<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Palestina Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/palestina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/palestina/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Nov 2025 21:19:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Palestina Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/palestina/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Siap Kerahkan 20.000 Pasukan Perdamaian untuk Gaza, Dukungan Global untuk &#8216;The Prabowo&#8217;s Ways&#8217; Menguat</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/11/18/siap-kerahkan-20-000-pasukan-perdamaian-untuk-gaza-dukungan-global-untuk-the-prabowos-ways-menguat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 21:19:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pasukan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Alauddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=46026</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Langkah diplomasi perdamaian Presiden Prabowo Subianto untuk Gaza menuai dukungan global yang masif, melahirkan sebutan-sebutan seperti &#8220;The Prabowo&#8217;s Ways&#8221; dan &#8220;Sultanos&#8221; di panggung internasional. Merespon gelombang dukungan ini, Pemerintah Indonesia tidak hanya berhenti pada pernyataan, tetapi telah menyiapkan langkah nyata 20.000 personel pasukan perdamaian siap dikirim ke Gaza. Kesiapan luar biasa ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/18/siap-kerahkan-20-000-pasukan-perdamaian-untuk-gaza-dukungan-global-untuk-the-prabowos-ways-menguat/">Siap Kerahkan 20.000 Pasukan Perdamaian untuk Gaza, Dukungan Global untuk &#8216;The Prabowo&#8217;s Ways&#8217; Menguat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Langkah diplomasi perdamaian Presiden Prabowo Subianto untuk Gaza menuai dukungan global yang masif, melahirkan sebutan-sebutan seperti &#8220;The Prabowo&#8217;s Ways&#8221; dan &#8220;Sultanos&#8221; di panggung internasional.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-46028" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251117-WA0164.jpg" alt="" width="1200" height="900" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251117-WA0164.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251117-WA0164-768x576.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251117-WA0164-24x18.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251117-WA0164-36x27.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251117-WA0164-48x36.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Merespon gelombang dukungan ini, Pemerintah Indonesia tidak hanya berhenti pada pernyataan, tetapi telah menyiapkan langkah nyata 20.000 personel pasukan perdamaian siap dikirim ke Gaza.</p>
<p>Kesiapan luar biasa ini menjadi poin kunci dalam Seminar Internasional bertajuk &#8220;Towards a Two-State Solution: Peran Kunci Presiden Prabowo Subianto dalam Mewujudkan Perdamaian di Gaza&#8221; yang digelar di UIN Alauddin Makassar, Senin (17/11/2025).</p>
<p>Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar, dalam konferensi persnya, mengonfirmasi fenomena dukungan internasional yang viral tersebut. &#8220;Sekarang di luar negeri sudah viral, sangat positif viralnya. Ada yang menjelaskan dengan The Prabowo&#8217;s Ways, ada yang menjelaskan dengan The Prabowo&#8217;s Solution. Bahkan ada yang melukiskan Bapak Presiden sebagai &#8216;Sultanos&#8217;,&#8221; ujarnya dengan penuh keyakinan.</p>
<p>Menag menekankan, seminar ini adalah aksi proaktif untuk menerjemahkan visi presiden menjadi sebuah rencana aksi yang konkret. &#8220;Jangan sampai Indonesia sendiri tidak siap mengisi statement-statement dari Bapak Presiden kita yang sedemikian dikagumi di luar negeri,&#8221; tegas Nasaruddin.</p>
<p>Wakil Menteri Luar Negeri, Anis Matta, menegaskan bahwa dukungan Indonesia kepada Palestina adalah &#8220;utang sejarah&#8221; sejak era Presiden Soekarno. Namun, ia menyoroti sebuah terobosan bersejarah di era pemerintahan Presiden Prabowo.</p>
<p>&#8220;Yang membedakannya dengan sebelumnya adalah keinginan beliau untuk terlibat lebih jauh, termasuk di antaranya adalah **mengirimkan pasukan perdamaian**. Ini langkah yang membedakan pemerintahan beliau,&#8221; jelas Anis Matta.</p>
<p>Komitmen itu tidak hanya retorika. Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan gambaran yang sangat operasional. &#8220;Pak Prabowo yang paling cepat memberikan satu solusi konkret dengan kesediaannya untuk memberikan bantuan pasukan perdamaian bahkan jika diperlukan sampai 20 ribu orang,&#8221; ulangnya.</p>
<p>Ia memperjelas bahwa kontingen yang akan dikirim nantinya tidak hanya bersifat militer tempur, tetapi akan lebih banyak terdiri dari tim dokter dan tim zeni (konstruksi) dari TNI, yang sangat dibutuhkan untuk merehabilitasi Gaza yang hancur.</p>
<p>Keprihatinan inilah yang mendorong banyak negara, termasuk sekutu tradisional Israel, untuk mulai mendukung kemerdekaan Palestina. Dalam titik kritis inilah, tekanan dan penawaran solusi dari Presiden Prabowo beserta pasukan perdamaiannya dinilai sebagai sebuah intervensi yang sangat kuat dan tepat waktu.</p>
<p>Anis Matta menambahkan bahwa bentuk dan mandat pasukan perdamaian ini masih dalam proses negosiasi intensif di PBB, namun prinsip kesediaan Indonesia sudah disampaikan dengan jelas kepada dunia.</p>
<p>Untuk memperkuat posisi Indonesia, seminar yang akan berlanjut ke Medan, Surabaya, dan Jakarta ini menghadirkan pakar internasional seperti jurnalis Palestina Revda Selver Iseric dan Prof. Robert W. Hefner dari Boston University. Tujuannya: merumuskan solusi khas Indonesia yang memadukan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, sebelum akhirnya menjadi bahan masukan resmi bagi diplomasi Indonesia di PBB. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/18/siap-kerahkan-20-000-pasukan-perdamaian-untuk-gaza-dukungan-global-untuk-the-prabowos-ways-menguat/">Siap Kerahkan 20.000 Pasukan Perdamaian untuk Gaza, Dukungan Global untuk &#8216;The Prabowo&#8217;s Ways&#8217; Menguat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Tegaskan Bantuan Pangan ke Palestina sebagai Diplomasi Kemanusiaan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/10/16/presiden-prabowo-tegaskan-bantuan-pangan-ke-palestina-sebagai-diplomasi-kemanusiaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 12:33:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo subianto]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=44501</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Indonesia kembali menunjukkan komitmennya sebagai bangsa besar yang peduli terhadap perdamaian dunia. Di tengah konflik berkepanjangan yang menimpa Palestina, pemerintah Indonesia telah mengirimkan bantuan pangan bagi warga Palestina sebagai wujud nyata diplomasi kemanusiaan. Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kekuatan pangan nasional yang kini semakin kokoh telah memberi ruang bagi Indonesia untuk hadir membantu negara [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/10/16/presiden-prabowo-tegaskan-bantuan-pangan-ke-palestina-sebagai-diplomasi-kemanusiaan/">Presiden Prabowo Tegaskan Bantuan Pangan ke Palestina sebagai Diplomasi Kemanusiaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Indonesia kembali menunjukkan komitmennya sebagai bangsa besar yang peduli terhadap perdamaian dunia. Di tengah konflik berkepanjangan yang menimpa Palestina, pemerintah Indonesia telah mengirimkan bantuan pangan bagi warga Palestina sebagai wujud nyata diplomasi kemanusiaan.</p>
<p>Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kekuatan pangan nasional yang kini semakin kokoh telah memberi ruang bagi Indonesia untuk hadir membantu negara lain yang tengah mengalami penderitaan akibat perang dan krisis kemanusiaan.</p>
<p>Usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian di Sharm El-Sheikh, Mesir, Presiden berbicara kepada awak media di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.</p>
<p>“Kita kirim bantuan, kita kirim kapal, kita kirim Hercules berkali-kali. Kita juga kirim bantuan pangan cukup besar, ribuan ton beras kita kirim. Dan kita terus commit untuk mendukung ini,” kata Presiden, Selasa (14/10/2025).</p>
<p>Lebih jauh, Presiden menegaskan bahwa sikap Indonesia terhadap Palestina bukan sekadar wacana politik, melainkan aksi nyata yang lahir dari komitmen panjang bangsa Indonesia terhadap nilai kemanusiaan dan keadilan.</p>
<p>“Memang ini tekad kita sebagai bangsa. Tekad saya, puluhan tahun saya membela Palestina, puluhan tahun sejak saya masih muda,” ujar Prabowo dengan tegas.</p>
<p>Melalui forum-forum internasional dan kerja sama diplomatik, lanjut Presiden, Indonesia ingin memainkan peran lebih aktif dalam mendorong perdamaian di Timur Tengah, sekaligus memperlihatkan bahwa solidaritas kemanusiaan dapat berjalan beriringan dengan kekuatan pangan nasional.</p>
<p>Mendukung pernyataan Presiden, Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa langkah kemanusiaan tersebut hanya bisa dilakukan karena pondasi ketahanan pangan nasional kini berada pada level terkuat dalam sejarah Indonesia.</p>
<p>Menurut Amran, stok cadangan beras pemerintah saat ini telah menembus lebih dari 4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dengan proyeksi produksi nasional mencapai 33,12 juta ton hingga November 2025. Angka ini sejalan dengan prediksi lembaga dunia seperti USDA yang memperkirakan produksi Indonesia akan menembus 34,6 juta ton hingga akhir tahun.</p>
<p>“Alhamdulillah, cadangan beras pemerintah kita saat ini mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah. Ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan kita makin kokoh. Produksi beras nasional juga meningkat signifikan, sejalan dengan perkiraan BPS dan sesuai dengan prediksi USDA dan FAO,” ujar Mentan Amran.</p>
<p>Amran menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata hasil kebijakan pangan nasional yang kini benar-benar berorientasi pada produksi dalam negeri. Pemerintah, kata dia, telah mampu menghentikan ketergantungan terhadap impor beras medium yang selama bertahun-tahun membebani anggaran negara.</p>
<p>“Kalau dibandingkan tahun lalu, kita masih impor. Sekarang tidak lagi. Ini hasil dari gagasan besar Bapak Presiden RI, mulai dari regulasi, kolaborasi, sampai eksekusi, semua menjadi kenyataan,” tambahnya.</p>
<p>Ia menambahkan, keberhasilan ini sekaligus menjadi fondasi bagi diplomasi pangan Indonesia di tingkat global. Dengan cadangan yang aman dan produksi yang terus meningkat, Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan rakyatnya, tetapi juga berkontribusi terhadap perdamaian dunia melalui bantuan pangan.</p>
<p>“Kekuatan pangan nasional kini menjadi alat diplomasi yang bermartabat. Saat bangsa lain kesulitan pangan, Indonesia bisa hadir membantu tanpa mengganggu kebutuhan dalam negeri. Petani Indonesia hari ini bukan hanya memberi makan bangsa sendiri, tetapi juga dunia. Kita kuat, kita mandiri, dan kita peduli,” pungkasnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/10/16/presiden-prabowo-tegaskan-bantuan-pangan-ke-palestina-sebagai-diplomasi-kemanusiaan/">Presiden Prabowo Tegaskan Bantuan Pangan ke Palestina sebagai Diplomasi Kemanusiaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inggris Tegas Akui Negara Palestina</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/09/23/inggris-tegas-akui-negara-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 13:31:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perdana Menteri Kerajaan Bersatu]]></category>
		<category><![CDATA[Sir Keir Stramer]]></category>
		<category><![CDATA[United Kingdom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=43248</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8211; Perdana Menteri Kerajaan Bersatu (United Kingdom), Sir Keir Stramer. Dengan tegas mengumumkan sikap wilayahnya yang mengakui negara Palestina, pernyataan tersebut disampaikannya pada 21 September 2025. &#8220;Hari ini, untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian dan solusi dua negara, saya menyatakan dengan tegas sebagai Perdana Menteri negara besar ini, bahwa Kerajaan Bersatu secara resmi mengakui negara [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/09/23/inggris-tegas-akui-negara-palestina/">Inggris Tegas Akui Negara Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID</strong> &#8211; Perdana Menteri Kerajaan Bersatu (United Kingdom), Sir Keir Stramer. Dengan tegas mengumumkan sikap wilayahnya yang mengakui negara Palestina, pernyataan tersebut disampaikannya pada 21 September 2025.</p>
<p>&#8220;Hari ini, untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian dan solusi dua negara, saya menyatakan dengan tegas sebagai Perdana Menteri negara besar ini, bahwa Kerajaan Bersatu secara resmi mengakui negara Palestina,&#8221; tegas PM United Kingdom, Sir Keir Stramer dalam sebuah pernyataan video.</p>
<p>Menurutnya, pernyataan pengakuan tersebut sebagai janji khususnya pada rakyat Palestina bahwa ada harapan masa mendatang yang lebih baik dari sebelumnya.</p>
<p>Ia mengungkapkan bahwa wilayahnya bergabung bersama 150 negara yang saat ini tercatat telah mengakui negara Palestina.</p>
<p>&#8220;Hari ini kami bergabung dengan lebih dari 150 negara yang mengakui negara Palestina,&#8221; ujarnya lantang.</p>
<p>Ia menyampaikan terkait pentingnya menghindari sikap saling memusuhi, untuk menciptakan perdamaian di muka bumi.</p>
<p>&#8220;Kita tidak hanya harus menolak kebencian, kita harus melipatgandakan upaya kita untuk memerangi kebencian dalam segala bentuknya,&#8221; kata Stramer.</p>
<p>Sosok perdana menteri tersebut menyoroti krisis yang dihadapi rakyat Palestina khususnya di wilayah Gaza saat ini buntut dari serangan Israel.</p>
<p>&#8220;Kelaparan dan kehancuran ini benar-benar tak tertahankan, kematian dan kehancuran ini membuat kita semua ngeri,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Saat ini, selain Kerajaan Bersatu (United Kingdom), pernyataan pengakuan terhadap negara Palestina juga ditempuh Kanada, Australia, Portugal, dan Prancis. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/09/23/inggris-tegas-akui-negara-palestina/">Inggris Tegas Akui Negara Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sesuai Arahan Presiden Prabowo, Indonesia Kirim 10 Ribu Ton Beras ke Palestina</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/08/05/sesuai-arahan-presiden-prabowo-indonesia-kirim-10-ribu-ton-beras-ke-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 09:32:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=40367</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8211; Pemerintah Indonesia menyampaikan rasa kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina melalui langkah yang konkret, melalui bantuan pangan berupa 10 ribu ton beras sesuai dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Upaya pengiriman bantuan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono, saat menghadiri acara Aksi Bela Palestina yang digelar di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/08/05/sesuai-arahan-presiden-prabowo-indonesia-kirim-10-ribu-ton-beras-ke-palestina/">Sesuai Arahan Presiden Prabowo, Indonesia Kirim 10 Ribu Ton Beras ke Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID</strong> &#8211; Pemerintah Indonesia menyampaikan rasa kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina melalui langkah yang konkret, melalui bantuan pangan berupa 10 ribu ton beras sesuai dari arahan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>Upaya pengiriman bantuan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono, saat menghadiri acara Aksi Bela Palestina yang digelar di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 3 Agustus 2025.</p>
<p>&#8220;Kita juga akan mengirimkan bantuan makanan 10 ribu ton beras dalam waktu dekat ke Palestina,&#8221; ungkap Menteri Luar Negeri Sugiono dalam orasinya di hadapan banyak massa yang hadir.</p>
<p>Menurutnya, bantuan pangan tersebut bukan hanya sekedar donasi namun juga wujud komitmen dari pemerintah Indonesia yang diamanatkan oleh konstitusi.</p>
<p>Sugiono mengatakan bahwa agenda tersebut juga menjadi prioritas di masa pemerintahan Presiden Prabowo saat ini, yang sejak awal menempatkan isu Palestina sebagai salah satu fokus yang dinilai utama.</p>
<p>Sugiono menjelaskan bahwa presiden RI saat ini tersebut telah menyampaikan sikap secara langsung di forum ASEAN, OKI, dan juga forum lainnya.</p>
<p>&#8220;Presiden Prabowo telah menyampaikan sikap Indonesia secara langsung di forum ASEAN, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan forum-forum multilateral lainnya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sebelumnya, pemerintah Indonesia juga tercatat pernah menyalurkan bantuan 4.400 ton lebih bantuan logistik ke wilayah Gaza, yang kemudian disusul dengan bantuan yang skalanya lebih besar yakni 10 ribu ton beras.</p>
<p>Pada awal bulan Juli 2025 lalu, Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman. Mengonfirmasi kesiapan bantuan beras tersebut, menurutnya 10 ribu ton beras yang dimaksud merupakan hibah kemanusiaan atas arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, dan siap dikirim ke Palestina kapanpun. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/08/05/sesuai-arahan-presiden-prabowo-indonesia-kirim-10-ribu-ton-beras-ke-palestina/">Sesuai Arahan Presiden Prabowo, Indonesia Kirim 10 Ribu Ton Beras ke Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran, Palestina dan Cinta yang Tak Terucap</title>
