<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#rektor Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/rektor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/rektor/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2026 15:28:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>#rektor Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/rektor/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menanti Susunan &#8220;Kabinet&#8221; Prof. Jamaluddin Jompa Jilid Dua</title>
		<link>https://kabarika.id/opini/2026/07/02/menanti-susunan-kabinet-prof-jamaluddin-jompa-jilid-dua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 15:28:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Jamaluddin Jompa]]></category>
		<category><![CDATA[susunan kabinet]]></category>
		<category><![CDATA[universitas hasanuddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54730</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Muh. Iqbal Latief &#8211; Dosen Sosiologi dan Kepala Pusat Opini Publik LPPM Universitas Hasanuddin HARI-hari belakangan ini, civitas akademika Universitas Hasanuddin (Unhas) ramai memperbincangkan susunan &#8220;kabinet&#8221; Rektor Unhas jilid dua. Sejak Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (akrab disapa Prof. JJ) ditetapkan kembali sebagai Rektor Universitas Hasanuddin periode 2026–2030 pada 27 April 2026 dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/opini/2026/07/02/menanti-susunan-kabinet-prof-jamaluddin-jompa-jilid-dua/">Menanti Susunan &#8220;Kabinet&#8221; Prof. Jamaluddin Jompa Jilid Dua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Muh. Iqbal Latief</strong><br />
&#8211; Dosen Sosiologi dan Kepala Pusat Opini Publik LPPM Universitas Hasanuddin</p>
<p>HARI-hari belakangan ini, civitas akademika Universitas Hasanuddin (Unhas) ramai memperbincangkan susunan &#8220;kabinet&#8221; Rektor Unhas jilid dua.</p>
<p>Sejak Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (akrab disapa Prof. JJ) ditetapkan kembali sebagai Rektor Universitas Hasanuddin periode 2026–2030 pada 27 April 2026 dan dilantik oleh Ketua Majelis Wali Amanah (MWA), Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si., perhatian banyak akademisi segera beralih kepada siapa saja yang akan menjadi bagian inti kepemimpinannya, terutama para Wakil Rektor dan Sekretaris Universitas.</p>
<p>Keberhasilan Prof. JJ memimpin Unhas selama periode 2022–2026 telah menjadi salah satu alasan utama yang membuat warga kampus berlabel &#8220;Ayam Jantan dari Timur&#8221; kembali memberikan kepercayaan kepada putra kelahiran Takalar tersebut untuk menakhodai Unhas pada periode kedua sekaligus menyusun &#8220;kabinet&#8221; baru untuk empat tahun mendatang.</p>
<p>Kabinet yang Menjawab Tantangan</p>
<p>Kabinet Rektor Unhas idealnya diisi oleh akademisi yang profesional, memiliki kemampuan manajerial, bertalenta kepemimpinan, mampu membangun kerja sama tim, memiliki kapasitas memperluas kolaborasi, serta mempunyai empati yang tinggi terhadap dinamika kehidupan kampus.</p>
<p>Kriteria tersebut sangat berkaitan dengan janji politik Prof. JJ ketika memaparkan visi, misi, dan program kerjanya di lima zona rumpun ilmu dalam proses pemilihan Rektor Unhas beberapa waktu lalu.</p>
<p>Karena itu, figur-figur yang dipercaya menjadi Wakil Rektor maupun Sekretaris Universitas diharapkan memiliki komitmen yang sama kuat untuk merealisasikan seluruh agenda strategis sang rektor.</p>
<p>Sebagai pengingat, dalam pemaparan visi, misi, dan program prioritasnya, Prof. JJ menargetkan membawa Unhas masuk ke jajaran 500 universitas terbaik dunia.</p>
<p>Target tersebut didukung oleh program pengiriman 500 dosen Unhas untuk studi lanjut ke luar negeri serta menghadirkan 200 visiting scholars kelas dunia ke Kampus Merah.</p>
<p>Selain itu, mobilitas internasional juga akan diperluas melalui program double degree, joint degree, dan credit earning.</p>
<p>Janji lainnya meliputi peningkatan dana abadi Unhas, peningkatan kesejahteraan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, penguatan hilirisasi hasil riset, optimalisasi aset universitas guna meningkatkan pendapatan institusi, serta perluasan kolaborasi nasional maupun internasional.</p>
<p>Untuk mewujudkan seluruh target tersebut, tentu dibutuhkan kabinet yang tangguh, inovatif, berdedikasi, loyal, dan akuntabel.</p>
<p>Kemungkinan &#8220;Oppoki&#8221;</p>
<p>Sejumlah akademisi yang berdiskusi di warung kopi memperkirakan Prof. JJ akan tetap mempertahankan sebagian besar anggota kabinetnya saat ini, khususnya para Wakil Rektor dan Sekretaris Universitas.</p>
<p>Prediksi tersebut didasarkan pada berbagai capaian yang berhasil diraih Unhas selama empat tahun terakhir yang menunjukkan soliditas kepemimpinan di tingkat rektorat.</p>
<p>Pada 2025, misalnya, Unhas kembali mempertahankan gelar juara umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39.</p>
<p>Selain itu, sejumlah prestasi strategis juga berhasil dicapai, antara lain masuk dalam Top 1000 QS World University Rankings, meraih Terbaik I SDGs Action Awards 2025, memperoleh penghargaan emas pada SNI Award, meraih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025, serta mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 15 tahun berturut-turut dalam tata kelola dan akuntabilitas keuangan.</p>
<p>Prestasi lainnya adalah jumlah penerima beasiswa mencapai 10.073 mahasiswa atau sekitar 28 persen dari total mahasiswa Unhas, melampaui target nasional sebesar 20 persen.</p>
<p>Di tingkat internasional, Unhas telah menjalin 909 kerja sama di 45 negara dan mengembangkan 24 konsorsium riset global.</p>
<p>Penguatan riset juga ditandai dengan aktifnya 311 Thematic Research Group (TRG) yang melibatkan 1.244 peneliti serta 513 mitra internasional.</p>
<p>Pada bidang hilirisasi, Unhas berhasil melahirkan berbagai produk unggulan, seperti benih &#8220;Jagung Jago&#8221; yang telah tersertifikasi Kementerian Pertanian RI pada 2024, ayam unggul &#8220;Ayam Alope 1&#8221;, hingga pengembangan mobil listrik.</p>
<p>Di bidang akademik, sebanyak 150 dari 235 program studi atau sekitar 63 persen telah meraih akreditasi Unggul, sedangkan 83 program studi atau sekitar 35 persen telah memperoleh akreditasi internasional.</p>
<p>Transformasi digital juga berkembang pesat dengan peningkatan kapasitas bandwidth internet dari 2,3 GB pada 2022 menjadi 9 GB pada 2025.</p>
<p>Seluruh capaian tersebut tercatat dalam berbagai laporan resmi Humas Unhas.</p>
<p>Saat ini, reputasi World Class University (WCU) Unhas juga meningkat dari peringkat 951 menjadi peringkat 851 dunia.</p>
<p>Prestasi yang tak kalah membanggakan adalah keberhasilan Prof. JJ menempati peringkat pertama dari sepuluh rektor perguruan tinggi di Indonesia berdasarkan H-Index Scopus dengan nilai H-Index sebesar 46.</p>
<p>&#8220;Jadi menurut saya, kemungkinan Wakil Rektor dan Sekretaris Universitas yang sekarang memiliki peluang besar untuk kembali dilantik atau oppoki (terpilih lagi). Kalaupun ada yang berganti, kemungkinan karena persyaratan tertentu sudah tidak terpenuhi. Apalagi ada kemungkinan jumlah Wakil Rektor bertambah menjadi lima sehingga akan ada Wakil Rektor baru yang menangani bisnis dan hilirisasi,&#8221; ujar seorang dosen dalam perbincangan di sebuah warung kopi.</p>
<p>Tujuh Harapan Strategis MWA</p>
<p>Dalam teori kemungkinan, segala sesuatu memang dapat terjadi.</p>
<p>Figur yang selama ini tidak pernah muncul dalam perbincangan publik pun dapat saja dipercaya menduduki posisi Wakil Rektor.</p>
<p>Namun demikian, pidato Ketua MWA Unhas, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si., pada pelantikan Rektor Unhas 27 April 2026 memberikan arah yang cukup jelas mengenai tantangan kepemimpinan periode kedua.</p>
<p>Ia menyampaikan tujuh harapan strategis kepada Rektor Unhas.</p>
<p>Pertama, mempercepat transformasi menuju World Class University dengan tetap berakar pada karakter maritim, keunggulan kawasan, dan kearifan lokal.</p>
<p>Kedua, memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang berdampak nyata melalui peningkatan kualitas penelitian, penguatan pusat unggulan riset, dan perluasan kolaborasi industri.</p>
<p>Ketiga, meningkatkan kualitas lulusan yang berdaya saing global melalui internasionalisasi kurikulum, akreditasi internasional, serta pengembangan program studi inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.</p>
<p>Keempat, menyederhanakan birokrasi agar lebih cepat dan efisien, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan sumber daya manusia dan aset dengan tata kelola yang transparan, aman, dan bertanggung jawab.</p>
<p>Kelima, menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, serta bebas dari kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi, disertai peningkatan kesejahteraan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa melalui remunerasi yang adil serta beasiswa yang berkeadilan.</p>
<p>Keenam, mewujudkan Green Campus yang asri dan ramah lingkungan melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.</p>
<p>Ketujuh, menjaga dan memperkuat integritas, kebersamaan, serta semangat kolektif seluruh civitas akademika sebagai fondasi utama kemajuan Universitas Hasanuddin.</p>
<p>Menunggu Kejutan 7 Juli</p>
<p>Harapan yang disampaikan Ketua MWA tersebut menjadi pelecut bagi Prof. JJ dan kabinetnya dalam mengarungi periode kepemimpinan kedua.</p>
<p>Kini publik kampus menunggu jawaban atas satu pertanyaan besar: apakah para Wakil Rektor yang menjabat saat ini akan kembali dilantik pada 7 Juli 2026?</p>
<p>Atukah akan muncul wajah-wajah baru yang membawa energi baru bagi Unhas?</p>
<p>Dari Timur Indonesia, mungkinkah kembali terbit matahari ilmu pengetahuan yang menerangi peradaban?</p>
<p>Kita menunggu susunan &#8220;Kabinet Prof. JJ Jilid Dua&#8221; dengan tetap mengedepankan semangat &#8220;Unhasku Bersatu, Unhasku Kuat.&#8221;</p>
<p>*Penulis adalah Dosen Sosiologi dan Kepala Pusat Opini Publik LPPM Universitas Hasanuddin</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/opini/2026/07/02/menanti-susunan-kabinet-prof-jamaluddin-jompa-jilid-dua/">Menanti Susunan &#8220;Kabinet&#8221; Prof. Jamaluddin Jompa Jilid Dua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Nama-nama 47 Pejabat Baru Universitas Hasanuddin yang Baru Dilantik</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/02/09/ini-nama-nama-47-pejabat-baru-universitas-hasanuddin-yang-baru-dilantik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 11:47:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=49193</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) Prof. Jamaluddin Jompa, Senin (9/2/2026), melantik 47 pejabat baru Universitas Hasanuddin dan diambil sumpah jabatannya. Upacara pelantikan yang digelar di Lantai Dasar Gedung Rektorat Unhas ini dihadiri Rektor Unhas, Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, serta para tamu undangan. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/02/09/ini-nama-nama-47-pejabat-baru-universitas-hasanuddin-yang-baru-dilantik/">Ini Nama-nama 47 Pejabat Baru Universitas Hasanuddin yang Baru Dilantik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) Prof. Jamaluddin Jompa, Senin (9/2/2026), melantik 47 pejabat baru Universitas Hasanuddin dan diambil sumpah jabatannya.</p>
<p>Upacara pelantikan yang digelar di Lantai Dasar Gedung Rektorat Unhas ini dihadiri Rektor Unhas, Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, serta para tamu undangan.</p>
<figure id="attachment_49195" aria-describedby="caption-attachment-49195" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-49195" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0100.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0100.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0100-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0100-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0100-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0100-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260209-WA0100-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-49195" class="wp-caption-text">Pejabat-pejabat Unhas yang dilantik oleh Rektor Unhas.</figcaption></figure>
<p>Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola dan kesinambungan kepemimpinan di lingkungan kampus.<br />
<strong>Adapun nama-nama yang dilantik yakni :</strong></p>
<p>1. Dr. Sabir, SE., M.Si. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis<br />
2. Prof. Dr. Syamsuddin, SE., Ak., M.Si., CA sebagai Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis<br />
3. Prof. Dr. Musran Munizu, SE., M.Si., M.A.P. sebagai Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis<br />
4. Prof. Dr. Ahmad Faizal,S.T., M.Si. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan<br />
5. Dr. Nursinah Amir, S.Pi., MP. sebagai Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan<br />
6. Prof. Mukti Zainuddin, S.Pi., M.Sc., Ph.D. sebagai Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan<br />
7. Syahrul, S.Kep,. Ns., M.Kes., Ph.D. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Keperawatan<br />
8. Dr. Yuliana Syam, S.Kp., Ns, M.Si. sebagai Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya pada Fakultas Keperawatan<br />
9. Dr. Takdir Tahir, S.Kep., NS.,M.Kes. sebagai Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni pada Fakultas Keperawatan<br />
10. drg. Mohammad Gazali, Sp.BM., M.Kes. sebagai Wakil Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, Pendidikan, dan Penelitian pada Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan<br />
11. Dr. Nur Dwiana Sari Saudi, S.E., M.Si. sebagai Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis<br />
12. Dr. Khairul Amri, S.T., M.Sc., Stud. sebagai Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan<br />
13. Dr. Suni Hariati, S.Kep., NS.,M.Kep. sebagai Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi pada Fakultas Keperawatan (Periode II)<br />
14. Dr. Fierenziana Getruida Junus, S.S., M.Hum. sebagai Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi pada Fakultas Ilmu Budaya<br />
15. Suharwan Hamzah, S.E., M.Si. sebagai Sekretaris Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis<br />
16. Arnis Puspitha R, S.Kep., Ns., M. Kes. sebagai Sekretaris Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi pada Fakultas Keperawatan (Periode II)<br />
17. Dr. Balqis, SKM., M.Sc.PH., M.Kes. sebagai Ketua Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan pada Fakultas Kesehatan Masyarakat<br />
18. Dr. Imelda, S.S., M.Pd. sebagai Ketua Departemen Sastra Jepang pada Fakultas Ilmu Budaya<br />
19. Dr. Erfan, M.Si. sebagai Ketua Departemen Geofisika pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam<br />
20. Prof. Dr. Ir. Rahmadi Tambaru, M.Si., sebagai Ketua Departemen Ilmu Perikanan pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan<br />
21. Dr. Ir. Katriani Mantja, M.P. sebagai Sekretaris Departemen Budidaya Pertanian pada Fakultas Pertanian<br />
22. Amaliyah, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Departemen Hukum Perdata pada Fakultas Hukum (Periode II)<br />
23. Andi Inayah Soraya, S.S., M.Hum sebagai Sekretaris Departemen Sastra Inggris pada Fakultas Ilmu Budaya<br />
24. Dr. dr. Sharvianty Arifuddin, Sp.OG(K) sebagai Sekretaris Departemen Obstetri dan Ginekologi pada Fakultas Kedokteran<br />
