KABARIKA.ID, MAKASSAR— Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar berbagai kegiatan dan perlombaan untuk menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Pertandingan melibatkan kategori Jurnalis, Lomba mewarnai anak-anak, pegawai Instansi di lingkup pemerintah, hingga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) juga turut andil dalam pertandingan kategori Eksekutif. Suara sorak-sorai membahana di Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu, 15 Agustus 2026 saat Lomba Panahan di gelar. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan turut andil dalam lomba panahan.

Hal itu menjadikan Lomba Panahan Bukan sekadar perlombaan biasa, ajang panahan menjelma menjadi panggung adu ketangkasan sekaligus membangun semangat kemerdekaan yang membara. Seluruh peserta turun membidik target, mengukir kisah perjuangan mereka sendiri di Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
Dari jarak 30 meter satu per satu peserta menarik napas, menstabilkan busur, lalu melepas anak panah dengan penuh konsentrasi. Setiap dentuman panah menancap di papan target disambut tepuk tangan riuh penonton yang memadati arena.
Setelah perlombaan panahan sengit sepanjang hari, Keluar sebagai pemanah terbaik Kategori Eksekutif yang berhasil pemenang. Juara 1 Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Juara 2 Kepala Biro Organisasi Jayadi, dan Juara 3 Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M.
“Memanah termasuk olahraga yang dianjurkan dalam ajaran Islam dan disebutkan dalam hadist sebagai salah satu keterampilan yang dicintai Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam,” ungkap Ir. H. Andi Ihsan. S.T., M.M saat diwawancarai melalui tlp setelah menerima penghargaan pemenang dari Panitia Pelaksana.
“konsentrasi adalah salah satu elemen paling krusial dalam olahraga panahan, bahkan sering disebut lebih menentukan daripada kekuatan fisik semata. Untuk menang dalam kompetisi panahan, ada kombinasi teknik, fisik, dan mental yang perlu dilatih,” tutupnya. (*)
