<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SPPP 2026 Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/sppp-2026/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/sppp-2026/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Aug 2026 12:20:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>SPPP 2026 Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/sppp-2026/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jelang Kick-off, Sulawesi Pos Pentas Padel 2026 Matangkan Regulasi dan Bidik Dampak Sport Tourism</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/08/16/jelang-kick-off-sulawesi-pos-pentas-padel-2026-matangkan-regulasi-dan-bidik-dampak-sport-tourism/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 12:20:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kick off]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sport Touris]]></category>
		<category><![CDATA[SPPP 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=56501</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Panitia Sulawesi Pos Pentas Padel (SPPP) 2026 menggelar technical meeting di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Minggu (16/8/2026). Pertemuan ini digelar guna mematangkan regulasi jelang kick-off kompetisi yang dijadwalkan buka pada 21 Agustus 2026. ​Dalam forum yang dihadiri puluhan perwakilan tim tersebut, disepakati bahwa proses kurasi pemain dapat berlangsung hingga pekan ketiga turnamen. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/16/jelang-kick-off-sulawesi-pos-pentas-padel-2026-matangkan-regulasi-dan-bidik-dampak-sport-tourism/">Jelang Kick-off, Sulawesi Pos Pentas Padel 2026 Matangkan Regulasi dan Bidik Dampak Sport Tourism</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>KABARIKA.ID, MAKASSAR</b> – Panitia Sulawesi Pos Pentas Padel (SPPP) 2026 menggelar <i>technical meeting</i> di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Minggu (16/8/2026). Pertemuan ini digelar guna mematangkan regulasi jelang <i>kick-off</i> kompetisi yang dijadwalkan buka pada 21 Agustus 2026.</p>
<p dir="ltr">​Dalam forum yang dihadiri puluhan perwakilan tim tersebut, disepakati bahwa proses kurasi pemain dapat berlangsung hingga pekan ketiga turnamen.</p>
<p dir="ltr">​SPPP 2026 diikuti oleh 16 tim dengan total 190 peserta. Setiap tim diperkuat 8 hingga 12 pemain.</p>
<p dir="ltr">​Ketua Panitia SPPP 2026, Shofiyyah Salsabil Nanda, mengungkapkan turnamen ini dirancang berbeda karena menerapkan format liga penuh selama enam pekan, mulai 21 Agustus hingga 27 September 2026.</p>
<p dir="ltr">​“Liga padel di Makassar masih terbilang jarang. Kami ingin menjadikan SPPP sebagai wadah agar tim-tim di Makassar merasakan atmosfer liga penuh selama satu setengah bulan, bukan sekadar turnamen tiga hari selesai,” ujar Shofiyyah.</p>
<p dir="ltr">​Untuk alokasi waktu, pertandingan pekan pertama akan berlangsung setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Memasuki pekan kedua hingga kelima, jadwal laga bergeser ke hari Selasa, Rabu, dan Kamis.</p>
<p dir="ltr">​<i>Person in Charge</i> Turnamen SPPP, Muhammad Fahrul Falah, memaparkan aturan pertandingan mulai dari prosedur kedatangan di <i>venue</i> hingga kewajiban penyetoran <i>line-up</i> pemain. Fahrul menyebutkan <i>technical meeting</i> berlangsung dinamis, terutama saat menyangkut transparansi data pemain lawan.</p>
<p dir="ltr">​“Peserta meminta transparansi nama dan foto pemain lawan. Saat ini panitia sedang merampungkan proses pengunggahan kelengkapan data pemain satu per satu ke laman resmi,” jelas Fahrul.</p>
<p dir="ltr">​Dari hasil diskusi, panitia dan peserta sepakat mengubah aturan kurasi pemain. Jika sebelumnya tidak ada pergantian atau pengecekan ulang setelah <i>technical meeting</i>, kini setiap tim diberi ruang untuk melaporkan pemain lawan yang dinilai tidak memenuhi kualifikasi turnamen hingga pekan ketiga kompetisi.</p>
<p dir="ltr">​Selain itu, panitia memastikan penghargaan <i>Best Player</i> dan <i>Best Supporter</i> tetap ada. Penilaian kategori <i>Best Supporter</i> tidak bertumpu pada jumlah massa, melainkan pada keaktifan dukungan langsung di <i>venue</i> serta interaksi di media sosial.</p>
<p dir="ltr">​<b>Bidik Dampak Sport Tourism</b></p>
<p dir="ltr">​Shofiyyah menambahi, SPPP 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga didorong untuk memperkuat <i>sport tourism</i> di Makassar. Ekosistem padel di kota ini dinilai terus tumbuh pesat dengan ketersediaan 30–40 lapangan dan lebih dari 1.000 pemain aktif, termasuk atlet tenis yang merambah cabang ini.</p>
<p dir="ltr">​Format liga diharapkan dapat menarik minat pehobi padel dari luar Makassar, terutama dari kabupaten sekitar yang belum memiliki fasilitas lapangan padel.</p>
<p dir="ltr">​“Pemain dari kabupaten biasanya datang ke Makassar untuk bermain. Kehadiran turnamen berformat liga seperti ini memberi <i>multiplier effect</i>. Dampaknya tidak hanya pada sektor olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi dan sektor pariwisata daerah,” pungkas Shofiyyah. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/16/jelang-kick-off-sulawesi-pos-pentas-padel-2026-matangkan-regulasi-dan-bidik-dampak-sport-tourism/">Jelang Kick-off, Sulawesi Pos Pentas Padel 2026 Matangkan Regulasi dan Bidik Dampak Sport Tourism</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
