<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>petani pangkep Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/petani-pangkep/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/petani-pangkep/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Sep 2025 08:42:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>petani pangkep Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/petani-pangkep/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petani di Pangkep Rasakan Langsung Manfaat Kebijakan Pemerintah</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/09/28/petani-di-pangkep-rasakan-langsung-manfaat-kebijakan-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 08:42:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[petani pangkep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=43551</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, — Sejumlah petani di Kabupaten Pangkep menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perhatian pemerintah yang dinilai semakin nyata dalam mendorong kesejahteraan petani. Hal itu terungkap saat perwakilan Kelompok Tani Pada Elok Desa Panaikan, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep berdialog langsung dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada kegiatan tanam jagung serentak pada program Senator [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/09/28/petani-di-pangkep-rasakan-langsung-manfaat-kebijakan-pemerintah/">Petani di Pangkep Rasakan Langsung Manfaat Kebijakan Pemerintah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, — Sejumlah petani di Kabupaten Pangkep menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perhatian pemerintah yang dinilai semakin nyata dalam mendorong kesejahteraan petani.</p>
<p>Hal itu terungkap saat perwakilan Kelompok Tani Pada Elok Desa Panaikan, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep berdialog langsung dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada kegiatan tanam jagung serentak pada program Senator Peduli Ketahanan Pangan, Sabtu (27/09/2025).</p>
<p>Dalam kesempatan itu, petani menggambarkan perubahan besar yang dirasakan dalam beberapa bulan terakhir, terutama terkait ketersediaan pupuk, penetapan harga gabah, bantuan benih, serta dukungan alat mesin pertanian (alsintan).</p>
<p>“Dulu kami kesulitan mendapatkan pupuk, bahkan kalaupun ada harganya sangat mahal. Alhamdulillah sekarang sudah terbalik. Kalau dulu kami yang berburu pupuk, sekarang justru kami yang diburu oleh pekerja. Perubahan ini sungguh luar biasa bagi kami,” ungkap Muchtar Usman, seorang petani yang mewakili Kelompok Tani Pada Elok.</p>
<p>Selain itu, Usman mengakui bahwa kebijakan pemerintah dalam menetapkan harga gabah memberikan kepastian dan rasa tenang. Jika sebelumnya harga gabah bisa jatuh di bawah Rp5.000 per kilogram, kini dengan adanya ketetapan harga, petani merasa lebih dihargai.</p>
<p>“Ketika harga gabah dipatok pemerintah, kami bisa menikmati hasil jerih payah kami tanpa khawatir anjlok. Ini memberikan motivasi dan semangat baru bagi kami untuk terus meningkatkan produksi,” lanjutnya.</p>
<p>Menurutnya, perhatian pemerintah juga tampak dari bantuan benih yang dibagikan. Menurut petani, hal ini bukan hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata untuk menjaga kesinambungan produksi.</p>
<p>“Alhamdulillah Pak Menteri peduli kepada kami. Selain bantuan benih, beliau juga menyerahkan satu unit traktor untuk kelompok kami. Ini jelas sangat membantu kami dalam mengolah lahan, mempercepat kerja, dan meningkatkan hasil panen,” ujarnya.</p>
