<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Basarnas Arsip - KABARIKA</title>
	<atom:link href="https://kabarika.id/topik/basarnas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarika.id/topik/basarnas/</link>
	<description>Berkabar untuk Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Jul 2026 14:19:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://kabarika.id/wp-content/uploads/2022/06/cropped-favi-1-90x90.png</url>
	<title>#Basarnas Arsip - KABARIKA</title>
	<link>https://kabarika.id/topik/basarnas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komisi V DPR Salut Dedikasi Basarnas dan Nelayan di Misi Kemanusiaan KLM Nurul Salsa Selayar</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/07/19/komisi-v-dpr-salut-dedikasi-basarnas-dan-nelayan-di-misi-kemanusiaan-klm-nurul-salsa-selayar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 14:19:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[KLM Nurul Salsa]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi V DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Misi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Selayar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=55357</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR – Memasuki hari kelima operasi pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KLM) Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, perjuangan ratusan personel gabungan yang terus berjibaku di lautan mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA). Politikus Partai Gerindra yang membidangi sektor perhubungan itu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/07/19/komisi-v-dpr-salut-dedikasi-basarnas-dan-nelayan-di-misi-kemanusiaan-klm-nurul-salsa-selayar/">Komisi V DPR Salut Dedikasi Basarnas dan Nelayan di Misi Kemanusiaan KLM Nurul Salsa Selayar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR</strong> – Memasuki hari kelima operasi pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KLM) Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, perjuangan ratusan personel gabungan yang terus berjibaku di lautan mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA).</p>
<p>Politikus Partai Gerindra yang membidangi sektor perhubungan itu menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan hingga nelayan setempat yang tanpa kenal lelah terlibat dalam misi kemanusiaan untuk mencari para korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.</p>
<p>&#8220;Atas nama Komisi V DPR RI, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, para relawan, serta nelayan yang sejak hari pertama terus berjuang dalam operasi pencarian korban KLM Nurul Salsa. Mereka bekerja bukan hanya menjalankan tugas, tetapi juga mengemban misi kemanusiaan yang sangat mulia,&#8221; kata Andi Iwan Darmawan Aras, Minggu (19/7/2026).</p>
<p>Menurut AIA, operasi pencarian yang telah memasuki hari kelima menunjukkan komitmen negara untuk terus berupaya menemukan seluruh korban. Meski dihadapkan pada tantangan cuaca, arus laut, dan luasnya wilayah pencarian, semangat para personel di lapangan tidak surut.</p>
<p>&#8220;Saya memahami tugas ini tidak mudah. Mereka menghadapi gelombang laut, cuaca yang berubah-ubah, dan area pencarian yang sangat luas. Namun dedikasi yang ditunjukkan seluruh tim patut diapresiasi karena mereka tetap bekerja dengan penuh semangat demi memberikan kepastian bagi keluarga korban,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebagai mitra kerja Kementerian Perhubungan dan Basarnas, AIA mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan operasi SAR yang kini diperkuat dengan penambahan armada laut serta perluasan area pencarian.</p>
<p>Ia menilai langkah Basarnas memperluas area operasi hingga 1.305 mil laut persegi dan memanfaatkan teknologi Search and Rescue Marine Prediction (SARMAP) merupakan bentuk keseriusan dalam mengoptimalkan peluang menemukan korban.</p>
<p>&#8220;Pengerahan kapal-kapal SAR, unsur TNI AL, kepolisian, hingga dukungan nelayan lokal menunjukkan sinergi yang sangat baik. Saya berharap ikhtiar ini membuahkan hasil sehingga seluruh korban yang masih dicari dapat segera ditemukan,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam operasi hari kelima, wilayah pencarian dibagi ke dalam empat sektor dengan luas masing-masing sekitar 337,5 mil laut persegi. Penyisiran dilakukan menggunakan KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, serta KRI Hiu 634 yang didatangkan dari Palu.</p>
