<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Sleman Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/sleman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/sleman/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jul 2025 07:25:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>#Sleman Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/sleman/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wapres Gibran dan Mentan Amran Berikan Solusi untuk Petani Tebu, Target Swasembada Gula di 2026</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/07/08/wapres-gibran-dan-mentan-amran-berikan-solusi-untuk-petani-tebu-target-swasembada-gula-di-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 07:18:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.Gibran Rakabuming]]></category>
		<category><![CDATA[#Sleman]]></category>
		<category><![CDATA[Mentan Amran]]></category>
		<category><![CDATA[Remoubuk Tani]]></category>
		<category><![CDATA[Wapres]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=38724</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, SLEMAN – Pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat swasembada gula nasional dalam acara “Rembuk Tani Bersama Wakil Presiden RI” di Lahan Ketahanan Pangan Lanud Adisucipto, Sleman, Yogyakarta, Selasa (8/7/2025). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tampil kompak menyampaikan solusi konkret bagi petani tebu sekaligus menetapkan target terkait Indonesia harus [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/08/wapres-gibran-dan-mentan-amran-berikan-solusi-untuk-petani-tebu-target-swasembada-gula-di-2026/">Wapres Gibran dan Mentan Amran Berikan Solusi untuk Petani Tebu, Target Swasembada Gula di 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, SLEMAN – Pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat swasembada gula nasional dalam acara “Rembuk Tani Bersama Wakil Presiden RI” di Lahan Ketahanan Pangan Lanud Adisucipto, Sleman, Yogyakarta, Selasa (8/7/2025).</p>
<p>Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tampil kompak menyampaikan solusi konkret bagi petani tebu sekaligus menetapkan target terkait Indonesia harus swasembada gula konsumsi pada tahun 2026 dan gula industri pada 2028.</p>
<p>“Ini perintah langsung dari Presiden. Tahun depan, kita harus swasembada gula konsumsi. Tahun 2027, maksimal 2028, kita benar-benar harus mandiri. Semua masalah, air, pupuk, harga, kemitraan, harus segera diselesaikan. Dan saya apresiasi Pak Menteri yang gerak cepat dan turun langsung ke lapangan,” tegas Wapres Gibran di hadapan ratusan petani.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dan akademisi dalam pengembangan teknologi pertanian, termasuk mekanisasi dan pemanfaatan drone untuk budidaya tebu.</p>
<p>Sementara itu, Mentan Amran mengungkapkan kesiapan Kementerian Pertanian dalam mendukung petani dengan skema jaminan harga, pembiayaan tanpa agunan, serta program bongkar ratun nasional.</p>
<p>Pemerintah, melalui BUMN, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk menyerap hasil panen tebu dengan harga minimal Rp14.500 per kilogram.</p>
<p>“Itu harga dasar yang tidak boleh turun. Ini instruksi Presiden dan Wapres. Kami juga ubah skema KUR agar petani bisa akses kredit tanpa akumulasi. Bahkan, nanti kredit bisa dipotong langsung dari hasil tebu di pabrik, tanpa agunan,” jelas Amran.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa produksi tebu akan didongkrak melalui replanting nasional selama tiga tahun berturut-turut, dengan target peremajaan tanaman seluas 500 ribu hektare di seluruh Indonesia.</p>
<p>“Kami pastikan semua ekosistem pendukung siap: benih, pupuk, pompa, teknologi, hingga regulasi. Setelah itu, kami akan kawal langsung di lapangan. Yang tidak produktif, kami evaluasi. Tapi yang serius, pasti kami dukung penuh,” ujar Amran yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin.</p>
<p>Yogyakarta sendiri menjadi simbol sinergi antarwilayah dalam rantai pasok industri gula nasional. Meski luas lahan terbatas, daerah ini tetap berperan penting sebagai wilayah pengolahan yang terhubung dengan sentra tebu di Jawa Tengah dan sekitarnya.</p>
