KABARIKA.ID, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Ikatan Alumni (IKA) SMPN 7 Makassar sudah digelar benerapa waktu lalu, dan Ir Shafwan terpilih sebagai ketua Umum. Ia pun akan berupaya memperkuat organisasi dengan kepengurusan baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Shafwan menjelaskan rencana dan harapan ke depan setelah terpilihnya pengurus baru.
“Kami akan segera melakukan konsolidasi untuk menentukan pengurus yang terkoordinasi dan terpadu dari semua angkatan yang ingin bergabung. Waktu yang kami miliki sangat terbatas, karena pada hari Kamis kami harus sudah siap,” jelasnya, pada Selasa (20/5/2025).
Shafwan menegaskan bahwa semua angkatan alumni akan diakomodasi dalam kepengurusan, namun dengan porsi yang disesuaikan berdasarkan tingkat partisipasi masing-masing.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap angkatan memiliki perwakilan yang sesuai dengan kontribusi mereka,” lanjut Shafwan.
Pengukuhan dan pelantikan pengurus baru direncanakan akan dilaksanakan pada Sabtu malam, dengan harapan dapat dihadiri oleh Walikota Makassar untuk memberikan dukungan resmi.
“Kami sangat berharap Pak Walikota (Munafri Arifuddin) bersedia melantik dan mengukuhkan kami, karena ini akan menjadi momen penting bagi IKA SMPN 7 Makassar,” ungkap Shafwan.
Setelah pelantikan, langkah selanjutnya adalah mengadakan rapat persiapan Rapat Kerja (Raker) untuk menyiapkan program kerja yang realistis dan dapat dilaksanakan.
“Ini tentu untuk memastikan bahwa program kerja yang kami susun dapat memberikan dampak positif bagi alumni dan masyarakat,” tutup Shafwan.
Dengan semangat baru dan rencana yang matang, IKA SMPN 7 Makassar siap untuk melangkah maju dan berkontribusi lebih dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan di masa mendatang.
Shafwan terpilih pada Musyawarah Besar (Mubes) SMPN 7 Makassar, Sabru, 17 Mei 2025 di Edelweiss Ballroom, Unifa, Makassar.
SMPN 7 Makassar adalah sekolah “legendaris” di bagian utara kota Makassar, tepatnya di Jl. Cakalang No. 1, Totaka, Kecamatan Ujung Tanah.
Sekolah ini telah melahirkan sejumlah alumni, seperti mantan Pj Gubernur Sulsel, Fadjry Djufry, Kajati Sulsel Agus Salim, SH, MH, Bupati Selayar Natsir Ali, sejumlah anggota dan mantan abggota DPRD Kota Makassar serta pengusaha maupun profesional.