25. Dr. Hj. Indarwati, S.S., M.Hum. sebagai Sekretaris Departemen Sastra Indonesia pada Fakultas Ilmu Budaya<br />
26. Dr. Syarif Saddam Rivanie, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Departemen Hukum Pidana pada Fakultas Hukum<br />
27. Prof. Dr. Munira Hasjim, S.S., M.Hum sebagai Kepala Perpustakaan<br />
28. Prof. dr. Andi Dwi Bahagia Febriani, Ph.D., Sp.A. (K). sebagai Ketua Komite Medik pada Rumah Sakit Pendidikan<br />
29. Dr. dr. Saidah Syamsuddin, Sp.KJ. sebagai Ketua Komite Etik dan Hukum pada Rumah Sakit Pendidikan<br />
30. Ir. Jumadil, ST., M.M. sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Sekolah Pascasarjana<br />
31. Anwar, S.Sos., M.Adm. SDA sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat<br />
32. Bakri, S.Sos., M.M., sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Kampus Jakarta<br />
33. Hasnah Bandang, SE,M.Si,Ak sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Fakultas Kedokteran<br />
34. Syahruni M., S.Pt., M.M. sebagai Kepala Subbagian Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis<br />
35. Andarias Benjamin, S.Sos. sebagai Kepala Subbagian Perencanaan dan Sumber Daya pada Fakultas Ilmu Budaya<br />
36. Sahra, S.H. sebagai Kepala Subbagian Perencanaan dan Sumber Daya pada Fakultas Keperawatan<br />
37. Supriani, S.T. sebagai Kepala Subbagian Umum pada Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan<br />
38. Abd. Kadir A. Rahman, S.E. sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha pada UPT Pengelola Prasarana dan Utilitas Kampus<br />
39. Asrini Wahyuni, S.E., M.M. sebagai Kepala Subbagian Perencanaan dan Sumber Daya pada Fakultas Kedokteran<br />
40. Susanti, S.Sos. sebagai Kepala Subbagian Perencanaan dan Sumber Daya pada Fakultas Teknik<br />
41. Dr. Ade Ary Machmud, S.K.M., M.M. sebagai Kepala Subbagian Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Kehutanan<br />
42. Abd. Hakim, S.T. sebagai Kepala Seksi Administrasi Pemanfaatan Aset pada Subdirektorat Pemanfaatan Aset Direktorat Pengembangan Usaha dan Pemanfaatan Aset<br />
43. Mohammad Amin, S.E., M.Si. sebagai Kepala Seksi Pendidikan Pegawai pada Subdirektorat Pendidikan dan Pengembangan Kompetensi Direktorat Sumber Daya Manusia<br />
44. Alfiani Ekasari, S.IP., M.Si. sebagai Kepala Seksi Administrasi Kemitraan Internasional pada Subdirektorat Kemitraan Internasional Direktorat Kemitraan<br />
45. A. Fifi Fiesta, SKM sebagai Kepala Seksi Administrasi Peningkatan Reputasi pada Subdirektorat Peningkatan Reputasi Direktorat Reputasi<br />
46. Nur Ikhsan, S.Hut., M.Hum. sebagai Kepala Seksi Administrasi Hubungan Luar Negeri pada Kantor Urusan Internasional<br />
47. Sofyan Baharuddin Nur, S.Pi., M.Kes sebagai Kepala Seksi Mutu Pelayanan Penunjang Medik pada Rumah Sakit Pendidikan.(*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/02/09/ini-nama-nama-47-pejabat-baru-universitas-hasanuddin-yang-baru-dilantik/">Ini Nama-nama 47 Pejabat Baru Universitas Hasanuddin yang Baru Dilantik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof. Farida Patittingi Ditunjuk Jadi Plh. Rektor UNM, Gantikan Pimpinan yang Dinonaktifkan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/11/04/prof-farida-patittingi-ditunjuk-jadi-plh-rektor-unm-gantikan-pimpinan-yang-dinonaktifkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 03:04:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaksana Harian]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45421</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) kini dipimpin oleh seorang pelaksana harian (Plh.) Rektor. Ia adalah Prof. Dr. Farida Patittingi, SH, M.Hum, yang tak lain adalah Wakil Rektor Bidang SDM, Alumni, dan Sistem Informasi Universitas Hasanuddin (UNHAS). Penunjukan ini tertuang dalam keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Mendiktiristek). Keputusan ini diambil menyusul pemberhentian [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/04/prof-farida-patittingi-ditunjuk-jadi-plh-rektor-unm-gantikan-pimpinan-yang-dinonaktifkan/">Prof. Farida Patittingi Ditunjuk Jadi Plh. Rektor UNM, Gantikan Pimpinan yang Dinonaktifkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Universitas Negeri Makassar (UNM) kini dipimpin oleh seorang pelaksana harian (Plh.) Rektor. Ia adalah Prof. Dr. Farida Patittingi, SH, M.Hum, yang tak lain adalah Wakil Rektor Bidang SDM, Alumni, dan Sistem Informasi Universitas Hasanuddin (UNHAS).</p>
<p>Penunjukan ini tertuang dalam keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Mendiktiristek). Keputusan ini diambil menyusul pemberhentian sementara (non-aktif) Rektor UNM sebelumnya yang sedang menjalani proses disiplin sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).</p>
<p>Menyambut amanah barunya, Prof. Farida mengaku tugas ini merupakan tanggung jawab yang berat. &#8220;Alhamdulillah, amanat dari menteri berat ya,&#8221; ujarnya, seperti dikutip dari keterangan Kabid Humas Kantor Sekretariat UNHAS, Ishaq Rahman, Selasa (4/11/2025).</p>
<p>Dihubungi terpisah, Prof. Farida menyatakan komitmennya untuk memulihkan kondisi kampus. &#8220;Kita harus konsultasi internal pemulihan kondisi, tentunya menjamin pelaksanaan dan dukungan berjalan kondusif,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sebagai Plh. Rektor, Prof. Farida telah mendapat arahan langsung dari menteri. Tugas utamanya adalah memastikan bahwa seluruh layanan akademik dan operasional perguruan tinggi tetap berjalan dengan normal.</p>
<p>&#8220;Tentu, karena arahan beliau, saya selaku Plh dapat menjalankan tugas dan fungsi di sana memastikan seluruh pelayanan akademik penyelenggara perguruan tinggi berjalan normal seperti biasa,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Langkah pertama yang akan dilakukannya adalah melakukan konsolidasi internal guna menciptakan suasana kampus yang nyaman dan kondusif bagi seluruh civitas akademika.</p>
<p>&#8220;Kita akan lakukan langkah-langkah konsolidasi internal dan memberikan ruang-ruang kondusif dan nyaman untuk seluruh akademika dalam menjalankan tugas,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menanggapi pertanyaan mengenai proses pemilihan rektor baru, Prof. Farida menegaskan bahwa posisinya saat ini adalah memimpin masa transisi. Ia menyatakan belum mengetahui lebih lanjut mengenai proses seleksi rektor definitif untuk UNM.</p>
<p>&#8220;Saya belum tahu, saya masa transisi ini,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/11/04/prof-farida-patittingi-ditunjuk-jadi-plh-rektor-unm-gantikan-pimpinan-yang-dinonaktifkan/">Prof. Farida Patittingi Ditunjuk Jadi Plh. Rektor UNM, Gantikan Pimpinan yang Dinonaktifkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof. Sukardi Weda Usung Visi Internasionalisasi Unhas Menuju &#8220;World Class University Leader&#8221;</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/prof-sukardi-weda-usung-visi-internasionalisasi-unhas-menuju-world-class-university-leader/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 07:13:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#pemilihan]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Kertas Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<category><![CDATA[World Class]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=45381</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Prof. Dr. Sukardi Weda, bakal calon rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026-2030, yang berasal dari luar UNHAS secara resmi meluncurkan visi dan misi beserta program kerja strategisnya. Dengan mengusung tema “Internasionalisasi Universitas Hasanuddin Menuju World Class University (WCU) Leader”, Prof. Sukardi berkomitmen membawa Unhas menjadi perguruan tinggi berdaya saing global berbasis [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/prof-sukardi-weda-usung-visi-internasionalisasi-unhas-menuju-world-class-university-leader/">Prof. Sukardi Weda Usung Visi Internasionalisasi Unhas Menuju &#8220;World Class University Leader&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Prof. Dr. Sukardi Weda, bakal calon rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026-2030, yang berasal dari luar UNHAS secara resmi meluncurkan visi dan misi beserta program kerja strategisnya.</p>
<p>Dengan mengusung tema “Internasionalisasi Universitas Hasanuddin Menuju World Class University (WCU) Leader”, Prof. Sukardi berkomitmen membawa Unhas menjadi perguruan tinggi berdaya saing global berbasis benua maritim Indonesia.</p>
<p>Dalam dokumen kertas kerjanya, Prof. Sukardi menjadikan Malcolm Baldridge National Quality Award (MBNQA) sebagai kerangka utama menuju keunggulan kinerja institusi.</p>
<p>Kerangka ini menitikberatkan pada 7 aspek kunci: kepemimpinan, perencanaan strategis, fokus pada pelanggan, pengukuran kinerja, fokus pada SDM, manajemen proses, dan hasil akhir.</p>
<p>Visi yang diusung adalah “Terwujudnya Universitas Hasanuddin sebagai Perguruan Tinggi dengan Daya Saing Global Berbasis Benua Maritim Indonesia”.</p>
<p>Untuk mewujudkannya, misi yang dicanangkan antara lain:<br />
1. Menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing global.<br />
2. Mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi berstandar internasional.<br />
3. Menciptakan atmosfer akademik yang kondusif.<br />
4. Memberikan layanan prima kepada seluruh civitas akademika.<br />
5. Membangun jejaring dan kemitraan dengan universitas top dunia seperti Harvard, Cambridge, dan Oxford.</p>
<p>Sebagai peta jalan menuju WCU, guru besar UNM ini merancang 11 program kerja prioritas yang komprehensif:<br />
1. Pendidikan dan Pengajaran Berstandar Internasional: Penerapan Outcome-Based Education (OBE), kurikulum internasional, dan peningkatan kualifikasi dosen hingga guru besar.</p>
<p>2. Penataan Kelembagaan: Penerapan good university governance, pengembangan Center for Excellence, dan akreditasi internasional (AUN-QA, ABET, ASIIN).</p>
<p>3. Perbaikan Sarana Prasarana dan SDM: Pembenahan fasilitas berstandar global, pengembangan IT dan AI, serta rekrutmen dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan.</p>
<p>4. Peningkatan Kualitas Akademik: Kuliah umum dengan pakar dunia, visiting professor, dan program pertukaran dosen dan mahasiswa.</p>
<p>5. Penelitian, HAKI, dan Publikasi Ilmiah: Mendorong joint research dengan universitas ber reputasi global, publikasi di jurnal internasional bereputasi (Scopus/WoS), serta memberikan reward dan pendampingan bagi dosen.</p>
<p>6. Pengabdian kepada Masyarakat: Memperluas kerja sama pengabdian masyarakat hingga tingkat internasional dan meningkatkan anggaran untuk praktik lapangan.</p>
<p>7. Tata Kelola Administrasi dan Keuangan:vPenerapan sistem manajemen keuangan yang akuntabel, transparan, dan bebas korupsi.</p>
<p>8. Pembinaan Kegiatan Kemahasiswaan: Peningkatan kesejahteraan dan beasiswa, pengembangan karir dan soft skill, serta partisipasi dalam kompetisi nasional dan internasional.</p>
<p>9. Internasionalisasi: Benchmarking ke universitas luar negeri, student exchange, credit transfer, KKN internasional, dan peningkatan peringkat bidang Agriculture and Forestry.</p>
<p>10. Kerja Sama, Kemitraan, dan Jejaring: Penguatan kerja sama dengan pemerintah, industri, dan universitas ternama, termasuk program dual degree.</p>
<p>11. Dana dan Keberlanjutan Keuangan: Penggalangan endowment fund atau dana abadi dari donatur individu, perusahaan, dan alumni untuk mendukung pembiayaan jangka panjang.</p>
<p>Dalam penutup dokumennya, Prof. Sukardi menekankan bahwa mewujudkan Unhas sebagai World Class University memerlukan komitmen dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan.</p>
<p>Dengan program kerja yang terukur dan berstandar global, ia optimis dapat memimpin Unhas menuju era baru yang lebih kompetitif dan berdampak, tidak hanya secara nasional tetapi juga di kancah internasional. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/11/03/prof-sukardi-weda-usung-visi-internasionalisasi-unhas-menuju-world-class-university-leader/">Prof. Sukardi Weda Usung Visi Internasionalisasi Unhas Menuju &#8220;World Class University Leader&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Calon Rektor UNHAS Dimulai, Aspirasi Kritis Sivitas Akademik Mewarnai Hari Pertama</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/10/07/sosialisasi-calon-rektor-unhas-dimulai-aspirasi-kritis-sivitas-akademik-mewarnai-hari-pertama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 21:54:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[#sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Vokasi]]></category>
		<category><![CDATA[World Class University]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=43917</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Rangkaian sosialisasi bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026–2030 resmi dimulai. Hari pertama Senin (6/10/2025) diwarnai dengan paparan visi misi dari enam kandidat dan diakhiri dengan penjaringan aspirasi yang kritis dan konstruktif dari segenap sivitas akademika. Berbagai isu strategis, mulai dari kesejahteraan, pendanaan pendidikan, hingga efisiensi digitalisasi, mengemuka sebagai bahan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/10/07/sosialisasi-calon-rektor-unhas-dimulai-aspirasi-kritis-sivitas-akademik-mewarnai-hari-pertama/">Sosialisasi Calon Rektor UNHAS Dimulai, Aspirasi Kritis Sivitas Akademik Mewarnai Hari Pertama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Rangkaian sosialisasi bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026–2030 resmi dimulai.</p>
<p>Hari pertama Senin (6/10/2025) diwarnai dengan paparan visi misi dari enam kandidat dan diakhiri dengan penjaringan aspirasi yang kritis dan konstruktif dari segenap sivitas akademika.</p>
<p>Berbagai isu strategis, mulai dari kesejahteraan, pendanaan pendidikan, hingga efisiensi digitalisasi, mengemuka sebagai bahan pertimbangan penting bagi para calon pemimpin kampus.</p>
<p>Rangkaian penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi bagi Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030, bertempat di Aula Prof. Fachruddin, Sekolah Pascasarjana UNHAS.</p>
<p>Kegiatan sesi perdana untuk Zona A (Saintek dan SPS) ini dipandu oleh Prof. Dr. Ir. Daeng Paroka, S.T., M.T. sebagai moderator.</p>
<p>Keenam bakal calon rektor menyampaikan kertas kerja yang berisi pokok-pokok pikiran, strategi, serta rencana program kerja untuk memajukan UNHAS, yang diselaraskan dengan Rencana Pengembangan (RP) Unhas 2030.</p>
<p>Selain pemaparan gagasan, sesi ini menjadi wadah bagi sivitas akademika untuk menyampaikan aspirasi, tanggapan, dan masukan terhadap visi serta strategi pembangunan UNHAS lima tahun ke depan.</p>
<p>Dalam sesi dialog, berbagai masukan mengemuka dari unsur dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.</p>
<p>Prof. Yusran Yusuf menyoroti penurunan kualitas praktik lapang di fakultas agrikompleks akibat keterbatasan anggaran. Ia juga mendorong pembentukan unit usaha untuk meningkatkan kesejahteraan dosen dan memastikan tidak ada mahasiswa yang berhenti kuliah karena kendala biaya.</p>
<p>Prof. Winarni menekankan pentingnya menetapkan program prioritas dengan tolok ukur kualitatif, bukan sekadar capaian angka, serta tantangan untuk mempertahankan capaian SDGs Award yang telah diraih.</p>