<p>AIA juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan moril kepada seluruh personel yang masih bertugas di lapangan serta mendoakan keselamatan tim pencarian.</p>
<p>&#8220;Kita semua tentu berharap operasi ini berjalan lancar. Mari kita doakan para petugas yang sedang bertugas agar selalu diberi keselamatan dan kekuatan. Semoga seluruh korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan sehingga keluarga memperoleh kepastian,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Di sisi lain, AIA menegaskan bahwa tragedi KLM Nurul Salsa harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan transportasi laut, khususnya pelayaran antarpulau di wilayah kepulauan.</p>
<p>&#8220;Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama. Setelah operasi kemanusiaan ini selesai, tentu perlu dilakukan evaluasi secara komprehensif terhadap seluruh aspek keselamatan, mulai dari kelaikan kapal, kelengkapan alat keselamatan, hingga sistem pengawasan pelayaran. Jangan sampai tragedi seperti ini kembali terulang,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/07/19/komisi-v-dpr-salut-dedikasi-basarnas-dan-nelayan-di-misi-kemanusiaan-klm-nurul-salsa-selayar/">Komisi V DPR Salut Dedikasi Basarnas dan Nelayan di Misi Kemanusiaan KLM Nurul Salsa Selayar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Siagakan Helikopter Caracal untuk Evakuasi Udara Korban di Puncak Bulusaraung</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/01/19/tim-sar-siagakan-helikopter-caracal-untuk-evakuasi-udara-korban-di-puncak-bulusaraung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 02:02:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[ATR 42-500]]></category>
		<category><![CDATA[Helikopter Caracal]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pencarian Pesawat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=48396</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung akan mengutamakan jalur udara menggunakan helikopter Caracal pada Senin (19/1/2026) ini, jika cuaca memungkinkan. Saat ini, tim SAR masih bertahan di lokasi yang diselimuti kabut tebal dan hujan. Tim SAR Gabungan kini memusatkan upaya pada rencana pengangkatan korban. Kepala Badan Nasional Pencarian dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/19/tim-sar-siagakan-helikopter-caracal-untuk-evakuasi-udara-korban-di-puncak-bulusaraung/">Tim SAR Siagakan Helikopter Caracal untuk Evakuasi Udara Korban di Puncak Bulusaraung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung akan mengutamakan jalur udara menggunakan helikopter Caracal pada Senin (19/1/2026) ini, jika cuaca memungkinkan. Saat ini, tim SAR masih bertahan di lokasi yang diselimuti kabut tebal dan hujan.</p>
<p>Tim SAR Gabungan kini memusatkan upaya pada rencana pengangkatan korban. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa evakuasi direncanakan menggunakan jalur udara sebagai opsi utama.</p>
<p>“Opsi evakuasi Senin, 19 Januari 2026 adalah evakuasi dengan jalur udara. Helikopter Caracal akan mencoba mendarat di puncak untuk melakukan evakuasi menggunakan metode hoist,” tegasnya.</p>
<p>Namun, pelaksanaan rencana tersebut sepenuhnya bergantung pada kondisi cuaca di lapangan yang masih buruk. Sejak sehari sebelumnya, proses evakuasi telah tertunda akibat hujan, angin kencang, serta kabut tebal yang membatasi jarak pandang dan keselamatan personel.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, selaku Sar Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa tim di lapangan telah bersiap.</p>
<p>“Saat ini tim SAR bertahan di Puncak Gunung Bulusaraung dengan mendirikan tenda di sekitar lokasi penemuan korban. Evakuasi belum bisa dilakukan karena cuaca buruk,” ujar Arif.</p>
<p>Ia menambahkan, tim tetap melakukan pengamanan lokasi temuan serta identifikasi awal sambil menunggu kondisi cuaca membaik.</p>
<p>Syafii juga menyiapkan opsi cadangan jika cuaca tidak mendukung operasi udara.“Apabila kondisi tidak memungkinkan dengan jalur udara, maka evakuasi akan dilakukan melalui jalur darat oleh tim SAR gabungan,” jelasnya.</p>
<p>Selain evakuasi korban, Basarnas juga akan melakukan pengangkatan bagian pesawat untuk mendukung proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).</p>