		<link>https://kabarika.id/opini/2025/07/09/mentan-amran-palestina-dan-cinta-yang-tak-terucap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 00:21:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Andi Amran Sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=38759</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Ahmad Musa Said (Pengurus Pusat IKA Unhas) KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Wajah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berseri sejak Senin pagi, 7 Juli 2025. Betapa tidak, tamu hari itu akan datang dari negeri para Nabi, Al Quds, Palestina. Menteri Pertanian Palestina Rezq Basheer-Salimia datang dari negeri pejuang yang tak pernah menyerah melawan penindasan Israel. Didampingi Duta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/opini/2025/07/09/mentan-amran-palestina-dan-cinta-yang-tak-terucap/">Mentan Amran, Palestina dan Cinta yang Tak Terucap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Ahmad Musa Said (Pengurus Pusat IKA Unhas)</strong></p>
<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Wajah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berseri sejak Senin pagi, 7 Juli 2025. Betapa tidak, tamu hari itu akan datang dari negeri para Nabi, Al Quds, Palestina.</p>
<p>Menteri Pertanian Palestina Rezq Basheer-Salimia datang dari negeri pejuang yang tak pernah menyerah melawan penindasan Israel.</p>
<p>Didampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun dan rombongan lainnya, Menteri dari negeri kiblat pertama umat Islam ini menyapa dengan hangat &#8220;Assalaamualaikum&#8221; ketika menjejakkan kaki di lobi Gedung A kantor Kementerian Pertanian.</p>
<p>Pertemuan berlangsung dalam suasana persahabatan yang akrab, Indonesia dengan jumlah penduduk Muslim terbesar dan Palestina negara dengan sejarah ketauhidan yang tak habis-habisnya sejak masa Nabi Ibrahim AS dan istrinya Sarah.</p>
<p>Ada kerinduan historis di sanubari kedua negeri ini. Palestina adalah negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia, 6 September 1944, jauh sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya.</p>
<p>Tak salah jika kemudian Indonesia menjadi negara pendukung Palestina agar segera terbebas dari konflik berkepanjangan dengan Israel.</p>
<p>Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mantan prajurit paham betul bagaimana perjuangan suatu entitas untuk terbebas dari kezhaliman, solidaritas inilah yang menyebabkan dirinya meneguhkan kembali posisi Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.</p>
<p>Dalam pidato pertama saat dilantik, Kemerdekaan Palestina menjadi salah satu poin penting fokus Indonesia di dunia internasional. Bahkan jangan harap dirinya mengakui Israel kalau negara Palestina belum berdiri mandiri</p>
<p>Mentan Amran yang pernah merasakan perlakuan tidak adil saat di dunia kerja dulu juga sangat bisa berempati terhadap mereka yang kini dirampas haknya dan dianiaya secara brutal.</p>
<p>Tak salah kemudian Presiden Prabowo dan Mentan Amran kompak menetapkan bantuan 10 ribu ton beras kepada negeri tempat Isra&#8217; Nabi Muhammad SAW. Setelah pertemuan, tak hanya mengantarkan sampai lobi Gedung A Kementan, Owner Tiran Group ini bahkan mengantar sampai ke Hotel tempat Rezq dan rombongan menginap. Semobil di kendaraan berplat CD (Diplomat) tersebut.</p>
<p>Tak cukup sampai di situ, melalui yayasannya, AAS Foundation, Ketua Umum IKA Unhas ini memberikan bantuan kepada mahasiswa asal Palestina yang sedang studi di Universitas Hasanuddin.</p>
<p>Sebuah totalitas bentuk kecintaan dan support penuhnya pada Palestina. Tidak melalui narasi, tapi begitu banyak tindakan nyatanya yang memberi pesan akan dukungannya pada Negeri yang di dalamnya terdapat makam Nabi Sulaiman ini.</p>
<p>Teringat pada Ahad, 13 April 2025, di atas tebing sambil membelakangi perbatasan Jordan dan Palestina, setelah menziarahi makam Nabi Yusya bin Nun di kota Salt bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar, keduanya mendoakan agar Palestina dimerdekakan secepatnya.</p>
<p>Cara mencinta Pria yang lahir di Bakunge, Bone ini memang beda, tidak dalam bentuk kata, tapi aksi nyata, perhatian yang tulus dan dukungan penuh. Mungkin itulah sebabnya dirinya sering menceritakan bahwa di masa lalu kisah cintanya sering bertepuk sebelah tangan. Tapi dirinya selalu berpesan kepada generasi muda yang sering diajak berdiskusi, kalau engkau gagal menggapai cintamu, raihlah cita-citamu agar cintamu kembali mengejarmu.</p>
<p>Dalam urusan bernarasi, dirinya memang mengakui tidak terlalu suka narasi yang mendayu-dayu. Bahkan pada salah seorang pengamat yang suka berdebat, dirinya pernah menyampaikan, saya tidak biasa menarasikan apa yang telah saya kerjakan, sebagaimana anda suka menarasikan apa yang anda tidak kerjakan.</p>
<p>Bukan cuma hasil yang dilihat, tapi seberapa besar ikhtiar kita yang akan dimintai pertanggungjawaban kelak. Maka doa di perbatasan Jordan &#8211; Palestina, aksi nyata bantuan 10 ribu ton beras, beasiswa mahasiswa Palestina, semoga mengangkasa bersama doa seluruh umat manusia di dunia, mengetuk pintu langit, dan Merdekalah Palestina. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/opini/2025/07/09/mentan-amran-palestina-dan-cinta-yang-tak-terucap/">Mentan Amran, Palestina dan Cinta yang Tak Terucap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kyai Cholil Apresiasi Respons Cepat Mentan Amran Kirim Bantuan Beras untuk Palestina</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/07/08/kyai-cholil-apresiasi-respons-cepat-mentan-amran-kirim-bantuan-beras-untuk-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 06:21:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Andi Amran]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan beras]]></category>
		<category><![CDATA[Kyai Cholil]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=38717</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, K.H. Muhammad Cholil Nafis, menyampaikan apresiasinya atas langkah pemerintah Indonesia yang berencana menyalurkan bantuan beras sebanyak 10.000 ton untuk Palestina. Ia menilai, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian kemanusiaan yang tepat di tengah penderitaan yang dialami umat muslim di sana. “Saya mengapresiasi dukungan Mentan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/08/kyai-cholil-apresiasi-respons-cepat-mentan-amran-kirim-bantuan-beras-untuk-palestina/">Kyai Cholil Apresiasi Respons Cepat Mentan Amran Kirim Bantuan Beras untuk Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA</strong> &#8211; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, K.H. Muhammad Cholil Nafis, menyampaikan apresiasinya atas langkah pemerintah Indonesia yang berencana menyalurkan bantuan beras sebanyak 10.000 ton untuk Palestina.</p>
<p>Ia menilai, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian kemanusiaan yang tepat di tengah penderitaan yang dialami umat muslim di sana.</p>
<p>“Saya mengapresiasi dukungan Mentan Amran mewakili pemerintah Indonesia atas bantuan beras 10.000 ton beras kepada rakyat palestina,” ujar Kyai Cholil Nafis di Jakarta, pada Senin (7/7/2025).</p>
<p>Sebagai informasi, bantuan kemanusiaan beras 10.000 ton diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kepada Menteri Pertanian Negara Palestina Rezq Basheer-Salimia.</p>
<p>Bantuan ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum bertolak ke Brasil untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025.</p>
<p>Kyai Cholil mengatakan bahwa bantuan beras untuk Palestina merupakan komitmen kuat terhadap dukungan kemerdekaan Palestina atas kekejaman Zionis terhadap kemanusiaan di Gaza. Dia berharap, bantuan tersebut segera sampai ke tangan rakyat Palestina yang kelaparan.</p>
<p>“Saya berharap bantuan ini segera sampai ke Palestina, khususnya di Gaza yang sekarang sedang mengalami kelaparan,” katanya.</p>
<p>Ditambahkan Kyai Cholil, keputusan cepat pemerintah RI dalam mengirim bantuan beras adalah bukti nyata bahwa Indonesia terus berada di barisan rakyat Palestina yang kini memerlukan bantuan pangan. “Langkah yang sangat bagus dan tepat sekali,” jelasnya.</p>
<p>Sebelumya, dalam pertemuan bilateral kedua negara, Indonesia menginisiasi pendirian Zona Investasi Solidaritas Palestina–Indonesia di sektor pertanian dengan mengalokasikan lahan seluas 10.000 hingga 15.000 hektare di Provinsi Sumatera Selatan.</p>
<p>Zona ini diharapkan menjadi basis kerja sama jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan, mendorong pembangunan pedesaan, dan membuka peluang investasi pertanian yang saling menguntungkan.</p>
<p>Selain itu, kerja sama ini juga berkaitan dengan penguatan aspek pengembangan industri benih, bioteknologi, manajemen agribisnis, alat dan mesin pertanian, cadangan pangan, serta bidang-bidang lain.</p>
<p>Secara terpisah, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan beras akan dikoordinasikan dengan Duta Besar Palestina di Indonesia, yang nantinya akan menentukan waktu dan mekanisme pendistribusiannya.</p>
