KABARIKA.ID, JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengingatkan seluruh relawan dan personel Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalankan tugas dengan hati, penuh tanggung jawab, dan tidak mengabaikan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tahapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mas Dar, sapaan akrabnya, menekankan bahwa pelaksanaan MBG membutuhkan lebih dari sekadar pemenuhan tugas teknis. Setiap personel yang terlibat memiliki tanggung jawab untuk memastikan layanan berjalan dengan baik bagi penerima manfaat.
“Kerja pakai hati ya, kerja pakai hati. Ya SOP itu, SOP,” ujar Mas Dar saat memberikan arahan kepada personel SPPG, dikutip dari kanal Youtube BGN, Jumat (28/8/2026).
Menurut Mas Dar, bekerja dengan hati harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan dalam menjalankan SOP. Kepedulian terhadap tugas tidak cukup hanya ditunjukkan melalui semangat bekerja, tetapi juga melalui ketelitian dalam mengikuti setiap prosedur yang telah ditetapkan. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan MBG di tingkat SPPG.
Karena itu, Mas Dar mengingatkan seluruh personel agar tidak memberikan ruang bagi kelalaian dalam menjalankan tugas. Setiap tahapan operasional perlu diperhatikan secara cermat dan dilaksanakan sesuai ketentuan untuk memastikan standar pelayanan tetap terjaga.
“Tidak boleh lalai, sedikit pun enggak boleh,” tegas Mas Dar.
Penegasan tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memperkuat budaya kerja yang mengedepankan kepedulian sekaligus kepatuhan terhadap prosedur. Dalam pelaksanaan MBG, keduanya menjadi fondasi penting agar setiap proses yang berlangsung di dapur SPPG dapat terlaksana secara konsisten dan bertanggung jawab.
Kunjungan langsung ke SPPG juga menjadi kesempatan bagi Mas Dar untuk berinteraksi dengan personel di lapangan. Mas Dar memberikan semangat kepada para petugas yang ditemuinya sekaligus mengingatkan kembali pentingnya menjaga komitmen dalam menjalankan tugas.
Bagi BGN, kualitas pelaksanaan MBG tidak hanya ditentukan oleh sistem dan prosedur, tetapi juga oleh orang-orang yang menjalankannya. Karena itu, pesan untuk “bekerja dengan hati” menjadi pengingat bahwa setiap personel SPPG memiliki peran dalam memastikan program berjalan dengan penuh tanggung jawab. (*)
