatkan. Hal inilah wujud kesiapan Pemprov mendukung swasembada pangan,&#8221;<br />
paparnya.</p>
<p>Diketahui, atas buah pemikiran program ini, Andi Sudirman Sulaiman pernah meraih Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian tahun 2023, serta meraih Satyalancana Wira Karya Program Mandiri Benih Andalan Sulsel.(*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/23/dukung-swasembada-pangan-sulsel-kembali-hadirkan-program-mandiri-benih/">Dukung Swasembada Pangan, Sulsel Kembali Hadirkan Program Mandiri Benih</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8216;Gila&#8217; Penelitian dan Terus Berkomitmen Mewujudkan Visi Mandiri dan Modern</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/15/prof-dr-ir-jamaluddin-jompa-m-sc-gila-penelitian-dan-terus-berkomitmen-mewujudkan-visi-mandiri-dan-modern/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2025 15:45:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Jamaluddin]]></category>
		<category><![CDATA[Komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[Prof JJ]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32197</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID MAKASSAR – Selama masa jabatannya, Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (Prof JJ) bertekad untuk memajukan UNHAS dengan mengusung visi institusi yang mandiri dan modern, serta fokus pada kemanfaatan lokal yang diakui secara global. .Prof JJ yang resmi menjabat sebagai Rektor sejak tahun 2022 kini berencana maju kembali untuk periode kedua [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/15/prof-dr-ir-jamaluddin-jompa-m-sc-gila-penelitian-dan-terus-berkomitmen-mewujudkan-visi-mandiri-dan-modern/">&#8216;Gila&#8217; Penelitian dan Terus Berkomitmen Mewujudkan Visi Mandiri dan Modern</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID MAKASSAR – Selama masa jabatannya, Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (Prof JJ) bertekad untuk memajukan UNHAS dengan mengusung visi institusi yang mandiri dan modern, serta fokus pada kemanfaatan lokal yang diakui secara global.</p>
<p>.Prof JJ yang resmi menjabat sebagai Rektor sejak tahun 2022 kini berencana maju kembali untuk periode kedua tahun 2026 &#8211; 2030.</p>
<p>Sebagai anggota Ex-Officio Majelis Wali Amanat Unhas periode 2023-2027, Prof JJ tentu memiliki tanggung jawab besar dalam mengarahkan kebijakan dan program kerja universitas.</p>
<p>Ia lahir di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan pada 8 Maret 1967, Prof JJ menghabiskan masa kecilnya dengan berpindah-pindah sekolah mengikuti tugas ayahnya yang merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di Komandi Distrik Militer (Kodim).</p>
<p>Jamaluddin Jompa kecil bersekolah di sekolah dasar (SD) tiga kali berpindah, awalnya di SD Sampeang, Kabupaten Bulukumba. Kemudian saat kelas 4 SD, pindah sekolah mengikuti tugas ayahnya, maka ia pindah ke SD 13 Pinrang. Bahkan beberapa bulan masih di kelas 4 SD, kembali ikut pindah ke desa lain di Kabupaten Pinrang.</p>
<p>Meski demikian, pendidikan di tingka sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) tetap di Pinrang. Setamat SMA pada 1985, ia memilih Jurusan Perikanan, Universitas Hasanuddin, dan lulus sebagai sarjana pada 1989.</p>
<p>Sebelum memasuki bangku kuliah, masa remajanya lebih banyak habiskan untuk bekerja di sawah setiap pulang sekolah membantu orang tua yang nyambi sebagai petani.</p>
<p>Karena bercita-cita melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa remaja, lebih sering belajar dan membaca buku di sawah. Dan usaha kerasnya bekerja dan belajar di sawah pun tidak sia-sia. Semua berbuah manis, karena haskinya, ia tidak hanya berhasil diterima di UNHAS, tetapi juga menjadi lulusan SMA dengan nilai Ujian Nasional terbaik.</p>
