<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>.sulsel Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/sulsel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/sulsel/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2026 05:54:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>.sulsel Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/sulsel/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PLN Pastikan PLTU Jeneponto Telah Kembali Beroperasi</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/09/08/pln-pastikan-pltu-jeneponto-telah-kembali-beroperasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 05:54:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[#PLN]]></category>
		<category><![CDATA[pemadaman listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=57445</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;&#8211; PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan daya mampu pasok dan mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa kondisi sistem saat ini terus dipantau dan diupayakan agar kembali optimal. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/09/08/pln-pastikan-pltu-jeneponto-telah-kembali-beroperasi/">PLN Pastikan PLTU Jeneponto Telah Kembali Beroperasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong>&#8211; PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan daya mampu pasok dan mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).</p>
<p>General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa kondisi sistem saat ini terus dipantau dan diupayakan agar kembali optimal. PLN mengoptimalkan seluruh sumber pasokan yang tersedia, termasuk pembangkit yang secara bertahap kembali beroperasi.</p>
<p>“PLN terus melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan pasokan listrik Sistem Sulbagsel. Saat ini, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto berkapasitas 125 megawatt (MW) telah kembali beroperasi dan menyuplai listrik ke sistem. Di saat yang sama, kami terus mendorong optimalisasi pembangkit lainnya agar daya mampu pasok semakin meningkat,” ujar Edyansyah, Selasa (8/9/2026).</p>
<p>Hingga saat ini, masih terdapat sebagian pembangkit yang memerlukan proses optimalisasi, sehingga daya mampu pasok Sistem Sulbagsel belum sepenuhnya berada pada kondisi normal. PLN terus melakukan koordinasi dan percepatan penanganan untuk mengoptimalkan kemampuan pembangkit yang tersedia.</p>
<p>Dalam kondisi daya mampu pasok yang masih terbatas, PLN tetap melakukan pengaturan beban secara bertahap dan terukur sesuai kondisi sistem secara real time. Pelaksanaan pengaturan beban dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi pembangkit dan sistem kelistrikan di lapangan.</p>
<p>“Berbagai langkah mitigasi terus kami lakukan, baik melalui optimalisasi pembangkit, pengaturan pola operasi maupun percepatan penanganan pada fasilitas yang masih memerlukan optimalisasi. Kami memahami kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan,” jelas Edyansyah.</p>
<p>PLN terus berupaya meningkatkan daya mampu pasok agar kebutuhan pengaturan beban dapat semakin diminimalkan. Seluruh petugas juga terus melakukan percepatan penanganan dan pemulihan dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.</p>
<p>PLN mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi kelistrikan dan wilayah terdampak melalui aplikasi PLN Mobile serta kanal informasi resmi PLN, termasuk WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah.</p>
<p>“Kami memohon pengertian, kesabaran, dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. PLN akan terus _all out_ mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia agar kondisi kelistrikan dapat kembali normal secepatnya,” tutup Edyansyah. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/09/08/pln-pastikan-pltu-jeneponto-telah-kembali-beroperasi/">PLN Pastikan PLTU Jeneponto Telah Kembali Beroperasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alumni FT Unhas Didorong Ikut Kawal Pembangunan Infrastruktur Sulsel, Ada Proyek Jalan 1.000 Km</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/08/31/alumni-ft-unhas-didorong-ikut-kawal-pembangunan-infrastruktur-sulsel-ada-proyek-jalan-1-000-km/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 07:24:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[FT Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Jalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=57099</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mendorong para alumni Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) mengambil peran lebih besar dalam pembangunan infrastruktur di Sulsel. Menurut Andi Sudirman, para insinyur lulusan FT Unhas yang kini berkiprah di berbagai bidang memiliki kapasitas dan pengalaman yang dibutuhkan untuk ikut mengawal pembangunan di daerah. Hal [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/31/alumni-ft-unhas-didorong-ikut-kawal-pembangunan-infrastruktur-sulsel-ada-proyek-jalan-1-000-km/">Alumni FT Unhas Didorong Ikut Kawal Pembangunan Infrastruktur Sulsel, Ada Proyek Jalan 1.000 Km</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mendorong para alumni Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) mengambil peran lebih besar dalam pembangunan infrastruktur di Sulsel.</p>
<p>Menurut Andi Sudirman, para insinyur lulusan FT Unhas yang kini berkiprah di berbagai bidang memiliki kapasitas dan pengalaman yang dibutuhkan untuk ikut mengawal pembangunan di daerah.</p>
<p>Hal itu disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri Dies Natalis ke-66 FT Unhas di Makassar, Sabtu.</p>
<p>Ia menilai kontribusi keluarga besar FT Unhas, terutama para alumninya, menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan pembangunan Sulsel yang terus berkembang.</p>
<p>&#8220;Kontribusi Fakultas Teknik sangat dibutuhkan dalam mendukung pengembangan kawasan strategis, transportasi dan konektivitas, infrastruktur dasar, energi, serta pengembangan wilayah Sulawesi Selatan secara lebih terintegrasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Andi Sudirman mengatakan Pemprov Sulsel saat ini tengah menjalankan sejumlah program strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur melalui Program Multi Years Project (MYP) 2025-2027.</p>
<p>Program tersebut mencakup pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dengan total panjang mencapai 1.000 kilometer.</p>
<p>Selain jalan, Pemprov Sulsel juga mengembangkan jaringan irigasi yang ditargetkan mampu mengairi sekitar 54.000 hektare lahan persawahan.</p>
<p>Pembangunan dua Rumah Sakit Regional, masing-masing untuk wilayah selatan dan utara Sulsel, juga masuk dalam program strategis tersebut.</p>
<p>Berbagai proyek itu membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang teknik, perencanaan, pembangunan, hingga pengembangan wilayah.</p>
<p>Karena itu, Andi Sudirman berharap alumni FT Unhas yang tersebar di berbagai profesi dapat ikut berkontribusi dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dengan perguruan tinggi, akademisi, serta kalangan insinyur dalam menghasilkan pembangunan yang berkualitas.</p>
<p>Menurutnya, sinergi tersebut dapat menjadi kekuatan untuk memastikan pembangunan tidak hanya terlaksana, tetapi juga tepat sasaran dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.</p>
<p>“Mohon dukungan dari teman-teman Fakultas Teknik Unhas, utamanya para alumni. Semoga bersama-sama kita bisa memastikan dan mengawal agar program-program pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.</p>
<p>Andi Sudirman pun mengajak keluarga besar FT Unhas menjadikan momentum Dies Natalis ke-66 sebagai bagian dari penguatan kontribusi alumni terhadap pembangunan Sulsel.</p>
<p>Dengan kompetensi yang dimiliki dan persebaran alumni di berbagai bidang profesi, ia berharap lulusan FT Unhas dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/08/31/alumni-ft-unhas-didorong-ikut-kawal-pembangunan-infrastruktur-sulsel-ada-proyek-jalan-1-000-km/">Alumni FT Unhas Didorong Ikut Kawal Pembangunan Infrastruktur Sulsel, Ada Proyek Jalan 1.000 Km</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jawab Kebutuhan Warga Selatan Sulsel, Andi Sudirman Groundbreaking RS Regional di Malino Gowa</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/07/30/jawab-kebutuhan-warga-selatan-sulsel-andi-sudirman-groundbreaking-rs-regional-di-malino-gowa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 10:39:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[#groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[andi sudirman]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Andi Sudirman]]></category>
		<category><![CDATA[Malino Gowa]]></category>
		<category><![CDATA[RS Regional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55831</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, GOWA &#8211; Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai merealisasikan pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan melalui program Multiyears Project (MYP) di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Pembangunan rumah sakit dengan nilai anggaran kurang lebih Rp161 miliar ini menjadi komitmen Pemprov Sulsel dalam memperluas dan memeratakan akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah selatan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/07/30/jawab-kebutuhan-warga-selatan-sulsel-andi-sudirman-groundbreaking-rs-regional-di-malino-gowa/">Jawab Kebutuhan Warga Selatan Sulsel, Andi Sudirman Groundbreaking RS Regional di Malino Gowa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, GOWA &#8211;</strong> Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai merealisasikan pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan melalui program Multiyears Project (MYP) di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.</p>
<p>Pembangunan rumah sakit dengan nilai anggaran kurang lebih Rp161 miliar ini menjadi komitmen Pemprov Sulsel dalam memperluas dan memeratakan akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah selatan Sulsel.</p>
<p>Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan RS Regional Wilayah Selatan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Kamis (30/7/2026).</p>
<p>Turut dihadiri juga Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, jajaran Forkopimda Sulsel dan Gowa, serta masyarakat sekitar yang turut menyaksikan dimulainya pembangunan RS milik Pemprov Sulsel.</p>
<p>Gubernur Andi Sudirman mengatakan, kehadiran rumah sakit regional ini menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah perbatasan Gowa dengan sejumlah kabupaten di wilayah selatan, termasuk Sinjai dan Bulukumba.</p>
<p>“Kita groundbreaking rumah sakit regional wilayah selatan. Harapannya menjadi rumah sakit yang representatif untuk masyarakat di wilayah perbatasan, ada Sinjai, Bulukumba dan wilayah Gowa,” kata Andi Sudirman.</p>
<p>Menurutnya, keberadaan rumah sakit ini akan mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Makassar ketika membutuhkan layanan rujukan.</p>
<p>“Banyak masyarakat kita nantinya tidak lagi harus dirujuk ke Kota Makassar, kemudian di tengah medan yang susah. Harapannya nanti terjangkau,” jelasnya.</p>
<p>RS Regional Wilayah Selatan ini direncanakan memiliki tipe C, namun akan dilengkapi dengan peralatan dan fasilitas kesehatan yang memadai dengan standar pelayanan yang lebih tinggi, termasuk dukungan dokter spesialis.</p>
<p>“Tipenya C, tapi alat dan fasilitas kesehatan tipe kelas B, tentu yang memadai dan dokter spesialis. Ini menjadi harapan masyarakat dan meningkatkan indeks kesehatan yang memadai,” ujarnya.</p>
<p>Pembangunan rumah sakit tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2027. Pemprov Sulsel juga menargetkan pembangunan fasilitas kesehatan ini dapat memperkuat sistem pelayanan dan rujukan kesehatan di kawasan selatan.</p>
<p>Andi Sudirman menjelaskan, sejumlah wilayah di luar Kota Makassar, termasuk kawasan regional Mamminasata dan wilayah selatan Sulsel, masih menghadapi tantangan dalam mengakses rumah sakit rujukan.</p>
<p>Kondisi geografis dan jarak tempuh menjadi persoalan ketika masyarakat membutuhkan penanganan medis yang bersifat darurat.</p>
<p>“Salah satunya dalam kondisi pendarahan pada ibu maupun kasus kecelakaan, yang membutuhkan pertolongan medis secara cepat. Karena itu, RS Regional Wilayah Selatan ini untuk memperkuat aksesibilitas pelayanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan kasus-kasus kegawatdaruratan,” pungkasnya.</p>
<p>Pembangunan RS Regional Wilayah Selatan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemprov Sulsel untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata, tidak hanya terpusat di Kota Makassar, tetapi juga menjangkau masyarakat di daerah-daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan rujukan.(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/07/30/jawab-kebutuhan-warga-selatan-sulsel-andi-sudirman-groundbreaking-rs-regional-di-malino-gowa/">Jawab Kebutuhan Warga Selatan Sulsel, Andi Sudirman Groundbreaking RS Regional di Malino Gowa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Industri Semen Nasional Kelebihan Pasokan, DPR RI Bahas Investasi Baru di Sulsel</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/07/12/industri-semen-nasional-kelebihan-pasokan-dpr-ri-bahas-investasi-baru-di-sulsel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 06:04:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[dpr-ri]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Semen Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Pasokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55042</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Komisi VI DPR RI menyoroti rencana investasi baru di sektor industri semen di Sulawesi Selatan di tengah kondisi industri semen nasional yang sedang mengalami kelebihan pasokan (oversupply). Dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 122 juta ton per tahun, sementara konsumsi hanya berkisar 64 juta ton, masuknya pemain baru dikhawatirkan semakin menekan industri semen [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/07/12/industri-semen-nasional-kelebihan-pasokan-dpr-ri-bahas-investasi-baru-di-sulsel/">Industri Semen Nasional Kelebihan Pasokan, DPR RI Bahas Investasi Baru di Sulsel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Komisi VI DPR RI menyoroti rencana investasi baru di sektor industri semen di Sulawesi Selatan di tengah kondisi industri semen nasional yang sedang mengalami kelebihan pasokan (oversupply).</p>