<p>Kunjungan Wapres ke Sleman ini menjadi momentum penting dalam menegaskan bahwa swasembada gula bukan lagi wacana, melainkan agenda nyata dengan peta jalan yang jelas, program yang konkret, dan kepemimpinan yang responsif.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/07/08/wapres-gibran-dan-mentan-amran-berikan-solusi-untuk-petani-tebu-target-swasembada-gula-di-2026/">Wapres Gibran dan Mentan Amran Berikan Solusi untuk Petani Tebu, Target Swasembada Gula di 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementan Keluarkan Jurus Baru Dukung Persusuan Nasional</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/06/29/kementan-keluarkan-jurus-baru-dukung-persusuan-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2024 12:53:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#BNF]]></category>
		<category><![CDATA[#kambingperah]]></category>
		<category><![CDATA[#mentanandiamran]]></category>
		<category><![CDATA[#persusuan]]></category>
		<category><![CDATA[#Sleman]]></category>
		<category><![CDATA[kementan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=19076</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, SLEMAN- Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (AAS) menyatakan kambing perah merupakan ternak perah alternatif yang cocok dikembangkan dan diterima secara luas di masyarakat. Kambing perah sebagai penghasil susu yang memiliki keunggulan kandungan gizi lengkap yang mampu meningkatkan kesehatan dan kecerdasan masyarakat. “Usaha ternak kambing perah disukai peternak karena relatif mudah dan cepat menghasilkan,” kata [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/29/kementan-keluarkan-jurus-baru-dukung-persusuan-nasional/">Kementan Keluarkan Jurus Baru Dukung Persusuan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, SLEMAN- Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (AAS) menyatakan kambing perah merupakan ternak perah alternatif yang cocok dikembangkan dan diterima secara luas di masyarakat.</p>
<p>Kambing perah sebagai penghasil susu yang memiliki keunggulan kandungan gizi lengkap yang mampu meningkatkan kesehatan dan kecerdasan masyarakat.</p>
<p>“Usaha ternak kambing perah disukai peternak karena relatif mudah dan cepat menghasilkan,” kata Mentan Amran saat mengunjungi Bumi Nararya Farm (BNF) di Sleman &#8211; Yogyakarta (29/06/2026).</p>
<p>Bhumi Nararya Farm (BNF) merupakan salah satu peternakan kambing perah terbesar di Indonesia yang berlokasi di kaki Gunung Merapi, tepatnya di Dusun Kemirikebo, Girikerto, Turi, Sleman, Yogyakarta.</p>
<p>BNF saat ini memiliki populasi sebanyak 706 ekor, terdiri dari 628 ekor kambing betina dan 78 ekor jantan.</p>
<p>“Duplikasi ini di wilayah lainnya. Ini upaya kita menekan impor susu agar kita bisa swasembada. Kami apresiasi kinerja pak Didik (red: pemilik BNF) dan anggota yang telah mengembangkan peternakan kambing perah,” ujar Mentan Amran</p>
<p>Menurut data BPS, populasi kambing di Indonesia saat ini sebanyak 18,5 juta ekor dengan komposisi kambing pedaging sebanyak 15,2 juta ekor dan kambing perah sebanyak 3,3 juta ekor.</p>
<p>Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi provinsi dengan populasi kambing terbesar. Keduanya menyumbang sekitar 20% dari total populasi kambing di Indonesia.</p>
<p>Saat ini, pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa permintaan susu kambing cukup tinggi, khususnya dari masyarakat yang tinggal di perkotaan.</p>
<p>Hal ini karena susu kambing memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan baik untuk pencegahan dan pengobatan diabetes.</p>
<p>Kambing dan domba juga memiliki peran penting dalam kuliner Indonesia, seperti sate kambing dan soto kambing, yang merupakan bagian dari budidaya dan tradisi kuliner.</p>
<p>“Kami sangat menghargai dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk peternakan. Kerja keras ini tidak hanya membangun keberlanjutan ekonomi, tetapi juga turut berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional,” kata Mentan Amran.</p>
<p>Kementerian Pertanian terus dorong berbagai upaya untuk meningkatkan produksi susu nasional.</p>
<p>Salah satunya yaitu mengembangkan usaha peternakan kambing perah di masyarakat, seperti yang dikembangkan di Sleman ini.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/29/kementan-keluarkan-jurus-baru-dukung-persusuan-nasional/">Kementan Keluarkan Jurus Baru Dukung Persusuan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