<p>Prof JJ bercerita, jika sejak duduk di bangku SMP, sudah memiliki cita-cita menjadi peneliti. &#8220;Saya selalu memaksa teman-teman untuk membuat eksperimen. Apapun itu, saya selalu mencoba untuk mempraktikkan sains atau ilmu pengetahuan. Saya kan dulu berasal dari daerah Pinrang dan itu bukanlah tempat yang menginspirasi untuk melakukan penelitian. Maka itu mendorong saya untuk bercita-cita menjelajah dunia.Setelah masuk SMA, saya memilih masuk IPA dan tertarik dengan kimia karena banyak hal yang menarik menurut saya&#8221; urainya.</p>
<p>Dari dulu saya tertarik dengan laut karena laut menginspirasi saya bahwa laut itu penuh dengan misteri. Laut itu seperti apa? Isinya seperti apa? Sifatnya bagaimana? Itu semua menjadi pertanyaan saya dulu. Saat masuk kuliah, waktu itu belum ada ilmu kelautan, jadi saya memilih yang terdekat yaitu ilmu perikanan dan bebas tes,&#8221; sambung Prof JJ.</p>
<p>Saat kuliah ia mengaku selalu ingin membaca hasil-hasil penelitian. Setiap ada solusi dari hasil penelitian, membuatnya paham bahwa penelitian itu membawa solusi. Kalau tidak ada penelitian, banyak masalah yang tidak bisa kita selesaikan.</p>
<p>&#8220;Makanya saya cepat melakukan penelitian, dan saya termasuk mahasiswa tercepat yang melakukan penelitian yakni pada semester enam. Mungkin dikarenakan obsesi saya terhadap penelitian. Saya merasa, bahwa penelitian selalu membawa kemaslahatan bagi umat manusia,&#8221; akunya.</p>
<p>Termasuk memilih melanjutkan pendidikan ke keluar negeri.</p>
<p>&#8220;Mungkin berbeda dengan mahasiswa sekarang yang mau nyaman saja, saya tidak suka nyaman, saya mau melanjutkan sekolah di tempat paling jauh melihat dunia lebih luas. Waktu itu saya mendapat kesempatan beasiswa ke Denmark dan Kanada. Tanpa pikir panjang, saya memilih Kanada karena itu yang paling jauh. Mungkin itu yang membuat saya merasa bahwa ilmu pengetahuan harus diawali dari penelitian,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di Jurusan Perikanan Unhas pada tahun 1989, Prof JJ melanjutkan studi pascasarjana di McMaster University, Kanada, dan meraih gelar MSc pada tahun 1996. Ia kemudian menyelesaikan program doktoralnya di James Cook University, Australia, pada tahun 2003.</p>
<p>Kembali ke Unhas, ia menjabat sebagai Direktur Pusat Studi Terumbu Karang dan kemudian menjabat dalam berbagai posisi penting, termasuk Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) dan Dekan Sekolah Pascasarjana.</p>
<p>Berkat kerja kerasnya yang pantang menyerah mengantarkan Prof JJ pernah dianugerahi sebagai dosen berprestasi dengan hasil penelitian yang seabrek.  Tulisan-tulisannya mudah dijumpai di jurnal-jurnal internasional, hingga ia sempat disebut sebagai calon ideal Menteri Kelautan di tahun 2013 lalu.</p>
<p>Dalam kepemimpinannya sebagai Rektor UNHAS, Prof JJ menekankan lima pilar strategis untuk memajukan Unhas, yaitu pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, reputasi, dan tata kelola. Ia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, serta memperkuat peran Unhas dalam pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p>Selain itu, ia juga berupaya meningkatkan reputasi Unhas di tingkat nasional dan internasional sebagai World Class University.</p>
<p>“Untuk mencapai visi misi dan impian tersebut, sangat dibutuhkan adanya kepemimpinan yang kuat. Tugas yang harus diemban diibaratkan seorang nahkoda di kapal besar yang berlayar di era yang semakin kompleks,” ungkap Prof JJ.</p>
<p>Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Prof JJ bertekad untuk membawa Universitas Hasanuddin menuju masa depan yang lebih baik, menjadikan institusi ini sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya unggul di tingkat lokal, tetapi juga diakui secara global.</p>
<p>Prof. Jamaluddin Jompa mengusung visi Unhas yang mandiri dan modern, dengan fokus pada kemanfaatan lokal dan pengakuan global. Dalam program kerjanya, ia menekankan lima pilar strategis untuk memajukan Universitas Hasanuddin selama masa jabatannya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-32199" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250315-WA0120-300x178.jpg" alt="" width="300" height="178" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250315-WA0120-300x178.jpg 300w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250315-WA0120-24x13.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250315-WA0120-36x20.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250315-WA0120-48x27.jpg 48w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><strong>Visi:</strong><br />