<p>Operasi SAR ini melibatkan ribuan personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur potensi SAR dan relawan. Pemantauan cuaca akan dilakukan secara ketat untuk menentukan momen terbaik bagi evakuasi udara yang telah disiagakan. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/19/tim-sar-siagakan-helikopter-caracal-untuk-evakuasi-udara-korban-di-puncak-bulusaraung/">Tim SAR Siagakan Helikopter Caracal untuk Evakuasi Udara Korban di Puncak Bulusaraung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Sulsel Bersama Menhub dan Basarnas Evaluasi Pencarian Korban ATR 42-500</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2026/01/19/gubernur-sulsel-bersama-menhub-dan-basarnas-evaluasi-pencarian-korban-atr-42-500/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 23:54:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[ATR 42-500]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Pencarian Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Menhub]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=48387</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, Kepala Basarnas Marsda TNI Mohammad Syafii serta unsur Forkopimda rapat evaluasi dan koordinasi terkait perkembangan pencarian korban pesawat ATR 42-500 di Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Minggu (17/1/2026). Andi Sudirman menyampaikan seluruh unsur yang terlibat terus berupaya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/19/gubernur-sulsel-bersama-menhub-dan-basarnas-evaluasi-pencarian-korban-atr-42-500/">Gubernur Sulsel Bersama Menhub dan Basarnas Evaluasi Pencarian Korban ATR 42-500</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, Kepala Basarnas Marsda TNI Mohammad Syafii serta unsur Forkopimda rapat evaluasi dan koordinasi terkait perkembangan pencarian korban pesawat ATR 42-500 di Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Minggu (17/1/2026).</p>
<p>Andi Sudirman menyampaikan seluruh unsur yang terlibat terus berupaya maksimal dalam proses pencarian dan pertolongan. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh guna memastikan strategi pencarian berjalan efektif, terkoordinasi, serta mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.</p>
<p>“Kami juga sekaligus menjenguk keluarga salah satu kru pesawat ATR 42-500 yang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Udara dr Dody Sardjoto,” ujarnya.</p>
<p>Terkait perkembangan hasil pencarian, Andi Sudirman mengungkapkan informasi resmi akan disampaikan oleh Kepala Basarnas selaku leading sector dalam operasi pencarian dan pertolongan.</p>
<p>Lebih lanjut, Andi Sudirman menyampaikan operasi pencarian lanjutan akan terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan sekitar ribuan personel dari berbagai instansi.</p>
<p>“Rencana pencarian lanjutan akan terus dilakukan oleh tim gabungan kurang lebih 1000-an personel. Mari kita semua mendoakan yang terbaik dan mengajak semua pihak untuk bersabar,” tukas Andi Sudirman. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2026/01/19/gubernur-sulsel-bersama-menhub-dan-basarnas-evaluasi-pencarian-korban-atr-42-500/">Gubernur Sulsel Bersama Menhub dan Basarnas Evaluasi Pencarian Korban ATR 42-500</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Basarnas Gelar Pelatihan Tingkatkan Kemampuan Rescuer di Gunung dan Hutan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/06/21/basarnas-gelar-pelatihan-tingkatkan-kemampuan-rescuer-di-gunung-dan-hutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 10:02:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[makassar]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertolongan]]></category>
		<category><![CDATA[Rescue]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=37678</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Basarnas Makassar menggelar Latihan SAR Gabungan Gunung Hutan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan para rescuer dalam melakukan pertolongan di area pegunungan. Pembukaan latihan ini dilaksanakan di Aula Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari 20 anggota Basarnas Makassar dan 30 perwakilan dari organisasi berpotensi SAR di wilayah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/06/21/basarnas-gelar-pelatihan-tingkatkan-kemampuan-rescuer-di-gunung-dan-hutan/">Basarnas Gelar Pelatihan Tingkatkan Kemampuan Rescuer di Gunung dan Hutan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR &#8211; Basarnas Makassar menggelar Latihan SAR Gabungan Gunung Hutan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan para rescuer dalam melakukan pertolongan di area pegunungan.</p>