<p>Dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 122 juta ton per tahun, sementara konsumsi hanya berkisar 64 juta ton, masuknya pemain baru dikhawatirkan semakin menekan industri semen yang telah beroperasi dan mengancam keberlangsungan tenaga kerja di daerah.</p>
<p>Persoalan tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja spesifik dan Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI di Makassar yang dipimpin Ketua Tim Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid.</p>
<p>Pertemuan itu melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Barru, Pemerintah Kabupaten Pangkep, serta sejumlah pelaku industri, di antaranya PT Semen Indonesia Group (SIG), PT Semen Tonasa, dan PT Semen Bosowa.</p>
<p>Selain membahas kondisi industri semen nasional, rapat juga menyinggung rencana investasi PT Conch dan PT KORUS/Polos di Sulawesi Selatan.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Nurdin Halid mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan daerah untuk menarik investasi dan perlindungan terhadap industri nasional yang sudah ada.</p>
<p>&#8220;Kita jangan menjadi tamu di negeri sendiri. Kita harus menjadi tuan di negeri sendiri,&#8221; ujar Nurdin Halid kepada wartawan Minggu (12/7/2026).</p>
<p>Data yang dipaparkan dalam rapat menunjukkan industri semen nasional saat ini menghadapi persoalan serius akibat kelebihan kapasitas produksi. Kondisi tersebut membuat tingkat utilisasi pabrik semen di berbagai daerah berada pada level rendah.</p>
<p>SIG, misalnya, disebut hanya memiliki tingkat utilisasi sekitar 47 persen di wilayah Indonesia Timur. Sementara perusahaan semen lainnya juga menghadapi tekanan bisnis yang tidak ringan.</p>
<p>PT Semen Bosowa bahkan mengungkapkan telah mengurangi 264 tenaga kerja sejak 2020 sebagai dampak dari lesunya industri dan tingginya persaingan di pasar semen nasional.</p>
<p>Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan bahwa masuknya pemain baru di tengah kondisi oversupply berpotensi memperburuk keadaan dan memicu persaingan harga yang tidak sehat.</p>
<p>&#8220;Sangat pedih dan pilu kalau kita membesarkan &#8216;itik&#8217; orang lain, &#8216;itik&#8217; kita yang tiba-tiba setiap saat mati. Setelah kita mati semua, dia kembali dengan harga normal,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Barru memiliki pandangan berbeda. Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menjelaskan bahwa daerahnya membutuhkan investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru.</p>
<p>Menurutnya, keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan tersendiri, terlebih setelah adanya pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat yang nilainya mencapai lebih dari Rp100 miliar. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Barru hanya sekitar Rp120 miliar.</p>
<p>&#8220;Anak-anak kami harus pergi merantau jauh dari keluarga mereka hanya untuk mencari sesuap nasi,&#8221; kata Andi Ina.</p>
<p>Ia juga meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait investasi baru tersebut. Menurutnya, investasi yang direncanakan bukan pembangunan pabrik semen baru, melainkan fasilitas industri pendukung berupa pabrik kantong.</p>
<p>&#8220;Tons hanya akan membuat pabrik kantong. Entah itu kantong kerupuk, kantong plastik apa, kantong apa. Ya mungkin salah satunya kantong semen,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pangkep dan DPRD Pangkep menyuarakan kekhawatiran terhadap masa depan industri semen yang telah lama menjadi penopang ekonomi daerah, khususnya PT Semen Tonasa.</p>
<p>Mereka juga menyoroti terbatasnya kewenangan daerah setelah penerapan sistem holding BUMN. Daerah penghasil dinilai menanggung dampak lingkungan dan sosial, namun banyak keputusan strategis justru berada di tingkat pusat.</p>
<p>Di sisi lain, perwakilan industri menyatakan terus melakukan berbagai transformasi, mulai dari memperluas jaringan distribusi, mendekatkan layanan kepada daerah, hingga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan.</p>
<p>Rapat tersebut juga menghasilkan sejumlah gagasan kolaboratif sebagai jalan tengah, di antaranya pemanfaatan infrastruktur Pelabuhan Barru, pengelolaan limbah melalui program refuse derived fuel (RDF), serta kerja sama pemanfaatan sumber daya pendukung industri.</p>
<p>Namun, Komisi VI DPR RI menyoroti ketidakhadiran PT Conch dalam forum tersebut. Nurdin Halid menilai persoalan investasi strategis seharusnya dibahas secara terbuka dengan melibatkan seluruh pihak terkait.</p>
<p>Pembahasan di Makassar itu menggambarkan tantangan besar yang dihadapi Sulawesi Selatan dan Indonesia secara umum, yakni bagaimana menghadirkan investasi dan membuka lapangan kerja baru tanpa mengorbankan keberlangsungan industri nasional, kelestarian lingkungan, serta kepentingan masyarakat dalam jangka panjang. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/07/12/industri-semen-nasional-kelebihan-pasokan-dpr-ri-bahas-investasi-baru-di-sulsel/">Industri Semen Nasional Kelebihan Pasokan, DPR RI Bahas Investasi Baru di Sulsel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gema Pujian dari Manokwari: Sulut Juara Umum Pesparawi XIV 2026, Sulsel Pertama Kalinya Raih Champion Gold</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/06/29/gema-pujian-dari-manokwari-sulut-juara-umum-pesparawi-xiv-2026-sulsel-pertama-kalinya-raih-champion-gold/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 02:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[#Sulut]]></category>
		<category><![CDATA[Manokwari]]></category>
		<category><![CDATA[Pesparawi XIV 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Sulsel Champion Gold]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54580</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MANOKWARI &#8211; Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA resmi menutup perhelatan megah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di Manokwari, Papua Barat, Minggu (28/6/2026). Ribuan peserta memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi dalam prosesi penutupan yang diawali ibadah bersama secara khidmat dan penuh kemeriahan. Momen yang paling dinantikan tiba [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/06/29/gema-pujian-dari-manokwari-sulut-juara-umum-pesparawi-xiv-2026-sulsel-pertama-kalinya-raih-champion-gold/">Gema Pujian dari Manokwari: Sulut Juara Umum Pesparawi XIV 2026, Sulsel Pertama Kalinya Raih Champion Gold</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MANOKWARI</strong> &#8211; Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA resmi menutup perhelatan megah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di Manokwari, Papua Barat, Minggu (28/6/2026). Ribuan peserta memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi dalam prosesi penutupan yang diawali ibadah bersama secara khidmat dan penuh kemeriahan.</p>
<p>Momen yang paling dinantikan tiba saat pengumuman pemenang dari 12 kategori lomba, di mana Kontingen Sulawesi Utara tampil dominan dan sukses menyabet gelar Juara Umum. Prestasi gemilang ini membuat tim Bumi Nyiur Melambai berhak membawa pulang Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia sebagai simbol supremasi tertinggi.</p>
<p>Kejayaan Sulawesi Utara dikukuhkan lewat raihan Gold Champion di empat kategori bergengsi: Paduan Suara Pria (PSP), Paduan Suara Wanita (PSW), Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), serta Musik Gerejawi Nusantara (MGN). Tak hanya itu, mereka juga menyabet gelar Grand Prix untuk kategori PSDC dan berhak membawa pulang Piala Menteri Agama RI.</p>
<p>Keberhasilan menyapu bersih kategori utama ini mengukuhkan Sulawesi Utara sebagai kontingen terbaik di antara 38 provinsi yang berkompetisi. Penyerahan Piala Bergilir Presiden dan Piala Menteri Agama diserahkan langsung oleh Menag Nasaruddin Umar kepada Ny. Anik Yulius Selvanus Komaling, selaku Ketua LPPD sekaligus Ketua TP-PKK Sulawesi Utara.</p>
<p>&#8220;Capaian luar biasa Kontingen Sulawesi Utara harus menjadi pemantik semangat bagi daerah lain untuk meningkatkan mutu musik gerejawi, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan cinta NKRI lewat Pesparawi,&#8221; ujar Menag saat menyerahkan penghargaan tersebut.</p>
<p>Kebahagiaan serupa juga dirasakan Kontingen Sulawesi Selatan yang tampil impresif di 9 kategori lomba dengan membawa pulang 1 Gold Champion, 5 Gold, dan 3 Silver. Gelar juara Gold Champion berhasil dipersembahkan oleh tim Paduan Suara Anak besutan LPPD Kota Palopo.</p>
<p>Medali emas lainnya diraih Sulsel melalui kategori Solo Anak (11-15 Tahun), Solo Remaja Pemuda Putera, Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara Pria, dan Musik Gerejawi Nusantara. Sementara itu, tiga kategori lain yakni Solo Anak (7-10 Tahun), Solo Remaja Pemuda Puteri, serta Vokal Grup harus puas mengamankan medali perak.</p>
<p>Penyerahan piala dan medali untuk Sulsel dilakukan langsung oleh Menag Nasaruddin Umar—yang juga merupakan putra asli Bone, Sulsel—kepada Ketua Kontingen, Alfred CB, SS. Momen penuh haru ini disaksikan langsung oleh ratusan warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Papua Barat yang hadir di lokasi maupun yang menonton via siaran langsung TVRI.</p>
<p>Semangat Ramah Lingkungan</p>
<p>Dalam pidatonya sebelum menutup acara, Menag menekankan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang adu bakat tarik suara, melainkan wadah pemersatu bangsa yang merawat kerukunan sekaligus meneguhkan kepedulian terhadap kelestarian alam.</p>
<p>“Beberapa hari ini, seluruh atensi bangsa tertuju pada Papua Barat, tempat di mana keberagaman suku, bahasa, dan budaya dari Sabang sampai Merauke melebur menjadi satu harmoni persaudaraan. Melalui kidung pujian, kita merayakan indahnya hidup rukun dalam kebinekaan yang menjadi pilar utama NKRI,” tutur Menag.</p>
<p>Menag menambahkan, filosofi Pesparawi mengajarkan bahwa keselarasan tercipta dari keberagaman yang berjalan beriringan, saling menghargai, dan melengkapi demi tujuan mulia. Di tengah dinamika global, Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang perjumpaan positif seperti ini untuk memperkokoh jiwa gotong royong bangsa.</p>
<p>Secara khusus, Menag memberikan apresiasi tinggi atas diangkatnya tema “Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan” pada perhelatan ke-14 ini, yang dinilai sebagai perwujudan konkret dari program prioritas Kementerian Agama terkait ekoteologi.</p>
<p>“Agenda ini menjadi pengingat penting bahwa pengabdian iman tidak hanya seputar hubungan manusia dengan Sang Pencipta dan sesamanya, tetapi juga mencakup tanggung jawab moral menjaga bumi ciptaan-Nya,” jelasnya.</p>
<p>Gerakan peduli lingkungan yang melibatkan sekitar 8.000 peserta dan ribuan suporter ini dinilai sukses membangun kesadaran kolektif. Kebiasaan membawa tumbler mandiri, meminimalkan plastik sekali pakai, serta memilah sampah menjadi aksi nyata demi mewujudkan Indonesia yang ASRI (aman, sejuk, resik, indah).</p>
<p>Ia berharap kebiasaan hijau yang telah dipraktikkan selama kompetisi tidak menguap begitu saja, melainkan terus diimplementasikan oleh para peserta sekembalinya mereka ke daerah masing-masing.</p>
<p>“Kita telah membuktikan kepada dunia bahwa nilai-nilai spiritualitas dan kepedulian lingkungan bisa berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan negara yang berkelanjutan,” tegas Menag.</p>
<p>Menag juga menyampaikan pesan menyentuh bahwa seluruh kontingen adalah pemenang sejati karena membawa misi perdamaian dan kelestarian alam. Baginya, kemenangan hakiki bukan diukur dari banyaknya trofi, melainkan dari kontribusi nyata dalam menampilkan wajah Indonesia yang damai dan penuh toleransi.</p>
<p>Di akhir amanatnya, Menag menghaturkan terima kasih mendalam kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, LPPN, panitia pelaksana, TNI/Polri, tokoh agama, serta relawan yang telah memastikan acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.</p>
<p>Ia juga menitipkan pesan agar seluruh peserta membawa pulang api persaudaraan dari Tanah Papua Barat untuk mengobarkan semangat persatuan di daerah masing-masing.</p>
<p>“Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, rangkaian acara Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 resmi saya nyatakan ditutup,” ucap Menag menutup sambutannya.</p>
<p>Indonesia, Rumah yang Aman Bagi Semua</p>
<p>Senada dengan Menag, Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) sekaligus Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th, M.Pd, menyampaikan dalam laporannya bahwa lewat gema pujian ini, Indonesia mengirimkan sinyal positif sebagai rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya.</p>
