KABARIKA.ID, MAKASSAR-Perkembangan teknologi membuat perguruan tinggi memikul dua beban sekaligus: menyiapkan lulusan yang kompeten dan sekaligus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta persoalan pembangunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, keberlanjutan menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan, supaya ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan tetap bermanfaat dalam jangka panjang.
Prinsip inilah yang menjadi pijakan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dalam merancang program dan karya inovasinya. Melalui tema “Engineering for a Sustainable Future”, fakultas tersebut menyampaikan bahwa rekayasa dan teknologi tidak cukup hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga harus mempertimbangkan pengaruhnya terhadap manusia, lingkungan, dan generasi berikutnya.
Pesan tersebut mengemuka dalam puncak Dies Natalis ke-66 Fakultas Teknik Unhas di Kampus Fakultas Teknik Unhas Gowa, Sabtu (29/8/2026). Perayaan kali ini menghadirkan banyak agenda, dari pengembangan inovasi mahasiswa sampai berbagai program yang disiapkan untuk memperluas kontribusi fakultas.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-66, Dr Ir H Edward Syarif ST MT IAI, menegaskan tema tersebut tidak melulu berbicara soal kecanggihan teknologi. Menurut dia, hal yang tak kalah penting adalah adanya kepedulian dan keberpihakan pada kemanfaatan, baik untuk sesama, lingkungan, maupun masa depan bersama.
Edward menilai prinsip tersebut sejalan dengan gagasan bahwa keteknikan bukan sekadar urusan membangun produk atau infrastruktur. Ada tanggung jawab yang jauh lebih besar, yaitu turut menyiapkan masa depan, agar hasil kerja hari ini tetap bernilai di masa mendatang.
Salah satu bentuk penguatan ekosistem inovasi yang diluncurkan fakultas adalah Klinik Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Wadah ini dihadirkan sebagai tempat mahasiswa merumuskan ide, menghasilkan karya, serta mematangkan inovasi mereka.
Dorongan dari Rektor
Dukungan bagi inovasi mahasiswa juga disuarakan Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc. Menurutnya, keunggulan Fakultas Teknik dalam bidang teknologi harus terus diarahkan supaya menghasilkan karya yang betul-betul memberi dampak.
Jamaluddin berpendapat, pencapaian inovasi jangan sampai berhenti pada kompetisi atau sekadar memenuhi indikator kinerja utama (IKU). Ia ingin inovasi yang dihasilkan bisa menyelesaikan masalah nyata di tengah masyarakat, industri, pemerintah, dan bangsa.
Ia turut menekankan pentingnya menempatkan keberlanjutan sebagai prinsip utama dalam setiap pengembangan. Menurutnya, hal tersebut membutuhkan peran semua kalangan akademik, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, sampai mahasiswa.
Harapan senada disampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman ST berharap Fakultas Teknik Unhas ikut berkontribusi pada program pembangunan nasional lewat inovasi yang konkret. Ia khususnya mendorong munculnya program terobosan yang berdampak langsung pada agenda Asta Cita.
Alumni Award dan Nindya Corner
Rangkaian Dies Natalis ke-66 tahun ini meliputi kegiatan akademik, sosial, olahraga, hingga pengembangan inovasi mahasiswa.
Pada acara puncak, Fakultas Teknik menegaskan kembali arah pengembangannya dengan menempatkan inovasi, kebermanfaatan, dan keberlanjutan sebagai inti kontribusinya sebagai lembaga pendidikan tinggi.
Pada momen yang sama, diberikan pula penghargaan “Alumni Award” bagi sejumlah alumni yang dinilai berjasa besar dalam pengembangan Fakultas Teknik Unhas.
Agenda lain dalam rangkaian tersebut adalah peletakan batu pertama pembangunan “Nindya Corner” atas prakarsa perusahaan BUMN konstruksi PT Nindya Karya. Fasilitas ini akan menjadi “corner” kedua setelah “Vale Corner”. Peletakan batu pertama dilakukan Rektor Unhas bersama perwakilan PT Nindya Karya dan Dekan Fakultas Teknik Unhas.
Selain rektor, hadir pula Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Senior Vice President Divisi EPC Deni Dwiraharja yang mewakili Direktur Utama PT Nindya Karya, Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I Dr Ir Abdul Rivai Ras, Direktur Utama PT PAL Dr Kaharuddin Djenod MEng, Ketua MWA Prof Dr Alimuddin Unde MSi, Direktur Produksi PT PAL Diana Rosa, Dekan Fakultas Teknik Unhas Prof Dr Eng Muhammad Isran Ramli, serta sejumlah pejabat lainnya.