<p>”Bantuan akan dikirim tergantung Dubes Palestina yang ada di Indonesia. Kapan saja bisa dikirim, kami serahkan berasnya,” ungkapnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Negara Palestina, Rezq Basheer-Salimia, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian luar biasa dan konsistensi dukungan pemerintah Indonesia.</p>
<p>”Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada pemerintah Indonesia. Terima kasih telah mendukung Palestina di semua bidang, terutama atas dukungan terhadap hak rakyat Palestina,” ucapnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/08/kyai-cholil-apresiasi-respons-cepat-mentan-amran-kirim-bantuan-beras-untuk-palestina/">Kyai Cholil Apresiasi Respons Cepat Mentan Amran Kirim Bantuan Beras untuk Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPP IMM Apresiasi Pengiriman 10.000 Ton Beras untuk Palestina: Bukti Progresifitas Pertanian Indonesia</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/07/07/dpp-imm-apresiasi-pengiriman-10-000-ton-beras-untuk-palestina-bukti-progresifitas-pertanian-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 13:55:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[DPP IMM]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=38685</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) melalui Bidang Buruh Tani dan Nelayan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang mengirimkan 10.000 ton beras untuk rakyat Palestina. Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap krisis kemanusiaan yang sedang melanda Palestina, sekaligus bukti bahwa ketahanan pangan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/07/dpp-imm-apresiasi-pengiriman-10-000-ton-beras-untuk-palestina-bukti-progresifitas-pertanian-indonesia/">DPP IMM Apresiasi Pengiriman 10.000 Ton Beras untuk Palestina: Bukti Progresifitas Pertanian Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) melalui Bidang Buruh Tani dan Nelayan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang mengirimkan 10.000 ton beras untuk rakyat Palestina.</p>
<p>Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap krisis kemanusiaan yang sedang melanda Palestina, sekaligus bukti bahwa ketahanan pangan nasional yang dibangun dari kerja keras para petani kini telah memberikan manfaat global.</p>
<p>“Ini bukan hanya bantuan pangan, tetapi juga simbol keberpihakan Indonesia terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Di tengah blokade dan penderitaan yang panjang, beras dari petani Indonesia adalah wujud empati dan kekuatan solidaritas,” ujar Ali Musta’in, Bidang Buruh Tani dan Nelayan DPP IMM, dalam keterangannya.</p>
<p>DPP IMM juga memberikan apresiasi khusus kepada Menteri Pertanian RI, Dr. H. Andi Amran Sulaiman, yang dinilai berhasil mengarahkan kebijakan pertanian secara progresif dan berpihak pada rakyat. Keberhasilan sektor pertanian dalam menjaga pasokan dan produktivitas pangan telah memungkinkan Indonesia untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga ikut berperan dalam isu-isu global kemanusiaan.</p>
<p>“Di bawah kepemimpinan Menteri Bapak Amran, pertanian Indonesia terbukti tangguh dan berdaya saing. Surplus beras nasional menjadi kekuatan strategis yang kini bisa diubah menjadi diplomasi pangan bagi rakyat Palestina,” tambah Ali.</p>
<p>DPP IMM menegaskan bahwa pertanian adalah pilar strategis bangsa dan perlu terus diperkuat sebagai sumber kedaulatan dan kepedulian global. Langkah Kementerian Pertanian dalam pengiriman beras ini dinilai sebagai cerminan baik dari kemajuan sektor pertanian yang membawa Indonesia tampil sebagai bangsa yang peduli dan hadir di tengah krisis dunia.</p>
<p>“Dari sawah Indonesia, lahir solidaritas untuk dunia. Dari petani Indonesia, lahir kekuatan untuk perdamaian.” (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/07/dpp-imm-apresiasi-pengiriman-10-000-ton-beras-untuk-palestina-bukti-progresifitas-pertanian-indonesia/">DPP IMM Apresiasi Pengiriman 10.000 Ton Beras untuk Palestina: Bukti Progresifitas Pertanian Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penuh Persahabatan, Usai Bilateral Meeting, Mentan Amran Antar Mentan Palestina ke Tempat Inap</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/07/07/penuh-persahabatan-usai-bilateral-meeting-mentan-amran-antar-mentan-palestina-ke-tempat-inap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 13:30:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan beras]]></category>
		<category><![CDATA[Bilateral Meeting]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=38680</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA — Usai pertemuan bilateral di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menunjukkan gestur persahabatan yang tulus dengan secara langsung mengantar Menteri Pertanian Negara Palestina, Rezq Basheer-Salimia, ke tempat menginapnya di salah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan. Keduanya menumpangi mobil yang sama dan sepanjang perjalanan berbincang hangat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/07/penuh-persahabatan-usai-bilateral-meeting-mentan-amran-antar-mentan-palestina-ke-tempat-inap/">Penuh Persahabatan, Usai Bilateral Meeting, Mentan Amran Antar Mentan Palestina ke Tempat Inap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA — Usai pertemuan bilateral di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menunjukkan gestur persahabatan yang tulus dengan secara langsung mengantar Menteri Pertanian Negara Palestina, Rezq Basheer-Salimia, ke tempat menginapnya di salah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan.</p>
<p>Keduanya menumpangi mobil yang sama dan sepanjang perjalanan berbincang hangat tentang hubungan kedua negara.</p>
<p>Tindakan ini bukan sekadar bentuk keramahan diplomatik, tetapi juga mencerminkan kedekatan emosional dan semangat solidaritas antara Indonesia dan Palestina, khususnya dalam bidang pertanian.</p>
<p>Menteri Pertanian Palestina, Rezq Basheer-Salimia menyampaikan rasa hormat dan terima kasih mendalam atas sambutan yang luar biasa dari Mentan Amran dan jajaran pemerintah Indonesia.</p>
<p>”Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Menteri serta pemerintah Indonesia atas undangan ini yang memberikan kami kesempatan untuk mengunjungi negara yang hebat dan orang-orangnya yang ramah dan menyenangkan,” kata Menteri Rezq di Jakarta, Senin (7/7/2025).</p>
<p>Menteri Rezq mengemukakan bahwa kunjungannya ke Indonesia membawa harapan besar bagi pembangunan sektor pertanian di Palestina.</p>
<p>Ia juga menyambut baik kolaborasi yang telah dijalankan bersama Kementan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat sektor pertanian.</p>
<p>”Kami menaruh harapan besar pada perjanjian ini, yang hadir di momengum yang tepat, di saat sektor pertanian Palestina sedang mengalami kondisi luar biasa. Kami berada di sini untuk mempererat ikatan persahabatan dan memperluas kerja sama antara kedua negara, khususnya di bidang pertanian,” terangnya.</p>
<p>Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah Indonesia berupa 10.000 ton beras kepada rakyat Palestina.</p>
<p>”Kami menerima sumbangan dari Indonesia untuk rakyat Palestina, sejumlah beras. Kami akan segera salurkan, terutama untuk rakyat Gaza yang saat ini sangat membutuhkan,” ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Mentan Amran menegaskan bahwa Indonesia selalu menyambut baik kerja sama ini dan menekankan pentingnya memadukan kekuatan teknologi Palestina dengan potensi sumber daya Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan kedua negara.</p>
<p>Ia menekankan bahwa Indonesia terus mendukung Palestina, baik secara politik maupun kemanusiaan. Salah satunya diwujudkan dengan MoU pengembangan pertanian dan pemberian bantuan kemanusiaan.</p>