<p>Menurut Dirjen, Pesparawi XIV sukses bertransformasi melebihi sekadar ajang kompetisi, melainkan menjadi panggung penguatan moderasi beragama, gerakan ekoteologi, peningkatan ekonomi lokal, hingga perajut persatuan bangsa.</p>
<p>&#8220;Melalui Pesparawi Nasional XIV, pesan kuat yang ingin kita sampaikan kepada dunia adalah bahwa Indonesia adalah rumah yang aman bagi siapa saja. Dalam perbedaan, kita tetap bisa bernyanyi dalam satu harmoni dan menjaga alam ciptaan-Nya,&#8221; ungkap Dirjen.</p>
<p>&#8220;Sepuluh hari ini menjadi saksi bukan hanya bagi kompetisi yang ketat, tetapi juga bagi jalinan persaudaraan yang erat dan kepedulian nyata terhadap lingkungan hidup,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dirjen juga memaparkan keberhasilan pelaksanaan seluruh rangkaian agenda strategis, mulai dari penjurian yang akuntabel, lomba di 12 kategori, Karnaval Budaya yang meriah, pameran UMKM, aksi tanam pohon di Pulau Mansinam, hingga Munas yang menetapkan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Pesparawi XV Tahun 2029.</p>
<p>Menariknya, komitmen ramah lingkungan lewat kewajiban membawa tumbler bagi seluruh kontingen berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai ajang dengan jumlah peserta terbanyak yang menggunakan tumbler.</p>
<p>Menutup laporannya, Dirjen mengapresiasi kehangatan Pemprov Papua Barat, Pemkab Manokwari, serta masyarakat setempat yang membuktikan bahwa wilayah timur Indonesia sangat siap menyelenggarakan event nasional dengan standar kualitas yang tinggi. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/06/29/gema-pujian-dari-manokwari-sulut-juara-umum-pesparawi-xiv-2026-sulsel-pertama-kalinya-raih-champion-gold/">Gema Pujian dari Manokwari: Sulut Juara Umum Pesparawi XIV 2026, Sulsel Pertama Kalinya Raih Champion Gold</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dominasi Nasional! Tiga Wakil Bone Antar Sulsel Raih Gelar Juara Asah Terampil Penas XVII</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/06/27/dominasi-nasional-tiga-wakil-bone-antar-sulsel-raih-gelar-juara-asah-terampil-penas-xvii/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 03:46:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[bone]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Asah Terampil Penas XVII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54523</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, BONE – Kabupaten Bone kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga putra-putri terbaik Bone sukses mengantarkan Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan meraih Juara I Lomba Asah Terampil pada Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo. Keberhasilan tersebut terasa semakin istimewa karena seluruh wakil Sulawesi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/06/27/dominasi-nasional-tiga-wakil-bone-antar-sulsel-raih-gelar-juara-asah-terampil-penas-xvii/">Dominasi Nasional! Tiga Wakil Bone Antar Sulsel Raih Gelar Juara Asah Terampil Penas XVII</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, BONE –</strong> Kabupaten Bone kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga putra-putri terbaik Bone sukses mengantarkan Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan meraih Juara I Lomba Asah Terampil pada Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo.</p>
<p>Keberhasilan tersebut terasa semakin istimewa karena seluruh wakil Sulawesi Selatan yang tampil di babak final berasal dari Bone, yakni Andi Nurlinda, Muh. Yusuf, dan Fatmawati. Ketiganya tampil gemilang hingga mengantarkan Sulsel keluar sebagai juara nasional.</p>
<p>Pada partai final, Sulawesi Selatan mengumpulkan 160 poin, jauh meninggalkan Sumatera Utara dengan 90 poin dan Jawa Tengah yang meraih 50 poin. Raihan itu memastikan Sulsel berdiri di podium tertinggi ajang bergengsi yang mempertemukan petani dan nelayan terbaik dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Penas XVII yang mengusung tema &#8220;Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan&#8221; berlangsung meriah di Provinsi Gorontalo dan resmi ditutup oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Ajang ini menjadi wadah peningkatan kapasitas petani dan nelayan dalam menguasai inovasi serta teknologi modern untuk mendukung ketahanan pangan nasional.</p>
<p>Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan, pengetahuan, dan semangat berkompetisi selama perlombaan berlangsung. Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian dan perikanan di masa depan.</p>
<p>Salah seorang anggota tim, Andi Nurlinda, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Bone untuk mewakili Sulawesi Selatan.</p>
<p>&#8220;Bone ditunjuk oleh KTNA Sulsel untuk mewakili Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti lomba Asah Terampil di Gorontalo. Alhamdulillah berhasil meraih juara pertama,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, pada babak grand final tim Sulsel berhasil mengungguli seluruh pesaing dengan nilai tertinggi.<br />
&#8220;Di grand final kami memperoleh 160 poin, sementara Sumatera Utara 90 poin dan Jawa Tengah 50 poin,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Atas capaian tersebut, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada tim asal Bone yang telah mengharumkan nama daerah sekaligus membawa Sulawesi Selatan menjadi juara nasional.</p>
<p>Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa sumber daya manusia di sektor pertanian Bone memiliki kualitas, kompetensi, dan kemampuan yang mampu bersaing di level nasional.</p>
<p>&#8220;Prestasi ini sangat membanggakan. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dan mengharumkan nama Bone serta Sulawesi Selatan di ajang nasional. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi petani dan nelayan lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan kompetensi, dan memanfaatkan teknologi pertanian modern demi mewujudkan swasembada pangan,&#8221; ujar Bupati.</p>
<p>Prestasi tersebut sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah dengan potensi sumber daya pertanian unggulan yang mampu melahirkan insan pertanian berprestasi hingga tingkat nasional. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/06/27/dominasi-nasional-tiga-wakil-bone-antar-sulsel-raih-gelar-juara-asah-terampil-penas-xvii/">Dominasi Nasional! Tiga Wakil Bone Antar Sulsel Raih Gelar Juara Asah Terampil Penas XVII</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Pertama Pesparawi XIV: Sulsel Unjuk Gigi di 4 Kategori Lomba, PSA dan VG Tampil Enerjik, Solo Anak Pukau Penonton</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/06/23/hari-pertama-pesparawi-xiv-sulsel-unjuk-gigi-di-4-kategori-lomba-psa-dan-vg-tampil-enerjik-solo-anak-pukau-penonton/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:31:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pertama Pesparawi XIV]]></category>
		<category><![CDATA[Kontingen Pesparawi Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba PSA]]></category>
		<category><![CDATA[Manokwari]]></category>
		<category><![CDATA[Solo Anak]]></category>
		<category><![CDATA[VG Tampil Enerjik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54364</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MANOKWARI &#8211; Genderang persaingan sengit antarduta suara dari 38 provinsi resmi bertalu dalam 12 kategori yang dilombakan pada ajang bergengsi &#8220;Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026&#8221;. Sejak Senin (22/6/2026) pagi hingga malam, atmosfer kompetisi yang spektakuler sudah terasa kental di berbagai sudut Kota Manokwari, Papua Barat. Memasuki hari pertama kompetisi, Kontingen [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/06/23/hari-pertama-pesparawi-xiv-sulsel-unjuk-gigi-di-4-kategori-lomba-psa-dan-vg-tampil-enerjik-solo-anak-pukau-penonton/">Hari Pertama Pesparawi XIV: Sulsel Unjuk Gigi di 4 Kategori Lomba, PSA dan VG Tampil Enerjik, Solo Anak Pukau Penonton</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MANOKWARI &#8211;</strong> Genderang persaingan sengit antarduta suara dari 38 provinsi resmi bertalu dalam 12 kategori yang dilombakan pada ajang bergengsi &#8220;Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026&#8221;. Sejak Senin (22/6/2026) pagi hingga malam, atmosfer kompetisi yang spektakuler sudah terasa kental di berbagai sudut Kota Manokwari, Papua Barat.</p>
<p>Memasuki hari pertama kompetisi, Kontingen Pesparawi Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung menggebrak dengan turun di 4 kategori sekaligus: Paduan Suara Anak (PSA), Vokal Grup (VG), serta Solo Anak (SA) untuk kategori usia 7-10 tahun dan 11-15 tahun. Hasilnya pun luar biasa, para duta suara Sulsel sukses memukau publik lewat performa vokal emas yang berkelas.</p>
<p>Aksi panggung yang penuh karisma, koreografi yang kreatif, serta balutan busana adat bernuansa magis khas Bumi Sawerigading membuat penampilan putra-putri Sulsel di keempat kategori tersebut panen pujian. Gemuruh tepuk tangan penonton yang memadati arena perlombaan seolah tak henti-hentinya membahana.</p>
<p>Pada kategori Solo Anak usia 7-10 tahun, Janette Kirana Ratu Ramba tampil penuh percaya diri di bawah lampu sorot Auditorium PKK Provinsi Papua Barat sekitar pukul 09.47 WIT. Langkah kecilnya di panggung megah itu kian mantap berkat iringan piano dari musisi kawakan Makassar, Eveline Maria Philips, ST.</p>
<p>Tampil anggun dengan busana hijau muda bermotif bunga putih, solois cilik bernomor undian 14 utusan LPPD Kota Makassar ini sukses memikat dewan juri yang digawangi Bornok Hutauruk, Ray Tambunan, dan Agustina Raru. Dua tembang rohani, yakni lagu wajib &#8220;Puji Tuhan Selalu&#8221; (Thea Kezia Lovena) dan lagu pilihan &#8220;Haleluya Ku Bersuka&#8221; (Linda Sitinjak), dilahapnya dengan sempurna.</p>
<p>Bergeser ke kategori Solo Anak Usia 11-15 Tahun yang digelar malam hari, dan sekitar pukul 19.00 WIT, giliran Catherine Theresia Korompis (15) yang unjuk gigi. Siswi kelas 3 SMP Negeri 3 Makassar yang juga utusan LPPD Kota Makassar ini tampil memukau di panggung yang sama, kembali dikawal oleh dentingan jemari pianis Eveline Maria Philips, ST.</p>
<p>Mengenakan gaun merah panjang berhias aksesori khas Bugis-Makassar, anggota jemaat GPIB Immanuel Makassar bernomor undian 31 ini tampil penuh totalitas. Di hadapan juri Linda Sitinjak, Ray Tambunan, dan David Djalung, Catherine mempertontonkan teknik vokal papan atas dan penguasaan panggung yang berhasil menyihir ratusan pasang mata.</p>
<p>Lagu wajib &#8220;Haleluya&#8221; serta lagu pilihan &#8220;BagiMu Ya Tuhan Ku&#8221; dinyanyikannya dengan artikulasi jernih dan power yang luar biasa. Tepuk tangan riuh langsung bergemuruh dari seluruh sudut ruangan, bahkan para dewan juri pun tak mampu menyembunyikan apresiasi mereka atas penampilan berkelas tersebut.</p>
<p>Keberhasilan di sektor solo rupanya menular ke kategori Vokal Grup. Kelompok vokal besutan LPPD Kabupaten Tana Toraja tampil begitu enerjik dan atraktif di hadapan para pakar musik tanah air yang menjadi dewan juri, yakni Ronny Loppies, Harry Anggoman, dan Yusuf Simorangkir.</p>
<p>Mentas di Arfak Convention Hall Polda Papua Barat sekitar pukul 13.15 WIT dengan nomor undian 16, tim yang dilatih oleh Ida Ibrahim, S.Pd, MM ini menyajikan kekompakan yang solid. Mereka tampil modis dalam balutan busana hitam yang dipadukan dengan ukiran tenun warna merah dan kuning emas khas Toraja.</p>
<p>Tiga komposisi lagu berhasil dibawakan dengan aransemen yang ciamik. Mereka membuka penampilan dengan lagu wajib &#8220;Nyanyian Papua&#8221; (Igor Leonard Sopamena), disusul lagu pilihan terikat berupa *medley* apik dari lagu &#8220;Ya Tuhan Tiap Jam&#8221;, &#8220;Tuhan Pimpin Anakmu&#8221;, dan &#8220;Ku Heran, Allah Mau Memb&#8217;ri&#8221; aransemen Jondry Latuheru, serta ditutup manis oleh lagu pilihan bebas &#8220;Pujianku Bagimu&#8221; (Eko Agus Kandung Prihatin).</p>
<p>Menyempurnakan kegemilangan hari pertama Sulsel, tim Paduan Suara Anak (PSA) Tana Toraja yang diperkuat 35 anak berbakat di bawah asuhan pelatih Emi Ibrahim, SE, sukses menyuguhkan performa teatrikal yang epik di Auditorium Rektorat Universitas Papua Barat.</p>
<p>Dipimpin langsung oleh Emi Ibrahim sebagai dirigen, kelompok dengan nomor undian 8 dan naik pentas sekitar pukul 10.00 WIT ini tampil penuh energi dengan kostum seragam merah-kuning emas khas Toraja yang mencolok, memperdengarkan teknik vokal komunal yang sangat matang.</p>
<p>Paduan suara yang harmonis serta koreografi yang sinkron membuat seisi ruangan seolah terhipnotis, bahkan bulu kuduk merinding saking indahnya lantunan suara mereka. Penampilan magis ini sukses memukau panel juri yang terdiri dari George Ruata, Sukanty, Yusuf Tjahyo, Rudolf Hehanusa, dan Relin Huka.</p>
<p>Tiga pujian rohani yang dibawakan dengan penuh penghayatan oleh anak-anak asuh Emi Ibrahim ini meliputi lagu wajib &#8220;Aku Hendak Memuji Tuhan&#8221; (Mahardhika Kusumo Simbolon), lagu pilihan terikat berjudul sama &#8220;Aku Hendak Memuji Tuhan&#8221; (Timbul F. Parsaulin), serta lagu pilihan bebas berbahasa Latin &#8220;Psallite&#8221; (Kyle Pederson).</p>
