Menteri Pertanian Kurban 88 Ekor Sapi, Jaga Ketulusan dan Keharmonisan

Berita705 Dilihat

KABARIKA.ID, MAKASSAR – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaksanakan shalat Ied dan kurban bersama anak yatim piatu dan fakir miskin di Kota Kelahirannya Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tahun ini, Mentan bersama AAS Foundation telah mendistribusikan 88 hewan kurban berupa sapi ke sejumlah daerah.

“Kami ingin saudaraku juga merasakan kebahagiaan yang sama dengan menyediakan paket atau kupon daging sapi,” ujar mentan.

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) ini menambahkan seluruh sapi berasal dari AAS Foundation yang bernaung di bawah PT Tiran Grup.

Di Makassar, sapi yang dikurbankan terdiri dari 3 ekor limosin, 17 sapi bali dan juga beberapa sapi lainya. Sementara sisanya disebar di berbagai daerah seperti pulau Jawa dan juga Kalimantan.

Pada kegiatan ini, Mentan juga memberi santunan puluhan juta dengan menggunakan uang pribadi.

“Idul Adha selalu memberi pesan kepada kita untuk senantiasa peduli terhadap kemanusiaan dan saling tolong menolong kepada semua umat. Yang pasti semua harus bermuara pada kedekatan diri kita terhadap Allah dan juga kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Mentan mengatakan pihaknya juga telah menyediakan sebanyak 3.000 kupon pengambilan daging yang sudah dikemas dengan kantong-kantong plastik.

Andi Amran yang kini enam bulan menjabat  Menteri menekankan agar sebaiknya umat islam bersatu padu membangun keharmonisan dan juga menjaga ketulusan ibadah seperti halnya yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya Nabi Ismail AS sebagai wujud kepatuhan terhadap Allah SWT.

“Dalam satu hadis Nabi dikatakan: Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat Ied kami. (HR. Ahmad dan Ibn Majah),” katanya.

“Sekali lagi saya mengucapkan selamat Idul Adha 1445 H. Marilah kita terus menanam benih-benih kebaikan dalam hidup, memperbanyak amal saleh dan senantiasa menjunjung tinggi kemanusiaan,” jelas Amran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *