KABARIKA.ID, PANGKEP–  Masyarakat Pulau Balang Caddi, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), kembali menikmati akses listrik melalui penyerahan bantuan dan perbaikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat terkait keterbatasan akses listrik yang selama ini menjadi salah satu persoalan di wilayah kepulauan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini melibatkan Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Selatan Kasman, S.Hut., M., Forum CSR Sulsel yang dipimpin Dr. Ir. H. La Tunreng, M.M., IPU, Kapolsek Liukang Tupabbiring AKP Aliadi, S.H., Lurah Mattiro Bintang Suwadi, S.Sos., pimpinan Bank Sulselbar, pimpinan PT Semen Tonasa, jajaran SKPD Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, unsur pemerintah Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kelompok PLTS Bintang Bersinar, serta tokoh masyarakat Pulau Balang Caddi.

Dalam kegiatan tersebut, sinergi antara pemerintah, wakil rakyat, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan energi listrik bagi warga di wilayah kepulauan.

Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman menyampaikan bahwa upaya perbaikan PLTS di Pulau Balang Caddi berawal dari aspirasi dan keluhan masyarakat yang kemudian dikoordinasikan dengan Gubernur Sulawesi Selatan.

“Kami hanya mendengarkan keluhan masyarakat, kemudian berkoordinasi dengan Bapak Gubernur Sulawesi Selatan. Alhamdulillah, aspirasi tersebut langsung ditindaklanjuti,” ungkap Andi Amar.

Ia mengaku bersyukur karena masyarakat Pulau Balang Caddi kini dapat kembali menikmati akses listrik. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kepulauan.

Andi Amar juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas PLTS yang telah diperbaiki sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Selain itu, ia mengungkapkan gagasan pemanfaatan teknologi pembangkit listrik tenaga sampah yang pernah dilihatnya saat melakukan kunjungan bisnis ke Tiongkok. Menurutnya, teknologi tersebut berpotensi menjadi alternatif pengelolaan sampah sekaligus penyediaan energi listrik bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

“Ke depannya, saya berpikir bahwa teknologi serupa berpotensi dikembangkan untuk masyarakat di wilayah kepulauan. Dengan demikian, sampah dapat dikelola dan dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Perwakilan Forum CSR Sulsel, Dr. Ir. H. La Tunreng, M.M., IPU, menyampaikan bahwa Andi Amar Ma’ruf Sulaiman merupakan salah satu pihak yang menginisiasi upaya perbaikan PLTS di Pulau Balang Caddi.

Ia menjelaskan bahwa aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi Forum CSR Sulsel bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami dari Forum CSR Sulsel bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut. Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas PLTS ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam memastikan fasilitas yang telah diperbaiki dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kepala Dinas ESDM Sulawesi Selatan, Kasman, S.Hut., M., menyampaikan bahwa penanganan persoalan kelistrikan di Pulau Balang Caddi merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang disampaikan melalui Andi Amar Ma’ruf Sulaiman.

Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Selatan, pihaknya bersama Forum CSR Sulsel mengambil langkah untuk merespons kebutuhan masyarakat tersebut.

Kasman juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Sulselbar dan PT Semen Tonasa atas dukungan yang diberikan dalam upaya perbaikan fasilitas PLTS di Pulau Balang Caddi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Semen Tonasa dan Bank Sulselbar atas bantuan yang telah diberikan. Ke depannya, kami berharap seluruh pihak dapat terus bersinergi serta bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas PLTS ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.

Perwakilan masyarakat Pulau Balang Caddi, Pak Nasri, mengungkapkan rasa syukur atas perbaikan fasilitas PLTS yang memungkinkan masyarakat kembali menikmati akses listrik.

“Alhamdulillah, penderitaan yang selama ini kami rasakan akhirnya sedikit demi sedikit terobati. Kami kembali merasakan terang benderangnya kehidupan di pulau kami setelah sekian lama menghadapi keterbatasan akses listrik,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat siap menjaga dan merawat fasilitas PLTS tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Insyaallah, fasilitas PLTS ini akan kami jaga dan rawat sebaik mungkin bersama seluruh masyarakat Pulau Balang Caddi agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang,” tambahnya.

Penyerahan bantuan dan perbaikan PLTS ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pemerataan akses energi listrik di wilayah kepulauan Kabupaten Pangkep. Kolaborasi antara pemerintah, wakil rakyat, sektor swasta, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut guna menghadirkan solusi bagi berbagai kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan energi yang andal dan berkelanjutan. (*)