<p>Langkah awal yang manis di hari pertama Pesparawi Nasional XIV 2026 ini disambut dengan tangis haru dan sorak gembira oleh seluruh ofisial dan peserta kontingen Sulsel. Mereka berharap tren positif ini terus terjaga pada hari-hari berikutnya demi membawa pulang prestasi tertinggi bagi Bumi Sulawesi Selatan. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/06/23/hari-pertama-pesparawi-xiv-sulsel-unjuk-gigi-di-4-kategori-lomba-psa-dan-vg-tampil-enerjik-solo-anak-pukau-penonton/">Hari Pertama Pesparawi XIV: Sulsel Unjuk Gigi di 4 Kategori Lomba, PSA dan VG Tampil Enerjik, Solo Anak Pukau Penonton</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wagub Papua Barat Lepas Peserta Karnaval Pesparawi XIV: 38 Provinsi Unjuk Gigi, Sulsel Pukau Manokwari</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/06/20/wagub-papua-barat-lepas-peserta-karnaval-pesparawi-xiv-38-provinsi-unjuk-gigi-sulsel-pukau-manokwari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 20:27:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Karnaval Pesparawi XIV]]></category>
		<category><![CDATA[Manokwari]]></category>
		<category><![CDATA[Pesparawi Nasional XIV 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Wagub Papua Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54220</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MANOKWARI – Kemeriahan luar biasa membungkus Kota Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (18/6/2026) sore. Karnaval Budaya megah bertajuk “Dari Tanah Papua untuk Indonesia” sukses digelar sebagai bagian dari kick-off Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026. Sebanyak 38 provinsi dari seluruh penjuru tanah air mengirimkan kontingen terbaiknya untuk memamerkan kekayaan warisan budaya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/06/20/wagub-papua-barat-lepas-peserta-karnaval-pesparawi-xiv-38-provinsi-unjuk-gigi-sulsel-pukau-manokwari/">Wagub Papua Barat Lepas Peserta Karnaval Pesparawi XIV: 38 Provinsi Unjuk Gigi, Sulsel Pukau Manokwari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MANOKWARI</strong> – Kemeriahan luar biasa membungkus Kota Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (18/6/2026) sore. Karnaval Budaya megah bertajuk “Dari Tanah Papua untuk Indonesia” sukses digelar sebagai bagian dari <strong>kick-off</strong> Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026. Sebanyak 38 provinsi dari seluruh penjuru tanah air mengirimkan kontingen terbaiknya untuk memamerkan kekayaan warisan budaya nusantara.</p>
<p>Ketua Panitia Pesparawi Nasional XIV, Yacob S. Fonataba, menegaskan bahwa parade budaya ini bukan sekadar tontonan, melainkan momentum krusial bagi masyarakat untuk merayakan keberagaman. Menurutnya, event ini menjadi jembatan emas dalam memperkokoh tali persaudaraan sekaligus merawat kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Ia pun menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat Papua Barat bersatu padu menyukseskan agenda akbar ini.</p>
<p>“Karnaval ini adalah panggung solidaritas nyata untuk mempertebal iman, mempererat persaudaraan, dan mengokohkan toleransi beragama di Indonesia, khususnya di bumi Papua Barat,” ujar Yacob dengan penuh optimisme.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Yacob juga melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap pihak yang telah menyokong penuh persiapan Pesparawi Nasional XIV yang dijadwalkan berlangsung selama 11 hari, tepatnya dari tanggal 18 hingga 28 Juni 2026. Dukungan tersebut mengalir dari Pemprov Papua Barat, Pemkab Manokwari, jajaran TNI-Polri, Kementerian Agama, hingga elemen masyarakat.</p>
<p>Senada dengan hal itu, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani dalam sambutannya, menilai karnaval budaya ini memegang peranan strategis. Bukan hanya efektif mengikis ego kedaerahan dan memupuk rasa cinta tanah air, parade ini juga menjadi ajang etalase untuk mempromosikan Manokwari sebagai destinasi yang aman, religius, serta penuh kehangatan dalam bingkai toleransi.</p>
<p>“Agenda masif seperti ini sangat vital untuk merekatkan kohesi sosial, membakar semangat nasionalisme lewat budaya, sekaligus menegaskan kepada para tamu dari 38 provinsi bahwa Manokwari dan Papua Barat adalah rumah yang ramah bagi siapa saja,” tutur Lakotani.</p>
<p>Demi kelancaran acara, Lakotani juga menitipkan pesan penting kepada seluruh peserta karnaval agar tetap mengedepankan ketertiban, menjaga kekompakan tim, serta selalu menyelaraskan langkah dengan instruksi dari panitia dan aparat keamanan di lapangan.</p>
<p>Lebih lanjut, ia mengetuk hati masyarakat Papua Barat, utamanya warga lokal Manokwari, untuk bertindak sebagai tuan rumah yang anggun dan suportif. Terlebih, acara pembukaan megah Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan helat pada Jumat malam dan rencananya akan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.</p>
<p>“Kehadiran ribuan tamu ini harus kita sambut dengan kesan terbaik. Pastikan mereka menginjakkan kaki di sini dengan senyuman, dan kembali ke kampung halaman mereka dengan senyuman yang sama, sembari membawa memori indah tentang kebaikan Papua Barat,” pintanya.</p>
<p>Bagi Lakotani, mandat yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Papua Barat untuk mengemban status sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV merupakan sebuah kehormatan premium. Oleh sebab itu, ia meminta komitmen kolektif dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan atmosfer yang aman, tertib, dan kondusif.</p>
<p>“Mari kita bersatu, bergotong-royong menyukseskan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari,” tegasnya, sebelum akhirnya secara resmi melepas ribuan peserta karnaval untuk memulai parade jalan kaki membelah jalan protokol pusat kota Manokwari sejauh kurang lebih 5 kilometer.</p>
<p><strong>Ewako Sulsel!</strong></p>
<p>Di antara puluhan daerah, Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sukses mencuri perhatian dan tampil sebagai salah satu penampil paling membahana. Kekuatan mereka disokong oleh ratusan personel gabungan yang terdiri dari delegasi Pesparawi Sulsel, Pengurus LPPD Sulsel, serta didukung penuh oleh diaspora Sulsel di Papua, seperti Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Papua Barat, Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Manokwari, hingga Ikatan Perempuan Toraja (IPT) Manokwari.</p>
<p>Tampil atraktif, kontingen dari Bumi Sawerigading ini memamerkan pesona pakaian adat legendaris dari Suku Bugis, Makassar, dan Toraja. Daya tarik kian berlipat dengan hadirnya miniatur rumah adat Tongkonan yang diarak di atas kendaraan terbuka, mengiringi hentakan dinamis tarian tradisional ketiga suku tersebut, serta gema lagu daerah dan kidung puji-pujian rohani yang dinyanyikan secara serempak.</p>
<p>Aksi panggung jalanan yang disuguhkan oleh perwakilan Sulsel berkolaborasi dengan warga lokal asal Sulsel di Manokwari ini memicu haru dan sukacita mendalam bagi ribuan warga Papua Barat. Penonton yang menyemut dan memadati rute sepanjang 5 kilometer dari garis <strong>start</strong> hingga <strong>finish</strong> terus melambaikan tangan, memberikan salam hangat, sembari berulang kali meneriakkan yel-yel penyemangat, &#8220;Sulawesi Selatan&#8230;.. Ewako!&#8221;. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/06/20/wagub-papua-barat-lepas-peserta-karnaval-pesparawi-xiv-38-provinsi-unjuk-gigi-sulsel-pukau-manokwari/">Wagub Papua Barat Lepas Peserta Karnaval Pesparawi XIV: 38 Provinsi Unjuk Gigi, Sulsel Pukau Manokwari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gema &#8220;Sulsel Ewako!&#8221; Guncang Manokwari, Kontingen Pesparawi Sulsel Siap Taklukkan Panggung Nasional</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/06/19/gema-sulsel-ewako-guncang-manokwari-kontingen-pesparawi-sulsel-siap-taklukkan-panggung-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 22:32:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Kontingen Pesparawi]]></category>
		<category><![CDATA[Manokwari]]></category>
		<category><![CDATA[Panggung Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sulsel Ewako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=54182</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MANOKWARI &#8211; Memasuki hari kedua di Kota &#8216;Injil&#8217; Manokwari pada Kamis (18/6/2026), atmosfer kompetisi Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 kian terasa. Sebagian anggota Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung bergerak cepat memanfaatkan waktu. Mereka menggelar latihan pemantapan intensif sekaligus melakukan orientasi panggung di sejumlah lokasi yang akan menjadi arena pertempuran olah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/06/19/gema-sulsel-ewako-guncang-manokwari-kontingen-pesparawi-sulsel-siap-taklukkan-panggung-nasional/">Gema &#8220;Sulsel Ewako!&#8221; Guncang Manokwari, Kontingen Pesparawi Sulsel Siap Taklukkan Panggung Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MANOKWARI</strong> &#8211; Memasuki hari kedua di Kota &#8216;Injil&#8217; Manokwari pada Kamis (18/6/2026), atmosfer kompetisi Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 kian terasa. Sebagian anggota Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung bergerak cepat memanfaatkan waktu. Mereka menggelar latihan pemantapan intensif sekaligus melakukan orientasi panggung di sejumlah lokasi yang akan menjadi arena pertempuran olah vokal dan seni musik religius akbar tersebut.</p>
<p>Sejak pagi buta hingga malam menyapa, denyut latihan tak henti berdetak. Para duta terbaik Sulsel—mulai dari Vokal Grup utusan LPPD Kabupaten Tana Toraja, Paduan Suara Anak LPPD Kota Palopo, hingga para solois berbakat (2 peserta Solo Anak dan 1 peserta Solo Remaja Pemuda Puteri)—tampak memeras keringat di Gedung Serbaguna Kompleks Kantor BPSDM Provinsi Papua Barat. Di saat yang sama, tim Paduan Suara Anak menyulap ruang kosong di lantai 2 Gedung Asrama tempat mereka menginap menjadi ruang latihan yang penuh energi.</p>
<p>Malam pun tiba, namun semangat para duta seni dari Bumi Sawerigading ini tidak surut sedikit pun demi menjaga kekompakan dan kualitas vokal mereka. Di tengah kesibukan yang padat tersebut, kehangatan hadir saat sejumlah pengurus teras Ikatan Keluarga Toraja &#8211; Perempuan (IKT-P) Manokwari datang berkunjung langsung ke markas Kontingen Pesparawi Sulsel.</p>
<p>Rombongan IKT-P Manokwari yang dipimpin oleh Martha Tasik (Wakil Ketua) bersama Orpa Pamirring (Sekretaris), Ice Sampebunga (Wakil Sekretaris), dan Yuliana Rangan (Wakil Bendahara) ini disambut dengan penuh sukacita. Ketua LPPD Sulsel, Pdt. Adrie O. Massie, S.Th, bersama Ketua Panitia Pemberangkatan Kontingen, Alfred CB, SS, menyambut langsung kunjungan tersebut dengan penuh rasa kekeluargaan.</p>
<p>Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan akrab tersebut, jajaran pengurus IKT-P Manokwari berkesempatan menyaksikan dari dekat bagaimana para talenta emas Sulsel mengolah suara. Mereka menyaksikan langsung proses penyelarasan pujian rohani yang nantinya akan digelorakan di atas panggung megah Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.</p>
<p>Harmoni vokal yang berkelas, keteraturan nada yang memikat, ditambah dengan balutan koreografi tarian khas Sulawesi Selatan berhasil menyihir para pengurus IKT-P Manokwari. Decak kagum tak dapat dibendung, riuh tepuk tangan pecah, hingga sorakan histeris &#8220;Sulsel Ewako!&#8221; menggema di dalam ruangan, membakar semangat para peserta.</p>
<p>Dalam sambutan singkatnya, Wakil Ketua IKT-P Manokwari, Martha Tasik, mengungkapkan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Kehadiran mereka adalah bentuk dukungan moril dan suntikan semangat bagi para duta seni Bumi Sawerigading agar mampu memberikan performa terbaik dan mengharumkan nama Sulawesi Selatan di pentas nasional.</p>
<p>&#8220;Kami datang untuk merekatkan tali persaudaraan dengan bapak, ibu, dan adik-adik sekalian yang datang dari kampung halaman yang sama dengan kami. Kehadiran kalian dari tanah leluhur adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan yang luar biasa bagi kami yang tengah merantau di tanah Papua ini,&#8221; ujar Martha dengan nada emosional.</p>
<p>Rasa bangga yang sama juga terpancar dari Sekretaris IKT-P Manokwari, Orpa Pamirring. Kepada awak media, ia mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertatap muka langsung dengan kontingen Sulsel. Orpa juga menyampaikan titipan doa dari seluruh masyarakat Sulsel, khususnya warga Toraja di Manokwari dan Papua Barat, agar kontingen ini mampu menyapu bersih gelar juara di semua kategori.</p>
<p>&#8220;Dalam sebuah kompetisi, kalah atau menang adalah hal yang lumrah. Namun, di hati dan mata kami warga Toraja di Manokwari maupun Papua Barat, Sulawesi Selatan sudah menjadi juaranya di Pesparawi Nasional XIV ini! Kami hanya berpesan agar bapak, ibu, dan adik-adik terus menjaga kesehatan agar bisa tampil prima. Ewako Sulsel!&#8221; pungkasnya dengan penuh semangat. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/06/19/gema-sulsel-ewako-guncang-manokwari-kontingen-pesparawi-sulsel-siap-taklukkan-panggung-nasional/">Gema &#8220;Sulsel Ewako!&#8221; Guncang Manokwari, Kontingen Pesparawi Sulsel Siap Taklukkan Panggung Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Profesor Kebijakan Publik Asal Sulsel, Beberkan Rahasia Dibalik Kedatangan Donald Trump di China, Ada Apa..?</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/05/24/profesor-kebijakan-publik-asal-sulsel-beberkan-rahasia-dibalik-kedatangan-donald-trump-di-china-ada-apa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 19:15:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[#china]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar Kebijakan Publik Tidak Tetap Universitas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Profesor Kebijakan Publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53317</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211; Guru Besar Kebijakan Publik Tidak Tetap Universitas Indonesia (UI) yang juga ketua Departemen Politik dan Kebijakan Strategis Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) Profesor Muh. Nur Sadik, menilai kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke China tidak dapat dilepaskan dari dinamika politik domestik Amerika Serikat serta persaingan geopolitik global yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/05/24/profesor-kebijakan-publik-asal-sulsel-beberkan-rahasia-dibalik-kedatangan-donald-trump-di-china-ada-apa/">Profesor Kebijakan Publik Asal Sulsel, Beberkan Rahasia Dibalik Kedatangan Donald Trump di China, Ada Apa..?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA&#8211;</strong> Guru Besar Kebijakan Publik Tidak Tetap Universitas Indonesia (UI) yang juga ketua Departemen Politik dan Kebijakan Strategis Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) Profesor Muh. Nur Sadik, menilai kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke China tidak dapat dilepaskan dari dinamika politik domestik Amerika Serikat serta persaingan geopolitik global yang semakin kompleks.</p>
