KABARIKA.ID, MAKASSAR–Wajah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta istri berseri-seri pada Senin pagi 14 Juli 2025. Betapa tidak, putri keduanya Andi Athirah Sulaiman pagi itu akan diambil sumpahnya sebagai Dokter pada acara pengambilan sumpah dokter Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin di Baruga Andi Pangerang Pettarani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Putri Mentan yang akrab disapa Atira ini berhasil mencapai gelar profesi dokter dalam kurun waktu dua tahun, durasi yang sangat cepat dibanding rekan wisudawan lainnya yang bahkan sampai lima tahun.

Setelah dipasangkan jas dokter, Mentan Amran beserta istri, Ir. Hj. Martati memeluk dan mencium kening putrinya dengan haru. Atira pun tak kuasa menahan haru, sempat menyeka bagian bawah matanya saat berpose bareng kedua orangtua tercintanya.

Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.GK., Sp.PD-KGH(K), FINASIM serta Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir Jamaluddin Jompa, M.Sc turut menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan putri Mentan meraih prestasi ini.
.
Pada akhir acara wisudawan tersebut Mentan Amran didaulat untuk memberikan motivasi kepada 325 wisudawan yang terdiri atas Dokter Spesialis , Sub Spesialis, Profesi Dokter, Profesi Dokter Hewan dan Sarjana Psikologi.

Dalam sambutannya, Mentan Amran mengingatkan kepada para wisudawan agar jangan takut tantangan, jadikan tantangan sebagai batu loncatan untuk meraih kesuksesan.

Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) ini juga memotivasi para dokter tersebut agar menciptakan atmosfer kedokteran Indonesia menjadi yang terbaik di dunia. Jangan terus-menerus orang lebih memilih ke luar negeri untuk berobat.

“Ratusan triliun devisa negara habis dibelanjakan karena masyarakat masih menganggap di sana lebih baik. Oleh karena itu anak-anakku harus menjadi yang terbaik agar masyarakat Indonesia bangga dan memilih tetap berobat di dalam negeri,” tantang Owner Tiran Group ini.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) ini juga menantang agar para dokter jangan ragu untuk minta penempatan di daerah terpencil dan terjauh.

“Yang dari Aceh, minta ke Papua, begitu pula sebaliknya,” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah.

Di akhir sambutannya, Mentan Amran mengingatkan kembali kepada para Dokter baru tersebut agar berbakti kepada kedua orang tua.

“Jangan pernah gores hati kedua orangtuamu, semua orang besar yang saya kenal sangat memuliakan orang tuanya, terutama ibu,” lanjutnya dengan suara haru.

Di sela acara tersebut, tak lupa Mentan Amran memberikan kejutan berupa hadiah gaji bulanannya kepada 7 wisudawan terbaik.

Juga kepada salah satu dokter pria yang memberikan persembahan lagu. Sedangkan dua dokter wanita yang juga mempersembahkan lagu diberi hadiah tiket Makassar Bali pergi- pulang.

Selalu ada yang mengharukan dan mengejutkan di setiap momen Mentan Amran, seperti yang selalu diucapkannya, Setiap Detik Adalah Takdir, begitu pula yang terjadi hari ini.