<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yandri Susanto Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/yandri-susanto/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/yandri-susanto/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jun 2025 14:32:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>Yandri Susanto Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/yandri-susanto/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Singgung Jepang dan Korsel, Yandri Susanto Minta Kepala Daerah Bangun Desa</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/06/24/singgung-jepang-dan-korsel-yandri-susanto-minta-kepala-daerah-bangun-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 14:32:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Bangun Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Korsel]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal]]></category>
		<category><![CDATA[Retret Kepala Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Yandri Susanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=37916</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID &#8211; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Berkesempatan menjadi pemateri di acara retret kepala daerah gelombang kedua yang digelar di IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, 24 Juni 2025. Dalam pesannya, Yandri Susanto meminta agar para kepala daerah yang hadir di acara pembekalan tersebut dapat berupaya membangun desa di wilayahnya secara maksimal. Menteri Desa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/06/24/singgung-jepang-dan-korsel-yandri-susanto-minta-kepala-daerah-bangun-desa/">Singgung Jepang dan Korsel, Yandri Susanto Minta Kepala Daerah Bangun Desa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID</strong> &#8211; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Berkesempatan menjadi pemateri di acara retret kepala daerah gelombang kedua yang digelar di IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, 24 Juni 2025.</p>
<p>Dalam pesannya, Yandri Susanto meminta agar para kepala daerah yang hadir di acara pembekalan tersebut dapat berupaya membangun desa di wilayahnya secara maksimal.</p>
<p>Menteri Desa di Kabinet Merah Putih tersebut pun membandingkan kondisi desa di Indonesia dengan Jepang saat ini.</p>
<p>&#8220;Karena kita tidak mau terjadi seperti sekarang di Jepang, tinggal 7 persen yang tinggal di desa semua bergerak ke kota,&#8221; ungkap Yandri.</p>
<p>Ia pun menyinggung harga beras di negara Jepang dan Korea Selatan (Korsel) yang saat ini cukup mahal dan mengalami kelangkaan di pasaran.</p>
<p>&#8220;Harga beras di Jepang sekarang sangat mahal dan sangat langka, begitu juga Korea Selatan,&#8221; tuturnya pada kepala daerah yang hadir.</p>
<p>&#8220;Jadi saya contohkan dua negara ini dekat dengan kita, yang sekarang sudah mengalami persoalan serius tata negaranya, karena desa kurang diurus,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Yandri berharap agar para kepala daerah di tanah air saat ini dapat membangun desa dengan lebih baik lagi, dan memberikan pemerataan ekonomi di daerah yang dipimpin.</p>
<p>Adapun program yang ditekankannya adalah menciptakan desa wisata, desa ketahanan pangan dan desa bebas sampah.</p>
<p>&#8220;Ini pokoknya, kalau ini dilaksanakan, maka tagline kami &#8216;Bangun Desa, Bangun Indonesia&#8217; itu tercapai dan pertumbuhan ekonomi bisa disumbangkan dari desa, lumayan besar. Jadi asacita keenam itu bisa menjadi andalan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Diketahui, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Menjadi salah satu pemateri di acara retret kepala daerah yang berlangsung di kampus IPDN, di samping pemateri dari kementerian lainnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/06/24/singgung-jepang-dan-korsel-yandri-susanto-minta-kepala-daerah-bangun-desa/">Singgung Jepang dan Korsel, Yandri Susanto Minta Kepala Daerah Bangun Desa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendes Yandri Bakal Copot Bawahan Pelaku Jual Beli Jabatan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/12/11/mendes-yandri-bakal-copot-bawahan-pelaku-jual-beli-jabatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 07:50:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[jual beli jabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Yandri Susanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=27199</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto secara tegas menolak adanya jual beli maupun serah terima mahar atau memanfaatkan koneksi kedekatan untuk mengisi jabatan tertentu. Jika ada pejabat atau pihak yang melakukan hal tersebut maka akan ditindak sesuai regulasi yang berlaku. “Mau jadi eselon 1, eselon 2 eselon 3 pun tidak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/12/11/mendes-yandri-bakal-copot-bawahan-pelaku-jual-beli-jabatan/">Mendes Yandri Bakal Copot Bawahan Pelaku Jual Beli Jabatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, JAKARTA &#8212;</strong> Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto secara tegas menolak adanya jual beli maupun serah terima mahar atau memanfaatkan koneksi kedekatan untuk mengisi jabatan tertentu. Jika ada pejabat atau pihak yang melakukan hal tersebut maka akan ditindak sesuai regulasi yang berlaku.</p>
<p>“Mau jadi eselon 1, eselon 2 eselon 3 pun tidak ada setoran ke pihak mana pun. Tidak ada yang kita toleransi seperti itu. Yang mau jadi pejabat atau mempertahankan jabatannya tidak boleh ada setoran atau jual beli jabatan. Kalau ketahuan langsung kita copot, kita nonjobkan, akan kita proses sesuai peraturan berlaku. Tidak ada istilah kongkalikong jabatan,” tegas Mendes Yandri dikutip dari Youtube Kemendesa, Rabu (11/12/2024).</p>