<p>Menurut Prof. Sadik, arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat sangat dipengaruhi oleh cara pandang dua partai politik besar di negara tersebut, yakni Partai Republik dan Partai Demokrat.</p>
<p>“Kejadian ini dilatarbelakangi oleh platform atau mindset cara berpikir dua partai politik besar di Amerika Serikat, yaitu Partai Republik dan Demokrat,” kata Prof. Sadik dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa Partai Republik cenderung memandang negara lain sebagai rival strategis sehingga pendekatan kekuatan militer kerap digunakan untuk mencapai kepentingan nasional.</p>
<p>“Partai Republik melihat negara lain sebagai rival sehingga kekuatan militer digunakan untuk menyerang lawan demi mencapai tujuan nasional,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, latar belakang Donald Trump sebagai kader Partai Republik turut memengaruhi cara pandangnya dalam melihat hubungan internasional.</p>
<p>“Donald Trump berasal dari Partai Republik, sehingga mindset-nya melihat negara lain sebagai rival,” jelasnya.</p>
<p>Ketua Departeman Kebijakan Strategis dan Politik BPP KKSS itu juga menegaskan bahwa politik luar negeri sejatinya merupakan refleksi dari kepentingan politik domestik suatu negara.</p>
<p>“Politik luar negeri itu adalah perpanjangan dari politik dalam negeri,” katanya.</p>
<p>Ia juga menyoroti standar ganda dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat, khususnya terkait isu persenjataan di Timur Tengah.</p>
<p>“Amerika melarang Iran membangun nuklir dan senjata modern, tetapi di sisi lain membiarkan Israel memperkuat persenjataan modernnya termasuk nuklir,” ungkapnya.</p>
<p>Menurut Prof. Sadik, kepentingan strategis Israel saat ini berkaitan erat dengan penguasaan wilayah Gaza dan upaya mencegah kemerdekaan Palestina.</p>
<p>“Kepentingan nasional Israel adalah mengambil alih Gaza dan tidak memungkinkan Palestina merdeka,” ujarnya.</p>
<p>Ia menilai bahwa dalam politik internasional, kepentingan nasional menjadi faktor utama yang menentukan arah kebijakan suatu negara.</p>
<p>“Tidak ada yang abadi di dunia ini kecuali kepentingan, termasuk kepentingan nasional,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Profesor Kebijakan Publik lulusan Amerika Serikat itu menyebut konflik berkepanjangan turut memengaruhi kondisi ekonomi domestik Amerika Serikat. Ia mengungkapkan bahwa harga kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan signifikan.</p>
<p>“Saya 10 Tahun sekolah di Amerika, banyak teman-teman saya di sana, saya kemarin telepon, harga-harga di Amerika naik hampir 40 persen, termasuk bensin dan kebutuhan pertanian,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, tekanan politik dari masyarakat Amerika Serikat menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi keberlanjutan konflik.</p>
<p>“Satu-satunya jalan yang bisa menghentikan perang ini adalah tekanan dari dalam negeri Amerika Serikat,” katanya.</p>
<p>Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah tokoh di Partai Republik mulai menunjukkan ketidaksetujuan terhadap kebijakan perang yang dijalankan Donald Trump.</p>
<p>“Di Partai Republik pun teman-teman Donald Trump tidak setuju lagi dengan perang yang dilakukan Trump,” ujarnya.</p>
<p>Prof. Sadik mengatakan Amerika Serikat berupaya membangun narasi bahwa konflik yang terjadi lebih didorong oleh kepentingan Israel.</p>
<p>“Amerika mengatakan mereka tidak butuh perang, yang butuh perang adalah Israel,” katanya.</p>
<p>Terkait kunjungan Trump ke China, Prof. Sadik menilai langkah tersebut menjadi sinyal penting dalam dinamika geopolitik global.</p>
<p>“Kunjungan Trump ke China menjadi pertanda bahwa perang akan lanjut dengan bantuan,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa kunjungan tersebut diduga bertujuan untuk meminta China membatasi dukungannya terhadap Iran apabila terjadi eskalasi konflik.</p>
<p>“Trump datang ke China untuk memohon kerja sama agar China tidak terlalu membantu Iran jika Amerika menyerang,” jelasnya.</p>
<p>Meski demikian, Prof. Sadik menegaskan bahwa konfrontasi berkepanjangan tidak akan memberikan keuntungan bagi negara-negara besar maupun masyarakat dunia.</p>
<p>“Konfrontasi tidak membawa keuntungan bagi Amerika, China, maupun masyarakat dunia,” katanya.</p>
<p>“Perang yang dilakukan sekarang tidak membawa dampak positif bagi kedua negara maupun dunia,” lanjutnya.</p>
<p>Menurut Ketua Program Doktor Administrasi Publik Universitas Nasional (Unas) itu, hingga saat ini Donald Trump belum memiliki strategi yang jelas untuk keluar dari konflik yang sedang berlangsung.</p>
<p>“Trump belum memiliki strategi untuk keluar dari perang ini,” ujarnya.</p>
<p>Ia menilai perang juga berkaitan erat dengan kepentingan industri persenjataan global, khususnya di Amerika Serikat.</p>
<p>“Perang adalah bisnis besar bagi Amerika Serikat, terutama industri persenjataan dan nuklir,” katanya.</p>
<p>“Pasar terbesar industri senjata Amerika adalah Timur Tengah,” tambahnya.</p>
<p>Prof. Sadik memprediksi tekanan politik domestik melalui pemilu sela di Amerika Serikat dapat menjadi faktor penentu perubahan kebijakan luar negeri negeri tersebut.</p>
<p>“Strategi exit yang paling mungkin adalah tekanan dari dalam negeri Amerika Serikat melalui pemilu sela,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, apabila Partai Demokrat berhasil menguasai Kongres dan Senat, maka arah kebijakan politik luar negeri Amerika Serikat berpotensi berubah secara signifikan.</p>
<p>“Jika Partai Demokrat menguasai Kongres dan Senat, kebijakan politik luar negeri Amerika bisa berubah drastis,” katanya.</p>
<p>“Tekanan dalam negeri itulah yang bisa membuat Trump keluar dari konflik ini,” tutup Prof. Sadik. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/05/24/profesor-kebijakan-publik-asal-sulsel-beberkan-rahasia-dibalik-kedatangan-donald-trump-di-china-ada-apa/">Profesor Kebijakan Publik Asal Sulsel, Beberkan Rahasia Dibalik Kedatangan Donald Trump di China, Ada Apa..?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof. Masniawati: Bioteknologi Padi Lokal Sulsel Kunci Ketahanan Pangan Nasional</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/16/prof-masniawati-bioteknologi-padi-lokal-sulsel-kunci-ketahanan-pangan-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 16:10:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Bioteknologi Padi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Masniawati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=53062</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Universitas Hasanuddin (UNHAS) mengukuhkan Prof. Dr. A. Masniawati, S.Si., M.Si., sebagai guru besar bidang Bioteknologi Tumbuhan. Dalam pidato pengukuhannya, ia mengenalkan konsep &#8220;biofactory&#8221; berbasis padi lokal Sulawesi Selatan sebagai terobosan mewujudkan ketahanan pangan nasional tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Di tengah ancaman krisis pangan global, UNHAS resmi mengukuhkan empat guru besar baru dalam [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/16/prof-masniawati-bioteknologi-padi-lokal-sulsel-kunci-ketahanan-pangan-nasional/">Prof. Masniawati: Bioteknologi Padi Lokal Sulsel Kunci Ketahanan Pangan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> &#8211; Universitas Hasanuddin (UNHAS) mengukuhkan Prof. Dr. A. Masniawati, S.Si., M.Si., sebagai guru besar bidang Bioteknologi Tumbuhan. Dalam pidato pengukuhannya, ia mengenalkan konsep &#8220;biofactory&#8221; berbasis padi lokal Sulawesi Selatan sebagai terobosan mewujudkan ketahanan pangan nasional tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>Di tengah ancaman krisis pangan global, UNHAS resmi mengukuhkan empat guru besar baru dalam Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas yang digelar di Ruang Senat Akademik UNHAS, Senin (11/5/2026) lalu.</p>
<p>Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Prof. Dr. A. Masniawati, S.Si., M.Si., guru besar Bioteknologi Tumbuhan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).</p>
<p>Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul &#8220;Bioteknologi Padi Lokal Sulawesi Selatan dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional: Dari Plasma Nutfah ke Biofactory&#8221;, Prof. Masniawati memaparkan gagasan revolusioner tentang pemanfaatan padi lokal organik Sulawesi Selatan sebagai sumber daya genetik unggul.</p>
<p>Menurutnya, padi lokal memiliki keragaman genetik yang tinggi dan potensi adaptasi yang kuat, sehingga sangat berharga untuk program pemuliaan.</p>
<p>Namun, risiko kehilangan sumber daya genetik akibat modernisasi pertanian mengancam keberadaan varietas lokal tersebut.</p>
<p>&#8220;Padi lokal aromatik bukan sekadar sumber pangan, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya dan warisan agrikultur masyarakat. Setiap varietas memiliki cerita dan sejarah lokal,&#8221; jelas Prof. Masniawati di hadapan Rektor UNHAS Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., para anggota Senat Akademik, Dewan Profesor, serta keluarga besar.</p>
<p>Gagasan utama yang ia tawarkan adalah konsep &#8220;biofactory&#8221;, dengan pendekatan biokonversi terpadu yang mengintegrasikan plasma nutfah padi lokal, mikroorganisme fungsional, dan proses fisiologi tanaman dalam satu sistem biologis.</p>
<p>Pendekatan ini tidak hanya fokus pada hasil panen, tetapi memahami pangan sebagai proses panjang yang melibatkan interaksi kompleks antara tanah, mikroorganisme, dan tanaman.</p>
<p>&#8220;Keunggulan padi lokal tidak hanya terletak pada genetik tanamannya, tetapi juga pada jejaring biologis yang menopangnya. Ketika sistem ini dipahami dengan pendekatan bioteknologi yang tepat, plasma nutfah lokal dapat dioptimalkan tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Prof. Masniawati juga menekankan pentingnya inventarisasi dan konservasi padi aromatik lokal. Ia menyebut bahwa pengembangan padi aromatik di Indonesia kini telah berorientasi pasar, berbeda dengan masa lalu yang hanya sebatas uji coba pemuliaan.</p>
<p>Melalui berbagai penelitian yang ia dan timnya lakukan, padi lokal organik Sulawesi Selatan terbukti menunjukkan keragaman morfologi, sifat fisikokimia khas, serta stabilitas genetik yang mencerminkan potensi adaptasi kuat terhadap kondisi setempat.</p>
<p>Sementara itu, Rektor UNHAS Prof. Jamaluddin Jompa dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru besar yang dikukuhkan. Ia mendorong para profesor untuk tidak ragu mengambil peran lebih luas dalam ruang pengambilan kebijakan, pengembangan riset, dan inovasi berdampak publik.</p>
<p>&#8220;UNHAS memiliki kekuatan sumber daya akademik yang sangat besar. Sudah saatnya kita tampil bukan hanya menyelesaikan masalah lokal, tetapi juga nasional dan global,&#8221; ujar Prof. JJ, sapaan akrabnya.</p>
<p>Selain Prof. Masniawati, tiga guru besar lain yang turut dikukuhkan adalah Prof. Dr. Samsu Arif, M.Si. (Pemodelan Geospasial), Prof. drg. Nurhayaty Natsir, Ph.D., Sp.KG-KR. (Konservasi Gigi Restorasi), dan Prof. drg. Marhamah, M.Kes., Sp.KGA. (Kedokteran Gigi Anak). Masing-masing menyampaikan pidato inovatif di bidangnya, mulai dari Geo-AI hingga pendekatan estetik-biologis dalam kedokteran gigi.</p>
<p>Dengan bertambahnya empat guru besar ini, Unhas semakin mempertegas komitmennya sebagai pusat solusi atas persoalan bangsa, khususnya dalam bidang ketahanan pangan, teknologi geospasial, dan kesehatan masyarakat. (*)</p>
<p>Biodata:<br />
Nama Lengkap: Prof. Dr. Andi Masniawati Zainuddin, S.Si., M.Si.<br />
Nama Panggilan/Instagram: @andi_masniawatiyusran<br />
Jabatan Fungsional: Guru Besar (Profesor)<br />
Bidang Keahlian: Bioteknologi Tumbuhan<br />
Instansi: Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Hasanuddin<br />
Nomor Anggota Dewan Profesor Unhas: 618<br />
Riwayat Pendidikan<br />
Sarjana (S1): Universitas Hasanuddin, S.Si. (1995)<br />
Magister (S2): Institut Pertanian Bogor, M.Si. (2000)<br />
Doktor (S3): Universitas Hasanuddin, Dr. (2009)</p>
<p>Orasi Ilmiah dan Fokus Riset<br />
Pada pengukuhannya tanggal 11 Mei 2026, Prof. Andi Masniawati membawakan orasi ilmiah berjudul &#8220;Bioteknologi Padi Lokal Sulawesi Selatan dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional: Dari Plasma Nutfah ke Biofactory&#8221;.</p>
<p>Fokus Utama Riset:<br />
Inovasi Bioteknologi Padi Lokal: Mengembangkan kekayaan genetik padi lokal Sulawesi Selatan untuk ketahanan pangan.</p>
