KABARIKA.ID, JAKARTA — Kadang hidup tak sesuai rencana. Sudah usaha semaksimal mungkin, eh tetap gagal. Rasanya nyesek, malu, kecewa, dan mungkin marah sama diri sendiri. Dan yang paling menyebalkan: orang-orang di sekitar bilang, “Udah, semangat lagi dong.” Padahal, hati kita belum siap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tenang. Nggak apa-apa ngerasa gagal. Nggak apa-apa merasa down. Semua orang pernah kok, bahkan yang kelihatannya selalu “on fire” di luar sana.

Pertanyaannya sekarang: gimana caranya bangkit?

1. Tak usah buru-buru kuat

Kalau pengen nangis, ya nangis aja. Kekecewaan itu sah. Kamu nggak harus jadi manusia super yang langsung senyum seolah nggak ada apa-apa. Kadang pelukan dan air mata itu bentuk kekuatan juga. Pelan-pelan aja, nggak apa-apa.

2. Gagal bukan berarti kamu gagal total

Cuma karena satu hal nggak berjalan sesuai harapan, bukan berarti kamu nggak berharga. Kamu cuma lagi jatuh di satu titik, bukan gagal di seluruh hidup. Coba deh ingat-ingat, kamu udah sampai sejauh ini juga bukan tanpa perjuangan.

3. Jangan percaya semua kata hatimu waktu lagi down

Hati kalau lagi sedih suka jahat: “Kamu emang nggak pantes” “Kamu tuh emang payah”

Tolong jangan langsung percaya. Itu bukan kamu yang sebenarnya ngomong, tapi versi kamu yang lagi capek dan patah. Dengerin, tapi jangan ikutin.

4. Tanya: apa yang bisa aku pelajari dari ini?

Mungkin belum sekarang, tapi suatu saat nanti kamu bakal lihat: kegagalan ini ada gunanya. Bisa jadi titik balik. Bisa jadi pengingat. Atau bisa jadi cuma bikin kamu jadi lebih sabar. Itu juga tetap pelajaran.

5. Mulai lagi, sekecil apapun langkahnya

Mau itu bangun tidur lebih pagi, mandi, buka laptop, atau cuma ngatur napas, itu juga bentuk bangkit. Kamu nggak harus langsung punya rencana besar. Yang penting: kamu nggak nyerah. Kamu coba lagi.

Gagal memang nyakitin. Tapi kamu tetap layak dihargai, tetap pantas dicintai, dan tetap punya masa depan yang bisa kamu bentuk sendiri. Yang penting: jangan hilang arah terlalu lama. Pelan-pelan, ya. Kamu nggak sendirian. (*)