<p>Seorang dosen Fakultas Vokasi menegaskan pentingnya pengembangan pendidikan vokasi sebagai kekuatan strategis menuju World Class University (WCU). Ia juga mendorong peningkatan riset kolaboratif lintas disiplin dan optimalisasi laboratorium melalui wadah terpadu.</p>
<p>Nurfadhilla, seorang dosen muda, mengapresiasi digitalisasi di UNHAS namun menyoroti ketidakefisienan sistem manajemen data. Ia berharap ada pembenahan sistem yang lebih transparan, harmonisasi antar fakultas, serta penataan ulang distribusi pengajaran dan sistem penggajian yang proporsional.</p>
<p>Suara mahasiswa juga hadir memberikan warna. Yulistia Angggriani, salah seorang mahasiswa, mengungkapkan bahwa pendanaan pendidikan di Unhas dinilai belum merata dan belum sepenuhnya berpihak kepada mahasiswa.</p>
<p>&#8220;Dana riset serta dukungan kesejahteraan mahasiswa dinilai belum optimal. Saya berharap adanya upaya membangun kesadaran kolektif dalam memperkuat nilai pendidikan agar tidak ada lagi mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam proses banding UKT,&#8221; tegas Yulistia.</p>
<p>Berbagai masukan ini menjadi catatan kritis bagi para Bakal Calon Rektor UNHAS. Dalam pernyataan penutupnya, masing-masing bakal calon rektor menegaskan akan menjadikan masukan-masukan tersebut sebagai input untuk penguatan kertas kerja mereka.</p>
<p>Sementara itu, Rektor petahana, Prof. JJ, memberikan tanggapan. Beliau menyatakan bahwa sebagian besar masukan dari sivitas akademika telah dimulai pada periode sekarang dan akan dimatangkan dalam rencana pengembangan yang akan dilanjutkan oleh pimpinan universitas berikutnya. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/10/07/sosialisasi-calon-rektor-unhas-dimulai-aspirasi-kritis-sivitas-akademik-mewarnai-hari-pertama/">Sosialisasi Calon Rektor UNHAS Dimulai, Aspirasi Kritis Sivitas Akademik Mewarnai Hari Pertama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima dari 6 Bakal Calon Rektor UNHAS 2026-2030 Jalani Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/09/10/lima-dari-6-bakal-calon-rektor-unhas-2026-2030-jalani-pemeriksaan-kesehatan-menyeluruh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 17:18:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#pilrek]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Bakal Calon]]></category>
		<category><![CDATA[Periksaan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Transparan]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=42391</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Proses seleksi Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026–2030 memasuki babak penting dengan diselenggarakannya pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Tahap ini digelar oleh Panitia Pemilihan Rektor (PPR) bekerja sama dengan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) UNHAS pada Selasa (9/9/2025), sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan integritas. Tujuannya, memastikan para calon pemimpin universitas memiliki kondisi fisik [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/09/10/lima-dari-6-bakal-calon-rektor-unhas-2026-2030-jalani-pemeriksaan-kesehatan-menyeluruh/">Lima dari 6 Bakal Calon Rektor UNHAS 2026-2030 Jalani Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Proses seleksi Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk periode 2026–2030 memasuki babak penting dengan diselenggarakannya pemeriksaan kesehatan menyeluruh.</p>
<p>Tahap ini digelar oleh Panitia Pemilihan Rektor (PPR) bekerja sama dengan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) UNHAS pada Selasa (9/9/2025), sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan integritas.</p>
<p>Tujuannya, memastikan para calon pemimpin universitas memiliki kondisi fisik dan kesehatan yang prima untuk memikul tanggung jawab besar memajukan UNHAS ke depan.</p>
<p>Lima bakal calon rektor hadir dan mengikuti serangkaian tes kesehatan, yaitu:<br />
1. Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.<br />
2. Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., M.MedEd.<br />
3. dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed., Ph.D.<br />
4. Prof. Dr. Sukardi Weda, SS., M.Hum., M.Pd., M.Si., MM., M.Sos.I, MA.<br />
5. Dr. Ir. Zulfajri Basri Hasanuddin, M.Eng.</p>
<p>Sementara itu, bakal calon Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D. dijadwalkan mengikuti pemeriksaan pada waktu yang terpisah karena sedang menjalankan tugas dinas di luar kota.</p>
<p>Pemeriksaan yang dilakukan sangat komprehensif, mencakup berbagai aspek meliputi penyakit dalam (interna), neurologi (syaraf), mata, Telinga-Hidung-Tenggorokan (THT), kardiologi, radiologi (termasuk USG abdomen dan foto thorax), serta patologi klinik.</p>
<p>Seluruh tahapan dirancang dengan alur yang teratur dan nyaman, termasuk pemberian jeda waktu 15 menit untuk setiap calon.</p>
<p>dr. Abdul Azis, Sp.U., Subsp.Onk., selaku Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan dan Direktur Pelayanan Medik RSP UNHAS, menegaskan prinsip kesetaraan bagi semua peserta.</p>
<p>&#8220;Kami memastikan pemeriksaan dilakukan secara profesional, transparan, dan menyeluruh. Setiap tahapan ditangani langsung oleh dokter spesialis di bidangnya, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar objektif,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk mendukung kelancaran, panitia menyiapkan satu tenaga medis pendamping khusus bagi masing-masing bakal calon. Pendamping ini bertugas mengarahkan dan memandu calon selama proses pemeriksaan berlangsung.</p>
<p>Kepercayaan yang diberikan kepada RSP UNHAS sebagai tuan rumah pemeriksaan disambut positif oleh Direktur Utama, dr. Andi Muhammad Ichsan, Ph.D., Sp.M. Ia menyatakan bahwa ini merupakan pengakuan atas kapasitas rumah sakit yang telah meraih akreditasi paripurna, didukung fasilitas lengkap dan tenaga medis profesional dari berbagai spesialisasi.</p>
<p>&#8220;Pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian krusial untuk memastikan kesiapan para calon. Kami mengedepankan prinsip transparansi, profesionalisme, dan independensi dalam mendukung penuh proses pemilihan rektor ini,&#8221; tegas dr. Ichsan.</p>
<p>Dengan dukungan penuh dari RSP UNHAS, tahapan pemeriksaan kesehatan ini diharapkan dapat menghasilkan calon pemimpin universitas yang tidak hanya mumpuni secara akademik, tetapi juga tangguh secara fisik untuk mengemban amanah memajukan UNHAS.</p>
<p>Tim Pelaksana Medical Check Up (MCU) Bakal Calon Rektor Unhas 2026–2030<br />
Ketua: Dr. dr. Abdul Azis, Sp.U., Subsp. Onk(K)<br />
Wakil Ketua: dr. Firdaus</p>
<p>Tim Pelayanan Medik:<br />
* <strong>Interna</strong>: Prof. Dr. dr. Andi Makbul Aman, Sp.PD, K-EMD; Dr. dr. Satriawan Abadi, Sp.PD, K-IC<br />
* <strong>Neurologi</strong>: Prof. dr. Muhammad Akbar, Ph.D, Sp.N (K), DFM; Dr. dr. Muhammad Yunus Amran, Ph.D, Sp.N (K), FIPM, FINR, FINA<br />
* <strong>Mata</strong>: dr. Ririn Nislawati, Sp.M, M.Kes<br />
* <strong>THT</strong>: Dr. dr. Azmi Mir’ah Zakiah, M.Kes., Sp.THT-KL (K)<br />
* <strong>Kardiologi</strong>: dr. Aussie Fitriani Ghaznawie, Sp.JP (K), FIHA; Dr. dr. Akhtar Fajar Muzakkir, Sp.JP (K), FIHA<br />
* <strong>Radiologi</strong>: dr. Alia Amalia, Sp.Rad; dr. Rafikah Rauf, M.Kes., Sp.Rad. Subsp.RA(K)<br />
<strong>* Patologi Klinik</strong>: Dr. dr. Yuyun Widaningsih, M.Kes, Sp.PK (K)</p>
<p>Tim Perawat dan Refraksionis:<br />
* Koordinator: Darliana Gappar, S.Kep., Ns<br />
* Perawat Interna dan Psikiatri: Rosmini, S.Kep., Ns.<br />
* Perawat Neurologi: Kurniati, A.Md.Kep.<br />
* Perawat Mata dan Refrak: Siska Gustira, A.Md.<br />
* Perawat THT: Yusna Kurnia Utami Mardan, S.Kep., Ns.<br />
* Perawat Kardiologi: Nirmalasari, S.Kep., Ns.</p>
<p>Tim Penunjang Medik:<br />
* Koordinator: Darmayunita, S.K.M.<br />
* Radiografer: Dian Tangkekangi, A.Md.Rad.<br />
* Laboratorium: Musdalipah, S.ST; Musdalifa M., S.Si.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/09/10/lima-dari-6-bakal-calon-rektor-unhas-2026-2030-jalani-pemeriksaan-kesehatan-menyeluruh/">Lima dari 6 Bakal Calon Rektor UNHAS 2026-2030 Jalani Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof Sukardi Weda, Satu-satunya Pendaftar dari Luar UNHAS, Resmi Maju Calon Rektor 2026-2030</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/08/29/prof-sukardi-weda-satu-satunya-pendaftar-dari-luar-unhas-resmi-maju-calon-rektor-2026-2030/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 09:59:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#pilrek]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Sukardi Weda]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=41799</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Sebuah babak baru ditorehkan dalam proses seleksi pemimpin Universitas Hasanuddin (UNHAS). Prof Dr Sukardi Weda, Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM), secara resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor UNHAS untuk periode 2026–2030 di Lantai 4 Rektorat UNHAS, Jumat (29/8/2025). Kehadiran Prof Sukardi menjadi istimewa karena menjadikannya sebagai satu-satunya pendaftar dari luar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/08/29/prof-sukardi-weda-satu-satunya-pendaftar-dari-luar-unhas-resmi-maju-calon-rektor-2026-2030/">Prof Sukardi Weda, Satu-satunya Pendaftar dari Luar UNHAS, Resmi Maju Calon Rektor 2026-2030</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8211; Sebuah babak baru ditorehkan dalam proses seleksi pemimpin Universitas Hasanuddin (UNHAS). Prof Dr Sukardi Weda, Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM), secara resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor UNHAS untuk periode 2026–2030 di Lantai 4 Rektorat UNHAS, Jumat (29/8/2025).</p>
<p>Kehadiran Prof Sukardi menjadi istimewa karena menjadikannya sebagai satu-satunya pendaftar dari luar komunitas UNHAS dalam seleksi kali ini. Pendaftarannya didampingi secara langsung oleh istri, anak-anak, dan sahabat dekatnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Prof Sukardi menyampaikan alasannya maju dalam kontestasi pemilihan rektor UNHAS. Dijelaskannya, kecintaannya pada Unhas sudah tertanam sejak pertama kali menjejakkan kaki di kampus merah itu pada 1989.</p>
<p>&#8220;Kalau saya mendengarkan Mars Universitas Hasanuddin, saya terenyuh, kadang-kadang air mata saya menetes. Empat kali saya wisuda di UNHAS, empat kali juga air mata saya menetes,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Prof Sukardi menuturkan, ini adalah kali kelima dirinya mendaftar di UNHAS. &#8220;Pertama tahun 1989 saya daftar mahasiswa, alhamdulillah diterima. Tahun 1999 daftar dosen, tidak diterima. Beberapa tahun berikutnya daftar lagi sebagai calon dosen, juga tidak diterima. Tahun berikutnya saya daftar tenaga kependidikan, juga tidak diterima. Dan hari ini, saya kembali hadir untuk mendaftar sebagai bakal calon rektor. Karena Unhas ini sangat saya cintai,&#8221; paparnya dengan jujur.</p>
<p>Ia menegaskan, motivasi utamanya adalah panggilan hati dan keyakinan bahwa ia mampu memimpin Unhas ke arah yang lebih besar.</p>
<p>&#8220;UNHAS adalah perguruan tinggi besar, maka harus dipimpin oleh orang yang berjiwa besar dan memiliki visi besar. Itu yang saya hadirkan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dalam visi yang ia bawa, Prof Sukardi menekankan pentingnya menjadikan UNHAS sebagai world class university leader, bukan sekadar world class university. Untuk mewujudkannya, ia menyiapkan makalah bertajuk &#8220;Internasionalisasi UNHAS Menuju Perguruan Tinggi yang Berkinerja Unggul&#8221; sebagai pijakan konsep kepemimpinannya.</p>
<p>&#8220;UNHAS punya 17 fakultas dengan 471 profesor. Ini adalah sumber daya besar yang bisa membawa Unhas bersaing di level global,&#8221; katanya.</p>
<p>Prof Sukardi mengusung visi &#8220;Terwujudnya UNHAS sebagai Perguruan Tinggi dengan Daya Saing Global Berbasis Benua Maritim Indonesia&#8221;.</p>
<p>Ada tujuh kriteria fokus utama yang ia bawa, mulai dari leadership, strategic planning hingga business result. Semua dirancang untuk menguatkan peran Unhas sebagai pemimpin universitas kelas dunia.</p>
<p>Sebagai informasi, Prof Sukardi Weda adalah guru besar Universitas Negeri Makassar (UNM) yang pernah menjabat sebagai Wakil Rektor III UNM. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/08/29/prof-sukardi-weda-satu-satunya-pendaftar-dari-luar-unhas-resmi-maju-calon-rektor-2026-2030/">Prof Sukardi Weda, Satu-satunya Pendaftar dari Luar UNHAS, Resmi Maju Calon Rektor 2026-2030</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Datang Seorang Diri, Prof. Iqbal Djawad Daftar Calon Rektor UNHAS dengan Visi Transformatif &#8220;Point of No Return&#8221;</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/08/28/datang-seorang-diri-prof-iqbal-djawad-daftar-calon-rektor-unhas-dengan-visi-transformatif-point-of-no-return/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2025 08:40:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#pilrek]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[pendaftaran]]></category>
		<category><![CDATA[Point of No Return]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Iqbal Djawad]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=41722</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARAIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Kampus Universitas Hasanuddin Tamalanrea kembali menyaksikan momen bersejarah ketika Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D., resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UNHAS periode 2026-2030 pada Kamis (28/8/205). Kehadiran figur keempat ini semakin memperkaya dinamika kontestasi kepemimpinan universitas tertua di Indonesia Timur tersebut. Yang menarik perhatian adalah keputusan Prof. Iqbal untuk [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/08/28/datang-seorang-diri-prof-iqbal-djawad-daftar-calon-rektor-unhas-dengan-visi-transformatif-point-of-no-return/">Datang Seorang Diri, Prof. Iqbal Djawad Daftar Calon Rektor UNHAS dengan Visi Transformatif &#8220;Point of No Return&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARAIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Kampus Universitas Hasanuddin Tamalanrea kembali menyaksikan momen bersejarah ketika Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D., resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UNHAS periode 2026-2030 pada Kamis (28/8/205).</p>
<p>Kehadiran figur keempat ini semakin memperkaya dinamika kontestasi kepemimpinan universitas tertua di Indonesia Timur tersebut.</p>
<p>Yang menarik perhatian adalah keputusan Prof. Iqbal untuk datang seorang diri tanpa pendamping saat mendaftar.</p>
<p>Kepala Pusat Kajian ASEAN pada LP2M UNHAS ini menegaskan bahwa pilihan tersebut merupakan refleksi dari tradisi akademik yang terbuka dan penuh integritas.</p>
<p>&#8220;Sejak awal saya sudah ditanyakan, mengapa hadir sendiri tanpa pendamping? Saya tegaskan bahwa ini adalah bagian dari tradisi akademik. Oleh karena itu, saya ingin hadir secara mandiri, terbuka, dan sesuai dengan budaya akademik yang kita junjung,&#8221; tegas Prof. Iqbal.</p>
<p>Visi yang diusung Prof. Iqbal tertuang dalam kertas kerja berjudul &#8220;Point of No Return&#8221;, sebuah strategi komprehensif untuk mentransformasi UNHAS menjadi poros pengetahuan dan inovasi maritim-kepulauan dunia.</p>
<p>Konsep ini berangkat dari keyakinannya bahwa Unhas telah memiliki fondasi kuat dalam pengembangan ilmu maritim yang dirintis sejak era Prof. Amiruddin dengan penetapan Pola Ilmiah Pokok Kelautan.</p>
<p>Dalam dokumen transformatifnya, Prof. Iqbal mengkritisi sistem pendidikan tinggi yang selama ini terlalu fokus pada &#8220;educare&#8221; atau melatih mahasiswa menjadi instrumen terampil sesuai kebutuhan lapangan kerja, namun mengabaikan &#8220;educere&#8221; yang penting untuk membangkitkan kemandirian dan pemikiran kritis.</p>
<p>&#8220;Tanpa kemandirian dan kemampuan berpikir kritis, seseorang tidak mungkin akan bergerak maju melewati tantangan-tantangan perubahan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Strategi Prof. Iqbal mencakup enam konteks global yang harus dihadapi UNHAS, mulai dari kemajuan teknologi dan digitalisasi hingga transformasi budaya organisasi. Ia mengusulkan integrasi kecerdasan buatan, big data, dan realitas virtual ke dalam sistem pembelajaran, sekaligus menyelaraskan kurikulum dengan Sustainable Development Goals 2030.</p>
<p>Sebagai PTN-BH, UNHAS juga ditantang untuk mengelola keuangan secara bijak dengan fokus pada peningkatan kualitas akademik, bukan sekadar ekspansi kuantitas program studi.</p>
<p>Prof. Iqbal menekankan pentingnya membangun atmosfir akademik melalui prinsip co-creation dan ekosistem inovasi, di mana UNHAS berperan sebagai &#8220;knowledge server&#8221; dan membentuk &#8220;communiversity&#8221; bersama masyarakat.</p>
<p>Keunikan visi Prof. Iqbal terletak pada penekanannya terhadap potensi geopolitik Indonesia sebagai benua maritim dan kepulauan terbesar di dunia. &#8220;UNHAS menyadari untuk tidak sekadar menjadi pengikut perubahan paradigma sistem pendidikan global, tetapi juga menjadi penentu dari sistem perubahan itu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Visi Unhas sebagai &#8220;Pusat unggulan dalam pengembangan insani, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya berbasis Benua Maritim Indonesia&#8221; dianggapnya sangat strategis untuk tampil terdepan dalam mengelola negara maritim kepulauan.</p>
<p>Untuk mewujudkan transformasi tersebut, Prof. Iqbal mengusulkan delapan strategi yang mencakup penetapan nilai baru yang menginspirasi, pembangunan kepemimpinan visioner di setiap tingkatan, pengembangan budaya inovasi dan kreativitas, hingga evaluasi berkelanjutan melalui sistem yang terukur.</p>
<p>Menariknya, Prof. Iqbal menegaskan bahwa pencalonannya bukan semata dorongan pribadi, melainkan panggilan untuk mengabdi dan melanjutkan capaian sivitas akademika UNHAS.</p>
<p>&#8220;Banyak orang yang menginspirasi saya untuk membangun UNHAS. Dengan tradisi akademik yang sudah ada, saya percaya bahwa kepemimpinan harus dijalankan dengan semangat kolaborasi, bukan bekerja sendiri,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/08/28/datang-seorang-diri-prof-iqbal-djawad-daftar-calon-rektor-unhas-dengan-visi-transformatif-point-of-no-return/">Datang Seorang Diri, Prof. Iqbal Djawad Daftar Calon Rektor UNHAS dengan Visi Transformatif &#8220;Point of No Return&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNHAS Kembali Kukuhkan Empat Guru Besar Baru pada FH dan FIKP</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/04/15/unhas-kembali-kukuhkan-empat-guru-besar-baru-pada-fh-dan-fikp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 13:58:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#professor]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[FIKP]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Pengukuhan]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=33765</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Universitas Hasanuddin (UNHAS) kembali punya empat guru besar baru pada Fakultas Hukum (FH) dan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP). Pengukuhan guru besar dilakukan dalam Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Tamalanrea, Makassar, serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Senat Akademik Unhas, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/04/15/unhas-kembali-kukuhkan-empat-guru-besar-baru-pada-fh-dan-fikp/">UNHAS Kembali Kukuhkan Empat Guru Besar Baru pada FH dan FIKP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-33767" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0087.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0087.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0087-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0087-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0087-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0087-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0087-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Universitas Hasanuddin (UNHAS) kembali punya empat guru besar baru pada Fakultas Hukum (FH) dan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP).</p>
<p>Pengukuhan guru besar dilakukan dalam Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Tamalanrea, Makassar, serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Senat Akademik Unhas, Selasa (15/4/2025).</p>
<p>Prosesi pengukuhan dihadiri oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Ketua, Sekretaris, dan Anggota Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor. Tamu undangan beserta keluarga dari para guru besar yang dikukuhkan.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-33768" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0088.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0088.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0088-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0088-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0088-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0088-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250415-WA0088-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Empat profesor baru yang dikukuhkan adalah:</p>
<p>1. Prof. Dr. H. M. Said Karim, S.H., M.H., M.Si., CM., CLA., guru besar dalam bidang Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, dengan nomor keanggotaan 562.</p>
<p>2. Prof. Dr. Sri Suro Adhawati, SE., M.Si., guru besar dalam bidang Ekonomi Makro dan Mikro, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, dengan nomor keanggotaan 563.</p>
<p>3. Prof. Dr. Andi Adri Arief, S.Pi., M.Si., guru besar dalam bidang Ilmu Sosiologi Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, dengan nomor keanggotaan 564.</p>
<p>4. Prof. Dr. Muhammad Anshar Amran, M.Si., guru besar dalam bidang Ilmu Penginderaan Jauh, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, dengan nomor keanggotaan 565.</p>
<p>Menurut Rektor Unhas, Prof. JJ, pencapaian sebagai guru besar merupakan bukti dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta kemajuan akademik di Unhas.</p>
<p>Sebagai institusi yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, Unhas bangga atas bertambahnya guru besar yang akan memperkuat peran universitas dalam mencetak generasi unggul dan memberikan solusi bagi tantangan masyarakat.</p>
<p>“Para guru besar kita harapkan aktif mendorong pengembangan tridarma perguruan tinggi. Dengan semakin banyaknya guru besar, semakin mendukung produktivitas Unhas, menghasilkan para lulusan unggul berdaya saing dan berkontribusi terhadap upaya mengatasi berbagai tantangan masyarakat,” jelas Prof JJ.</p>
<p>Berikut pidato penerimaan yang membahas bidang keahlian keempat guru besar baru:</p>
<p>*Prof. Said Karim*</p>
<p>Guru besar dalam bidang Ilmu Hukum ini memaparkan topik tentang “Eksistensi Hak atas Bantuan Hukum dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia”. Banyak regulasi yang mengatur pemberian bantuan hukum kepada masyarakat, terutama di Indonesia. Hal ini sejalan dengan ketentuan konstitusi. Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Perdata (KUHAP), disebutkan bahwa setiap tersangka memiliki hak-hak tertentu, meliputi hak mendapatkan bantuan penasihat hukum hingga hak menghubungi penasihat hukum.</p>
<p>“Pemberian bantuan hukum kepada masyarakat yang tergolong miskin bukan hanya merupakan kewajiban moral, tetapi juga kewajiban konstitusional yang diemban oleh setiap lembaga bantuan hukum, advokat, konsultan hukum dan juga negara. Tidak hanya masyarakat miskin, namun juga kelompok rentan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses bantuan hukum,” jelas Prof Saad Karim.</p>
<p>*Prof Sri Suro Adhawati*</p>
<p>Guru besar dalam bidang Ekonomi Makro dan Mikro pada FIKP ini menguraikan topik “Model Rekonstruksi Aktivitas Ekonomi Masyarakat Pesisir Perspektif Kebijakan Penggunaan Alat Tangkap Ramah Lingkungan”. Dari perspektif ekonomi, nelayan kecil bukanlah pemilik modal, sehingga kebijakan yang tidak menguntungkan akan berdampak multiplier negatif, menurunkan kesejahteraan dan daya beli nelayan. Sebaliknya, nelayan pemilik modal (kapitalis) justru merespon revisi kebijakan dengan baik.</p>
<p>Pemerintah telah berupaya mengendalikan penggunaan alat tangkap tidak ramah lingkungan seperti trawl. Dengan pendekatan holistik, kebijakan yang dihasilkan akan lebih berkeadilan, memberikan akses yang lebih baik bagi nelayan kecil terhadap teknologi dan alat tangkap yang lebih produktif, serta menjaga keseimbangan ekosistem laut.</p>
<p>&#8220;Kebijakan perikanan tidak hanya sekedar tentang alat tangkap atau izin beroperasi, tetapi juga bagaimana memastikan bahwa produktivitas meningkat tanpa merugikan nelayan kecil dan tanpa merusak ekosistem laut. Tanpa pendekatan yang menyeluruh, revisi kebijakan hanya akan menjadi roda yang terus berputar, tanpa memberikan solusi yang benar-benar menjawab permasalahan di lapangan,” jelas Prof Sri Suro.</p>
<p>*Prof. Andi Adri Arief*</p>
<p>Guru besar dalam bidang Sosiologi Perikanan pada FIKP ini menguraikan topik “Modernisasi Perikanan Inklusif: Akselerasi Transformasi Nelayan Skala Kecil dan Tradisional Melalui Pendekatan Sosio-teknologi&#8221;.</p>
<p>Sosio-teknologi harus dijadikan proses untuk merancang dan mengimplementasikan kebijakan dan program, sehingga kehidupan sosial ekonomi masyarakat akan bergerak ke arah yang lebih progresif, karena perkembangan teknologi secara kontekstual.</p>
<p>“Nelayan skala kecil dan tradisional dapat melakukan akselerasi transformasi, bila mereka dapat tampil sebagai pelaku utama dan berdaya dalam memecahkan masalah serta memenuhi kebutuhannya. Dalam pendekatan sosio-teknologi, penerimaan teknologi bagi masyarakat, harus dimaknai sebagai proses belajar berdasarkan pengalaman,” jelas Prof Adri Arief.</p>
<p>*Prof. Muhammad Anshar Amran*</p>
<p>Guru besar dalam bidang Ilmu Penginderaan Jauh pada FIKP ini menguraikan topik “Peranan Transformasi Spektral Dalam Penginderaan Jauh Kelautan”. Indonesia yang sebagian besar wilayahnya berupa laut, mempunyai keragaman potensi sumber daya pesisir dan lautan, dimana dalam optimalisasi pengelolaannya membutuhkan berbagai informasi spasial dengan penggunaan teknologi penginderaan jauh.</p>
<p>Teknologi penginderaan jauh telah digunakan secara luas, yang dewasa ini mengadopsi teknologi informasi dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penginderaan jauh kelautan telah memberikan kontribusi signifikan terhadap kebijakan pengelolaan kelautan Indonesia, seperti pemetaan dan monitoring sumber daya laut dengan citra satelit.</p>
<p>“Penerapan penginderaan jauh kelautan tidak hanya berdampak pada kebijakan, tetapi memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat, di antaranya optimalisasi sektor perikanan, dengan pemantauan kondisi perairan melalui teknologi penginderaan jauh, nelayan dapat memperoleh informasi yang lebih akurat tentang Lokasi potensial penangkapan ikan,” jelas Prof Anshar. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/04/15/unhas-kembali-kukuhkan-empat-guru-besar-baru-pada-fh-dan-fikp/">UNHAS Kembali Kukuhkan Empat Guru Besar Baru pada FH dan FIKP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNHAS Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pulau Barrang Lompo</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-alumni/2025/04/04/unhas-beri-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-pulau-barrang-lompo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 13:06:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[#kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[#korban]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Barrang Lompo]]></category>
		<category><![CDATA[makassar]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=33168</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Mewakili Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Kantor Sekretariat Rektor, Ishaq Rahman, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar, Jumat (4/4/2025). Kebaran tersebut sendiri terjadi Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 19.30 Wita di rumah milik Haji Sallu, yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-alumni/2025/04/04/unhas-beri-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-pulau-barrang-lompo/">UNHAS Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pulau Barrang Lompo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Mewakili Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Kantor Sekretariat Rektor, Ishaq Rahman, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar, Jumat (4/4/2025).</p>
<p>Kebaran tersebut sendiri terjadi Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 19.30 Wita di rumah milik Haji Sallu, yang lokasinya tepat berada di depan _hatchery_ (tempat pembenihan) yang merupakan salah satu Laboratorium milik UNHAS di Pulau Barrang Lompo.</p>
<p>Haji Sallu menjelaskan tentang musibah yang ia alami dan kerusakan apa saja yang terjadi. Hampir seluruh bagian rumah yang berbahan kayu hangus terbakar. Rumah lantai dua itu tersisa dinding dari semen dan batu bata.</p>
<p>Tampak warga sekitar sedang bergotong royong membenahi rumah Haji Sallu yang tidak lagi memiliki atap. Haji Sallu juga sangat terharu atas perhatian dan kepedulian UNHAS.</p>
<p>“Terima kasih yang tidak terhingga kepada Bapak Rektor atas bantuan yang diberikan. Saya tidak menyangka perhatian Unhas begitu besar kepada kami. Bantuan ini sangat berarti. Kami tidak melihat jumlahnya, tapi wujud perhatian yang begitu besar,” kata Haji Sallu.</p>
<p>Dalam kesempatan terpisah, Rektor UNHAS Prof JJ mengatakan, bahwa Haji Sallu dan warga yang berdiam di sekitar properti milik UNHAS merupakan elemen penting dalam menunjang aktivitas Unhas.</p>
<p>Bahkan tidak berlebihan jika kita melihat mereka sebagai bagian dari ekosistem tri dharma perguruan tinggi yang dijalankan oleh Unhas.</p>
<p>Terlebih, Marine Station dan Hatchery pada Marine Field Statition ini lokasinya jauh dari kampus utama, sehingga fasilitas pendukung seperti pengawasan sekuriti tidak selengkap di kampus Tamalanrea.</p>
<p>“Peranan warga Barrang Lompo terhadap kelangsungan Marine Station dan _hatchery_ milik Unhas ini sangat strategis. Kami merasakan bahwa warga sekitar adalah bagian penting dari kami. Sehingga sangat wajar ketika ada warga yang mengalami musibah, kita turut bersimpati,” kata Prof. JJ.</p>