<p>Dengan berbagai dukungan tersebut, para petani menilai produksi pertanian kini menunjukkan hasil yang lebih baik. Mereka optimistis target besar swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah bisa tercapai dalam waktu lebih cepat dari perkiraan.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Perhatian dan kepedulian ini benar-benar kami rasakan. Kalau tadinya target swasembada diprediksi empat tahun, ternyata dalam enam bulan sudah tampak hasilnya. Ini berkat dukungan pupuk, harga gabah yang stabil, serta bantuan alsintan yang kami terima. InsyaAllah ke depan pertanian kita akan semakin maju,” tegas Usman.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh menjaga kesejahteraan petani. Salah satu indikator yang jelas terlihat adalah meningkatnya Nilai Tukar Petani (NTP) hingga menyentuh 123,57.</p>
<p>“Alhamdulillah, NTP kita terus naik. Sebelumnya di kisaran 98 hingga 106, kini melonjak hingga 123,57. Itu artinya kesejahteraan petani meningkat. Ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menjaga harga gabah, menjamin ketersediaan pupuk, serta menyalurkan bantuan alsintan dan benih tepat sasaran,” ujar Mentan Amran.</p>
<p>Ia menambahkan, perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian menjadi energi besar bagi Kementerian Pertanian untuk terus bergerak cepat. Menurutnya, swasembada pangan bukan lagi sekadar mimpi, tetapi sedang diwujudkan lebih cepat dari target.</p>
<p>“Dengan dukungan penuh Bapak Presiden, kita bergerak serentak. Pupuk tersedia, harga gabah dijaga, benih dan alsintan disalurkan, dan Bulog diperkuat untuk menyerap hasil petani. Semua ini semata-mata untuk memastikan petani tersenyum dan masyarakat kita aman dari krisis pangan,” tegasnya.</p>
<p>Mentan juga menekankan bahwa pola kerja kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, Bulog, dan petani akan terus diperkuat.</p>
<p>“Kami ingin memastikan bahwa petani tidak lagi menjadi korban permainan harga. Justru petani harus menjadi pahlawan sekaligus pihak yang paling diuntungkan dari kerja kerasnya,” tutup Mentan Amran.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/09/28/petani-di-pangkep-rasakan-langsung-manfaat-kebijakan-pemerintah/">Petani di Pangkep Rasakan Langsung Manfaat Kebijakan Pemerintah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebutuhan Pupuk Subsidi Kabupaten Pangkep Musim Tanam Okmar Dipastikan Mencukupi</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/10/06/kebutuhan-pupuk-subsidi-kabupaten-pangkep-musim-tanam-okmar-dipastikan-mencukupi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Oct 2024 10:44:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[dirjen psp]]></category>
		<category><![CDATA[petani pangkep]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk subsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=23403</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, PANGKEP &#8211; Kebutuhan pupuk untuk musim tanam Oktober-Maret (Okmar) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan (Sulsel) dipastikan mencukupi. Tahun 2024, alokasi pupuk bersubsidi untuk pertanian Pangkep sebesar 13.376 ton, terdiri dari pupuk urea 5.154 ton, dan NPK 7.222 ton. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Andi Nur Alam Syah menegaskan, kebutuhan pupuk [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/06/kebutuhan-pupuk-subsidi-kabupaten-pangkep-musim-tanam-okmar-dipastikan-mencukupi/">Kebutuhan Pupuk Subsidi Kabupaten Pangkep Musim Tanam Okmar Dipastikan Mencukupi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">KABARIKA.ID, PANGKEP &#8211; Kebutuhan pupuk untuk musim tanam Oktober-Maret (Okmar) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan (Sulsel) dipastikan mencukupi.</p>
<p dir="ltr">Tahun 2024, alokasi pupuk bersubsidi untuk pertanian Pangkep sebesar <a href="tel:13376">13.376</a> ton, terdiri dari pupuk urea 5.154 ton, dan NPK 7.222 ton.</p>
<p dir="ltr">Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Andi Nur Alam Syah menegaskan, kebutuhan pupuk para petani terus meningkat seiring dengan semakin gencarnya upaya pencapaian target swasembada pangan yang dilakukan oleh pemerintah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Yang akan dilakukan adalah kembali membuat skala prioritas kebutuhan pupuk masyarakat. Kami akan sesuaikan di lapangan. Distribusi pupuk subsidi ini diprioritaskan di sentra-sentra produksi padi,&#8221; kata Andi,.Minggu (6/10/2024).</p>