<p>Pembukaan latihan ini dilaksanakan di Aula Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari 20 anggota Basarnas Makassar dan 30 perwakilan dari organisasi berpotensi SAR di wilayah Sulawesi Selatan. Latihan ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 20 hingga 21 Juni 2025.</p>
<p>Kepala Kantor SAR Makassar, Muh. Arif Anwar, S. Sos., MM, menjelaskan bahwa kemampuan melakukan pertolongan di gunung hutan sangat penting bagi para rescuer, terutama mengingat pegunungan di Sulawesi Selatan merupakan destinasi populer bagi para pendaki, baik lokal maupun luar daerah.</p>
<p>“Kami berharap skill dan kemampuan seluruh peserta yang mengikuti latihan ini dapat ditingkatkan dan dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan operasi SAR,” jelas Arif Anwar.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Makassar, Andi Sultan, SE, menambahkan bahwa dalam kegiatan kali ini, Kantor SAR Makassar melibatkan Organisasi Potensi SAR untuk berbagi pengetahuan tentang teknik pencarian dan pertolongan di gunung hutan.</p>
<p>Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan seluruh unsur yang sering terlibat dalam pelaksanaan operasi SAR.</p>
<p>“Latihan gabungan yang kami laksanakan di kaki Gunung Bawakaraeng ini diikuti oleh 20 rescuer dari Kantor SAR Makassar dan 30 orang dari Potensi SAR. Diharapkan ilmu yang didapat akan sangat membantu dalam pelaksanaan operasi SAR di masa mendatang,” tutupnya.(*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/06/21/basarnas-gelar-pelatihan-tingkatkan-kemampuan-rescuer-di-gunung-dan-hutan/">Basarnas Gelar Pelatihan Tingkatkan Kemampuan Rescuer di Gunung dan Hutan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Hari Pencarian, Salmon Ditemukan Selamat di Hutan dalam Kondisi Lemas</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/01/14/5-hari-pencarian-salmon-ditemukan-selamat-di-hutan-dalam-kondisi-lemas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jan 2025 23:05:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[#luwuutara]]></category>
		<category><![CDATA[Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Seko]]></category>
		<category><![CDATA[Selamat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=28991</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211; Setelah pencarian selama lima hari, Salmon, seorang pria berusia 42 tahun asal Desa Marente, Kecamatan Seko, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Senin (13/1). Tim SAR gabungan menemukan Salmon yang lemah di tengah hutan, sekitar 12 kilometer dari pemukiman. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muh. Arif Anwar, mengatakan bahwa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/14/5-hari-pencarian-salmon-ditemukan-selamat-di-hutan-dalam-kondisi-lemas/">5 Hari Pencarian, Salmon Ditemukan Selamat di Hutan dalam Kondisi Lemas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MAKASSAR&#8211;</strong> Setelah pencarian selama lima hari, Salmon, seorang pria berusia 42 tahun asal Desa Marente, Kecamatan Seko, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Senin (13/1).</p>
<p>Tim SAR gabungan menemukan Salmon yang lemah di tengah hutan, sekitar 12 kilometer dari pemukiman.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muh. Arif Anwar, mengatakan bahwa informasi penemuan Salmon diterima melalui komunikasi satelit, karena di kawasan tersebut tidak ada jaringan sinyal.</p>
<p>Proses evakuasi berlangsung sulit karena kondisi korban yang sangat lemah. Tim SAR harus berjalan jauh dan memapah Salmon untuk membawanya keluar dari hutan.</p>
<p>&#8220;Koordinat penemuan berada di 02°8’57” S / 119°50’57” E. Korban kemudian dievakuasi ke rumahnya di Desa Marente, Kecamatan Seko,&#8221; seru Arif.</p>
<p>Tim SAR diperkirakan akan tiba di posko pada tengah malam. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian di Kecamatan Seko pun resmi ditutup.</p>
<p>Kejadian ini bermula pada Kamis (2/1), ketika Salmon pergi ke hutan untuk mencari rotan. Pencarian kemudian dilakukan pada Kamis (9/1).</p>
<p>Saat berada di hutan, ia bertemu dengan dua temannya, Esrong dan Karti, yang juga sedang mencari rotan. Namun, mereka tidak sempat berkomunikasi lebih lanjut.</p>
<p>Pada sore harinya, Esrong dan Karti berniat pulang dan mencari Salmon, namun hanya menemukan rotan milik korban. Mereka mengira Salmon sudah pulang lebih dulu.</p>