<p>Transformasi Molekuler: Eksplorasi gen spesifik padi lokal yang tahan terhadap cekaman lingkungan (seperti kekeringan dan salinitas).</p>
<p>Biofactory: Pengelolaan sumber daya genetik secara saintifik untuk mengubah padi menjadi pabrik biologis bernutrisi tinggi.</p>
<p>Riset Tanaman Pangan Lain: Identifikasi tumbuhan berkhasiat obat dan analisis fitokimia umbi-umbian (seperti talas).</p>
<p>Publikasi dan Kegiatan Ilmiah<br />
Prof. Andi Masniawati aktif dalam berbagai penelitian dan publikasi, beberapa di antaranya yang tercatat (Google Scholar/SINTA) meliputi:<br />
Identifikasi tumbuhan berkhasiat obat (Fitokimia Umbi Talas Jepang).</p>
<p>Karakterisasi sifat fisikokimia beras merah local.<br />
Penelitian terkait sustainable porang farming dan teknologi biofertilizer.</p>
<p>Identifikasi cendawan pada benih padi lokal. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-unhas/2026/05/16/prof-masniawati-bioteknologi-padi-lokal-sulsel-kunci-ketahanan-pangan-nasional/">Prof. Masniawati: Bioteknologi Padi Lokal Sulsel Kunci Ketahanan Pangan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Sulsel Gelar Welcome Dinner di Rujab untuk Alumni UNHAS se-Indonesia</title>
		<link>https://kabarika.id/kabar-alumni/2026/05/01/gubernur-sulsel-gelar-welcome-dinner-mewah-di-rujab-untuk-alumni-unhas-se-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:10:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[IKA Unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Mubes]]></category>
		<category><![CDATA[welcome dinner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=52553</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR –  Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dijadwalkan menjamu hangat seluruh petinggi dan peserta Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) dalam sebuah jamuan makan malam. &#8220;Welcome Dinner&#8221;, yang merupakan salah satu acara bagi para tamu undangan, akan berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (1/5/2026) malam. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-alumni/2026/05/01/gubernur-sulsel-gelar-welcome-dinner-mewah-di-rujab-untuk-alumni-unhas-se-indonesia/">Gubernur Sulsel Gelar Welcome Dinner di Rujab untuk Alumni UNHAS se-Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong>  Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dijadwalkan menjamu hangat seluruh petinggi dan peserta Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) dalam sebuah jamuan makan malam.</p>
<p>&#8220;Welcome Dinner&#8221;, yang merupakan salah satu acara bagi para tamu undangan, akan berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (1/5/2026) malam.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diterima, acara yang akan dimulai pukul 19.30 WITA ini merupakan rangkaian pembuka Mubes IKA UNHAS 2026 yang mempertemukan para alumni dari berbagai penjuru Tanah Air dan luar negeri.</p>
<p>Dengan dresscode batik atau bebas rapi, diharapkan suasana keakraban dan kekeluargaan akan sangat terasa di kediaman resmi orang nomor satu di Sulsel tersebut.</p>
<p>Panitia mengungkapkan bahwa undangan disebar secara luas kepada jajaran alumni. Mereka yang diundang meliputi Pengurus Pusat IKA UNHAS, para Ketua IKA Fakultas dan Pascasarjana, Ketua IKA Wilayah se-Indonesia, Ketua Batom IKA UNHAS, Ketua IKA Departemen, serta Ketua IKA Daerah se-Indonesia.</p>
<p>Tentu tidak ketinggalan, seluruh peserta penuh dan peninjau Mubes IKA UNHAS 2026 juga turut diagendakan hadir dalam jamuan spesial tersebut.</p>
<p>Ketua Panitia Mubes IKA UNHAS 2026, Muhammad Ramli Rahim (MRR) menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan segala kebutuhan teknis demi kenyamanan para tamu.</p>
<p>&#8220;Kami dari panitia telah menyiapkan armada bus untuk mengantar para alumni dari hotel tempat menginap menuju lokasi acara di Rumah Jabatan Gubernur,&#8221; ujar Ramli dalam undangannya.</p>
<p>Harapannya, kegiatan Welcome Dinner ini tak hanya menjadi seremoni penyambutan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan sivitas akademika dan alumni UNHAS yang tersebar di seluruh Indonesia. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/kabar-alumni/2026/05/01/gubernur-sulsel-gelar-welcome-dinner-mewah-di-rujab-untuk-alumni-unhas-se-indonesia/">Gubernur Sulsel Gelar Welcome Dinner di Rujab untuk Alumni UNHAS se-Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gagas Strategi Hilirisasi, Ermaula Aseseang Tawarkan Solusi Konkret Atasi Pengangguran di Sulsel</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/03/31/gagas-strategi-hilirisasi-ermaula-aseseang-tawarkan-solusi-konkret-atasi-pengangguran-di-sulsel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 02:51:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[#pengangguran]]></category>
		<category><![CDATA[Ermaula Aseseang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan Kerja Sulsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=51236</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kota Bandung, Ir. H. F. Ermaula Aseseang, MT, IAP, menyoroti tantangan ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan. Ia mengungkapkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah tersebut menyentuh angka 4,45 persen per November 2025, sebuah data yang dipaparkannya usai mengikuti Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/03/31/gagas-strategi-hilirisasi-ermaula-aseseang-tawarkan-solusi-konkret-atasi-pengangguran-di-sulsel/">Gagas Strategi Hilirisasi, Ermaula Aseseang Tawarkan Solusi Konkret Atasi Pengangguran di Sulsel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kota Bandung, Ir. H. F. Ermaula Aseseang, MT, IAP, menyoroti tantangan ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan. Ia mengungkapkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah tersebut menyentuh angka 4,45 persen per November 2025, sebuah data yang dipaparkannya usai mengikuti Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI di Hotel Claro Makassar, 25–27 Maret 2026.</p>
<p>Pakar perencanaan wilayah lulusan Teknik Planologi Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menegaskan bahwa ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak akan cukup untuk menuntaskan problem pengangguran. Menurutnya, perlu ada ekspansi penciptaan lapangan kerja secara masif hingga ke level kabupaten dan kota dengan melibatkan sektor swasta serta investasi asing maupun domestik.</p>
<p>&#8220;Penciptaan lapangan kerja akan stagnan jika kita hanya bertumpu pada kapasitas APBD. Inilah saatnya menggerakkan instrumen investasi, dunia usaha, serta inisiatif kolektif dari masyarakat sendiri,&#8221; ujar pria yang akrab disapa Levi ini saat berdiskusi dengan awak media di Virendy Cafe, Jl. Lanto Dg. Pasewang No.14 Makassar, Senin (30/3/2026) petang.</p>
<p>Ermaula menekankan bahwa pemerintah daerah memegang kendali strategis sebagai katalisator masuknya modal. Namun, ia mewanti-wanti agar investasi yang masuk harus dirancang secara tematik dan terintegrasi, bukan sekadar sporadis, agar mampu menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal.</p>
<p>Lebih lanjut, ia melihat adanya kesenjangan yang kontras antara kekayaan sumber daya alam daerah dengan tingkat pendapatan per kapita masyarakatnya. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa potensi besar yang dimiliki Sulawesi Selatan selama ini memang belum dikelola secara optimal dan maksimal.</p>
<p>&#8220;Kita diberkahi potensi yang luar biasa, namun manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan rakyat. Di sinilah peran krusial para pakar, investor, dan saudagar untuk berkolaborasi mengambil langkah nyata,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sosok yang juga dikenal sebagai ahli perencanaan kota ini menawarkan konsep pengembangan wilayah berbasis hilirisasi sebagai solusi. Ia memaparkan bahwa daerah hinterland atau penyangga harus terkoneksi secara fungsional dengan kota-kota besar dalam satu rantai produksi yang saling menghidupi.</p>
<p>&#8220;Integrasi antara kota besar, kota menengah, hingga wilayah pelosok harus menjadi satu kesatuan sistem. Itulah inti dari konsep hilirisasi yang ideal untuk memajukan daerah,&#8221; jelas Ermaula.</p>
<p>Ia mengambil contoh kesuksesan Kota Bandung yang bertransformasi menjadi pusat inovasi berkat dukungan institusi pendidikan ternama seperti ITB dan Unpad. Model sinergi antara keahlian teknologi dan potensi wilayah tersebut dinilainya sangat relevan untuk diadaptasi di Sulawesi Selatan.</p>
<p>Langkah konkret yang ia usulkan dimulai dengan pemetaan komprehensif terhadap keunggulan lokal, yang kemudian dikonversi menjadi aktivitas produksi yang terpadu dari hulu ke hilir.</p>
<p>&#8220;Apabila ekosistem produksi ini berjalan, maka secara natural lapangan pekerjaan akan terbuka lebar dan taraf kesejahteraan masyarakat pun akan terkerek naik,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ia juga memberikan catatan kritis pada sektor perkebunan kelapa yang hingga kini masih terjebak pada pola ekspor bahan mentah. Ermaula mendorong agar struktur industri diperpanjang sehingga mampu menghasilkan produk turunan yang memiliki nilai ekonomi jauh lebih tinggi.</p>
<p>&#8220;Mengekspor kelapa bulat itu nilainya minim. Namun, jika kita mampu mengolahnya menjadi produk jadi seperti bubuk kelapa atau turunan lainnya, nilai tambahnya akan berlipat ganda,&#8221; urainya dengan detail.</p>
<p>Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jaringan saudagar KKSS di tanah air untuk mulai menyinergikan aspek teknologi dan investasi dengan sektor agrikultur guna membangun ekosistem ekonomi yang tangguh.</p>
<p>Ia menambahkan, KKSS Bandung membawa warna tersendiri dalam memberikan kontribusi bagi daerah, yakni dengan tidak hanya mengandalkan sumber daya fisik, melainkan memperkuat aspek teknologi dan jaringan birokrasi di tingkat kementerian.</p>
<p>&#8220;Visi kami adalah mengawinkan kemajuan teknologi dan kekuatan jaringan pusat dengan kekayaan potensi yang ada di daerah,&#8221; kata Ketua BPD KKSS Bandung tersebut.</p>
<p>Sebagai ilustrasi, ia menyebut Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memiliki modal kekayaan alam yang melimpah, namun masih membutuhkan sentuhan manajemen yang lebih sistematis agar bisa meledak potensinya.</p>
<p>&#8220;Jika antara potensi lokal, keahlian teknologi, dan kebijakan pemerintah dapat berjalan beriringan, saya optimis Pangkep akan menjadi motor penggerak ekonomi yang pesat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menutup perbincangan, Ermaula mengingatkan para kepala daerah untuk menyediakan peta jalan investasi yang transparan dan terukur sebagai bagian dari strategi besar pembangunan wilayah.</p>
<p>&#8220;Pemerintah daerah wajib memiliki roadmap investasi yang tajam dan terarah. Dokumen itulah yang akan menjadi &#8216;daya tawar&#8217; utama saat kita mempromosikan potensi daerah ke level nasional maupun global,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>BIODATA<br />
A. DATA PRIBADI<br />
&#8211; Nama Lengkap : Ir. F. Ermaula Aseseang, MT, IAP<br />
Profesi : Ahli Perencanaan Kota dan Pengembangan Daerah<br />
&#8211; Jenis Kelamin : Pria<br />
&#8211; Tempat/Tanggal Lahir : Makassar, 10 Desember 1962<br />
&#8211; Agama : Islam<br />
&#8211; Hobi : Running, Geotrekking, Badminton, Sketching, Fotografi</p>
<p>B. PENDIDIKAN FORMAL</p>
<p>* TK Bhayangkari, Makassar (Lulus 1968)<br />
* SD Cilandak III Pagi, Jakarta (Lulus 1974)<br />
* SMPK Frater, Ujung Pandang (Lulus 1977)<br />
* SMAK Rajawali, Makassar, dan SMAK St. Aloysius, Bandung (Lulus 1981)<br />
* Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Planologi<br />
&#8211; Sarjana Muda (Lulus 1984)<br />
&#8211; Sarjana (Lulus 1993)<br />
&#8211; Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota ITB (Lulus 2000)</p>
<p>C. KEANGGOTAAN PROFESI<br />
* Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), sejak 2 Desember 1992<br />
* Asia Pacific Urban Designers (APUD), sejak 12 Januari 2020</p>
<p>D. PENGALAMAN ORGANISASI<br />
* 1985: Ketua Tim KKN Mahasiswa ITB di Kabupaten Indramayu<br />
* 1989–1991 : Ketua Perguruan Seni Beladiri Pernafasan Satria Nusantara Bandung<br />
* 1996–1998 : Ketua Koperasi Karyawan Teknoplan Nusantara (Kosetara)<br />
* 1997–1999 : Wakil Ketua Asosiasi Konsultan Pembangunan Permukiman Indonesia (AKPPI)<br />
* 2005–2009 : Wakil Ketua DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Jawa Barat<br />
* 2006–2013 : Ketua Umum DPD Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Jawa Barat<br />
* 2009–2012 : Ketua Badan Strategis Pengembangan INKINDO Jawa Barat<br />
* 2013–sekarang : Pembina Komunitas Bandung Sketchwalk<br />
* 2019–2021 : Wakil Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Bandung<br />
* 2020–2022 : Ketua LSP Satria Nusantara Daerah Jawa Barat<br />
* 2021–2025 : Ketua Dewan Pakar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (KORMI) Jawa Barat<br />
* 2022–2025 : Sekretaris BPD KKSS Kota Bandung<br />
* 2022–sekarang : Ketua Dewan Pengarah IA-ITB Komisariat Komunitas Lintas Alam Alumni ITB<br />
* 2022–sekarang : Wakil Ketua Dewan Pengurus Nasional Satria Nusantara<br />
* 2025–sekarang : Ketua BPD Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bandung</p>
<p>E. PENGALAMAN MANAJEMEN PERUSAHAAN<br />
* 2007–2012 : Direktur Utama PT. Teknoplan Nusantara Consultant<br />
* 2012–2022 : Founder &amp; Principal URDev Networking+ Advisory Consulting<br />
* 2022–sekarang : Founder &amp; COO PT. Ripta Jagabhumi Nusantara</p>
<p>F. PENGALAMAN ADVISORY<br />