<p>Hal ini sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto dalam banyak kesempatan untuk menghilangkan korupsi, kolusi, dan nepotisme sehingga fokus pada kerja mencapai Indonesia Emas 2045 dengan program-program terbaik.</p>
<p>Oleh karena itu, Mendes Yandri pun meminta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama untuk fokus pada tugas dan fungsinya dibanding sibuk melakukan transaksi yang tidak semestinya.</p>
<p>Hal ini tidak hanya terbatas pada pejabat di lingkungan Kemendes PDT namun juga pada level pendamping desa. Posisi pendamping desa dipastikan diduduki orang-orang yang memiliki kapabilitas dan lolos secara administratif serta dilakukan evaluasi tanpa ada transaksi sehingga terbuka untuk siapa saja.</p>
<p>“Kepada seluruh masyarakat Indonesia bilamana ada proses rekrutmen pendamping desa tidak ada pungutan uang satu rupiah pun. Kalau ada yang melakukan itu laporkan kepada kami atau aparat penegak hukum bahwa itu melanggar peraturan yang ada. Karena kita ingin desa dikelola dengan baik, pendamping juga harus profesional,” tambah Mendes Yandri.</p>
<p>Mendes Yandri juga mengimbau seluruh jajarannya untuk kompak dan tidak secara asal mengeluarkan kebijakan. Ia ingin setiap unit kerja melakukan komunikasi dan kolaborasi yang baik sehingga tidak ada tumpang tindih dalam pengambilan keputusan.</p>
<p>Tidak hanya itu, 12 rencana aksi Kemendes PDT dalam mendukung program-program Presiden Prabowo Subianto juga dikupas secara rinci sehingga langkah kebijakan semakin terarah. Ia yakin setiap target akan terwujud dengan kekompakan dan kolaborasi yang dibangun dengan mengedepankan tugas dan fungsi Kemendes PDT, tidak kepentingan individu pihak tertentu. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/12/11/mendes-yandri-bakal-copot-bawahan-pelaku-jual-beli-jabatan/">Mendes Yandri Bakal Copot Bawahan Pelaku Jual Beli Jabatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potensi Desa Tukamasea, Maros Dilirik Pemerintah Pusat</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/11/19/potensi-desa-tukamasea-maros-dilirik-pemerintah-pusat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2024 08:09:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Maros]]></category>
		<category><![CDATA[Teguh Iswara Suardi]]></category>
		<category><![CDATA[Yandri Susanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=25931</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAROS – Anggota Komisi V DPR RI, Teguh Iswara Suardi, menghadiri kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, di Kabupaten Maros. Dalam sambutannya, Teguh menegaskan pentingnya kunjungan ini bagi pengembangan desa di wilayah tersebut. “Kabupaten Maros adalah daerah pemilihan saya, sekaligus tempat saya menghabiskan masa kecil. Oleh karena itu, sudah menjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/11/19/potensi-desa-tukamasea-maros-dilirik-pemerintah-pusat/">Potensi Desa Tukamasea, Maros Dilirik Pemerintah Pusat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAROS –</strong> Anggota Komisi V DPR RI, Teguh Iswara Suardi, menghadiri kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, di Kabupaten Maros.</p>
<p>Dalam sambutannya, Teguh menegaskan pentingnya kunjungan ini bagi pengembangan desa di wilayah tersebut.</p>
<p>“Kabupaten Maros adalah daerah pemilihan saya, sekaligus tempat saya menghabiskan masa kecil. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban saya untuk hadir dalam kegiatan ini,” ujar Teguh Iswara Suardi, Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Selatan II, dalam keterangannya, Selasa (19/11/2024).</p>
<p>Teguh juga memberikan apresiasi atas dedikasi dan semangat kerja Menteri Desa, yang disebutnya luar biasa.</p>
<p>“Pak Menteri baru saja memukau kita semua saat Rapat Kerja di Senayan. Paparannya sampai viral di media sosial. Beliau tidak hanya berbicara soal program, tetapi langsung turun ke lapangan, bahkan menginap di desa-desa. Saya sangat terkejut dan bangga karena sebelum saya sempat mengundang, beliau sudah hadir lebih dulu di dapil saya,” kata Teguh.</p>
<p>Kunjungan ini difokuskan pada pengembangan potensi Desa Tukamasea, salah satu desa di Kabupaten Maros yang menjadi bagian dari kawasan karst terbesar kedua di dunia dan telah masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark.</p>
<p>Desa ini berhasil memanfaatkan potensi alamnya menjadi kawasan wisata dengan fasilitas kolam renang, gazebo, pemandangan yang indah, serta kuliner khas, yang semua bernuansa natural.</p>
<p>“Saya sangat mengapresiasi Desa Tukamasea yang mampu menangkap peluang dari potensi lokalnya. Bahkan, melalui BUMDes, desa ini mencatat pendapatan hingga Rp500 juta pada tahun lalu. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pendidikan siswa-siswi di desa ini. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan sangat diperlukan untuk memajukan desa,” ungkap Teguh.</p>
<p>Kunjungan kerja ini juga dihadiri oleh sejumlah perusahaan, seperti Bosowa dan PLN, yang turut memberikan kontribusi dalam pengembangan desa.</p>
<p>Teguh menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pendamping desa dan kepala desa, agar potensi lokal dapat dimaksimalkan.</p>
<p>Di akhir sambutannya, Teguh mengutip Bung Hatta, “Indonesia tidak akan besar karena obor di Jakarta, tetapi Indonesia akan bercahaya karena lilin-lilin di Desa,” sebagai penegasan bahwa pembangunan desa adalah kunci keberhasilan pembangunan nasional. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/11/19/potensi-desa-tukamasea-maros-dilirik-pemerintah-pusat/">Potensi Desa Tukamasea, Maros Dilirik Pemerintah Pusat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