<p>Setelah menunggu hingga sore, mereka memutuskan untuk mengecek ke rumah, dan ternyata Salmon belum kembali. Keluarga dan warga setempat kemudian melaporkan kejadian ini ke tim SAR, dan dilakukan pencarian. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/14/5-hari-pencarian-salmon-ditemukan-selamat-di-hutan-dalam-kondisi-lemas/">5 Hari Pencarian, Salmon Ditemukan Selamat di Hutan dalam Kondisi Lemas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendaki Gunung Lompobattang Terpeleset, Satu Korban Dievakuasi Tim SAR Gabungan</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2025/01/05/pendaki-gunung-lompobattang-terpeleset-satu-korban-dievakuasi-tim-sar-gabungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2025 21:17:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[.sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Lompobattang]]></category>
		<category><![CDATA[Mendaki]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaki]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[Terpeleset]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=28457</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIK.ID, MAKASSAR &#8211; Satu dari lima pendaki yang sedang menjelajah Gunung Lompobattang mengalami kecelakaan setelah terpeleset di sekitar Pos 8. Kejadian tersebut terjadi saat mereka hendak turun dari puncak pada Sabtu (4/1/2025), setelah memulai pendakian pada Kamis (2/1/2025). Faizal, Jaya, Nabil, Inu, dan Adam yang mendaki bersama mengalami kendala ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/05/pendaki-gunung-lompobattang-terpeleset-satu-korban-dievakuasi-tim-sar-gabungan/">Pendaki Gunung Lompobattang Terpeleset, Satu Korban Dievakuasi Tim SAR Gabungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIK.ID, MAKASSAR &#8211;</strong> Satu dari lima pendaki yang sedang menjelajah Gunung Lompobattang mengalami kecelakaan setelah terpeleset di sekitar Pos 8. Kejadian tersebut terjadi saat mereka hendak turun dari puncak pada Sabtu (4/1/2025), setelah memulai pendakian pada Kamis (2/1/2025).</p>
<p>Faizal, Jaya, Nabil, Inu, dan Adam yang mendaki bersama mengalami kendala ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Faizal yang terpeleset diduga mengalami dislokasi pada lutut kiri.</p>
<p>Tim SAR Gabungan dari Pos SAR Bantaeng tiba di lokasi sekitar Sabtu (4/1/2025) sore setelah mendapatkan laporan dari posko registrasi Gunung Lompobattang, dan segera bergerak menuju lokasi evakuasi.</p>
<p>&#8220;Kami berhasil bertemu dengan korban di antara Pos 1 dan Pos 2 setelah melakukan perjalanan melalui jalur intercept,&#8221; jelas Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar.</p>
<p>Menurut Arif, tim SAR yang berasal dari posko registrasi sebelumnya telah mengupayakan evakuasi dengan cara menggendong korban secara bergantian dari Pos 8.</p>
<p>Meskipun tim sempat meminta tandu medis, mereka memilih cara menggendong karena lebih cepat. Proses evakuasi akhirnya diteruskan oleh tim SAR Bantaeng, yang bertemu korban di antara Pos 1 dan Pos 2.</p>
<p>Setibanya di kaki Gunung Lompobattang, korban langsung diserahkan kepada petugas medis untuk penanganan lebih lanjut, sementara operasi SAR dinyatakan selesai. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2025/01/05/pendaki-gunung-lompobattang-terpeleset-satu-korban-dievakuasi-tim-sar-gabungan/">Pendaki Gunung Lompobattang Terpeleset, Satu Korban Dievakuasi Tim SAR Gabungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Basarnas Makassar Gelar Latihan Beregu Arus Deras</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/12/14/basarnas-makassar-gelar-latihan-beregu-arus-deras/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arman Fuady]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2024 13:44:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[#luwuutara]]></category>
		<category><![CDATA[Arusderas]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Indosella]]></category>
		<category><![CDATA[makassar]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertolongan]]></category>