<p>”Ini adalah bentuk kepedulian Indonesia terhadap saudara kita. Jadi sambil kita doakan, sambil kita support, tapi real support kita adalah menyiapkan pangannya untuk saudara kita di Palestina,” ucap Mentan Amran yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas).</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/07/penuh-persahabatan-usai-bilateral-meeting-mentan-amran-antar-mentan-palestina-ke-tempat-inap/">Penuh Persahabatan, Usai Bilateral Meeting, Mentan Amran Antar Mentan Palestina ke Tempat Inap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Mentan Kirim 10.000 Ton Beras ke Palestina, PP KAMMI: Saatnya Indonesia Memimpin Diplomasi Pangan Global</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/07/07/apresiasi-mentan-kirim-10-000-ton-beras-ke-palestina-pp-kammi-saatnya-indonesia-memimpin-diplomasi-pangan-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 12:50:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi Pangan Global]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[PP KAMMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=38677</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA-&#8211; Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas langkah konkret mengirimkan 10.000 ton beras ke Palestina sebagai wujud solidaritas kemanusiaan. Bantuan ini menunjukkan bahwa Indonesia hadir di panggung global, tidak hanya dengan suara diplomasi, tetapi juga dengan aksi nyata yang menyentuh kebutuhan paling mendasar yaitu pangan. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/07/apresiasi-mentan-kirim-10-000-ton-beras-ke-palestina-pp-kammi-saatnya-indonesia-memimpin-diplomasi-pangan-global/">Apresiasi Mentan Kirim 10.000 Ton Beras ke Palestina, PP KAMMI: Saatnya Indonesia Memimpin Diplomasi Pangan Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA-</strong>&#8211; Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas langkah konkret mengirimkan 10.000 ton beras ke Palestina sebagai wujud solidaritas kemanusiaan. Bantuan ini menunjukkan bahwa Indonesia hadir di panggung global, tidak hanya dengan suara diplomasi, tetapi juga dengan aksi nyata yang menyentuh kebutuhan paling mendasar yaitu pangan.</p>
<p>Namun dalam apresiasi tersebut, PP KAMMI juga memberikan catatan kritis, bahwa diplomasi pangan tidak boleh berhenti pada seremoni. Ia harus berakar pada kedaulatan pangan nasional dan diarahkan untuk membangun keadilan pangan global.</p>
<p>“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Pertanian atas kebijakan yang tepat sasaran ini. Tapi bantuan pangan bukan sekadar gestur simpati. Ini adalah strategi. Jika Indonesia mampu membantu bangsa lain yang tertindas, itu harus menjadi bukti bahwa kita benar-benar berdaulat dan siap memimpin diplomasi pangan dunia,” ujar Aulia Furqon, Ketua Bidang LHKP PP KAMMI.</p>
<p>Furqon menekankan bahwa situasi pangan di Palestina bukan semata akibat bencana atau kelangkaan alamiah, melainkan hasil dari kolonialisme sistematis yang menindas akses masyarakat Palestina terhadap tanah, air, dan infrastruktur pertanian. Dalam konteks ini, Indonesia tidak hanya perlu mengirimkan bantuan, tetapi juga menginisiasi kerja sama jangka panjang berbasis penguatan sektor pertanian Palestina.</p>
<p>“Memberi makan hari ini adalah bentuk kepedulian. Tapi membantu mereka bisa menanam esok hari adalah bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan. Dan itulah wajah sejati diplomasi pangan,” lanjut Furqon.</p>
<p>PP KAMMI juga menekankan pentingnya pengelolaan cadangan pangan nasional secara transparan, agar kebijakan bantuan luar negeri tidak mengorbankan ketahanan pangan domestik. Kementerian Pertanian, bersama Bulog dan Bapanas, diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara komitmen global dan keberlangsungan pangan nasional.</p>
<p>Lebih dari itu, PP KAMMI mendorong Menteri Pertanian untuk memanfaatkan momentum ini sebagai langkah awal menuju pembentukan poros diplomasi pangan Indonesia, dengan menjadikan teknologi pertanian, riset benih unggul, dan pelatihan SDM sebagai instrumen kerja sama internasional terutama dengan negara-negara yang mengalami krisis akibat konflik dan perubahan iklim.</p>
<p>“Indonesia tidak cukup hanya dikenal sebagai negara agraris. Kita harus menjadi negara agrikultural yang berpengaruh. Pemimpin dalam produksi, dalam inovasi, dan dalam keadilan. Diplomasi pangan adalah alat, dan kedaulatan adalah pijakannya,” tegas Aulia.</p>
<p>Sebagai organisasi kepemudaan yang berkomitmen terhadap ketahanan pangan dan keadilan global, PP KAMMI menyatakan kesiapan untuk ikut terlibat dalam inisiatif kemanusiaan berbasis pertanian, baik dalam bentuk edukasi publik, advokasi kebijakan, hingga kolaborasi lintas negara dan institusi. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/07/apresiasi-mentan-kirim-10-000-ton-beras-ke-palestina-pp-kammi-saatnya-indonesia-memimpin-diplomasi-pangan-global/">Apresiasi Mentan Kirim 10.000 Ton Beras ke Palestina, PP KAMMI: Saatnya Indonesia Memimpin Diplomasi Pangan Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Beri Bantuan 10.000 Ton Beras untuk Palestina, Mentan Amran: Ini Bentuk Solidaritas Nyata</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/07/07/indonesia-beri-bantuan-10-000-ton-beras-untuk-palestina-mentan-amran-ini-bentuk-solidaritas-nyata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 04:58:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan beras]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Mou Menta Amran]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=38621</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA — Pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 ton beras kepada Palestina. Bantuan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kepada Menteri Pertanian Negara Palestina Rezq Basheer-Salimia pada Senin (7/7/2025) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan. Mentan Amran mengungkapkan bahwa bantuan beras tersebut diberikan sesuai arahan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/07/indonesia-beri-bantuan-10-000-ton-beras-untuk-palestina-mentan-amran-ini-bentuk-solidaritas-nyata/">Indonesia Beri Bantuan 10.000 Ton Beras untuk Palestina, Mentan Amran: Ini Bentuk Solidaritas Nyata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA — Pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 ton beras kepada Palestina. Bantuan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kepada Menteri Pertanian Negara Palestina Rezq Basheer-Salimia pada Senin (7/7/2025) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan.</p>
<p>Mentan Amran mengungkapkan bahwa bantuan beras tersebut diberikan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum dirinya bertolak ke Brasil untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025</p>
<p>“Atas arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, beliau memberikan perintah pada kami untuk memberi bantuan pada saudara kita di Palestina 10.000 ton beras,” kata Mentan Amran usai pertemuan bilateral pada Senin (7/7/2025).</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata solidaritas Indonesia terhadap rakyat Palestina yang saat ini menghadapi tantangan berat akibat krisis kemanusiaan yang terus berlangsung</p>
<p>”Jadi ini adalah bentuk bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita di Palestina. Juga kita doakan supaya cepat merdeka, dan kita support pangannya,” ucap Mentan Amran.</p>
<p>Mentan Amran mengungkapkan bahwa pengiriman bantuan beras akan diserahkan kepada Duta Besar Palestina di Indonesia terkait penentuan waktu dan mekanisme pendistribusian. ”Bantuan akan dikirim tergantung Dubes Palestina yang ada di Indonesia. Kapan saja bisa dikirim, kami serahkan berasnya,” ungkapnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Negara Palestina, Rezq Basheer-Salimia, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian luar biasa dan konsistensi dukungan pemerintah Indonesia.</p>
<p>”Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada pemerintah Indonesia. Terima kasih telah mendukung Palestina di semua bidang, terutama atas dukungan terhadap hak rakyat Palestina,” ucapnya.</p>
<p>Selain itu, dalam pertemuan bilateral tersebut, Indonesia juga menginisiasi pendirian Zona Investasi Solidaritas Palestina–Indonesia di sektor pertanian dengan mengalokasikan lahan seluas 10.000 hingga 15.000 hektare di Provinsi Sumatera Selatan.</p>
<p>Zona ini diharapkan menjadi basis kerja sama jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan, mendorong pembangunan pedesaan, dan membuka peluang investasi pertanian yang saling menguntungkan.</p>
<p>Kedua pihak juga menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MoU) Kerja Sama di Bidang Pertanian yang memperkuat hubungan strategis dan kemanusiaan antara kedua negara.</p>
<p>MoU yang diteken antara kedua menteri mencakup berbagai aspek kerja sama, termasuk pengembangan produk-produk pertanian dan penguatan kapasitas di berbagai bidang dalam sektor pertanian, seperti industri benih, bioteknologi, manajemen agribisnis, alat dan mesin pertanian, cadangan pangan, serta bidang-bidang lain.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/07/indonesia-beri-bantuan-10-000-ton-beras-untuk-palestina-mentan-amran-ini-bentuk-solidaritas-nyata/">Indonesia Beri Bantuan 10.000 Ton Beras untuk Palestina, Mentan Amran: Ini Bentuk Solidaritas Nyata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Umum PBNU Sebut Prabowo Konsisten Soal Palestina dan Israel</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/05/31/ketua-umum-pbnu-sebut-prabowo-konsisten-soal-palestina-dan-israel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2025 11:59:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[KH Yahya Cholil Staquf]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=36580</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8211; Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Yahya. Menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan membuka peluang kerja sama dengan Israel jika negara tersebut mengakui Palestina. Dalam komentarnya yang disampaikan di Jakarta, 31 Mei 2025. Gus Yahya menilai bahwa Presiden Prabowo menunjukkan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/31/ketua-umum-pbnu-sebut-prabowo-konsisten-soal-palestina-dan-israel/">Ketua Umum PBNU Sebut Prabowo Konsisten Soal Palestina dan Israel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID</strong> &#8211; Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Yahya. Menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan membuka peluang kerja sama dengan Israel jika negara tersebut mengakui Palestina.</p>