Selain sebagai konsultan profesional, aktif mengikuti seminar dan pelatihan, serta menjadi narasumber, dosen tamu, dan expert-advisor di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota pada berbagai instansi, antara lain : Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, Bappenas, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Investasi/BKPM, Otorita IKN, serta berbagai pemerintah daerah dan perusahaan swasta nasional.</p>
<p>G. PENGALAMAN PROYEK<br />
Sejak 1985 aktif sebagai konsultan profesional di bidang Urban &amp; Regional Planning dan telah terlibat dalam sekitar 160 proyek perencanaan tata ruang wilayah dan kota serta layanan eco-development yang tersebar di seluruh Indonesia.</p>
<p>H. PENGHARGAAN<br />
* 1974: Lulusan Terbaik Kedua SD Cilandak III Pagi, Jakarta Selatan<br />
* 1976 : Juara II Lomba Sepatu Roda se-Sulawesi Selatan<br />
* 1977 : Lulusan Terbaik SMP Frater Ujungpandang<br />
* 1978 : Juara I Lomba Cerdas Tangkas TVRI Ujungpandang Tingkat SLTA se-Sulsel<br />
* 1984 : Lulusan Terbaik Sarjana Muda Teknik Planologi ITB<br />
* 2000 : Pembina Terbaik Olahraga Pernafasan Satria Nusantara<br />
* 2014 : Sketsa Terbaik Event Bandung Sketchwalk<br />
* 2017 : Olahragawan Berprestasi Cabang Olahraga Rekreasi Masyarakat Jawa Barat<br />
* 2019 : Finalis Sayembara Desain Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta<br />
* 2022 : Juara II Kompetisi Kawasan Pesisir Sayung Terintegrasi dan Berkelanjutan, Provinsi Jawa Tengah. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/03/31/gagas-strategi-hilirisasi-ermaula-aseseang-tawarkan-solusi-konkret-atasi-pengangguran-di-sulsel/">Gagas Strategi Hilirisasi, Ermaula Aseseang Tawarkan Solusi Konkret Atasi Pengangguran di Sulsel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sulsel Jadi Pionir, 2.033 ASN Ikuti Latsarmil Komcad Perdana di Indonesia</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/03/30/sulsel-jadi-pionir-2-033-asn-ikuti-latsarmil-komcad-perdana-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 12:59:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[#asn]]></category>
		<category><![CDATA[Disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[gowa]]></category>
		<category><![CDATA[Komponen Cadangan]]></category>
		<category><![CDATA[Latsarmil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=51222</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, GOWA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan sejarah baru dalam sistem pertahanan nasional dengan menggelar Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) yang diikuti oleh 2.033 aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan yang berlangsung di Rindam XIV Hasanuddin, Kabupaten Gowa, ini menjadi pionir pertama di Indonesia yang secara masif melibatkan pegawai pemerintah daerah dari 24 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/03/30/sulsel-jadi-pionir-2-033-asn-ikuti-latsarmil-komcad-perdana-di-indonesia/">Sulsel Jadi Pionir, 2.033 ASN Ikuti Latsarmil Komcad Perdana di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, GOWA –</strong> Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan sejarah baru dalam sistem pertahanan nasional dengan menggelar Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) yang diikuti oleh 2.033 aparatur sipil negara (ASN).</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Rindam XIV Hasanuddin, Kabupaten Gowa, ini menjadi pionir pertama di Indonesia yang secara masif melibatkan pegawai pemerintah daerah dari 24 kabupaten/kota sebagai bentuk penguatan bela negara.</p>
<p>Upacara pembukaan digelar di kawasan Rindam XIV Hasanuddin, Desa Mata Allo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan RI Letjen TNI Gabriel Lema bertindak sebagai inspektur upacara.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-51224" src="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260330-WA0090.jpg" alt="" width="1200" height="675" srcset="https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260330-WA0090.jpg 1200w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260330-WA0090-768x432.jpg 768w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260330-WA0090-360x203.jpg 360w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260330-WA0090-24x14.jpg 24w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260330-WA0090-36x20.jpg 36w, https://kabarika.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260330-WA0090-48x27.jpg 48w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></p>
<p>Gubernur Andi Sudirman menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan komponen cadangan strategis nasional.</p>
<p>&#8220;Ini adalah percontohan dan pertama, pionir pertama Komcad di Indonesia. Kita Pemprov adalah yang pertama mengambil langkah untuk melaksanakan arahan Bapak Presiden terkait komando cadangan strategis ini,&#8221; ujar Andi usai upacara, Senin (30/3/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, seluruh peserta yang merupakan ASN telah melalui proses seleksi ketat dengan batas usia maksimal 35 tahun.</p>
<p>&#8220;Terlibat ini 24 kabupaten/kota, kita ambil dari umur-umur yang betul-betul memenuhi persyaratan karena ada seleksinya, dan itu umur 35 tahun paling maksimal,&#8221; katanya.</p>
<p>Durasi pelatihan dirancang selama satu setengah hingga dua bulan dengan kurikulum yang telah disusun secara sistematis. Fokus utama diberikan pada pembentukan karakter kebangsaan dan disiplin bela negara, yang akan dipandu oleh pelatih profesional dari lingkungan Kodam melalui Rindam.</p>
<p>Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI Letjen TNI Gabriel Lema menekankan bahwa meskipun bersifat militer, materi yang diberikan tetap mengedepankan fungsi dan tugas pokok ASN.</p>
<p>&#8220;Pembentukan komcad ini terfokus ke ASN. Materi-materi ini bersifat karakter kebangsaan. Tentunya porsi dalam konteks fungsi dan tugas ASN juga ini perlu diutamakan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurut Gabriel, pembekalan yang diberikan mencakup aspek disiplin, kerja sama, kebersamaan, serta pembangunan empati antarpeserta.</p>
<p>Ia berharap program ini mampu mengubah karakter, cara pandang, dan cara berpikir para ASN menjadi lebih bertanggung jawab terhadap kedaulatan negara.</p>
<p>&#8220;Yang kita harapkan di lingkup pekerja pada saat mereka kembali, adanya perubahan. Perubahan karakter, cara pandang, cara berpikir, dan memang yang kita wujudkan itu bagaimana tanggung jawab terhadap negara ini yang harus betul-betul paripurna,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa bela negara merupakan kewajiban konstitusional setiap warga negara. &#8220;Kita ketahui amanat undang-undang sudah mengatakan bahwa setiap warga negara selain punya hak, ingat baik-baik, punya kewajiban dalam rangka untuk menjaga kedaulatan negara ini,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Pembentukan Komcad bagi ASN ini diharapkan menjadi tonggak awal penguatan pertahanan berbasis masyarakat sekaligus mencetak aparatur sipil negara yang disiplin, berjiwa nasionalisme tinggi, dan siap dikerahkan dalam situasi darurat maupun ancaman terhadap kedaulatan negara. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/03/30/sulsel-jadi-pionir-2-033-asn-ikuti-latsarmil-komcad-perdana-di-indonesia/">Sulsel Jadi Pionir, 2.033 ASN Ikuti Latsarmil Komcad Perdana di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulsel, Waspada Bencana Hidrometeorologi</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/02/24/bmkg-keluarkan-peringatan-dini-cuaca-ekstrem-di-sulsel-waspada-bencana-hidrometeorologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 07:32:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[# Bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatan Dini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=49799</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Sulawesi Selatan pada akhir Februari 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi di perairan. Peringatan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/24/bmkg-keluarkan-peringatan-dini-cuaca-ekstrem-di-sulsel-waspada-bencana-hidrometeorologi/">BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulsel, Waspada Bencana Hidrometeorologi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR –</strong> Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Sulawesi Selatan pada akhir Februari 2026.</p>
<p>Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi di perairan.</p>
<p>Peringatan ini disampaikan menyusul hasil analisis dinamika atmosfer yang menunjukkan kombinasi aktifitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rosby, yang diperkuat dengan konvergensi angin.</p>
<p>Kondisi ini secara signifikan memicu peningkatan pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan lebat di wilayah Sulawesi Selatan.</p>
<p>Berdasarkan prakiraan BMKG untuk periode 24 Februari hingga 1 Maret 2026, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di wilayah Parepare, Barru, Pangkajene Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar.</p>
<p>Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga diprediksi mengguyur Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba.</p>
<p>Tidak hanya hujan, potensi angin kencang juga diperkirakan melanda wilayah barat dan selatan Sulawesi Selatan. Di sektor maritim, masyarakat pesisir dan nelayan diminta waspada terhadap gelombang sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di Perairan Pinrang, Barru, Makassar, Pangkajene dan Kepulauan, Kepulauan Selayar, Bulukumba, Kepulauan Takabonerate, hingga Jeneponto.</p>
<p>Nasrol Adil, Plt. Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, menegaskan pentingnya langkah antisipasi dini guna meminimalkan dampak bencana. Ia mengimbau para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk tidak lengah dan segera mengambil tindakan preventif.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau agar infrastruktur dan tata kelola sumber daya air dipastikan siap. Lingkungan perlu ditata dengan baik, lakukan penghijauan, serta pemangkasan dan penguatan pohon agar tidak mudah tumbang saat angin kencang,&#8221; ujar Nasrol dalam siaran persnya, Selasa (24/2/2026).</p>
<p>Nasrol juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat aliran air dan memicu banjir.</p>
<p>Ia meminta warga untuk menjauhi lokasi-lokasi yang rawan terdampak bencana, seperti bantaran sungai, lereng curam, dan pesisir pantai saat gelombang tinggi.</p>
<p>Untuk memudahkan akses informasi, BMKG menyediakan layanan informasi cuaca dan peringatan dini selama 24 jam. Masyarakat dapat menghubungi call center di nomor 0411-456493 dan 437331, atau melalui MEWS di 0811 4614 350, serta layanan WhatsApp otomatis di 0821 8815 8985.</p>
<p>Informasi terkini juga dapat diakses melalui situs resmi BMKG di http://www.bmkg.go.id, http://www.bbmkg4.com, dan http://cuaca.bmkg.go.id. Pantau juga media sosial Facebook dan Instagram @BMKG Sulsel, serta unduh aplikasi Info BMKG di Playstore.</p>
<p>Peringatan dini cuaca ekstrem ini berlaku untuk seluruh wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, termasuk Parepare, Barru, Pangkajene Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Kepulauan Selayar, Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba.</p>
<p>BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan memperkuat koordinasi dengan pihak terkait guna menghadapi potensi darurat bencana. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/24/bmkg-keluarkan-peringatan-dini-cuaca-ekstrem-di-sulsel-waspada-bencana-hidrometeorologi/">BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulsel, Waspada Bencana Hidrometeorologi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPW Gerakan Rakyat Sulsel Matangkan Rangkaian HUT Perdana, Dari Berbagi Buku hingga Syukuran Serentak</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/02/23/dpw-gerakan-rakyat-sulsel-matangkan-rangkaian-hut-perdana-dari-berbagi-buku-hingga-syukuran-serentak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 08:30:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[DPW Gerakan Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Perdana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=49747</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan mematangkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) pertama organisasi tersebut yang puncaknya jatuh pada Jumat, 27 Februari 2026 mendatang. Konsolidasi digelar bersama organisasi sayap Muda Bergerak Sulsel dan Tim 7 Partai Gerakan Rakyat Sulsel, Minggu (22/2) sore di Makassar. Rapat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/23/dpw-gerakan-rakyat-sulsel-matangkan-rangkaian-hut-perdana-dari-berbagi-buku-hingga-syukuran-serentak/">DPW Gerakan Rakyat Sulsel Matangkan Rangkaian HUT Perdana, Dari Berbagi Buku hingga Syukuran Serentak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR —</strong> Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan mematangkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) pertama organisasi tersebut yang puncaknya jatuh pada Jumat, 27 Februari 2026 mendatang.</p>
<p>Konsolidasi digelar bersama organisasi sayap Muda Bergerak Sulsel dan Tim 7 Partai Gerakan Rakyat Sulsel, Minggu (22/2) sore di Makassar. Rapat dipimpin langsung Ketua DPW GR Sulsel, Asri Tadda, dan dihadiri jajaran pengurus lintas struktur wilayah.</p>
<p>Dalam arahannya, Asri menegaskan bahwa peringatan satu tahun Gerakan Rakyat bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi dan penguatan komitmen perjuangan.</p>
