KABARIKA.ID, BONE — Upaya membangun generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing terus didorong melalui edukasi serta peningkatan kesadaran terhadap berbagai ancaman sosial. Salah satunya melalui kegiatan kuliah umum di Universitas Cahaya Prima (UNCAPI) Bone yang mengangkat tema “Peran Pemuda dalam Pencegahan Narkoba dan Judi Online.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini diikuti oleh anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) UNCAPI, mahasiswa Universitas Cahaya Prima, serta staf rektorat. Kuliah umum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran generasi muda mengenai pentingnya peran aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online.
Dalam penyampaiannya, A. Amar mengajak seluruh pemuda di Kabupaten Bone, khususnya mahasiswa UNCAPI, untuk bersama-sama mengambil bagian dalam upaya memerangi narkoba dan judi online yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Ia menegaskan bahwa perjuangan melawan kedua persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan dan dukungan dari berbagai pihak, terutama kalangan pemuda dan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.
“Ayo sama-sama, temani saya perangi narkoba dan judi online. Saya tidak bisa sendiri tanpa dukungan teman-teman UNCAPI,” ujar A. Amar.
Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan daerah. Karena itu, generasi muda perlu membangun kesadaran, memperkuat karakter, serta berani mengambil sikap untuk menjauhi berbagai aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sosial.
A. Amar juga mengingatkan bahwa Kabupaten Bone telah melahirkan banyak tokoh dan pemimpin hebat yang memberikan kontribusi bagi masyarakat. Potensi tersebut harus terus dijaga melalui regenerasi kepemimpinan yang berkualitas.
“Banyak pemimpin-pemimpin hebat yang lahir dari tanah Bone. Kita semua adalah penerusnya, harus ada regenerasi,” tegasnya.
Ia berharap mahasiswa UNCAPI dan seluruh pemuda Bone mampu mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang memiliki integritas, semangat juang, serta tanggung jawab terhadap pembangunan daerah.
Lebih lanjut, A. Amar menyampaikan bahwa potensi besar yang dimiliki generasi muda Bone tidak boleh terhambat akibat penyalahgunaan narkoba maupun keterlibatan dalam judi online. Menurutnya, masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas generasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan.
“Orang Bone hebat-hebat, jangan sampai generasi berhenti di kita karena narkoba,” pesannya.
Melalui kegiatan kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa dan pemuda Bone semakin memahami pentingnya menjaga diri dari bahaya narkoba dan judi online, sekaligus berperan aktif dalam menyebarkan edukasi positif di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa upaya menciptakan generasi muda yang unggul tidak cukup hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga membutuhkan penguatan karakter, kepedulian sosial, dan komitmen bersama untuk melindungi masa depan generasi penerus.
Pemuda Bone harus menjadi bagian dari solusi, bukan membiarkan narkoba dan judi online merusak potensi serta masa depan daerah. (*)