<p>Penyerahan bantuan dari UNHAS berlangsung di sela-sela kesibukan Haji Sallu dan warga sekitar membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Di beberapa titik masih terlihat sisa-sisa kayu terbakar yang telah menjadi arang.</p>
<p>Kekompakan warga dalam membantu Haji Sallu patut diapresiasi. Sementara _hatchery_ yang berada tepat di seberang rumah Haji Sallu (hanya dipisahkan oleh jalan kecil) tetap beroperasi seperti biasa.(*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-alumni/2025/04/04/unhas-beri-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-pulau-barrang-lompo/">UNHAS Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pulau Barrang Lompo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNHAS Lantik 28 Pejabat Baru dengan Posisi Strategis, Kembangkan Pelayanan Berbasis Inovasi</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/03/27/unhas-lantik-28-pejabat-baru-dengan-posisi-strategis-kembangkan-pelayanan-berbasis-inovasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 12:46:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[#lantik]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[Posisi]]></category>
		<category><![CDATA[strategis]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32868</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Universitas Hasanuddin (UNHAS) melantik 28 pejabat baru untuk menduduki posisi strategis, mulai dari dekan hingga kepala subbagian. UNHAS juga menerima dua dosen baru lulusan program doktor untuk memperkuat kualitas pengajaran dan penelitian. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat serta Penerimaan Dosen Baru Lulusan Program Doktor (S3) itu, digelar Kamis (27/3/2025) di lantai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/03/27/unhas-lantik-28-pejabat-baru-dengan-posisi-strategis-kembangkan-pelayanan-berbasis-inovasi/">UNHAS Lantik 28 Pejabat Baru dengan Posisi Strategis, Kembangkan Pelayanan Berbasis Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8211; Universitas Hasanuddin (UNHAS) melantik 28 pejabat baru untuk menduduki posisi strategis, mulai dari dekan hingga kepala subbagian. UNHAS juga menerima dua dosen baru lulusan program doktor untuk memperkuat kualitas pengajaran dan penelitian.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-32870" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0093.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0093.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0093-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0093-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0093-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0093-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0093-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat serta Penerimaan Dosen Baru Lulusan Program Doktor (S3) itu, digelar Kamis (27/3/2025) di lantai dasar Gedung Rektorat, Kampus UNHAS Tamalanrea, Makassar, dipimpin langsung Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc (Prof JJ).</p>
<p>Menurutnya, komitmen bersama dalam membangun UNHAS sebagai institusi yang kuat dan berdaya saing global harus dipertahankan. Pergantian pejabat pada setiap organisasi adalah hal yang lumrah, sesuai kebutuhan organisasi yang terus berkembang.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-32871" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0092.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0092.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0092-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0092-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0092-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0092-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0092-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>&#8220;Terlebih, tantangan pelayanan publik semakin ramai oleh kemajuan informasi dan teknologi. Kita menjadi sorotan karena berbagai kontribusi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,&#8221; jelas Prof JJ.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-32872" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0095.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0095.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0095-768x512.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0095-227x151.jpg 227w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0095-24x16.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0095-36x24.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250327-WA0095-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Sehingga lanjutnya, menjadi tugas bersama, menjaga ketangguhan kelembagaan ini agar UNHAS terus sebagai institusi yang relevan, inovatif, dan adaptif terhadap tantangan zaman. Kita harus mengembangkan pelayanan berbasis inovasi,” ujar Prof. JJ.</p>
<p>Beliau juga berpesan kedapa yang turut hadir, seperti para Wakil Rektor, Ketua dan Anggota Majelis Wali Amanat (MWA), Ketua, Sekretaris, dan Anggota Senat Akademik, para dekan di lingkup Unhas, Direktur, Kepala Biro, serta pejabat lama dan pejabat yang dilantik, untuk menjalankan amanah dengan penuh integritas.</p>
<p>“Saya berharap saudara-saudara yang baru saja dilantik dapat menjaga janji integritas yang telah diucapkan dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Keberhasilan Unhas adalah hasil kerja kolektif dari seluruh tim yang solid,” turupnya.</p>
<p>Daftar Nama Pejabat Baru di Lingkup Unhas:</p>
<p>1. Abdul Rahim, S.Si., M.Si., Ph.D., Apt. &#8211; Dekan Fakultas Farmasi</p>
<p>2. drh. A. Magfira Satya Apada, M.Sc. &#8211; Direktur Rumah Sakit Hewan Universitas Hasanuddin</p>
<p>3. Prof. Dr. Ir. Tutik Kuswinanti, M.Sc. &#8211; Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni Fakultas Pertanian</p>
<p>4. Prof. Yusnita Rifai, S.Si., M.Pharm., Ph.D., Apt. &#8211; Kepala Pusat Penemuan dan Pengembangan Obat pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat</p>
<p>5. Dr. Ikhlas Kitta, S.T., M.T. &#8211; Kepala Divisi Aset pada Satuan Pengawasan Internal</p>
<p>6. Dr. Wahyuddin, S.S., M.Hum. &#8211; Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi pada Fakultas Ilmu Budaya</p>
<p>7. Dr. M. Ramli AT., M.Si. &#8211; Ketua Departemen Sosiologi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</p>
<p>8. Prof. Dr. Ing. Faizal Arya Samman, S.T., M.T. &#8211; Ketua Departemen Teknik Elektro pada Fakultas Teknik</p>
<p>9. Dr. Eng. Faizal, S.T., Inf., Tech., M.Eng. &#8211; Ketua Departemen Teknik Sistem Perkapalan pada Fakultas Teknik</p>
<p>10. Dr. Eng. Ihsan, S.T., M.T. &#8211; Ketua Departemen Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota pada Fakultas Teknik</p>
<p>11. Prof. Dr. Muh. Akbar, M.Si. &#8211; Ketua Departemen Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</p>
<p>12. dr. Bau Dilam Ardyansyah, S.Ked., M.Biodme.Sc., MHPE. &#8211; Ketua Departemen Pendidikan Kedokteran pada Fakultas Kedokteran</p>
<p>13. Dr. Ir. Andi Sadapotto, M.P. &#8211; Ketua Departemen Kehutanan pada Fakultas Kehutanan</p>
<p>14. Dr. Sultan, S.Sos., M.Si. &#8211; Sekretaris Departemen Sosiologi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</p>
<p>15. Rahayu Indriasari, SKM., MPHCN., Ph.D. &#8211; Sekretaris Departemen Ilmu Gizi pada Fakultas Kesehatan Masyarakat</p>
<p>16. Dr. A. Ejah Umraeni Salam, S.T., M.T. &#8211; Sekretaris Departemen Teknik Elektro pada Fakultas Teknik</p>
<p>17. Dr. Rahmi Amin Ishak, S.T., M.T. &#8211; Sekretaris Departemen Teknik Arsitektur pada Fakultas Teknik</p>
<p>18. Bakri, S.Sos., M.M. &#8211; Kepala Bagian Tata Usaha pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat</p>
<p>19. Ishaq Rahman, S.I.P., M.Si. &#8211; Kepala Bidang Hubungan Masyarakat pada Kantor Sekretariat Rektor</p>
<p>20. Dr. Ahmad Bahar, S.T., M.Si. &#8211; Kepala Bidang Promosi dan Dokumentasi pada Kantor Sekretariat Rektor</p>
<p>21. Rohyat Alamsyah, S.T., M.Si. &#8211; Kepala Subbagian Tata Usaha pada Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga Biro Umum</p>
<p>22. St. Fatmah, SKM., M.Kes. &#8211; Kepala Subbagian Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</p>
<p>23. Heriyanto, S.Sos. &#8211; Kepala Subbagian Perencanaan dan Sumber Daya pada Fakultas Kehutanan</p>
<p>24. Zulfiqar Sam, S.Kom., M.T. &#8211; Kepala Seksi Pengelolaan dan Pelaporan ISO pada Direktorat Perencanaan dan Pengembangan</p>
<p>25. Jayadi Arifin, S.E. &#8211; Kepala Seksi Administrasi Inovasi dan Kekayaan Intelektual pada Direktorat Inovasi dan Kekayaan Intelektual</p>
<p>26. Arfan, S.AP., M.Si. &#8211; Kepala Seksi Pendapatan pada Direktorat Keuangan, Akuntansi, dan Pelaporan</p>
<p>27. Firman Djamal, S.Sos., M.M. &#8211; Bendahara Penerimaan Universitas Hasanuddin</p>
<p>28. Madyani Karim, S.Pd. &#8211; Bendahara Pengeluaran Universitas Hasanuddin</p>
<p>Dosen Baru Lulusan Program Doktor (S3)</p>
<p>1. Dr. Eng. Supri Bin Hj. Amir, S.Si., M.Eng. (Kyushu Institute of Technology)</p>
<p>2. Dr. Andi Subhan Amir, S.Sos., M.Si. (Universitas Padjajaran).(*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2025/03/27/unhas-lantik-28-pejabat-baru-dengan-posisi-strategis-kembangkan-pelayanan-berbasis-inovasi/">UNHAS Lantik 28 Pejabat Baru dengan Posisi Strategis, Kembangkan Pelayanan Berbasis Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Biasa yang Mampu Menembus Batas Eksistensi &#8216;Kelas Dokter&#8217;</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/20/prof-dr-budu-ph-d-sp-mk-m-med-ed-orang-biasa-yang-mampu-menembus-batas-eksistensi-kelas-dokter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 10:02:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[#dokter]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Budu]]></category>
		<category><![CDATA[Bungsu]]></category>
		<category><![CDATA[eksistensi]]></category>
		<category><![CDATA[prof]]></category>
		<category><![CDATA[Saudara]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32482</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prof. dr. Budu, Ph.D, Sp.M(K), M.Med.Ed. KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Untuk menjadi seorang dokter pandangan masyarakat pada umumnya butuh banyak uang agar bisa mencapai profesi tersebut. Pada umumnya masyarakat berpandangan untuk menjadi seorang dokter butuh banyak uang dan koneksi agar bisa mencapai profesi tersebut. Namun seorang yang akrab dengan Prof. dr. Budu, Ph.D, Sp.M(K), M.Med.Ed menyebutkan, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/20/prof-dr-budu-ph-d-sp-mk-m-med-ed-orang-biasa-yang-mampu-menembus-batas-eksistensi-kelas-dokter/">Orang Biasa yang Mampu Menembus Batas Eksistensi &#8216;Kelas Dokter&#8217;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Prof. dr. Budu, Ph.D, Sp.M(K), M.Med.Ed. </strong></em></p>
<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Untuk menjadi seorang dokter pandangan masyarakat pada umumnya butuh banyak uang agar bisa mencapai profesi tersebut.</p>
<p>Pada umumnya masyarakat berpandangan untuk menjadi seorang dokter butuh banyak uang dan koneksi agar bisa mencapai profesi tersebut.</p>
<p>Namun seorang yang akrab dengan Prof. dr. Budu, Ph.D, Sp.M(K), M.Med.Ed menyebutkan, jika ahli mata dengan nama singkat Budu itu, adalah salah satu &#8216;perlawanan orang biasa’ di Sulawesi Selatan yang bisa eksis dan menembus batas-batas eksistensi terhormat seperti ‘kelas dokter’ yang selama ini dikenal hanya milik kalangan atau kelas tertentu.</p>
<p>Prof Budu, yang lahir di sebuah dusun di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi gambaran orang biasa dengan nama yang terhormat dan mengakar, dan bisa jadi dokter terkenal.</p>
<p>Sebab semua pendidikan dasarnya dilakoni di Maros, nanti saat menginjak bangku kuliah ia meninggalkan kampung halaman.</p>
<p>Budu adalah bungsu dari tiga bersaudara. Ayahnya seorang petani biasa yang juga seorang imam masjid kampung, di perbatasan antara Kabupaten Maros dan Kota Makassar.</p>
<p>Sementara ibunya tidak menempuh pendidikan apapun, hanya seorang ibu rumah tangga.</p>
<p>Dibesarkan tanpa kemewahan harta namun kaya nilai-nilai kehidupan. Mentalnya ditempa menjadi sekeras baja. Orang tuanya sadar bahwa kelak di masa depan, Budu harus berdikari mencapai puncak cita-cita.</p>
<p>Selain didikan mental sarat akan nilai-nilai Islam, oleh orang tuanya, Budu yang seorang anak desa tentu asupan makanannya kaya dengan makanan segar dan bergizi dari hasil tani maupun ikan yang kaya omega.</p>
<p>Otaknya pun encer cerdas luar biasa. Nilai akademiknya sejak di sekolah dasar hingga perguruan tinggi selalu teratas.</p>
<p>&#8220;Bapak saya selalu bangga saat tiba waktunya penerimaan raport di sekolah. Karena saya selalu rangking satu,&#8221; kenang Budu yang mengingat betul ayahnya selalu mengenakan sarung, baju koko dan kopiah dengan penuh rasa bangga saat menghadiri penerimaan raport di sekolahnya.</p>
<p>Karena itu pula, Budu selalu mendapat beasiswa pendidikan sejak SD sampai di perguruan tinggi. Hal itu tentu meringankan beban biaya sekolah. Mengingat orang tuanya tergolong tidak mampu. Andai tidak ada beasiswa, mungkin ia akan mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang petani.</p>
<p>&#8220;Bagi anak petani seperti saya, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi adalah impian yang terasa begitu jauh, apalagi menjadi seorang dokter. Namun, bagi Budu muda, mimpi harus dikejar, tidak peduli seberapa besar rintangannya,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), ia selalu meraih peringkat pertama di kelas. Kemampuannya itu membawanya mendapatkan beasiswa Supersemar sejak kelas 3 SD hingga selesai di bangku sekolah dasar, yang menjadi awal dari perjalanannya menuju dunia akademik.</p>
<p>Sejak belia, Budu juga telah memperdalam ilmu agama, pintar mengaji Al-Quran dan membaca bacaan-bacaan Bahasa Arab seperti barzanji. Budu juga kerap mengikuti lomba tilawatil Quran yang merupakan pesta religius tahunan di desanya.</p>
<p>Setelah lulus SD, Budu melanjutkan pendidikannya di SMP Batangase, Mandai, Maros. Di sana, ia kembali mendapatkan bantuan beasiswa dari Supersemar yang juga menanggung seluruh biaya pendidikannya selama tiga tahun.</p>
<p>“Di sana saya tidak pernah bayar sama sekali, selama tiga tahun saya sekolah tidak ada uang saya keluar, karena semua tercover beasiswa,” ungkapnya.</p>
<p>Langkahnya semakin mantap saat ia diterima di SMA Negeri 7 Makassar. Selama 3 tahun berturut-turut ia menjadi rangking kelas IPA dan membuka pikirannya untuk mulai lanjut studi di Perguruan Tinggi. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, Budu berhasil lolos masuk ke Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin melalui jalur ujian tulis pada tahun 1985.</p>
<p>Ia menamatkan pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin pada 1993, dan melanjutkan pengabdiannya di Pelayanan Kesehatan Primer selama 3 tahun (1993-1996) sebelum melanjutkan pendidikan di Program Doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Kedokteran dan Farmasi Toyama, Jepang (1998-2002).</p>
<p>Prof Budu lalu mendalami penyakit genetik molekuler mata (seperti Mutasi Gen Rhodopsin dan Gen Pperipherin/RDS pada Pasien dengan Retinitis Pigmentosa) dengan beberapa publikasi naskah yang sangat baik. dan berhasil memperoleh penghargaan sebagai Konteks Makalah Pascasarjana Terbaik, Pertemuan Tahunan Asosiasi Oftalmologi Jepang, Universitas Kedokteran dan Farmasi Toyama, Toyama, Jepang, 2001 dan Konteks Makalah Dokter Spesialis Mata Terbaik Kedua, Pertemuan Tahunan Ikatan Dokter Spesialis Mata Indonesia-XXXII, Jakarta, Indonesia, 2007.</p>
<p>Prof. Budu juga memiliki minat dalam perspektif pendidikan kedokteran. Berdasarkan kapabilitasnya di bidang pendidikan, tentu ia masih aktif sebagai mentor dan supervisor tidak hanya untuk kepaniteraan mahasiswa kedokteran tetapi juga untuk pelatihan residensial di Departemen Oftalmologi, RS Wahidin Sudirohusodo dan RS Pendidikan Universitas Hasanuddin, Makassar.</p>
<p>Selain tanggung jawab akademisnya, Prof. Budu juga aktif dalam organisasi profesi, seperti sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Sulawesi Selatan periode 2008-2012. Selama masa jabatannya, program penanggulangan kebutaan ditangani dengan baik dengan dukungan Kementerian Kesehatan, khususnya pasien kebutaan di daerah pedesaan di Pulau Sulawesi.</p>
<p>Prof. Budu juga terlibat dalam penguatan penjaminan mutu proses pendidikan institusional di Indonesia. Beliau merupakan anggota Badan Akreditasi Nasional pada tahun 2010 dan sebagai ketua penjaminan mutu internal Kolegium Oftalmologi Indonesia (KOI) dari tahun 2016 hingga 2019.</p>
<p>Pada 2022 lalu, Prof Budu merupakan salah satu kandidat Rektor Unhas dengan dukungan yang sangat maksimal. Saat itu, ia punya alasan mengapa dirinya harus maju mencalonkan diri, bukan karena alasan klise untuk memajukan UNHAS menjadi lebih baik, empat alasan tersebut, yaiti :</p>
<p>Pertama, pengalaman karir yang memadai. Prof. Budu merasa bahwa sudah saatnya untuk mengambil peran dalam suksesi kepemimpinan di Unhas. Dengan pengalaman yang dimiliki, mulai dari posisi bawah hingga koordinator, beliau merasa siap untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi universitas.</p>
<p>Kedua, memenuhi persyaratan. Prof. Budu yakin bahwa dirinya memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi Rektor, baik dari segi akademik maupun pengalaman manajerial.</p>
<p>Ketiga, dukungan dari civitas akademika. Terdapat dorongan yang kuat dari rekan-rekan di civitas akademika Unhas. Dukungan ini menjadi motivasi tambahan bagi beliau untuk maju sebagai calon Rektor</p>
<p>Dan keempat, omentum yang Tepat. Saat itu merupakan momentum yang sangat baik, mengingat Ibu Rektor sebelumnya (Prof Dwia Ariestina Pulubuhu) telah menyelesaikan masa jabatannya. Ini memberikan kesempatan bagi pemimpin baru untuk membawa perubahan dan inovasi di Unhas.</p>
<p>Tapi yang pasti katanya, karena univeristas harus menghasilkan karakter unggul, pancasila, dan mengusai teknologi. “Hal ini demi mendukung Indonesia yang lebih maju,” kata Prof Budu.</p>
<p>Termasuk, ia menyampikan tiga visi kerja utama dalam empat tahun kedepan. “UNHAS sebagai kampus entrepreneurial, humaniversity, dan catch WCU,” ucapnya, semberi menyebut UNHAS harus berperan penting untuk membangun Indonesia sebagai Negara Maritim.<br />
“Hal ini dapat meningkatkan kinerja dan reputasi Unhas dalam kelas dunia,” jelas Budu.</p>
<p>Bahkan menurutnya, ada tiga poin utama untuk membawa UNHAS mengarungi era disrupsi digital yang telah di depan mata. Yang menurutnya, hal ini tentu menjadi peluang sekaligus tantangan bagi “Kampus Ayam Jantan” sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).</p>
<p>Selain itu, Budu juga mendorong Unhas untuk dapat menjadi Enterpreneurial University. Hal tersebut sebagai upaya dalam mewujudkan cita-cita besar Unhas menjadi salah satu universitas bereputasi internasional.</p>
<p>“Unhas saat ini tengah melakukan transformasi dengan mematangkan dirinya sebagai research reputable university yang tentunya semakin membutuhkan dukungan finansial yang besar,” ucap Budu.</p>
<p>Adapun program kerja utama Budu adalah Unhas Berwirausaha, Unhas Mengajar, Unhas Meneliti, Unhas Mengabdi, Unhas Go-digital, serta Unhas Bermitra.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-32520" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0169-300x178.jpg" alt="" width="300" height="178" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0169-300x178.jpg 300w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0169-24x14.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0169-36x20.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0169-48x27.jpg 48w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><strong>Biodata :</strong></p>
<p>Nama : Prof. dr. Budu, Ph.D, Sp.M(K), M.Med.Ed.</p>
<p>Tempat dan Tanggal Lahir, Baddo-baddo Maros, 31 Desember 1966.</p>
<p>Pendidikan:<br />
• Dokter Umum: Universitas Hasanuddin.</p>
<p>• Dokter Spesialis Mata: Universitas Hasanuddin.</p>
<p>• Postgraduate Student (Program Ph.D), Faculty of Medicine, Toyama Medical and Pharmaceutical University.</p>
<p><strong>Fellowship</strong><br />
• Fellowship Training in basic and surgery of Vitreoretinal diseases, Dept. of Ophthalmology, Faculty of Medicine, Indonesia  Univ., Jakarta,  2005.</p>
<p>• AMO PHACOEMULSIFICATION Training. AMO Academy. Jakarta, 2005.</p>
<p>• Master in Medical Education (M.Med.Ed), Faculty of Medicine, Univ. of Gajah Mada (UGM), Indonesia, 2008.</p>
<p><strong>Organisasi</strong><br />
• Coordinator of Medical Education and Family Planning Division, Indonesian Doctor Association (IDI), South Sulawesi.</p>
<p>• Chairman of Indonesian Ophthalmology Association (PERDAMI), South Sulawesi, 2012.</p>
<p>• Coordinator of Academic Medical Education, Teaching Hospital, Wahidin Sudirohusodo (RSWS), 1997.</p>
<p>• Members of National Accreditation Board (BAN-PT), Higher Education, Indonesia, 2010.</p>
<p>• Member of The Indonesian Accreditation Agency for Higher Education in Heath (LAMPT-Kes), 2016.</p>
<p>• The Chairman of Hasanuddin University Masque Association (AMKI-Unhas), 2016.</p>
<p>• The Chairman of Indonesian School of Medicine Association (AIPKI wil 6), 2018 &#8211; now.</p>
<p>• The Chairman of Satgas Covid-19 UNHAS, 2020 &#8211; now.</p>
<p><strong>Penghargaan</strong><br />
• The best-postgraduated paper context, Annual Meeting of Japanese Ophthalmological Association, Toyama Medical and Pharmaceutical University, Toyama, Japan. 2001.</p>
<p>• Award of Riset Unggulan Terpadu (RUT) ke-X, Menristek, 2003-2004.</p>
<p>• The second best of Ophthalmologist paper context, Indonesian Ophthalmological Association Annual Meeting-XXXII, Jakarta, Indonesia. 2007.</p>
<p>• Award of Medical Sciences and Technology Award : 2006, 2007, 2008, and 2009.</p>
<p>• Piagam Tanda  Kehormatan dari Presiden RI, Satya Lecana Karya Sapta 10 tahun pengabdian, Kepres RI no. 35/TK/2010, Tanggal 10 Agustus 2010.</p>
<p>• Professor in Ophthalmology, Ministry of Education and Cultural, Indonesia, 2012.</p>
<p><strong>Publications and Research</strong><br />
• Tenri Esa, Budu, Arief M. Polymorphisms of Vascular Endothelial Growth factor (VEGF) gene  in patients with diabetic retinopathy_DM type 2. Indonesia J. Med. Science. (accepted)  2010.</p>
<p>• Gaffar M, Budu, Kuhuwael FG, Yusuf I. Polymerase Chain reaction-Restriction Fragment Length Polymorphisms (PCR-RFLP) analysis of connexin 26 (GJB2) gene in Indonesia patients with prelingual non-syndromic sensorineural hearing loss: a preliminary study. Otolaryngology J. (accepted). 2009.</p>
<p>• Tenri Esa, Budu, Harjoeno, Arief M. Polymorphisms of intercellular adhesion molecule-1(ICAM-1) in patients with diabetic retinopathy_DM type 2. In Press. 2008.</p>
<p>• Syamsu, Yusuf I, Budu, Patellongi I . The effect of polymorphisms of the beta-2-adrenergic receptor on the response to beta 2-agonist in asthma patients. Ind J Int Med. 39 : 8-12. 2007.</p>
<p>• Syamsu, Yusuf I, Budu, Patellongi I . Polymorphisms T/C-20, the new beta-2-adrenergic receptor polymorphism and its effect on the response to beta 2-agonist in asthma patients. J. Med Nus 27 : 142-146. 2006.</p>
<p>• Budu, Seiji HAYASAKA, Rukiah SYAWAL, Habibah S. MUHIDDIN, Irfan IDRIS, Irawan YUSUF. Peripherin/RDS Gene in Indonesian Patients with Retinitis Pigmentosa: Geographic Comparison of Polymorphic Variations. Hiroshima J. Med. Sci.: 54; 3: 73Ã¯Â½Å¾76, 2005.</p>
<p>• Budu, Hayasaka,S., Matsumoto,M., Yamada,T., Zhang,X.Y., and Hayasaka,Y. Peripherin/RDS gene mutation (Pro210Leu) and polymorphisms in Japanese patients with retinal dystrophies. Jpn.J.Ophthalmol. 45: 355-35.2001.</p>
<p>• Yamada T, Hayasaka S, Matsumoto M, Budu, Esa T, Hayasaka Y, Endo M, Nagaki Y, Fujiki K, Murakami A, Kanai A. OPA1 gene mutations in Japanese patients with bilateral optic atrophy unassociated with mitochondrial DNA mutations at nt 11778. Jpn J Ophthalmol; 47:409-11.2003.</p>
<p>• Yamada T, Hayasaka S, Matsumoto M, Budu, Esa T, Hayasaka Y, Endo M.Heterozygous 17-bp deletion in the forkhead transcription factor gene, FOXL2, in a Japanese family with blepharophimosis-ptosis-epicanthus inversus syndrome. J Hum Genet 46:733–736. 2001.</p>
<p>• Budu, Masayuki Matsumoto, Seiji Hayasaka, Tetsuya Yamada, Yoriko Hayasaka.  Rhodopsin Gene Codon 106 Mutation (Gly-to-Arg) in a Japanese Family with Autosomal Dominant Retinitis Pigmentosa. Jpn J of Ophthalmol: 44 (6) : 610 – 614: 2000.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/20/prof-dr-budu-ph-d-sp-mk-m-med-ed-orang-biasa-yang-mampu-menembus-batas-eksistensi-kelas-dokter/">Orang Biasa yang Mampu Menembus Batas Eksistensi &#8216;Kelas Dokter&#8217;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8216;Gila&#8217; Penelitian dan Terus Berkomitmen Mewujudkan Visi Mandiri dan Modern</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/03/15/prof-dr-ir-jamaluddin-jompa-m-sc-gila-penelitian-dan-terus-berkomitmen-mewujudkan-visi-mandiri-dan-modern/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2025 15:45:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Jamaluddin]]></category>
		<category><![CDATA[Komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[Prof JJ]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=32197</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID MAKASSAR – Selama masa jabatannya, Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (Prof JJ) bertekad untuk memajukan UNHAS dengan mengusung visi institusi yang mandiri dan modern, serta fokus pada kemanfaatan lokal yang diakui secara global. .Prof JJ yang resmi menjabat sebagai Rektor sejak tahun 2022 kini berencana maju kembali untuk periode kedua [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/15/prof-dr-ir-jamaluddin-jompa-m-sc-gila-penelitian-dan-terus-berkomitmen-mewujudkan-visi-mandiri-dan-modern/">&#8216;Gila&#8217; Penelitian dan Terus Berkomitmen Mewujudkan Visi Mandiri dan Modern</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID MAKASSAR – Selama masa jabatannya, Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (Prof JJ) bertekad untuk memajukan UNHAS dengan mengusung visi institusi yang mandiri dan modern, serta fokus pada kemanfaatan lokal yang diakui secara global.</p>
<p>.Prof JJ yang resmi menjabat sebagai Rektor sejak tahun 2022 kini berencana maju kembali untuk periode kedua tahun 2026 &#8211; 2030.</p>
<p>Sebagai anggota Ex-Officio Majelis Wali Amanat Unhas periode 2023-2027, Prof JJ tentu memiliki tanggung jawab besar dalam mengarahkan kebijakan dan program kerja universitas.</p>
<p>Ia lahir di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan pada 8 Maret 1967, Prof JJ menghabiskan masa kecilnya dengan berpindah-pindah sekolah mengikuti tugas ayahnya yang merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di Komandi Distrik Militer (Kodim).</p>
<p>Jamaluddin Jompa kecil bersekolah di sekolah dasar (SD) tiga kali berpindah, awalnya di SD Sampeang, Kabupaten Bulukumba. Kemudian saat kelas 4 SD, pindah sekolah mengikuti tugas ayahnya, maka ia pindah ke SD 13 Pinrang. Bahkan beberapa bulan masih di kelas 4 SD, kembali ikut pindah ke desa lain di Kabupaten Pinrang.</p>
<p>Meski demikian, pendidikan di tingka sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) tetap di Pinrang. Setamat SMA pada 1985, ia memilih Jurusan Perikanan, Universitas Hasanuddin, dan lulus sebagai sarjana pada 1989.</p>
<p>Sebelum memasuki bangku kuliah, masa remajanya lebih banyak habiskan untuk bekerja di sawah setiap pulang sekolah membantu orang tua yang nyambi sebagai petani.</p>
<p>Karena bercita-cita melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa remaja, lebih sering belajar dan membaca buku di sawah. Dan usaha kerasnya bekerja dan belajar di sawah pun tidak sia-sia. Semua berbuah manis, karena haskinya, ia tidak hanya berhasil diterima di UNHAS, tetapi juga menjadi lulusan SMA dengan nilai Ujian Nasional terbaik.</p>
<p>Prof JJ bercerita, jika sejak duduk di bangku SMP, sudah memiliki cita-cita menjadi peneliti. &#8220;Saya selalu memaksa teman-teman untuk membuat eksperimen. Apapun itu, saya selalu mencoba untuk mempraktikkan sains atau ilmu pengetahuan. Saya kan dulu berasal dari daerah Pinrang dan itu bukanlah tempat yang menginspirasi untuk melakukan penelitian. Maka itu mendorong saya untuk bercita-cita menjelajah dunia.Setelah masuk SMA, saya memilih masuk IPA dan tertarik dengan kimia karena banyak hal yang menarik menurut saya&#8221; urainya.</p>
<p>Dari dulu saya tertarik dengan laut karena laut menginspirasi saya bahwa laut itu penuh dengan misteri. Laut itu seperti apa? Isinya seperti apa? Sifatnya bagaimana? Itu semua menjadi pertanyaan saya dulu. Saat masuk kuliah, waktu itu belum ada ilmu kelautan, jadi saya memilih yang terdekat yaitu ilmu perikanan dan bebas tes,&#8221; sambung Prof JJ.</p>
<p>Saat kuliah ia mengaku selalu ingin membaca hasil-hasil penelitian. Setiap ada solusi dari hasil penelitian, membuatnya paham bahwa penelitian itu membawa solusi. Kalau tidak ada penelitian, banyak masalah yang tidak bisa kita selesaikan.</p>
<p>&#8220;Makanya saya cepat melakukan penelitian, dan saya termasuk mahasiswa tercepat yang melakukan penelitian yakni pada semester enam. Mungkin dikarenakan obsesi saya terhadap penelitian. Saya merasa, bahwa penelitian selalu membawa kemaslahatan bagi umat manusia,&#8221; akunya.</p>
<p>Termasuk memilih melanjutkan pendidikan ke keluar negeri.</p>
<p>&#8220;Mungkin berbeda dengan mahasiswa sekarang yang mau nyaman saja, saya tidak suka nyaman, saya mau melanjutkan sekolah di tempat paling jauh melihat dunia lebih luas. Waktu itu saya mendapat kesempatan beasiswa ke Denmark dan Kanada. Tanpa pikir panjang, saya memilih Kanada karena itu yang paling jauh. Mungkin itu yang membuat saya merasa bahwa ilmu pengetahuan harus diawali dari penelitian,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di Jurusan Perikanan Unhas pada tahun 1989, Prof JJ melanjutkan studi pascasarjana di McMaster University, Kanada, dan meraih gelar MSc pada tahun 1996. Ia kemudian menyelesaikan program doktoralnya di James Cook University, Australia, pada tahun 2003.</p>
<p>Kembali ke Unhas, ia menjabat sebagai Direktur Pusat Studi Terumbu Karang dan kemudian menjabat dalam berbagai posisi penting, termasuk Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) dan Dekan Sekolah Pascasarjana.</p>
<p>Berkat kerja kerasnya yang pantang menyerah mengantarkan Prof JJ pernah dianugerahi sebagai dosen berprestasi dengan hasil penelitian yang seabrek.  Tulisan-tulisannya mudah dijumpai di jurnal-jurnal internasional, hingga ia sempat disebut sebagai calon ideal Menteri Kelautan di tahun 2013 lalu.</p>