		<category><![CDATA[Rongkong]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=27402</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, MASAMBA &#8211; Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Makassar menggelar pelatihan beregu di tepi Sungai Rongkong, Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan, selama empat hari, sejak 11 hingga 14 Desember 2024. Menurut Kepala Kantor SAR Makassar. Muhammad Arif Anwar, pelatihan tersenut untuk melatih kemampuan tim beregu, agar bisa atau mempu memberi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/12/14/basarnas-makassar-gelar-latihan-beregu-arus-deras/">Basarnas Makassar Gelar Latihan Beregu Arus Deras</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABARIKA.ID, MASAMBA &#8211;</strong> Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Makassar menggelar pelatihan beregu di tepi Sungai Rongkong, Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan, selama empat hari, sejak 11 hingga 14 Desember 2024.</p>
<p>Menurut Kepala Kantor SAR Makassar. Muhammad Arif Anwar, pelatihan tersenut untuk melatih kemampuan tim beregu, agar bisa atau mempu memberi pertolongan di arus deras, yang sangat perlu dimiliki para rescuer.</p>
<p>&#8220;Apalagi  sungai sungai di Sulawesi Selatan berarus deras dan berbatu. Kami berharap, skill dan kemampuan seluruh peserta yang mengikuti latihan ini dapat meningkatkan dan dapat mengaplikasikannya pada pelaksanaan operasi SAR,” kata Arif, Sabtu (14/12/2024).</p>
<p>Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Makassar, Andi Sultan menambahkan, untuk giat kali ini. Kantor SAR Makassar turut melibatkan organisasi penggiat arus deras, Indo Sella Expedition sebagai tenaga pendamping untuk berbagi pengalaman mengenai giat di arus deras.</p>
<p>“Latihan di arus deras yang kami laksanakan di Sungai Rongkong Kabupaten Luwu Utara ini diikuti 25 Rescuer Kantor SAR Makassar, diharapkan ilmunya akan membantu pada pelaksanaan operasi SAR nantinya,” tambah Sultan.</p>
<p>Seperti diketahui selama 2024, berdasarkan data bencana yang ada di https://siandalan.sulselprov.go.id tercatat 723 bencana terjadi di Sulsel selama 2024, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga puting beliung. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/12/14/basarnas-makassar-gelar-latihan-beregu-arus-deras/">Basarnas Makassar Gelar Latihan Beregu Arus Deras</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapal Pencari Ikan Hilang, 5 Nelayan Masih dalam Pencarian</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/10/05/kapal-pencari-ikan-hilang-5-nelayan-masih-dalam-pencarian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2024 22:17:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[#kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[pangkep]]></category>
		<category><![CDATA[Takalar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=23318</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, TAKALAR &#8211; Sebuah kapal penangkap ikan KM Bintang Tamalate hilang di perairan Takalar, Sulawesi, setelah berangkat dari Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) pada Rabu, 2 Oktober 2023. Kapal tersebut membawa lima orang nelayan. Kelima nelayan yang ada di kapal tersebut adalah Daeng Taba, Daeng Pole, Dandi, Zul, dan satu orang lainnya yang identitasnya belum didiketahui. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/05/kapal-pencari-ikan-hilang-5-nelayan-masih-dalam-pencarian/">Kapal Pencari Ikan Hilang, 5 Nelayan Masih dalam Pencarian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, TAKALAR &#8211; Sebuah kapal penangkap ikan KM Bintang Tamalate hilang di perairan Takalar, Sulawesi, setelah berangkat dari Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) pada Rabu, 2 Oktober 2023. Kapal tersebut membawa lima orang nelayan.</p>
<p>Kelima nelayan yang ada di kapal tersebut adalah Daeng Taba, Daeng Pole, Dandi, Zul, dan satu orang lainnya yang identitasnya belum didiketahui.</p>
<p>Namun, sehari setelah kapal berangkat, keluarga nelayan tersebut belum mendapat informasi keberadaan mereka. Mereka seharusnya tiba di Galesong, Takalar, tetapi tidak kunjung tiba. Keluarga nelayan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang setempat.</p>
<p>Setelah menerima laporan tersebut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar langsung membentuk tim gabungan untuk mencari kapal yang hilang tersebut. Area pencarian berada sekitar 22 mil laut dari Pulau Tanakeke, Pangkep.</p>
<p>Pencarian telah berlangsung selama sehari, tetapi sejauh ini, tidak ada tanda-tanda kapal atau penumpangnya yang ditemukan. Kapal itu terlihat sekitar 20 mil dari Tanakeke, tetapi penumpangnya masih hilang. Karena cuaca buruk dan malam hari, pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya.</p>
