KABARIKA.ID, NEW YORK — Ribuan demonstran berunjuk rasa menentang Israel di New York City dalam protes pro-Palestina dan anti-Israel terbesar yang diadakan di kota itu dalam beberapa bulan terakhir, pada Sabtu (16/08/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Demonstrasi yang diberi nama, “Hentikan Kelaparan Gaza: Pawai Massal untuk Kemanusiaan” itu, berlangsung di depan Perpustakaan Umum New York di Manhattan, di samping Bryant Park.
Demonstrasi itu diinisiasi oleh berbagai kelompok aktivis sosialis sayap kiri dan dipimpin oleh orang Arab.
Kerumunan massa memukulkan sendok ke wajan dan membawa spanduk bertuliskan “Hentikan Kelaparan Gaza”, “Hentikan Pembunuhan Jurnalis”, dan “Kalahkan Para Pembuat Perang Genosida Imperialis/Zionis”.
Bendera Palestina berkibar di atas kerumunan massa saat mereka berbaris, meneriakkan “Akhiri pengepungan di Gaza sekarang!”
Brian Becker, dari Koalisi ANSWER sayap kiri, mengatakan kepada kerumunan bahwa pemerintah AS berdiri bersama rezim fasis di Tel Aviv, tetapi kami, rakyat Amerika, berdiri bersama Anda, rakyat Palestina.
“Mereka ada di Wall Street, mereka ada di Gedung Putih, mereka ada di pusat imperialisme,” kata Becker.
Beberapa di antara kerumunan menjawab dengan teriakan “memalukan” dan “pembunuh.”

Aksi unjuk rasa tersebut merupakan yang terbesar sejak penangkapan aktivis pro-Palestina anti-Israel, Mahmoud Khalil, pada bulan Maret lalu yang memobilisasi ribuan pengunjuk rasa.
Khalil, yang dibebaskan dari pusat penahanan federal pada bulan Juni, ikut serta dalam protes hari Sabtu kemarin, dan berpidato di hadapan massa di luar perpustakaan umum.
“Israel menghancurkan Gaza secara sistematis dan disengaja dan mereka melakukannya dengan bom Amerika, dengan kedok Amerika, dengan uang pajak Amerika, uang Anda,” ujar Khalil yang disambut sorak sorai dukungan dari para demonstran.
Khalil, yang telah membenarkan aksi 7 Oktober dan mengecilkan antisemitisme di kampus, kemudian memimpin massa saat berbaris melalui pusat kota Manhattan.
Beberapa hari menjelang protes hari Sabtu, penyelenggara mengatakan bahwa aksi tersebut didukung oleh lebih dari 200 kelompok dari seluruh AS, dan mereka akan mengangkut peserta dari enam negara bagian dan Washington DC.
Kelompok-kelompok terkemuka yang ikut serta dalam protes ini, antara lain kelompok-kelompok sayap kiri seperti People’s Forum, ANSWER Coalition, Democratic Socialists of America, dan CodePink.
Juga kelompok-kelompok yang dipimpin oleh orang Arab, termasuk Gerakan Pemuda Palestina, Council on American-Islamic Relations, dan Arab American Association of New York, serta Jewish Voice for Peace yang anti-Zionis dan berbagai kelompok mahasiswa.
Protes jalanan anti-Israel besar-besaran di New York telah menurun dalam beberapa bulan terakhir, tetapi para aktivis telah memulai serangkaian demonstrasi rutin menjelang Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SU PBB) yang akan berlangsung di kota itu pada bulan September mendatang.
Seperti telah diberitakan sebelumnya, dalam SU PBB bulan depan beberapa negara akan mengeluarkan pernyataan pengakuan terhadap Palestina sebagai sebuah negara, seperti Prancis, Inggris, Australia, dan Kanada. (rus)