<p>Dalam kepemimpinannya sebagai Rektor UNHAS, Prof JJ menekankan lima pilar strategis untuk memajukan Unhas, yaitu pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, reputasi, dan tata kelola. Ia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, serta memperkuat peran Unhas dalam pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p>Selain itu, ia juga berupaya meningkatkan reputasi Unhas di tingkat nasional dan internasional sebagai World Class University.</p>
<p>“Untuk mencapai visi misi dan impian tersebut, sangat dibutuhkan adanya kepemimpinan yang kuat. Tugas yang harus diemban diibaratkan seorang nahkoda di kapal besar yang berlayar di era yang semakin kompleks,” ungkap Prof JJ.</p>
<p>Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Prof JJ bertekad untuk membawa Universitas Hasanuddin menuju masa depan yang lebih baik, menjadikan institusi ini sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya unggul di tingkat lokal, tetapi juga diakui secara global.</p>
<p>Prof. Jamaluddin Jompa mengusung visi Unhas yang mandiri dan modern, dengan fokus pada kemanfaatan lokal dan pengakuan global. Dalam program kerjanya, ia menekankan lima pilar strategis untuk memajukan Universitas Hasanuddin selama masa jabatannya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-32199" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250315-WA0120-300x178.jpg" alt="" width="300" height="178" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250315-WA0120-300x178.jpg 300w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250315-WA0120-24x13.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250315-WA0120-36x20.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250315-WA0120-48x27.jpg 48w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><strong>Visi:</strong><br />
&#8211; Mewujudkan Universitas Hasanuddin sebagai institusi yang mandiri dan modern.<br />
&#8211; Menekankan pentingnya kemanfaatan lokal yang diakui secara global.</p>
<p><strong>Misi:</strong><br />
&#8211; Meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif.<br />
&#8211; Mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.<br />
&#8211; Memperkuat peran Unhas dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program-program yang relevan.<br />
&#8211; Mengembangkan infrastruktur dan fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar.<br />
&#8211; Meningkatkan reputasi Unhas di tingkat nasional dan internasional sebagai World Class University.</p>
<p><strong>Biodata Singkat</strong><br />
Nama: Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.<br />
Tempat dan Tanggal Lahir: Takalar 8 Maret 1967</p>
<p>Istri : Hartati Tamti<br />
Anak:<br />
&#8211; Muthiah Nur Afifah<br />
&#8211; Maulana Nur Ikhsan<br />
&#8211; Ahmad Walid Jamal<br />
&#8211; Fahri Nur Jauhar</p>
<p><strong>Pendidikan:</strong><br />
&#8211; SD Negeri Paria Pinrang<br />
&#8211; SMP Negeri 2 Pinrang<br />
&#8211; SMA Negeri 243 Pinrang (Sekarang SMA Negeri 1 Pinrang)<br />
&#8211; Sarjana Perikanan, Universitas Hasanuddin (1989)<br />
&#8211; Magister (M.Sc.) dalam Coral Reef Assessment and Monitoring, McMaster University, Kanada (1996)<br />
&#8211; Doktor (PhD), James Cook University, Australia (2003)</p>
<p><strong>Pengalaman Kerja:</strong><br />
&#8211; Rektor Universitas Hasanuddin periode 2022-2026<br />
&#8211; Anggota Ex-Officio Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin periode 2023-2027.</p>
<p>&#8211; Dekan FIKP Unhas periode 2013-2017.</p>
<p>&#8211; Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin periode 2018–2022.</p>
<p>&#8211; Direktur Pusat Studi Terumbu Karang Universitas Hasanuddin 2004<br />
&#8211; Ketua Pusat Keunggulan untuk Ketahanan Kelautan dan Pembangunan Berkelanjutan.</p>
<p>&#8211; Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil Universitas Hasanuddin</p>
<p><strong>Peran pada Lembaga Pemerintah:</strong><br />
&#8211; Direktur Puslitbang Laut, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil (2011-2013).</p>
<p>&#8211; Penasehat Menteri KKP bidang Ekologi Laut pada tahun 2020.</p>
<p>&#8211; Anggota Komisi Nasional untuk Penilaian Stok Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.</p>
<p><strong>Peran Pada Organisasi Profesi dan Kemasyarakatan/Pemuda</strong><br />
&#8211; Sekretaris Eksekutif COREMAP II (2007-2011).</p>
<p>&#8211; Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar.</p>
<p>&#8211; Ketua Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Komite Koordinasi Nasional CTI (Coral Triangle Initiative).</p>
<p>&#8211; Anggota Dewan Coral Triangle Center (CTC).</p>
<p>&#8211; Anggota perdana Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) 2015.</p>
<p><strong>Penghargaan:</strong><br />
&#8211; Pew Fellows for Marine Coservation Project dari The Pew Charitable Trusts pada 2019.</p>
<p>&#8211; Ilmuwan terbaik dengan sitasi publikasi internasional terkait ekosistem pesisir tropis pada 2017.</p>
<p>&#8211; Chancellor’s Award Recipient dari James Cook University kusala 2018.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/03/15/prof-dr-ir-jamaluddin-jompa-m-sc-gila-penelitian-dan-terus-berkomitmen-mewujudkan-visi-mandiri-dan-modern/">&#8216;Gila&#8217; Penelitian dan Terus Berkomitmen Mewujudkan Visi Mandiri dan Modern</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran Bersama 41 Rektor &#038; BEM PTN se- Indonesia Optimis Capai Swasembada Pangan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/02/25/mentan-amran-bersama-41-rektor-bem-ptn-se-indonesia-optimis-capai-swasembada-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 07:48:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[BEM PTN]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[se- Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=31224</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Sebanyak 41 Rektor dan puluhan mahasiswa dari 41 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seluruh Indonesia berkumpul di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, pada Senin (25/2) siang. Kehadiran para aktivis dan pimpinan universitas tersebut bukan sekadar untuk berdialog, tetapi juga untuk menyampaikan harapan dan aspirasi mereka tentang masa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/02/25/mentan-amran-bersama-41-rektor-bem-ptn-se-indonesia-optimis-capai-swasembada-pangan/">Mentan Amran Bersama 41 Rektor &amp; BEM PTN se- Indonesia Optimis Capai Swasembada Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Sebanyak 41 Rektor dan puluhan mahasiswa dari 41 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seluruh Indonesia berkumpul di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, pada Senin (25/2) siang.</p>
<p>Kehadiran para aktivis dan pimpinan universitas tersebut bukan sekadar untuk berdialog, tetapi juga untuk menyampaikan harapan dan aspirasi mereka tentang masa depan pertanian Indonesia.</p>
<p>Di hadapan mereka, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berbicara tegas, penuh keyakinan, memaparkan strategi besar pemerintah dalam membangun pertanian nasional.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Mahasiswa yang hadir tampak antusias. Mereka tidak hanya menyimak, tetapi juga mengajukan pertanyaan kritis. Namun, satu hal yang tidak terbantahkan, mereka sepakat bahwa ketegasan Mentan Amran dalam membangun sektor pertanian adalah kunci bagi tercapainya swasembada pangan dan kesejahteraan petani.</p>
<p>Muhammad Tafiqul Siregar, Ketua BEM Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, menyampaikan harapannya terhadap kebijakan yang diterapkan Menteri Amran. Baginya, keberanian dan transparansi dalam kepemimpinan menjadi nilai penting dalam membawa perubahan nyata.</p>
<p>“Beliau cukup tegas dan transparan. Saya percaya, di bawah kepemimpinan Pak Amran, pertanian Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan,” tegasnya.</p>
<p>Bagi Tafiqul, pertanian bukan sekadar sektor ekonomi, melainkan juga pondasi bagi ketahanan bangsa. Ia berharap kebijakan yang diambil tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia pertanian agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor pangan.</p>
<p>Sementara itu, Nursolihin, Ketua BEM Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura, menyoroti respons cepat Menteri Amran dalam menyikapi permasalahan pertanian. Baginya, kepemimpinan yang sigap dan tegas sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor ini.</p>
<p>“Beliau sangat tegas dalam menanggapi permasalahan yang ada, khususnya di bidang pertanian. Kami berharap kebijakan swasembada pangan benar-benar bisa menjadi solusi dalam menangani krisis pangan di Indonesia,” sambungnya.</p>
<p>Diskusi ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk menyampaikan kondisi pertanian di wilayah mereka. Gregori, Ketua BEM Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan bagaimana tantangan ketahanan pangan di daerahnya bisa dijawab dengan kebijakan yang lebih berpihak pada petani.</p>
<p>“Sebagai anak NTT, saya berterima kasih karena aspirasi mahasiswa dan masyarakat bisa didengar serta diimplementasikan dalam kebijakan pertanian nasional,” ujarnya.</p>
<p>Senada dengan Gregori, Alwi Sofyan dari Institut Pertanian STIPER Yogyakarta menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tentang produksi, tetapi juga distribusi dan akses yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p>“Dengan program swasembada pangan, lahan-lahan pertanian dioptimalkan, pupuk didistribusikan langsung, dan berbagai langkah lain diambil. Harapan kami, ke depan Indonesia bisa menjadi negara yang mandiri dalam ketahanan pangan,” kata Alwi.</p>
<p>Diskusi di Kantor Kementerian Pertanian itu lebih dari sekadar pertemuan formal. Ia menjadi jembatan antara mahasiswa, sebagai calon pemimpin masa depan, dengan pemegang kebijakan yang menentukan arah pertanian Indonesia.</p>
<p>Para peserta pulang dengan keyakinan bahwa ketegasan Menteri Amran bukan sekadar retorika, melainkan komitmen nyata dalam membangun pertanian yang lebih kuat dan berdaya saing. Mereka percaya bahwa dengan kebijakan yang tepat dan dukungan dari seluruh elemen bangsa, pertanian Indonesia bisa menjadi pilar ketahanan dan kedaulatan pangan.</p>
<p>Sebelumnya, Mentan Amran juga bertemu para Rektor dari berbagai macam Perguruan Tinggi Negeri, serta Ketua Himpunan Alumni Universitas seluruh Indonesia.</p>
<p>Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto yang juga turut hadir mengatakan bahwa sektor pendidikan memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang dibutuhkan untuk mendukung kemajuan sektor pangan.</p>
<p>“Industri pangan memerlukan SDM yang berkualitas, dan melalui sinergi ini, kita dapat menghasilkan SDM yang kompeten dan siap mengatasi tantangan di sektor pangan,” kata Mendikti Saintek Brian.</p>
<p>Mendikti Saintek juga mengatakan Melalui sinergi yang erat antara Kementan dan Kemdikti Saintek, Indonesia diharapkan dapat mencapai swasembada pangan dan menjadi negara yang mandiri dalam sektor pangan, sejajar dengan negara-negara maju lainnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/02/25/mentan-amran-bersama-41-rektor-bem-ptn-se-indonesia-optimis-capai-swasembada-pangan/">Mentan Amran Bersama 41 Rektor &amp; BEM PTN se- Indonesia Optimis Capai Swasembada Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran, Mahasiswa dan Rektor PTN se- Indonesia Optimis Capai Swasembada Pangan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/02/25/mentan-amran-mahasiswa-dan-rektor-ptn-se-indonesia-optimis-capai-swasembada-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 00:11:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#himpuni]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[amran]]></category>
		<category><![CDATA[bem]]></category>
		<category><![CDATA[kementan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[mendikti]]></category>
		<category><![CDATA[pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=31211</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA- Ruang diskusi di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, terasa berbeda pada Senin (25/2/2025) siang. Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian dari berbagai universitas di Indonesia berkumpul, bukan sekadar untuk berdialog, tetapi juga untuk menyampaikan harapan dan aspirasi mereka tentang masa depan pertanian Indonesia. Di hadapan mereka, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/02/25/mentan-amran-mahasiswa-dan-rektor-ptn-se-indonesia-optimis-capai-swasembada-pangan/">Mentan Amran, Mahasiswa dan Rektor PTN se- Indonesia Optimis Capai Swasembada Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA- Ruang diskusi di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, terasa berbeda pada Senin (25/2/2025) siang.</p>
<p>Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian dari berbagai universitas di Indonesia berkumpul, bukan sekadar untuk berdialog, tetapi juga untuk menyampaikan harapan dan aspirasi mereka tentang masa depan pertanian Indonesia.</p>
<p>Di hadapan mereka, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berbicara tegas, penuh keyakinan, memaparkan strategi besar pemerintah dalam membangun pertanian nasional.</p>
<p>Mahasiswa yang hadir tampak antusias. Mereka tidak hanya menyimak, tetapi juga mengajukan pertanyaan kritis.</p>
<p>Namun, satu hal yang tidak terbantahkan mereka sepakat bahwa ketegasan Mentan Amran dalam membangun sektor pertanian adalah kunci bagi tercapainya swasembada pangan dan kesejahteraan petani.</p>
<p>Muhammad Tafiqul Siregar, Ketua BEM Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, menyampaikan harapannya terhadap kebijakan yang diterapkan Menteri Amran.</p>
<p>Baginya, keberanian dan transparansi dalam kepemimpinan menjadi nilai penting dalam membawa perubahan nyata.</p>
<p>“Beliau cukup tegas dan transparan. Saya percaya, di bawah kepemimpinan Pak Amran, pertanian Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.</p>
<p>Bagi Tafiqul, pertanian bukan sekadar sektor ekonomi, melainkan juga pondasi bagi ketahanan bangsa.</p>
<p>Ia berharap kebijakan yang diambil tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia pertanian agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor pangan.</p>
<p>Sementara itu, Nursolihin, Ketua BEM Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura, menyoroti respons cepat Menteri Amran dalam menyikapi permasalahan pertanian.</p>
<p>Menurutnya, kepemimpinan yang sigap dan tegas sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor ini.</p>
<p>“Beliau sangat tegas dalam menanggapi permasalahan yang ada, khususnya di bidang pertanian. Kami berharap kebijakan swasembada pangan benar-benar bisa menjadi solusi dalam menangani krisis pangan di Indonesia,” katanya.</p>
<p>Diskusi ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk menyampaikan kondisi pertanian di wilayah mereka.</p>
<p>Gregori, Ketua BEM Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan bagaimana tantangan ketahanan pangan di daerahnya bisa dijawab dengan kebijakan yang lebih berpihak pada petani.</p>
<p>“Sebagai anak NTT, saya berterima kasih karena aspirasi mahasiswa dan masyarakat bisa didengar serta diimplementasikan dalam kebijakan pertanian nasional,” ujarnya.</p>