<p>“Alhamdulillah, tak terasa Gerakan Rakyat resmi menginjak usia satu tahun sejak dideklarasikan pada 27 Februari 2025 lalu. Ini akan kita rayakan secara sederhana, tetapi bermakna,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, setahun perjalanan GR telah melahirkan sejumlah organisasi dan sayap gerakan, mulai dari Badan Siaga Bencana (Bahana), Badan Keamanan dan Pengawalan (Bakawal), Muda Bergerak, Perempuan Bergerak, Serikat Nelayan Rakyat (Senara), hingga Partai Gerakan Rakyat.</p>
<p>Ia menyebut, kehadiran GR terinspirasi oleh semangat perubahan yang digaungkan tokoh nasional Anies Baswedan, serta menjadi wadah resmi berhimpunnya para pejuang perubahan.</p>
<p>*Empat Agenda Sosial dan Reflektif*</p>
<p>Sebagai wujud rasa syukur dan pengabdian kepada masyarakat, DPW GR Sulsel mengumumkan empat agenda utama yang akan digelar secara bertahap.</p>
<p>Pertama, Berbagi Buku Bacaan yang dilaksanakan pada Selasa (24/2) pukul 13.30 WITA, dengan titik kumpul di depan Perpustakaan Wilayah Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar. Kegiatan ini membuka ruang donasi buku bacaan dari anggota dan simpatisan.</p>
<p>Kedua, Menanam Pohon Harapan pada Rabu (25/2) pukul 16.00 WITA di kawasan Galangan Kapal. Aksi ini dimaksudkan sebagai simbol komitmen menjaga lingkungan sekaligus menanam optimisme masa depan.</p>
<p>Ketiga, Berbagi Takjil pada hari yang sama pukul 17.30 WITA di Lampu Merah Fly Over Urip Sumoharjo. Kegiatan ini dirangkaikan dengan semangat berbagi di bulan Ramadan, dengan partisipasi donasi paket takjil dari kader dan simpatisan.</p>
<p>Keempat, Syukuran 1 Tahun Gerakan Rakyat yang dilaksanakan pada Jumat (27/2). DPW menganjurkan agar kegiatan ini digelar secara sederhana di tingkat DPD dan DPC masing-masing, serta dapat dirangkaikan dengan buka puasa bersama.</p>
<p>Asri Tadda mengajak seluruh anggota dan simpatisan untuk mengambil bagian aktif dalam setiap rangkaian kegiatan tersebut.</p>
<p>“Peringatan satu tahun ini adalah refleksi kesyukuran rakyat atas hadirnya Gerakan Rakyat. Kita ingin momentum ini memperkuat solidaritas, memperluas kebermanfaatan, dan menegaskan komitmen bahwa GR akan terus hadir untuk rakyat,” tegasnya.</p>
<p>Dengan mengusung tema “1 Tahun Gerakan Rakyat, Hadir untuk Rakyat”, DPW GR Sulsel berharap rangkaian kegiatan ini tidak hanya mempererat konsolidasi internal, tetapi juga memperkuat citra organisasi sebagai gerakan sosial-politik yang berpijak pada kerja nyata dan kepedulian publik.</p>
<p>Turut hadir dalam pertemuan konsolidasi tersebut Sekretaris GR Sulsel Suwardi, Bendahara GR Sulsel Irma Effendy, Wakil Ketua POK Fuad Kesuma Fikar, Wakil SSekretaris POK Renaldi, Wakil Sekretaris Humas dan Media Rury P Asri, dan Ketua DPW Muda Bergerak (MB) Sulsel Muh Alief beserta jajaran.</p>
<p>Dari Tim 7 DPW Partai Gerakan Rakyat Sulsel, hadir Sekretaris Partai GR Sulsel Muh Zaynur, Wakil Ketua Muh Azhar, Wakil Sekretaris PGR Sulsel Muh Nur Muin, Wakil Sekretaris Samila Achmad Rejo dan masih banyak lagi. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/23/dpw-gerakan-rakyat-sulsel-matangkan-rangkaian-hut-perdana-dari-berbagi-buku-hingga-syukuran-serentak/">DPW Gerakan Rakyat Sulsel Matangkan Rangkaian HUT Perdana, Dari Berbagi Buku hingga Syukuran Serentak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dirjen Otonomi Daerah: Ramadhan Leadership Camp Sulsel Bisa Jadi Contoh Nasional Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/02/22/dirjen-otonomi-daerah-ramadhan-leadership-camp-sulsel-bisa-jadi-contoh-nasional-penguatan-sinergi-pusat-dan-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 05:02:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Dirjen Otonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan Leadership Camp]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi Pusat Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=49715</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR — Penguatan kepemimpinan aparatur sipil negara tidak hanya berbicara tentang kapasitas individu, tetapi juga tentang kemampuan menyelaraskan arah kebijakan nasional dan daerah. Inilah makna strategis yang mengemuka dalam pelaksanaan Ramadhan Leadership Camp Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, yang dinilai sebagai langkah konkret memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam kerangka Asta Cita. Direktur [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/22/dirjen-otonomi-daerah-ramadhan-leadership-camp-sulsel-bisa-jadi-contoh-nasional-penguatan-sinergi-pusat-dan-daerah/">Dirjen Otonomi Daerah: Ramadhan Leadership Camp Sulsel Bisa Jadi Contoh Nasional Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> — Penguatan kepemimpinan aparatur sipil negara tidak hanya berbicara tentang kapasitas individu, tetapi juga tentang kemampuan menyelaraskan arah kebijakan nasional dan daerah.</p>
<p>Inilah makna strategis yang mengemuka dalam pelaksanaan Ramadhan Leadership Camp Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, yang dinilai sebagai langkah konkret memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam kerangka Asta Cita.</p>
<p>Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri, Dr. Cheka Virgouwansyah, S.STP., M.E., menyampaikan penilaian tersebut saat memberikan pembekalan bertajuk Kebijakan Nasional Terkait Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Asta Cita pada kegiatan Ramadhan Leadership Camp yang diikuti hampir 1.000 pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.</p>
<p>“Saya pertama-tama mengucapkan apresiasi kepada Bapak Gubernur yang telah mengumpulkan hampir 1.000 pejabat dalam satu ruangan di bulan suci ini. Mudah-mudahan ini menjadi tonggak bersejarah untuk perubahan Sulawesi Selatan yang lebih baik,” ujar Cheka.</p>
<p>Menurut Cheka, model penguatan kepemimpinan ASN yang dilaksanakan Pemprov Sulsel patut diapresiasi dan memiliki potensi untuk direplikasi oleh daerah lain di Indonesia.</p>
<p>“Saya secara pribadi dan prinsip mengapresiasi kegiatan Ramadhan Leadership Camp ini,” sebutnya.</p>
<p>“Kenapa tidak (dicontoh)? Daerah tentu punya skema dan strategi masing-masing. Mengumpulkan eksekutif dalam satu forum seperti ini adalah hal yang baik,” lanjut Cheka.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan semacam ini adalah memastikan seluruh program pemerintah daerah dapat dieksekusi secara selaras dengan kebijakan nasional.</p>
<p>“Pertama, kita harus memastikan sinergitas tetap berjalan. Itu bisa dilakukan melalui dua hal, yakni kejelasan kebijakan dan komunikasi yang efektif antara pusat dan daerah. Dengan begitu, arahan pusat dapat diterjemahkan dan dieksekusi secara tepat di daerah,” jelasnya.</p>
<p>Dalam pembekalannya, Cheka juga mengulas klasifikasi urusan pemerintahan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sekaligus menegaskan tujuan utama pelaksanaan otonomi daerah.</p>
<p>Tujuan tersebut meliputi pemerataan dan keadilan distribusi pembangunan regional, mendorong inovasi dan terobosan pelayanan publik, peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, penguatan kehidupan demokratis, serta pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Selain itu, otonomi daerah diarahkan untuk menjaga hubungan harmonis antara pemerintah pusat dan daerah dalam kerangka keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p>Otonomi daerah juga bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat, memperkuat sinergi peran dan fungsi kementerian/lembaga serta DPRD yang didukung perangkat daerah yang andal, serta menumbuhkan prakarsa dan kreativitas di daerah.</p>
<p>Namun demikian, Cheka mengingatkan bahwa pelaksanaan otonomi daerah masih menghadapi sejumlah tantangan.</p>
<p>Terkait evaluasi pelaksanaan otonomi daerah selama hampir 25 tahun terakhir, Cheka menyampaikan bahwa secara umum indikator makro nasional menunjukkan tren yang semakin membaik.</p>
<p>“Hampir seluruh indikator makro, mulai dari pertumbuhan ekonomi, usia harapan hidup, hingga akses air bersih, secara keseluruhan membaik. Tahun 2020 sempat menjadi tantangan besar akibat pandemi Covid-19, ketika pertumbuhan ekonomi anjlok dan pendapatan per kapita menurun,” ungkapnya.</p>
<p>Untuk Sulawesi Selatan, Cheka menilai capaian daerah ini relatif sejalan dengan tren nasional, bahkan menunjukkan kinerja yang menonjol pada sejumlah urusan pemerintahan.</p>
<p>Berdasarkan gambaran umum evaluasi kinerja urusan pemerintahan provinsi seluruh Indonesia tahun 2024, urusan pendidikan di Sulawesi Selatan berada pada skor sangat tinggi, yakni 4,5 (rentang tertinggi 4,21–5,00). Urusan kesehatan juga mencatat nilai 4,5.</p>
<p>Sementara itu, urusan sosial di Sulawesi Selatan mencatat indeks tertinggi secara nasional dengan nilai 5, disusul urusan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) dengan nilai 4,8.</p>
<p>Cheka menegaskan bahwa capaian tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui pemahaman peran masing-masing unsur pemerintahan.</p>
<p>“Setiap unsur harus memahami posisinya dan memberikan kontribusi terbaik. Ujung dari semua ini adalah satu, yakni kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/22/dirjen-otonomi-daerah-ramadhan-leadership-camp-sulsel-bisa-jadi-contoh-nasional-penguatan-sinergi-pusat-dan-daerah/">Dirjen Otonomi Daerah: Ramadhan Leadership Camp Sulsel Bisa Jadi Contoh Nasional Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BI Buka 120 Titik Penukaran Uang di Sulsel Selama Ramadan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/02/21/bi-buka-120-titik-penukaran-uang-di-sulsel-selama-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 08:55:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[BI]]></category>
		<category><![CDATA[Penukaran Uang]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=49669</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Selama bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Selatan membuka 120 titik layanan penukaran uang yang tersebar di seluruh 24 kabupaten/kota. Jumlah ini meningkat 14 persen dibanding tahun sebelumnya sebagai wujud sinergi dengan perbankan dan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat. Kepala KPwBI Provinsi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/21/bi-buka-120-titik-penukaran-uang-di-sulsel-selama-ramadan/">BI Buka 120 Titik Penukaran Uang di Sulsel Selama Ramadan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> – Selama bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Selatan membuka 120 titik layanan penukaran uang yang tersebar di seluruh 24 kabupaten/kota.</p>
<p>Jumlah ini meningkat 14 persen dibanding tahun sebelumnya sebagai wujud sinergi dengan perbankan dan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.</p>
<p>Kepala KPwBI Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda menjelaskan bahwa layanan penukaran akan berlangsung mulai 19 Februari hingga 13 Maret 2026 atau selama dua pekan menjelang Ramadan.</p>
<p>&#8220;Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan uang layak edar dengan mudah dan aman. Karena itu, kami meningkatkan jumlah titik layanan sekaligus mengoptimalkan aplikasi PINTAR untuk pemesanan agar masyarakat tidak perlu antre panjang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Bank Indonesia menyiapkan empat skema layanan penukaran yang dapat dipilih masyarakat sesuai kebutuhan:<br />
1. Layanan Penukaran Sinergi Perbankan Makassar<br />
*   Tanggal: 25 Februari – 13 Maret 2026<br />
*   Lokasi: 20 kantor bank di Kota Makassar<br />
*   Kuota: 100 orang per bank per hari</p>
<p>2. Layanan Terpadu Sinergi Perbankan dan PEMDA<br />
*   Tanggal: 25 Februari – 12 Maret 2026<br />
*   Lokasi: 7 lokasi (Manunggal Makassar, Gowa, Parepare, Bulukumba, Bone, Palopo)<br />
*   Kuota: 1.000 orang per lokasi per hari</p>
<p>3. Layanan Ritel Rumah Ibadah<br />
*   Tanggal: 24 Februari – 10 Maret 2026<br />
*   Lokasi: 10 masjid (5 di Makassar, 5 di Enrekang, Malili, Gowa, Pangkep, dan Takalar)<br />
*   Kuota: 300 orang per rumah ibadah</p>
<p>4. Layanan Tematik Jelajah Phinisi<br />
*   Tanggal: 8 Maret 2026<br />
*   Lokasi: 3 pulau di Makassar (Lae-lae, Barrang Lompo) dan Tanakeke Takalar<br />
*   Kuota: 200 orang</p>
<p>Bank Indonesia juga meningkatkan jumlah paket penukaran menjadi 26.143 paket, melonjak 61 persen dibanding tahun 2025 yang hanya 16.243 paket.</p>
<p>Masyarakat kini dapat menukar uang maksimal Rp5,3 juta per orang dengan pecahan yang telah ditentukan, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,3 juta.</p>
<p>&#8220;Ini bentuk komitmen kami memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil selama Ramadan dan Idulfitri, baik untuk kebutuhan berbelanja, zakat fitrah, maupun THR,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Untuk menghindari kerumunan dan memastikan kepastian layanan, Bank Indonesia mewajibkan masyarakat melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses di *https://pintar.bi.go.id*.</p>
<p>Alur pemesanannya cukup sederhana:<br />
1. Buka aplikasi PINTAR menggunakan HP atau PC<br />
2. Pilih lokasi kas keliling yang tersedia<br />
3. Lakukan pengisian data pemesanan<br />
4. Memperoleh bukti pemesanan penukaran</p>
<p>Dengan bukti pemesanan tersebut, masyarakat dapat datang ke lokasi dan tanggal yang telah dipilih untuk melakukan penukaran. (*)</p>
<p>Reporter: Leony amparita<br />
Tag: Penukaran Uang, Bank Indonesia, Sulsel, Ramadan, Idulfitri</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/02/21/bi-buka-120-titik-penukaran-uang-di-sulsel-selama-ramadan/">BI Buka 120 Titik Penukaran Uang di Sulsel Selama Ramadan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