<p>Dalam komentarnya yang disampaikan di Jakarta, 31 Mei 2025. Gus Yahya menilai bahwa Presiden Prabowo menunjukkan sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten terhadap negara Palestina dan Israel.</p>
<p>Menurutnya sikap yang disampaikan Presiden RI saat ini tersebut dinilai telah sesuai dengan solusi dua negara yang digaungkan prmerintah RI dari awal.</p>
<p>&#8220;Itu konsisten dengan kebijakan solusi dua negara yang dikukuhkan Indonesia sejak semula,&#8221; ungkap Ketua Umum PBNU tersebut.</p>
<p>Ia memandang tentang pentingnya upaya konsolidasi yang kuat dari kalangan internasional, agar ketegasan sikap tersebut terwujud dalam langkah yang nyata.</p>
<p>&#8220;Perlu ditempuh selanjutnya adalah melakukan penggalangan dan konsolidasi internasional, melalui platform-platform multilateral yang sah,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Hal tersebut menurutnya untuk menggulirkan proses politik yang decisive menuju terwujudnya solusi dua negara atau two state solution.</p>
<p>Diketahui, sebelumnya saat pertemuannya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Prabowo menegaskan sikap negara Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.</p>
<p>Di hadapan Macron di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada 28 Mei 2025 lalu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa solusi dua negara didukung oleh Indonesia untuk menciptakan perdamaian antara Palestina dengan Israel. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/31/ketua-umum-pbnu-sebut-prabowo-konsisten-soal-palestina-dan-israel/">Ketua Umum PBNU Sebut Prabowo Konsisten Soal Palestina dan Israel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Siap Buka Hubungan Diplomatik Jika Israel Akui Palestina</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/05/29/presiden-prabowo-siap-buka-hubungan-diplomatik-jika-israel-akui-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 22:11:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Diplomatik]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=36424</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8211; Presiden Prabowo Subianto dalam keterangannya menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia bersedia membangun hubungan diplomatik dengan Israel jika negara tersebut dapat mengakui Palestina. &#8220;Begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel,&#8221; ungkap Presiden Prabowo usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/29/presiden-prabowo-siap-buka-hubungan-diplomatik-jika-israel-akui-palestina/">Presiden Prabowo Siap Buka Hubungan Diplomatik Jika Israel Akui Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID</strong> &#8211; Presiden Prabowo Subianto dalam keterangannya menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia bersedia membangun hubungan diplomatik dengan Israel jika negara tersebut dapat mengakui Palestina.</p>
<p>&#8220;Begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel,&#8221; ungkap Presiden Prabowo usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka Jakarta, 28 Mei 2025.</p>
<p>Prabowo menjelaskan hubungan diplomatik dengan Israel akan dibangun jika negara tersebut menghentikan konflik dengan Palestina melalui mekanisme solusi dua negara atau two state solution.</p>
<p>Menurutnya, dengan adanya ketentuan tersebut memungkinkan negara Israel dan negara Palestina dapat hidup berdampingan dengan baik.</p>
<p>Two state solution merupakan kerangka penyelesaian konflik Israel dan Palestina dengan mendirikan dua negara untuk dua bangsa, yakni Palestina untuk rakyat Palestina dan Israel untuk bangsa Yahudi.</p>
<p>Prabowo menegaskan bahwa kemerdekaan Palestina merupakan syarat mutlak dalam mencapai perdamaian negara-negara di Timur Tengah.</p>
<p>Presiden juga berpendapat bahwa negara Israel memiliki hak sebagai negara berdaulat.</p>
<p>&#8220;Saya tegaskan bahwa kita juga harus mengakui dan menjamin hak Israel untuk berdiri sebagai negara yang berdaulat,&#8221; tegas Presiden Prabowo. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/05/29/presiden-prabowo-siap-buka-hubungan-diplomatik-jika-israel-akui-palestina/">Presiden Prabowo Siap Buka Hubungan Diplomatik Jika Israel Akui Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Duta Besar Palestina ke Kementerian Pertanian, Minta Dukungan Dari Sektor Pertanian</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/04/25/duta-besar-palestina-ke-kementerian-pertanian-minta-dukungan-dari-sektor-pertanian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2025 08:00:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Shun]]></category>
		<category><![CDATA[duta besar]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[Minta Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuat Sektor Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=34414</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID. JAKARTA – Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat Kementerian Pertanian Indonesia di Ragunan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dalam pernyataannya, Duta Besar Al-Shun mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang konsisten diberikan oleh Indonesia kepada Palestina, khususnya dalam sektor pertanian. “Indonesia selalu mendukung dari belakang untuk [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/25/duta-besar-palestina-ke-kementerian-pertanian-minta-dukungan-dari-sektor-pertanian/">Duta Besar Palestina ke Kementerian Pertanian, Minta Dukungan Dari Sektor Pertanian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID. JAKARTA – Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat Kementerian Pertanian Indonesia di Ragunan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.</p>
<p>Dalam pernyataannya, Duta Besar Al-Shun mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang konsisten diberikan oleh Indonesia kepada Palestina, khususnya dalam sektor pertanian.</p>
<p>“Indonesia selalu mendukung dari belakang untuk Palestina. Kita saling berdiskusi untuk berbagi tentang permasalahan penting, tentang perasaan kita, dan tentang kebutuhan-kebutuhan kita. Oleh karena itu, saya menyambut baik kerjasama ini, bersama Menteri Pertanian Indonesia,” ujar Duta Besar Al-Shun, Kamis 24 April 2025</p>
<p>Lebih lanjut, Duta Besar Palestina ini mengungkapkan bahwa Menteri Pertanian Indonesia, Andi Amran Sulaiman, sangat siap untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara, terutama dalam sektor pertanian.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa pihak Palestina juga berharap dapat mengirimkan ahli-ahli pertanian dan profesional dari Palestina untuk belajar dan bekerja sama dengan Indonesia dalam berbagai proyek pertanian.</p>
<p>“Menteri Pertanian Indonesia berkomitmen untuk bekerjasama lebih lanjut dengan pemerintah dan rakyat Palestina untuk mendukung sektor pertanian kami. Kami berharap (Indonesia) untuk menerima para ahli dan profesional kami agar dapat berkolaborasi di Indonesia,” jelas Al-Shun.</p>
<p>Menurut Duta Besar Al-Shun, kerjasama antara kedua negara di sektor pertanian diharapkan dapat segera terwujud dalam waktu dekat. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa diperkirakan bulan depan akan ada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Palestina dan Indonesia di Kementerian Pertanian.</p>
<p>“Kami sangat bahagia dengan perkembangan ini. Kami adalah satu keluarga. Penandatanganan MoU (nanti) diharapkan akan memperkuat hubungan dan kerjasama kita di sektor pertanian,” jelas Duta Besar Al-Shun.</p>
<p>Di sisi lain, Menteri Pertanian Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menyambut baik peluang untuk memperkuat kerjasama dengan Palestina, terutama dalam bidang pertanian.</p>
<p>Mentan Amran yang baru terpilih sebagai Ketua Umum Kerukunan Kekuarga Sulawesi Selatan (KKSS) ini menegaskan bahwa Indonesia siap memberikan dukungan dan peluang investasi dalam pengembangan produk pertanian Palestina di Indonesia.</p>