&#8211; Mewujudkan Universitas Hasanuddin sebagai institusi yang mandiri dan modern.<br />
&#8211; Menekankan pentingnya kemanfaatan lokal yang diakui secara global.</p>
<p><strong>Misi:</strong><br />
&#8211; Meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif.<br />
&#8211; Mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.<br />
&#8211; Memperkuat peran Unhas dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program-program yang relevan.<br />
&#8211; Mengembangkan infrastruktur dan fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar.<br />
&#8211; Meningkatkan reputasi Unhas di tingkat nasional dan internasional sebagai World Class University.</p>
<p><strong>Biodata Singkat</strong><br />
Nama: Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.<br />
Tempat dan Tanggal Lahir: Takalar 8 Maret 1967</p>
<p>Istri : Hartati Tamti<br />
Anak:<br />
&#8211; Muthiah Nur Afifah<br />
&#8211; Maulana Nur Ikhsan<br />
&#8211; Ahmad Walid Jamal<br />
&#8211; Fahri Nur Jauhar</p>
<p><strong>Pendidikan:</strong><br />
&#8211; SD Negeri Paria Pinrang<br />
&#8211; SMP Negeri 2 Pinrang<br />
&#8211; SMA Negeri 243 Pinrang (Sekarang SMA Negeri 1 Pinrang)<br />
&#8211; Sarjana Perikanan, Universitas Hasanuddin (1989)<br />
&#8211; Magister (M.Sc.) dalam Coral Reef Assessment and Monitoring, McMaster University, Kanada (1996)<br />
&#8211; Doktor (PhD), James Cook University, Australia (2003)</p>
<p><strong>Pengalaman Kerja:</strong><br />
&#8211; Rektor Universitas Hasanuddin periode 2022-2026<br />
&#8211; Anggota Ex-Officio Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin periode 2023-2027.</p>
<p>&#8211; Dekan FIKP Unhas periode 2013-2017.</p>
<p>&#8211; Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin periode 2018–2022.</p>
<p>&#8211; Direktur Pusat Studi Terumbu Karang Universitas Hasanuddin 2004<br />
&#8211; Ketua Pusat Keunggulan untuk Ketahanan Kelautan dan Pembangunan Berkelanjutan.</p>
<p>&#8211; Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil Universitas Hasanuddin</p>
<p><strong>Peran pada Lembaga Pemerintah:</strong><br />
&#8211; Direktur Puslitbang Laut, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil (2011-2013).</p>
<p>&#8211; Penasehat Menteri KKP bidang Ekologi Laut pada tahun 2020.</p>
<p>&#8211; Anggota Komisi Nasional untuk Penilaian Stok Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.</p>
<p><strong>Peran Pada Organisasi Profesi dan Kemasyarakatan/Pemuda</strong><br />
&#8211; Sekretaris Eksekutif COREMAP II (2007-2011).</p>
<p>&#8211; Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar.</p>
<p>&#8211; Ketua Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Komite Koordinasi Nasional CTI (Coral Triangle Initiative).</p>
<p>&#8211; Anggota Dewan Coral Triangle Center (CTC).</p>
<p>&#8211; Anggota perdana Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) 2015.</p>
<p><strong>Penghargaan:</strong><br />
&#8211; Pew Fellows for Marine Coservation Project dari The Pew Charitable Trusts pada 2019.</p>
<p>&#8211; Ilmuwan terbaik dengan sitasi publikasi internasional terkait ekosistem pesisir tropis pada 2017.</p>
<p>&#8211; Chancellor’s Award Recipient dari James Cook University kusala 2018.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/15/prof-dr-ir-jamaluddin-jompa-m-sc-gila-penelitian-dan-terus-berkomitmen-mewujudkan-visi-mandiri-dan-modern/">&#8216;Gila&#8217; Penelitian dan Terus Berkomitmen Mewujudkan Visi Mandiri dan Modern</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lampoko Berupaya jadi Desa Mandiri Pangan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/10/15/lampoko-berupaya-jadi-desa-mandiri-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Oct 2024 15:29:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[#Ketahananpangan]]></category>
