KABARIKA.ID, ONGKOE — Kesehatan fisik dan mental bagi remaja perlu mendapat perhatian dari semua pihak, termasuk oleh kalangan remaja itu sendiri. Perubahan gaya hidup yang cenderung mengonsumsi makanan instan dan kebiasaan menggunakan gawai dalam jangka waktu lama, bisa memicu muculnya gangguan kesehatan fisik dan mental bagi remaja. Seperti obesitas, daibetes, stres dan sebagainya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menyadari hal itu, Madrasah Aliyah Swasta (MAS) As’adiyah No. 15 Ongkoe, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, menggelar kegiatan MATSAMA alias Masa Ta’aruf Siswa Madrasah untuk siswa baru mereka, dengan menghadirkan narasumber yang bekompeten.
Kegiatan yang berlangsung pagi tadi, Selasa (15/07/2025) di ruang kelas X MAS As’adiyah No. 15 Ongkoe, yang diikuti 20 orang siswa baru kelas X, terdiri dari sembilan orang laki-laki dan 11 perempuan.
Tampil sebagai narasumber, bidan koordinator Hj. Nikmawati, S.ST, M.M.Kes yang juga merupakan staf Puskesmas Sappa, membawakan materi bertajuk “Pentingnya Kesehatan Fisik dan Mental bagi Remaja”.
Bidan Nikmawati memulai presentasi materinya dengan menjelaskan definisi kesehatan fisik menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Kesehatan fisik merujuk pada kondisi tubuh yang berfungsi dengan baik, organ-organ tubuh bekerja secara normal, dan tidak adanya penyakit atau kelainan fisik lainnya.
“Sedangkan kesehatan mental menurut WHO, adalah keadaan sejahtera di mana setiap individu dapat mewujudkan potensi mereka sendiri, mampu mengatasi tekanan hidup yang wajar, bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta di komunitasnya,” ujar bidan Nikmawati.

Kepada para siswa baru yang telah memasuki fase remaja, ia mengingatkan bahwa kesehatan fisik yang baik mendukung kesehatan mental, dan sebaliknya kesehatan mental yang baik berkontribusi pada kesehatan fisik.
“Menjaga keduanya secara bersamaan merupakan kunci untuk mencapai kesejahteraan secara keseluruhan,” tandas Nikmawati.
Ia kemudian merinci pentingnya menjaga kesehatan fisik sehingga mampu menunjang kinerja berbagai organ penting dalam tubuh.
Mendukung fungsi otak
Kesehatan fisik yang baik, termasuk nutrisi yang cukup dan olahraga teratur, membantu fungsi otak secara optimal yang sangat penting untuk kesehatan mental.
Mencegah penyakit kronis
Kesehatan fisik yang baik dapat membantu mencegah atau menunda timbulnya penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung, yang dapat memengaruhi kesehatan mental.
Meningkatkan energi
Tubuh yang sehat memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas sehari-hari yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas.
Selain menjaga kesehatan fisik, menurut bidan Nikmawati, para remaja juga sangat penting menjaga kesehatan mental mereka karena terkait dengan kesejahteraan.
Kondisi kesejahteraan
Kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial yang memungkinkan seseorang berperan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh terhadap fisik
Masalah kesehatan mental, seperti depresi atau kecemasan, dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik, meningkatkan risiko penyakit kronis dan memperburuk kondisi yang ada.
Peningkatan kualitas hidup
Kesehatan mental yang baik memungkinkan seseorang untuk menikmati hidup, membangun hubungan yang sehat, dan mencapai potensi diri secara penuh.
Koping yang efektif
Kesehatan mental yang baik membantu seseorang untuk mengatasi stres, tantangan, dan peristiwa traumatis dengan lebih efektif.
Tips Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
Di hadapan para siswa baru, bidan Nikmawati membagikan tips untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Olahraga teratur
Olahraga dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan fisik secara keseluruhan.
Pola makan sehat
Nutrisi yang baik mendukung fungsi tubuh dan otak yang optimal.
Tidur yang cukup
Istirahat yang cukup penting untuk pemulihan fisik dan mental.
Mengelola stres
Temukan cara sehat untuk mengatasi stres, seperti meditasi, yoga atau menghabiskan waktu di alam terbuka.
Mencari bantuan profesional
Jika mengalami masalah kesehatan mental, jangan ragu untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan mental.
Membangun jaringan dukungan sosial
Memiliki teman dan keluarga yang suportif dapat membantu mengatasi tantangan dan menjaga kesehatan mental.
“Dengan menjaga kesehatan fisik dan mental secara seimbang, seseorang dapat mencapai kehidupan yang lebih sehat, bahagia, dan produktif,” ujar bidan Nikmawati.
Sedangkan untuk mengatasi gangguan mental, bidan Nikmawati membagikan tiga tips.
Pertama, berpikir positif dengan memandang segala sesuatu dari aspek positif beserta hikmahnya.
Kedua, bersikap realistis dengan menerima kenyataan secara rasional. Ketiga, mampu menerima keadaan diri sendiri.
Menurut bidan Nikmawati, remaja yang mengalami gangguan kesehatan mental bisa mengalami dampaknya berupa:
a. Kenakalan remaja,
b. Penyalahgunaan obat-oabatan (Narkoba),
c. Gangguan mental,
d. Kurang percaya diri,
e. Terlibat seks bebas, dan
f. Bunuh diri.
Ciri Remaja yang Bermental Sehat
Pada bagian akhir presentasinya, bidan Nikmawati menyebutkan beberapa citi remaja yang memiliki mental sehat.
a. Dapat menerima perubahan-perubahan dalam dirinya dengan lapang dada,
b. Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial yang ada,
c. Mampu menemukan jati diri dan berperilaku sesuai jati dirinya,
d. Dapat menyeimbangkan pengaruh orang tua dengan pengaruh teman,
e. Dapat mengaktualisasikan kemampuan yang dimilikinya,
f. Mampu menyelesaikan dengan baik konflik yang dihadapinya, dan
g. Memiliki cita-cita dan tujuan hidup yang layak diperjuangkan. (rus)
