KABARIKA.ID, JAKARTA — BPOM mempertegas perannya dalam memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat melalui pengawalan ketat standar keamanan pangan berskala global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BPOM untuk memastikan bahwa komoditas pangan nasional, seperti Toba Tilapia, memenuhi standar kualitas yang diakui dunia.

Ikan tilapia merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi, rendah lemak, vitamin, dan kaya mineral. Produk kebanggaan Sumatra Utara ini tercatat telah lama menembus pasar Amerika Serikat, termasuk jaringan ritel Costco dan berbagai restoran ternama.

Industri pengolahan produk ini juga menjadi pemasok bahan baku untuk produksi beberapa industri pangan olahan berupa frozen food dan olahan ikan lainnya.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar menekankan bahwa pengawasan yang dilakukan mencakup seluruh siklus produk, mulai dari pembibitan, proses pengolahan yang lege artis, hingga pencegahan cemaran kimia berbahaya seperti cesium-137.

“Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri karena dari Danau Toba sampai ke piring masyarakat hingga ke Presiden Amerika Serikat. Kita perlu pastikan kualitas daging ikan yang dikirim sesuai standar dan prosesnya mengikuti kaidah yang benar. BPOM akan mengawal agar Toba Tilapia tidak hanya menjadi tamu terhormat di negeri sahabat, tetapi juga menjadi tuan di negeri sendiri melalui penguatan pemasaran domestik,” ujar Taruna Ikrar dalam keterangan resminya dikutip pada Minggu (10/5/2026).

Dalam menjalankan fungsinya, BPOM berpegang pada mandat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan untuk menjamin keamanan di setiap rantai pangan.

Transformasi BPOM saat ini diarahkan sebagai mitra strategis industri yang mendukung kemudahan berusaha tanpa sedikit pun mengurangi aspek keamanan dan mutu. Upaya ini merupakan langkah nyata BPOM dalam menjaga keberlangsungan industri sekaligus berkontribusi pada target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.

Direktur PT Suri Tani Pemuka Ardi Budiono mengapresiasi kehadiran dan dukungan BPOM dalam membangun ekosistem perikanan yang terintegrasi.

“Kami berkomitmen untuk memberi kontribusi pada ketahanan pangan dan peningkatan ekspor nasional melalui ekosistem yang terintegrasi dari pakan hingga pengolahan. Sinergi dengan BPOM memberikan kepercayaan diri bagi kami untuk terus menjaga standar budidaya berkelanjutan,” ungkapnya.

Sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat, kegiatan ini diakhiri dengan penanaman pohon durian oleh jajaran petinggi BPOM dan manajemen JAPFA Group. (*)