		<category><![CDATA[#UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Barru]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=23887</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Jaraknya cukup jauh dari Kota Makassar, Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan. Butuh waktu dua jam lebih untuk tiba di Dusun Pallae, Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Setiba di desa tersebut, hamparan padi yang masih hijau langsung menyegarkan mata. Tidak hanya itu, sejumlah tanaman holtikultura langsung terlihat di sana. Ada cabai, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/15/lampoko-berupaya-jadi-desa-mandiri-pangan/">Lampoko Berupaya jadi Desa Mandiri Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Jaraknya cukup jauh dari Kota Makassar, Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan. Butuh waktu dua jam lebih untuk tiba di Dusun Pallae, Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.</p>
<p>Setiba di desa tersebut, hamparan padi yang masih hijau langsung menyegarkan mata. Tidak hanya itu, sejumlah tanaman holtikultura langsung terlihat di sana.</p>
<p>Ada cabai, kacang-kacangan, palawija, tanaman buah, bahkan bawang yang sulit tumbuh di dataran rendah, bisa dibudidayakan warga desa itu.</p>
<p>Kepala Desa Lampoko, Budiman bahkan mengaku, jika mereka bisa melakukan tanam padi dan panen tiga kali dalam setahun, dengan memanfaatkan aliran sungai dan pompa yang diberikan pemerintah sebagai bantuan bagi kelompok tapi.</p>
<p>Alhasil, desa tersebut pun terpilih mewakili Kabupaten Barru dalam Lomba Desa Ketahanan Pangan, yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan.</p>
<p>Budiman juga mengungkapkan pihaknya memang sedang berusaha menjadi desa mandiri pangan. &#8220;Karena semua ada di sini. Kelompok tani kami juga bisa tersu bekerja dengan banyak bantuan, baik dari pemerintah, BUMN mau pun swasta,&#8221; ungkapnya, Senin (15/10/2024)</p>
<p>Sambil menicipi hasil panen jagung dan komiditas lain yang disediakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Desa, Dusun Pallae, Budiman menambahkan, hasil panen sema komoditas yang dihasilkan di desanya tidak hanya sampai panen saja, melainkan juga menjadi ladang usaha bagi kaum wanita (ibu-ibu).</p>
<p>&#8220;Jadi kita juga kembangkan UMKM (Usaha mikro kecil dan menengah) yang dikelola ibu-ibu rumah tangga di sini. Hanya saja baru bawang yang kembangkan. jadi merka yang punya kebun bawang, yang panen setelah 60 hari. Itu terus berputar. Dari sana sebagain dibuat bawang goreng dan sisanya dijadikan bibit,&#8221; lanjut Budiman.</p>
<p>Bahkan Ketua KWT Bunga Desa Ratna menjelaskan, jika hasil produksi bawang goreng mereka itu sudah dipasarkan di mini-mini market, bahkan hingga kalimantan dengan merek dagang Bawang Goreng Budi.</p>
<p>Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Andi Muhammad Asjad mengatakan, jika saat ini, hingg 18 Oktober mendatang sudah masuk masa penilaian Desa Ketahanan Pangan di Sulsel. &#8220;Awalnya, kita menyurati 24 kabupaten/kota untuk mengitkan desanya, tapi hanya 18 desa yang masuk dari 14 kabupaten/kota, dan kemudian dipilih 10 besar desa ketahan pangan untuk mengikuti ekspose,&#8221; katanya.</p>
<p>Proses penilaian desa ketahanan pangan memakan waktu satu bulan. &#8220;Ada pun substansi penilaian ketahanan pangan di sini ada tiga pilar, yaitu regulasi, partisipasi masyarakat dan bagaimana desa bisa menghadirkan peroduk lokal,&#8221; sebut Asjad</p>
<p>&#8220;Dari lomba tersebut kita tahu, sulsel kaya dengan sumber daya pangan lokal. Bagi desa yang nanti dinyatakan sebagai pemenang tentu akan dilakukan pembinaan dan dipersiapkan menjadi prorotipe desa ketahanan pangan di Sulsel,&#8221; tutupnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/15/lampoko-berupaya-jadi-desa-mandiri-pangan/">Lampoko Berupaya jadi Desa Mandiri Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