<p>“Indonesia selalu mendukung Palestina. Kami menghargainya dan siap memberikan peluang bagi Palestina untuk mengembangkan produk pertaniannya di Indonesia,” ujar Mentan Amran.</p>
<p>Mentan Amran juga menyoroti pencapaian Indonesia dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya dalam pengelolaan sub sektor tanaman pangan.</p>
<p>Keberhasilan Indonesia ini kini menarik perhatian internasional, dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Jepang menunjukkan minat untuk mempelajari strategi yang diterapkan selama ini di Indonesia.</p>
<p>“Seperti yang kita ketahui, kemarin negara sahabat Malaysia datang ke sini dan meminta bantuan sebagai kakak tertua. Hari ini Dubes Palestina, minggu depan, delegasi dari Jepang akan datang ke Indonesia untuk mempelajari bagaimana kami meningkatkan produktivitas,” tutup Mentan.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/25/duta-besar-palestina-ke-kementerian-pertanian-minta-dukungan-dari-sektor-pertanian/">Duta Besar Palestina ke Kementerian Pertanian, Minta Dukungan Dari Sektor Pertanian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puan Maharani Tolak Upaya Relokasi Warga Gaza Palestina</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/04/19/puan-maharani-tolak-upaya-relokasi-warga-gaza-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2025 12:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Gaza]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=34003</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8211; Ketua DPR RI, Puan Maharani. Dengan tegas menyatakan penolakannya terkait relokasi warga Gaza, Palestina. Pernyataan tegas dari Ketua DPR RI Puan Maharani tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat kelompok parlemen yang mendukung Palestina, di Istambul, Turki, 18 April 2025. Dalam forum tersebut, Puan Maharani menyebut bahwa wilayah Gaza adalah rumah bagi mereka. &#8220;Kita harus [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/19/puan-maharani-tolak-upaya-relokasi-warga-gaza-palestina/">Puan Maharani Tolak Upaya Relokasi Warga Gaza Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID</strong> &#8211; Ketua DPR RI, Puan Maharani. Dengan tegas menyatakan penolakannya terkait relokasi warga Gaza, Palestina.</p>
<p>Pernyataan tegas dari Ketua DPR RI Puan Maharani tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat kelompok parlemen yang mendukung Palestina, di Istambul, Turki, 18 April 2025.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Puan Maharani menyebut bahwa wilayah Gaza adalah rumah bagi mereka.</p>
<p>&#8220;Kita harus dengan tegas menolak segala bentuk pemindah paksa warga Palestina. Gaza adalah rumah mereka,&#8221; tegas Puan dalam keterangannya, 18 April 2025.</p>
<p>&#8220;Tidak ada usulan untuk merelokasi warga Palestina ke luar tanah mereka yang boleh diterima,&#8221; lanjutnya menegaskan.</p>
<p>Ia pun berharap agar pihak PBB dapat mengerahkan pasukan penjaga perdamaian di wilayah Gaza, Palestina.</p>
<p>&#8220;Mengingat beratnya situasi, kami menyerukan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengerahkan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza,&#8221; tegas Ketua DPR RI tersebut.</p>
<p>Dalam kesempatan rapat kelompok parlemen tersebut, Puan Maharani mengajak delegasi negara-negara yang hadir untuk menggunakan pengaruh dan otoritas moral guna mendorong negara lain mengakui negara Palestina. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/04/19/puan-maharani-tolak-upaya-relokasi-warga-gaza-palestina/">Puan Maharani Tolak Upaya Relokasi Warga Gaza Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rencana Trump Ambil Alih Gaza, DPD RI: Menghina Akal Sehat</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/02/10/rencana-trump-ambil-alih-gaza-dpd-ri-menghina-akal-sehat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 06:33:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[DPD RI]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=30421</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Usul Presiden Donald Trump agar Amerika Serikat (AS) mengambil alih kepemilikan Jalur Gaza dengan memindahkan warga Palestina secara permanen kemudian membangunnya kembali dan membuat wilayah pesisir Laut Tengah itu menjadi &#8220;Riviera Timur Tengah&#8221; atau kawasan wisata layaknya Riviera di Italia dikecam dunia. Bahkan negara-negara sekutu AS dan Israel juga ikut mengecam rencana [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/02/10/rencana-trump-ambil-alih-gaza-dpd-ri-menghina-akal-sehat/">Rencana Trump Ambil Alih Gaza, DPD RI: Menghina Akal Sehat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212;</strong> Usul Presiden Donald Trump agar Amerika Serikat (AS) mengambil alih kepemilikan Jalur Gaza dengan memindahkan warga Palestina secara permanen kemudian membangunnya kembali dan membuat wilayah pesisir Laut Tengah itu menjadi &#8220;Riviera Timur Tengah&#8221; atau kawasan wisata layaknya Riviera di Italia dikecam dunia. Bahkan negara-negara sekutu AS dan Israel juga ikut mengecam rencana yang mengada-ada ini.</p>
<p>Anggota DPD RI Dapil Daerah Khusus Jakarta Fahira Idris mengungkapkan, rencana Trump untuk mengambil alih Gaza adalah gagasan yang tidak bermoral, melanggar hukum internasional, dan menghancurkan prospek perdamaian.</p>
<p>Dunia tidak boleh membiarkan proyek semacam ini terjadi. Upaya sepihak seperti yang dilakukan Trump hanya akan memperburuk ketegangan dan kekacauan di Timur Tengah.</p>
<p>“Rencana relokasi permanen warga Palestina ke negara-negara tetangga dan transformasi Gaza menjadi kawasan wisata adalah penghinaan terhadap akal sehat dan martabat manusia. Rencana ini tidak boleh terjadi karena melanggar hukum internasional, strategi pembersihan etnis yang terselubung dan menghancurkan prospek perdamaian. Apapun yang terjadi, kita harus lawan Gaza diambil alih,” ujar Fahira Idris di Jakarta, Senin (10/2/2025).</p>
<p>Menurut Senator Jakarta ini, relokasi paksa warga Palestina melanggar hukum internasional, termasuk Konvensi Jenewa yang melarang pengusiran warga dari wilayah pendudukan. Rencana ini merupakan kejahatan internasional dan bentuk pembersihan etnis.</p>
<p>Usulan Trump untuk merelokasi warga Gaza dengan dalih pembangunan, lanjut Fahira Idris, juga adalah strategi halus untuk mengubah komposisi demografis wilayah tersebut.</p>
<p>Klaim bahwa Gaza bisa menjadi destinasi wisata internasional justru menutupi niat sebenarnya, yakni mengusir warga asli Palestina dari tanah mereka. Ide ini mirip dengan peristiwa Nakba 1948, ketika ratusan ribu warga Palestina diusir dari tanah mereka untuk memberikan ruang bagi negara Israel.</p>
<p>Oleh karena itu, saat ini yang terpenting adalah komunitas internasional harus memperkuat dukungannya terhadap hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri.</p>
<p>Solusi yang adil adalah mendirikan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, sesuai dengan resolusi PBB dan prinsip-prinsip hukum internasional.</p>
<p>Komunitas internasional juga harus tegas menolak segala bentuk aneksasi atau perubahan demografi yang dipaksakan di wilayah pendudukan Palestina. Sanksi internasional perlu dipertimbangkan terhadap pihak-pihak yang melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia warga Palestina.</p>
<p>“Warga dunia berhutang kepada rakyat Palestina. Sudah saatnya komunitas internasional harus memastikan bahwa hak-hak rakyat Palestina dihormati dan mendukung terbentuknya negara Palestina yang merdeka, berdaulat, dan damai. Hanya dengan cara ini perdamaian sejati di Timur Tengah dapat tercapai,” pungkas Fahira Idris. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/02/10/rencana-trump-ambil-alih-gaza-dpd-ri-menghina-akal-sehat/">Rencana Trump Ambil Alih Gaza, DPD RI: Menghina Akal Sehat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gencatan Senjata Harus Jadi Momentum Global Mendukung Kemerdekaan Palestina</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/01/23/gencatan-senjata-harus-jadi-momentum-global-mendukung-kemerdekaan-palestina-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 09:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Israel]]></category>
		<category><![CDATA[BKSAP DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=29540</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, menilai bahwa gencatan senjata antara Hamas Palestina dan Israel yang diumumkan oleh Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, harus dimanfaatkan sebagai momentum global untuk mendukung kemerdekaan Palestina. “Harusnya ini menjadi momentum bagi dunia untuk mendukung kemerdekaan Palestina [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/23/gencatan-senjata-harus-jadi-momentum-global-mendukung-kemerdekaan-palestina-2/">Gencatan Senjata Harus Jadi Momentum Global Mendukung Kemerdekaan Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212;</strong> Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, menilai bahwa gencatan senjata antara Hamas Palestina dan Israel yang diumumkan oleh Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, harus dimanfaatkan sebagai momentum global untuk mendukung kemerdekaan Palestina.</p>