<p>Operasi pencarian dilakukan dengan menggunakan Kapal Negara (KN) Kamajaya, namun kapal tersebut berlabuh sementara karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.</p>
<p>&#8220;Kami juga telah mengimbau kepada para nelayan di wilayah tersebut agar berhati-hati saat melaut,&#8221; kata Andi Sultan, Kepala Seksi Operasional Basarnas Makassar, Jumat (4/10/2024)</p>
<p>Keluarga nelayan yang hilang berharap agar mereka semua ditemukan dalam keadaan selamat. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/10/05/kapal-pencari-ikan-hilang-5-nelayan-masih-dalam-pencarian/">Kapal Pencari Ikan Hilang, 5 Nelayan Masih dalam Pencarian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Speedboat Free Dive Mati Mesin di Perairan Marasende, Tim SAR Lakukan Evakuasi</title>
		<link>https://kabarika.id/berita/2024/06/24/speedboat-free-dive-mati-mesin-di-perairan-marasende-tim-sar-lakukan-evakuasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Suwardi Thahir]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jun 2024 13:49:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[#Freedive]]></category>
		<category><![CDATA[#Matimesin #KNSarkamajaya]]></category>
		<category><![CDATA[#Pulaumarasende]]></category>
		<category><![CDATA[#Speedboat]]></category>
		<category><![CDATA[pangkep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarika.id/?p=18872</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARIKA.ID, PANGKEP &#8211; Sebuah speedboat bernama Free Dive dilaporkan mengalami mati mesin dan terombang-ambing di perairan Pulau Marasende, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada hari Senin (24/6/2024). Speedboat tersebut membawa 3 orang penumpang (POB) dalam perjalanan dari Pulau Butung-Butungan Pangkep menuju Pulau Lae-lae Makassar. Menurut informasi yang diterima Kantor SAR (Basarnas) Makassar, speedboat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/24/speedboat-free-dive-mati-mesin-di-perairan-marasende-tim-sar-lakukan-evakuasi/">Speedboat Free Dive Mati Mesin di Perairan Marasende, Tim SAR Lakukan Evakuasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left">KABARIKA.ID, PANGKEP &#8211; Sebuah speedboat bernama Free Dive dilaporkan mengalami mati mesin dan terombang-ambing di perairan Pulau Marasende, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada hari Senin (24/6/2024).</p>
<p>Speedboat tersebut membawa 3 orang penumpang (POB) dalam perjalanan dari Pulau Butung-Butungan Pangkep menuju Pulau Lae-lae Makassar.</p>
<p>Menurut informasi yang diterima Kantor SAR (Basarnas) Makassar, speedboat Free Dive mengalami mati mesin sekitar 15 mil laut dari Pulau Marasende.</p>
<p>Menerima laporan, Basarnas Makassar segera mengerahkan KN Sar Kamajaya 104 beserta Tim Rescue untuk melakukan operasi evakuasi.</p>
<p>&#8220;Kami menerima laporan adanya Speedboat Free Dive yang mengalami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar perairan Pulau Marasende Pangkep. Oleh karena itu, kami kerahkan KN Sar Kamajaya 104 untuk melakukan evakuasi,&#8221; jelas Arif Anwar, Kepala Kantor Basarnas Makassar.</p>
<p>Saat ini, KN Sar Kamajaya 104 dan Tim Rescue sedang dalam perjalanan menuju lokasi perkiraan speedboat berada. Diperkirakan jarak tempuh ke lokasi sekitar 74 mil laut arah barat dari Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.</p>
<p>&#8220;Perjalanan ke lokasi duga posisi speedboat diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 7 jam 30 menit dari waktu Tim SAR berangkat,&#8221; ungkap Arif Anwar.</p>
<p>Basarnas Makassar berharap agar speedboat Free Dive tidak terbawa arus jauh dari lokasi terakhir yang dilaporkan, sehingga Tim SAR Gabungan dapat segera menemukan speedboat dan mengevakuasi seluruh POB dengan selamat.</p>
<p>Basarnas juga mengimbau kepada masyarakat maritim, untuk selalu memperhatikan keselamatan pelayaran dengan mengikuti prosedur keselamatan yang berlaku. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarika.id/berita/2024/06/24/speedboat-free-dive-mati-mesin-di-perairan-marasende-tim-sar-lakukan-evakuasi/">Speedboat Free Dive Mati Mesin di Perairan Marasende, Tim SAR Lakukan Evakuasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarika.id">KABARIKA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