<p>Senada dengan Gregori, Alwi Sofyan dari Institut Pertanian STIPER Yogyakarta menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tentang produksi, tetapi juga distribusi dan akses yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p>“Dengan program swasembada pangan, lahan-lahan pertanian dioptimalkan, pupuk didistribusikan langsung, dan berbagai langkah lain diambil. Harapan kami, ke depan Indonesia bisa menjadi negara yang mandiri dalam ketahanan pangan,” kata Alwi.</p>
<p>Diskusi di Kantor Kementerian Pertanian itu lebih dari sekadar pertemuan formal.</p>
<p>Ia menjadi jembatan antara mahasiswa, sebagai calon pemimpin masa depan, dengan pemegang kebijakan yang menentukan arah pertanian Indonesia.</p>
<p>Para peserta pulang dengan keyakinan bahwa ketegasan Menteri Amran bukan sekadar retorika, melainkan komitmen nyata dalam membangun pertanian yang lebih kuat dan berdaya saing.</p>
<p>Mereka percaya bahwa dengan kebijakan yang tepat dan dukungan dari seluruh elemen bangsa, pertanian Indonesia bisa menjadi pilar ketahanan dan kedaulatan pangan.</p>
<p>Sebelumnya, Mentan Amran juga bertemu para Rektor, ketua himpunan alumni universitas seluruh Indonesia yang tergabung dalam HIMPUNI (Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia).</p>
<p>Mendikti Saintek</p>
<p>Pada pertemuan dengan para rektor, HIMPUNI dan mahasiswa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto mengatakan bahwa sektor pendidikan memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang dibutuhkan untuk mendukung kemajuan sektor pangan.</p>
<p>“Industri pangan memerlukan SDM yang berkualitas, dan melalui sinergi ini, kita dapat menghasilkan SDM yang kompeten dan siap mengatasi tantangan di sektor pangan,” kata Mendikti Saintek Brian.</p>
<p>Mendikti Saintek juga mengatakan Melalui sinergi yang erat antara Kementan dan Kemdikti Saintek, Indonesia diharapkan dapat mencapai swasembada pangan dan menjadi negara yang mandiri dalam sektor pangan, sejajar dengan negara-negara maju lainnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/02/25/mentan-amran-mahasiswa-dan-rektor-ptn-se-indonesia-optimis-capai-swasembada-pangan/">Mentan Amran, Mahasiswa dan Rektor PTN se- Indonesia Optimis Capai Swasembada Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor Unhas Roadshow Paparkan Langkah Menuju Universitas Kelas Dunia</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/11/01/rektor-unhas-roadshow-paparkan-langkah-menuju-universitas-kelas-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2024 22:02:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[FIKP]]></category>
		<category><![CDATA[Motto]]></category>
		<category><![CDATA[Roadshow]]></category>
		<category><![CDATA[unhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=24987</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Rektor UNHAS Prof Jamaluddin Jompa (JJ) melakukan roadshow ke 17 fakultas di Unhas. Perdana, Kamis (31/102024), kunjungan dilakukan ke Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin Makassar, dan pertemuan digelar di Aula FIKP. Tujuan kunjunga, untuk memberikan dorongan semangat kepada seluruh sivitas akademika, serta menyoroti berbagai capaian yang telah berhasil diraih [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/11/01/rektor-unhas-roadshow-paparkan-langkah-menuju-universitas-kelas-dunia/">Rektor Unhas Roadshow Paparkan Langkah Menuju Universitas Kelas Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Rektor UNHAS Prof Jamaluddin Jompa (JJ) melakukan roadshow ke 17 fakultas di Unhas. Perdana, Kamis (31/102024), kunjungan dilakukan ke Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin Makassar, dan pertemuan digelar di Aula FIKP.</p>
<p>Tujuan kunjunga, untuk memberikan dorongan semangat kepada seluruh sivitas akademika, serta menyoroti berbagai capaian yang telah berhasil diraih UNHAS dalam upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan.</p>
<p>&#8220;sekaligus mempererat hubungan antara pimpinan universitas dan setiap fakultas, sekaligus menjadi wadah untuk menggali potensi serta meningkatkan sinergi di semua lini, peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan karakter mahasiswa harus menjadi prioritas bersama,&#8221; jelas Prof JJ.</p>
<p>Kegiatan ini juga menjadi wadah dialog terbuka antara Rektor, mahasiswa, dan tenaga kependidikan, menciptakan suasana diskusi yang hangat dan interaktif.</p>
<p>Kegiatan ini, sekaligus memperkenalkan tagline baru Unhas, “Unhasku Bersatu, Unhasku Kuat,” sebagai simbol kebersamaan dan kekuatan Unhas dalam mewujudkan visi besar universitas.</p>
<p>Prof JJ menekankan, pentingnya peran strategis FIKP dalam membawa Unhas ke kancah internasional. “FIKP merupakan ujung tombak dalam riset dan inovasi di bidang kelautan dan perikanan, yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat dan kontribusi penting bagi Unhas,” serunya.</p>
<p>“Dengan semangat yang dibawa melalui roadshow ini, kami ingin menunjukkan bahwa Unhas terus bergerak maju, memupuk prestasi, dan menghadirkan layanan pendidikan yang unggul bagi mahasiswa dan bangsa,” sambung Prof JJ.</p>
<p>Harapannya, seluruh fakultas semakin terpacu untuk berkontribusi, berinovasi, dan mengukir prestasi, mendukung Unhas dalam mencapai standar internasional dan memberi dampak positif bagi masyarakat luas.(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/11/01/rektor-unhas-roadshow-paparkan-langkah-menuju-universitas-kelas-dunia/">Rektor Unhas Roadshow Paparkan Langkah Menuju Universitas Kelas Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor Unmus Dukung Penuh Program Cetak Sawah di Merauke, Bagus untuk Kepentingan Daerah dan Nasional</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/10/16/rektor-unmus-dukung-penuh-program-cetak-sawah-di-merauke-bagus-untuk-kepentingan-daerah-dan-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2024 03:07:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Merauke]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[cetak sawah]]></category>
		<category><![CDATA[kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=23909</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MERAUKE &#8211; Rektor Universitas Musamus Merauke, Beatus Tambaip mendukung upaya pemerintah dalam melakukan cetak sawah sebagai program prioritas nasional. Menurut dia, cetak sawah adalah program masa depan bangsa yang berdampak baik terhadap perekonomian masyarakat sekitar. &#8220;Dari segi kepentingan, program cetak sawah ini baik untuk kemajuan daerah dan juga pemenuhan pangan nasional,&#8221; ujar Beatus saat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/16/rektor-unmus-dukung-penuh-program-cetak-sawah-di-merauke-bagus-untuk-kepentingan-daerah-dan-nasional/">Rektor Unmus Dukung Penuh Program Cetak Sawah di Merauke, Bagus untuk Kepentingan Daerah dan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MERAUKE &#8211; Rektor Universitas Musamus Merauke, Beatus Tambaip mendukung upaya pemerintah dalam melakukan cetak sawah sebagai program prioritas nasional.</p>
<p>Menurut dia, cetak sawah adalah program masa depan bangsa yang berdampak baik terhadap perekonomian masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Dari segi kepentingan, program cetak sawah ini baik untuk kemajuan daerah dan juga pemenuhan pangan nasional,&#8221; ujar Beatus saat dihubungi, Sabtu, 12 Oktober 2024.</p>
<p>Meski demikian, Beatus mengaku belum mengetahui secara detail seperti apa proses pembebasan lahan yang dilakukan.</p>
<p>Mengenai hal ini dia ingin, proses tersebut menjadi perhatian serius pemerintah mengingat pembebasan lahan sangat erat kaitannya dengan kepemilikan ulayat adat.</p>
<p>Bagi Beatus, untuk mencetak lahan sawah baru, maka semua pihak perlu mengetahui secara detail terkait lokasi lahannya dan proses pembahasan lahannya.</p>
<p>Hal ini penting karena soal laham erat kaitanya dengan pemilikan ulayat adat. Selain itu keterlibatan masyarakat terutama orang asli papua (OAP) dalam pengelolaan sawah harus memiliki unsur ganti rugi.</p>
<p>&#8220;Kalau untuk Oplah itu kan lahan yang sudah ada di optimalkan saja diantaranya dengan menata ulang sistem irigasi agar produktivitas lahan padi bisa meningkat produktivitas. Artinya petani yang selama ini menggarap sawah yang dibantu oleh pemerintah,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Beatus, wilayah merauke memang sejak lama sudah diproyeksikan sebagai daerah lumbung pangan Indonesia. Apalagi, wilayah ini memiliki hamparan lahan yang sangat luas.</p>
<p>&#8220;Pada intinya, Kalau menurut saya cetak sawah ini memiliki kepentingan baik untuk masyarakat dan kepentingan pembangunan berkelanjutan. Kalau yang 40 ribu hektare, yaitu optimasi laham rawa kami terlibat langsung bersama jajaran TNI, di mana kami mengerjakan drainase drainase yang ada di sana,&#8221; katanya.</p>
<p>Terpisah, Uskup Agung Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Uskup Agung Mgr. Petrus Canisius Mandagi mengatakan bahwa cetak sawah merupakan proyek kemanusiaan bagi masyarakat papua yang selama ini memiliki tanah subur namun belum dikelola secara baik.</p>
<p>Menurutnya, pertanian adalah sektor yang berkaitan erat dengan kebutuhan pokok sehari-hari, yaitu makanan. Karena itu, apa yang dicanangkan pemerintah melalui cetak sawah memiliki tujuan yang sama dengan hukum agama yang masyarakat Papua anut.</p>
<p>&#8220;Saya dukung program ini 100 persen karena disitu ada tujuan memanusiakan orang dengan pertanian. Maka kami dari gereja-gereja juga punya tujuan yang sama yaitu memanusiakan orang, bukan mengkotak-kotakan orang. Orang itu harus selaras dengan hukum kemanusiaan yang kita anut,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, pemerintah berencana melakukan proyek cetak sawah 1 juta hektare di Kabupaten Merauke, Provinsinya Papua Selatan.</p>
<p>Program ini perlu dilakukan untuk membuat Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Selain cetak sawah, pemerintah juga tengah melakukan program optimalisasi lahan rawa sebagai upaya meningkatkan produksi.</p>
<p>Hingga September 2024, realisasi pada program tersebut telah mencapai 95 persen dari target penggarapan 40 ribu hektare lahan yang berlokasi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Dari jumlah tersebut, 30 ribu di antaranya dalam masa pertanaman.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/16/rektor-unmus-dukung-penuh-program-cetak-sawah-di-merauke-bagus-untuk-kepentingan-daerah-dan-nasional/">Rektor Unmus Dukung Penuh Program Cetak Sawah di Merauke, Bagus untuk Kepentingan Daerah dan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof Karta Jayadi Resmi Dilantik Jadi Rektor UNM Besok</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/05/16/prof-karta-jayadi-resmi-dilantik-jadi-rektor-unm-besok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2024 11:18:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenristek]]></category>
		<category><![CDATA[#lantik]]></category>
		<category><![CDATA[#profkartajayadi]]></category>
		<category><![CDATA[#rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[makassar]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=17267</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Prof. Dr. Karta Jayadi, M.Sn resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Negeri Makassar periode 2024-2028 pada Jumat (17/5/2024) esok. Pelantikan akan digelar di Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek Dikti, Jumat (17/5/2024). Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim dijadwalkan mengambil sumpah dan janji Prof Karta Jayadi. Prof Karta Jayadi akan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/05/16/prof-karta-jayadi-resmi-dilantik-jadi-rektor-unm-besok/">Prof Karta Jayadi Resmi Dilantik Jadi Rektor UNM Besok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Prof. Dr. Karta Jayadi, M.Sn resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Negeri Makassar periode 2024-2028 pada Jumat (17/5/2024) esok.</p>
<p>Pelantikan akan digelar di Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek Dikti, Jumat (17/5/2024).</p>
<p>Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim dijadwalkan mengambil sumpah dan janji Prof Karta Jayadi.</p>
<p>Prof Karta Jayadi akan melanjutkan kepemimpinan Prof Huisan Syam Rektor UNM periode 2016-2024.</p>
<p>Prof Karta Jayadi punya jejak kepemimpinan panjang di UNM.</p>
<p>Sebelumnya ia pernah menjabat Dekan Fakultas Seni dan Desain dua periode.</p>
<p>Pada 2016, Prof Karta Jayadi dipercaya menjabat Wakil Rektor II UNM mendampingi Prof Husain Syam.</p>
<p>&#8220;Saya ucapkan terima kasih kepada Rektor Prof. Husain Syam atas bimbingan dan kebersamaannya selama 2 periode mendampinginya,&#8221; kata Prof Karta Jayadi.</p>
<p>&#8220;Demikian pula ke panitia pelaksana pemilihan Rektor UNM, sehingga pemilihan ini dapat terlaksana dengan suasana kekeluargaan, kondusif dan memperlihatkan pelaksanaan dan pemilihan semakin berkualitas</p>
<p>Meskipun cukup melelahkan karena proses demokrasi yang demikian ketat dengan masing-masing pendukung fanatik, namun semuanya berakhir dengan terpilihnya saya sebagai calon Rektor dengan perolehan suara 54.</p>
<p>Prof Karta menegaskan perbedaan pilihan dalam berdemokrasi, mau tidak mau kita harus hadapi dengan kesadaran akan kalah-menang.</p>
<p>Namun akhirnya semua tahapan dapat kita melewatinya dengan baik. Sehingga melalui kesempatan ini mari hilangkan dikotomi berbeda pilihan, perbedaan cara pandang dan figur.<br />
&#8220;Hari ini saya nyatakan sudah selesai, mari kita bersatu, bergandengan tangan untuk cita dan visi besar UNM lebih baik kedepan,&#8221; kata Prof Karta.</p>
<p>Selama dua periode bersama Bapak Rektor UNM Prof. Husain Syam, Prof Karta Jayadi banyak belajar mulai dari manajemen, pengelolaan kampus dan model kepemimpinan yang dibutuhkan.</p>
<p>Ia paham anatomi dan sosiologis di kampus UNM.</p>
<p>Untuk itu Prof Karta ingin berterima kasih atas tempaan dan kerjasama bersama Prof Husain Syam Rektor UNM periode 2016-2024.</p>
<p>Bagi Karta kepemimpinan ini adalah kepemimpinan berkelanjutan dari Rektor sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Kita berharap Prof. Husain Syam tetap membimbing kami ke depan dalam menjalankan amanah ini. Demikian pula dengan rekonsiliasi pasca Pemilihan menjadi bagian penting agar roda kemajuan UNM tetap berjalan secara baik dan akseleratif, itulah sebabnya putra putri terbaik UNM akan menjadi kekuatan baru dalam melanjutkan kemajuan UNM yang sedang berjalan,&#8221; kata Karta Jayadi.</p>
<p>&#8220;Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang telah mengawal prosesi pemilihan Rektor UNM mulai dari awal sampai selesai. Demikian pula kepada pihak Pemerintah baik di pusat maupun di Daerah saya selaku Rektor UNM terpilih akan meningkatkan kerjasama agar percepatan pembangunan nasional khususnya bidang pendidikan mencapai tujuan dengan baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Semoga dengan dukungan dan harapan setiap civitas akademika UNM akan menjadi motivasi sekaligus kekuatan bagi Prof. Dr. H. Karta Jayadi, M.Sn dalam mewujudkan cita-cita UNM yang maju dan bermutu.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/05/16/prof-karta-jayadi-resmi-dilantik-jadi-rektor-unm-besok/">Prof Karta Jayadi Resmi Dilantik Jadi Rektor UNM Besok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
