KABARIKA.ID, MAKASSAR — Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah kerja PLN Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulserabar) mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemadaman yang berlangsung mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan tersebut telah berdampak pada aktivitas masyarakat. Berbagai sektor, mulai dari rumah tangga, pelaku usaha, hingga layanan publik, mengalami gangguan akibat keterbatasan pasokan listrik.
Menanggapi kondisi tersebut, Nurdin Halid menyampaikan keprihatinannya dan meminta PLN segera melakukan langkah percepatan untuk mengatasi gangguan pasokan listrik di wilayah terdampak.
“Saya sangat menyayangkan terjadinya pemadaman listrik bergilir ini karena aktivitas masyarakat menjadi terganggu,” ujar Nurdin Halid di sela-sela kegiatan Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, PLN perlu bergerak cepat melakukan evaluasi dan antisipasi agar distribusi listrik kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal. Ia berharap proses pemeliharaan maupun perbaikan infrastruktur kelistrikan yang sedang dilakukan dapat diselesaikan dalam waktu sesingkat mungkin.
“Kita berharap pemeliharaan infrastruktur kelistrikan yang dilakukan oleh PLN Sulserabar saat ini dapat segera dituntaskan, sehingga suplai listrik kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan baik,” kata Nurdin Halid.
Selain meminta PLN mempercepat penanganan, Nurdin Halid juga mengimbau masyarakat Sulawesi Selatan dan wilayah lain yang terdampak agar tetap tenang serta melakukan langkah antisipasi secara mandiri selama masa pemadaman berlangsung.
“Masyarakat yang terdampak kami harapkan tetap tenang dan melakukan persiapan di lingkungan masing-masing untuk meminimalkan dampak akibat pemadaman listrik,” tambahnya.
Nurdin Halid menegaskan bahwa kebutuhan energi listrik merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, keandalan sistem kelistrikan harus menjadi perhatian utama agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang. (*)