<p dir="ltr">Andi menjelaskan, jika terjadi kekurangan alokasi pupuk bersubsidi pada masing-masing wilayah baik di tingkat kecamatan dan/atau kabupaten/kota, maka dapat dilakukan pengajuan permintaan tambahan alokasi pupuk bersubsidi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Untuk kekurangan alokasi pupuk bersubsidi pada satu atau beberapa wilayah di tingkat kecamatan dalam satu wilayah kabupaten/kota, agar terlebih dahulu dilakukan upaya optimalisasi alokasi pupuk bersubsidi yang tersedia melalui realokasi antar kecamatan oleh Kepala Dinas Daerah Kabupaten/Kota,&#8221; bebernya.</p>
<p dir="ltr">Jika setelah dilakukan upaya realokasi tetapi masih kekurangan alokasi akibat tingginya kebutuhan pupuk oleh petani, maka Satuan Kerja Kabupaten/Kota dapat mengajukan permintaan tambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada Satuan Kerja Provinsi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pengajuan permintaan tambahan alokasi dapat didukung dengan data-data terkait. Apabila masih belum memungkinkan untuk dilakukan realokasi antar Kabupaten/Kota, maka Satuan Kerja Provinsi dapat mengajukan permintaan tambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian,&#8221; terang Andi.</p>
<p dir="ltr">Namun pada prakteknya, produsen telah menyiapkan stok setara dengan stok untuk satu bulan ke depan. Hal ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan pada saat terjadi lonjakan permintaan di musim tanam.</p>
<p dir="ltr">Jenis pupuk yang disalurkan berupa Urea, SP36, NPK, ZA dan pupuk organik. Kemudian pengawasan pupuk dan pestisida juga dilakukan agar petani yang berhak menerimanya secara langsung.</p>
<p dir="ltr">Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebelumnya mengatakan, pihaknya bersama PT Pupuk Indonesia sebagai pemegang hak produksi dan distribusi pupuk subsidi senantiasa melakukan pengawasan intensif akan peredaran pupuk subsidi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pupuk bersubsidi hanya untuk petani yang tergabung dalam kelompok tani. Perbaikan sistem dibuat untuk memudahkan akses petani terhadap pupuk bersubsidi yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka, &#8221; kata Mentan Andi Amran Sulaiman.</p>
<p dir="ltr">Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep Andi Sadda menjelaskan, kebutuhan untuk musim tanam Okmar meliputi pupuk urea 2.796 ton dan NPK 4.471 ton. Sedangkan rencana tanam sebesar sekitar <a href="tel:16848">16.848</a> hektare (Ha).</p>
<p dir="ltr">&#8220;Untuk musim tanam Okmar dipastikan alokasinya cukup sesuai RDKK tahun 2024. Untuk 2025, RDKK tercatat <a href="tel:26601">26.601</a> orang,&#8221; ungkap Andi Sadda.yang dihubungi Minggu (6/10/2024).</p>
<p dir="ltr">Nantinya, lanjut Andi Sadda, ada proses evaluasi dan monitoring untuk mengetahui apakah alokasi yang diterima terpenuhi atau masih kurang.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Petani di Pangkep tidak perlu khawatir akan kekurangan pupuk bersubsidi karena pemerintah dipastikan tetap memenuhinya sesuai kebutuhan petani,&#8221; tambahnya.</p>
<p dir="ltr">Dia mengungkapkan, di Pangkep mekanisme pembelian pupuk bersubsidi menggunakan KTP. Dia berharap, petani yang alokasinya belum gunakan agar segera memebus pupuk untuk musim tanam saat ini.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Bagi petani yang sudah menyusun RDKK dan ter-input dalam e-RDKK untuk musim tanam ini. Dan memang untuk pertanaman, bisa menebus di pengecer di pengecer dimana terdaftar,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/06/kebutuhan-pupuk-subsidi-kabupaten-pangkep-musim-tanam-okmar-dipastikan-mencukupi/">Kebutuhan Pupuk Subsidi Kabupaten Pangkep Musim Tanam Okmar Dipastikan Mencukupi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
