KABARIKA.ID, MAKASSAR – Petugas Kelompok terbang (Kloter) 12 yang berangkat Kamis (8/5/2025)menggelar rapat koordinasi menjelang keberangkatan jemaah haji. Rapat menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan manajemen dan mitigasi pelayanan bagi jemaah yang berasal dari Maros, Luwu Timur, dan Makassar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahun ini, Kloter 12 akan memberangkatkan sebanyak 393 jemaah, terdiri dari 149 jemaah asal Luwu Timur, 235 dari Maros, dan 3 jemaah dari Makassar. Ditambah dengan petugas kloter yang akan mendampingi selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji, koordinasi lintas daerah ini menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan haji yang profesional, aman, dan penuh empati.

Salah satu agenda utama dalam rapat adalah pengaturan petugas saat di pesawat dan bandara. Ketua kloter bertanggung jawab untuk melaporkan jumlah jemaah secara akurat kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melalui aplikasi Haji Pintar.
“Langkah ini sangat penting untuk memastikan data yang diterima pusat selalu terbarui dan tepat sasaran. Kami akan mendampingi jemaah dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Kesehatan dan kenyamanan mereka adalah prioritas utama kami,” ujar HM Nur, salah satu petugas Kloter 12.
Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki risiko tinggi (risti). Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) diberi mandat untuk memeriksa kondisi kesehatan jemaah secara menyeluruh serta memantau posisi tempat duduk jemaah lansia dan risti di dalam pesawat agar mereka mendapatkan kenyamanan maksimal selama perjalanan.
Sinergi yang terjalin antarpetugas dalam kloter ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan haji yang tidak hanya profesional tetapi juga humanis.
Semua pihak sepakat bahwa memberikan pelayanan terbaik untuk tamu-tamu Allah adalah bentuk pengabdian yang mulia dan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Dengan persiapan yang matang dan semangat kebersamaan yang tinggi, Kloter 12 optimis dapat menjalankan tugas mulia ini dengan lancar, aman, dan penuh keberkahan. Setiap langkah yang diambil adalah wujud nyata dari komitmen untuk memberikan pengalaman haji yang tak terlupakan bagi setiap jemaah. (*)