<p>“Harusnya ini menjadi momentum bagi dunia untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan pengakuannya di seluruh negara. Kesadaran dunia tentang Palestina semakin meningkat setelah kasus 7 Oktober,” ujar Syahrul di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, pada Rabu (22/1/2025).</p>
<p>Politisi Fraksi PKS ini menambahkan bahwa kesadaran global terhadap isu kemanusiaan di Palestina telah meningkat signifikan, berkat peran media sosial. Menurutnya, dukungan terhadap Palestina kini telah menjadi isu universal yang melampaui sekadar isu agama.</p>
<p>“Berkat media sosial, kesadaran itu sampai ke Afrika, Eropa, dan Amerika. Demonstrasi terjadi setiap hari. Isu Palestina tidak lagi dianggap sebagai isu agama semata, melainkan isu kemanusiaan. Bahkan beberapa negara memutuskan hubungan dengan Israel, karena yang dilakukan Israel ini bukan peperangan, tetapi genosida,” tegasnya.</p>
<p>Meski menyambut baik gencatan senjata, Syahrul menekankan perlunya pengawasan ketat, mengingat sejarah pelanggaran aturan oleh Israel.</p>
<p>“Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk membangun kembali Gaza. Tapi kita juga harus mengawal gencatan senjata ini, terutama karena Israel memiliki rekam jejak yang sering melanggar aturan. Bahkan setelah gencatan senjata, masih terjadi penembakan terhadap rakyat Palestina,” katanya.</p>
<p>Legislator dari Daerah Pemilihan Riau II ini menutup pernyataannya dengan harapan bahwa momentum ini menjadi awal baik bagi tercapainya kemerdekaan Palestina dan penghentian kekerasan di wilayah tersebut. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/23/gencatan-senjata-harus-jadi-momentum-global-mendukung-kemerdekaan-palestina-2/">Gencatan Senjata Harus Jadi Momentum Global Mendukung Kemerdekaan Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gencatan Senjata Harus Jadi Momentum Global Mendukung Kemerdekaan Palestina</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/01/22/gencatan-senjata-harus-jadi-momentum-global-mendukung-kemerdekaan-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jan 2025 07:01:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Israel]]></category>
		<category><![CDATA[BKSAP DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=29456</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211;&#8211; Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, menilai bahwa gencatan senjata antara Hamas Palestina dan Israel yang diumumkan oleh Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, harus dimanfaatkan sebagai momentum global untuk mendukung kemerdekaan Palestina. “Harusnya ini menjadi momentum bagi dunia untuk mendukung kemerdekaan Palestina [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/22/gencatan-senjata-harus-jadi-momentum-global-mendukung-kemerdekaan-palestina/">Gencatan Senjata Harus Jadi Momentum Global Mendukung Kemerdekaan Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8211;</strong>&#8211; Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, menilai bahwa gencatan senjata antara Hamas Palestina dan Israel yang diumumkan oleh Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, harus dimanfaatkan sebagai momentum global untuk mendukung kemerdekaan Palestina.</p>
<p>“Harusnya ini menjadi momentum bagi dunia untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan pengakuannya di seluruh negara. Kesadaran dunia tentang Palestina semakin meningkat setelah kasus 7 Oktober,” ujar Syahrul di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, pada Rabu (22/1/2025).</p>
<p>Politisi Fraksi PKS ini menambahkan bahwa kesadaran global terhadap isu kemanusiaan di Palestina telah meningkat signifikan, berkat peran media sosial. Menurutnya, dukungan terhadap Palestina kini telah menjadi isu universal yang melampaui sekadar isu agama.</p>
<p>“Berkat media sosial, kesadaran itu sampai ke Afrika, Eropa, dan Amerika. Demonstrasi terjadi setiap hari. Isu Palestina tidak lagi dianggap sebagai isu agama semata, melainkan isu kemanusiaan. Bahkan beberapa negara memutuskan hubungan dengan Israel, karena yang dilakukan Israel ini bukan peperangan, tetapi genosida,” tegasnya.</p>
<p>Meski menyambut baik gencatan senjata, Syahrul menekankan perlunya pengawasan ketat, mengingat sejarah pelanggaran aturan oleh Israel.</p>
<p>“Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk membangun kembali Gaza. Tapi kita juga harus mengawal gencatan senjata ini, terutama karena Israel memiliki rekam jejak yang sering melanggar aturan. Bahkan setelah gencatan senjata, masih terjadi penembakan terhadap rakyat Palestina,” katanya.</p>
<p>Legislator dari Daerah Pemilihan Riau II ini menutup pernyataannya dengan harapan bahwa momentum ini menjadi awal baik bagi tercapainya kemerdekaan Palestina dan penghentian kekerasan di wilayah tersebut. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/22/gencatan-senjata-harus-jadi-momentum-global-mendukung-kemerdekaan-palestina/">Gencatan Senjata Harus Jadi Momentum Global Mendukung Kemerdekaan Palestina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPR Kutuk Penyerangan Rumah Sakit Indonesia di Gaza oleh Israel</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/12/27/dpr-kutuk-penyerangan-rumah-sakit-indonesia-di-gaza-oleh-israel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 15:14:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Indonesia di Gaza]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=28046</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera mengutuk keras pengepungan dan serangan Israel atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara yang terjadi baru-baru ini. “Rumah Sakit Indonesia merupakan sedikit dari rumah sakit di Gaza yang secara parsial masih berfungsi. Tuduhan bahwa di rumah sakit Indonesia itu ada [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/12/27/dpr-kutuk-penyerangan-rumah-sakit-indonesia-di-gaza-oleh-israel/">DPR Kutuk Penyerangan Rumah Sakit Indonesia di Gaza oleh Israel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212;</strong> Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera mengutuk keras pengepungan dan serangan Israel atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara yang terjadi baru-baru ini.</p>
<p>“Rumah Sakit Indonesia merupakan sedikit dari rumah sakit di Gaza yang secara parsial masih berfungsi. Tuduhan bahwa di rumah sakit Indonesia itu ada pejuang Hamas yang menyerang Israel adalah kebohongan alias tidak ada bukti,” tegas Mardani di Jakarta, Jumat (27/12/2024).</p>
<p>Lebih jauh, Politisi Fraksi PKS tersebut mencurigai serangan Israel atas fasilitas kesehatan di Jalur Gaza tersebut sebagai kebijakan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) yang dilakukan secara keji, biadab, dan tidak berprikemanusiaan.</p>
<p>“Menurut beberapa sumber, per November 2024 tercatat hanya 17 dari 36 rumah sakit di Gaza yang masih berfungsi. Sisanya hancur atau berfungsi sebagian karena serangan brutal Israel. Ini jelas-jelas TSM. Anehnya, komunitas internasional belum banyak berbuat. Ini jelas-jelas teror yang sangat mengerikan,” imbuh Mardani mengingatkan.</p>
<p>Lebih lanjut, Doktor jebolan universitas di Malaysia tersebut mendesak komunitas global memberikan tekanan keras dan secepatnya terhadap Israel agar mematuhi hukum internasional.</p>
<p>“Saya mendesak komunitas global terutama PBB agar memaksa Israel mematuhi hukum internasional, terutama Pasal 18 Konvensi Den Haag tentang Hukum dan Kebiasaan Perang di Darat tahun 1907 yang melarang serangan terhadap rumah sakit, tempat medis, dan tenaga medis yang mengumpulkan, merawat, dan mengevakuasi orang yang terluka dan sakit dalam konflik bersenjata,” papar dia.</p>
<p>Pada sisi lain, legislator Komisi II tersebut menilai serangan Israel terhadap berbagai fasilitas kesehatan dan penampungan pengungsi sebagai upaya melenyapkan warga Gaza.</p>
<p>“Saya semakin yakin bahwa teror Israel yang jauh dari kosa kata kemanusiaan itu bertujuan memusnahkan dan mengusir warga Palestina dari wilayah Jalur Gaza. Kita harus terus mengupayakan gencatan senjata, memastikan tersalurkannya bantuan kemanusiaan, menyediakan koridor aman bagi warga sipil dan merealisasikan untuk menghukum Israel di Mahkamah Internasional dan Mahkamah Pidana Internasional,” pungkas dia. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/12/27/dpr-kutuk-penyerangan-rumah-sakit-indonesia-di-gaza-oleh-israel/">DPR Kutuk Penyerangan Rumah Sakit Indonesia di Gaza oleh Israel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
