<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peternakan Bangli Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/peternakan-bangli/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/peternakan-bangli/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2026 09:02:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Peternakan Bangli Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/peternakan-bangli/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Bone Belajar Model Bangli, Siap Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Terintegrasi</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/08/22/bupati-bone-bidik-model-peternakan-bangli-siapkan-hilirisasi-ayam-terintegrasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2026 08:59:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bone]]></category>
		<category><![CDATA[Hilirisasi Ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan Bangli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=56754</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, BANGLI — Pemerintah Kabupaten Bone terus mematangkan langkah dalam mengembangkan sektor peternakan berbasis hilirisasi. Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Ternak Dana Mertha Mesari dan Kelompok Tani Gopawinangon di Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, pada Sabtu (22/8/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari studi tiru untuk [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/22/bupati-bone-bidik-model-peternakan-bangli-siapkan-hilirisasi-ayam-terintegrasi/">Bupati Bone Belajar Model Bangli, Siap Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Terintegrasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, BANGLI</strong> — Pemerintah Kabupaten Bone terus mematangkan langkah dalam mengembangkan sektor peternakan berbasis hilirisasi. Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Ternak Dana Mertha Mesari dan Kelompok Tani Gopawinangon di Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, pada Sabtu (22/8/2026).</p>
<p>Kunjungan ini merupakan bagian dari studi tiru untuk melihat langsung penerapan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), mencakup rangkaian proses dari budidaya, penyediaan pakan, produksi telur, hingga pemasaran hasil ternak.</p>
<p>Salah satu kelompok penerima manfaat program HAT di Bangli diketahui mengelola sekitar 600 ekor ayam dengan tingkat produksi telur mencapai 80 persen. Hasil produksi kemudian disalurkan untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta pasar desa.</p>
<p>Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, mengungkapkan bahwa kunjungan ini memberikan gambaran nyata tentang pengelolaan peternakan secara berkelompok yang mampu menghasilkan nilai tambah dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p>“Terima kasih atas sambutan yang hangat. Kami di Kabupaten Bone saat ini tengah bersiap mengembangkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi,” ujar Andi Asman.</p>
<p>Ia menambahkan, Bone memiliki modal besar untuk pengembangan program tersebut, mengingat potensi pertanian yang melimpah, khususnya komoditas padi dan jagung. “Produksi padi dan jagung di Bone sangat besar, dan saat ini produksi ayam juga sedang tren. Potensi inilah yang ingin kami integrasikan,” jelasnya.</p>
<p>Konsep ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem peternakan yang tak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memperkuat rantai usaha dari hulu hingga hilir.</p>
<p>Dari Pakan hingga Pasar</p>
<p>Kepala BPTU-HPT Denpasar, drh. I Gusti Putu Ngurah Raka, menjelaskan bahwa kelompok yang dikunjungi merupakan salah satu penerima manfaat program HAT. Pola pengembangan secara berkelompok dinilai menjadi contoh bahwa usaha peternakan dapat dikelola secara terarah dengan dukungan produksi berkelanjutan dan kepastian pasar.</p>
<p>Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI, I Nyoman Adi Wiryatama. Mantan Bupati Tabanan dua periode dan mantan Ketua DPRD Bali dua periode itu mengaku memiliki perhatian besar pada sektor pertanian dan peternakan karena berasal dari keluarga petani.</p>
<p>“Saya anak petani dan saya suka beternak. Saya juga memiliki ratusan ternak,” ungkapnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, I Nyoman memaparkan sejumlah inovasi yang dikembangkannya, termasuk pemanfaatan mikroba untuk mengendalikan lalat di lingkungan peternakan. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Bali dan Bone yang telah terjalin sejak masa kerajaan, yang dinilainya sebagai modal sosial penting untuk memperkuat kerja sama dan pertukaran pengalaman antardaerah.</p>
<p>Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH Kementerian Pertanian Dr. drh. I Ketut Wirata, M.Si., Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar Dr. drh. I Gde Eka Budhiyadnya, M.P., General Manager Corporate Secretary &amp; CSR PT Berdikari A.S. Hasbi Al Islahi, Ketua Kelompok Tani Wanita, serta sejumlah pejabat terkait.</p>
<p>Melalui studi tiru ini, Pemkab Bone berharap dapat memperoleh referensi konkret dalam membangun ekosistem Hilirisasi Ayam Terintegrasi di daerah. Konsep yang akan dikembangkan mencakup penyediaan pakan berbasis potensi lokal, budidaya ayam, produksi telur, pengelolaan hasil ternak, serta kepastian pasar.</p>
<p>Dengan demikian, potensi padi dan jagung Bone tidak hanya berhenti sebagai komoditas pertanian, tetapi dapat diintegrasikan dengan sektor peternakan untuk menciptakan nilai tambah dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Pengembangan HAT ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bone dalam mendorong sektor pertanian dan peternakan agar semakin produktif, terintegrasi, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/22/bupati-bone-bidik-model-peternakan-bangli-siapkan-hilirisasi-ayam-terintegrasi/">Bupati Bone Belajar Model Bangli, Siap Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Terintegrasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
