KABARIKA.ID, MAKASSAR — Alumnus Unhas sekaligus pengacara nasional Muhammad Burhanuddin jadi pembicara dialog publik tentang asta cita pemerintahan Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara akan digelar di Hotel Grand Town, Makassar Selasa 3 Juni 2025.

Muhammad Burhanuddin pengacara nasional lulusan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas).

Ia jadi pembicara dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Garuda Astacita Nusantara (GAN).

Dialog publik itu digelar Panitia Garuda Astacita Nusantara (GAN) Sulawesi Selatan.

Tema dialog publik “Garuda Astacita Nusantara Mengawal Astacita Presiden dan Penandatanganan MoU dengan Pemerintah Daerah”.

Burhanuddin akan bertandem dengan Koordinator Nasional, Sekjen, dan berbagai narasumber dari Pengurus Pusat GAN.

Sekira 100 peserta dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, praktisi, ormas, pendamping desa, dan aktivis, dijadwalkan hadir.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya GAN Sulsel untuk mengawal implementasi program strategis Prabowo yang terangkum dalam Visi Astacita.

Ketua GAN Sulsel, Sugianto Wahid, S.T., menjelaskan, dialog ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak dalam mengawal program strategis Prabowo yang terangkum dalam Visi Astacita.

“Persiapan sudah 90 persen, kami fokus finalisasi teknis menjelang hari H,” kata Sugianto kepada media di lokasi persiapan.

Sementara yang akan memberikan pandangan dalam dialog itu adalah perwakilan dari berbagai unsur, ada akademisi, praktisi, ormas, pendamping desa dan aktivis.

Selain dialog juga akan dilaksanakan MoU antara pemerintah Kabupaten Barru, Maros, Takalar dan Gowa dengan Garuda Astacita Nusantara Wilayah Sulawesi Selatan. Harapan kedepan MoU ini bertujuan untuk mengawal Program strategis Nasional Astacita Nusantara di Provinsi dan 24 Kabupaten/kota.

Dialog ini diharapkan menjadi wadah interaktif untuk menjaring aspirasi masyarakat serta mendorong sinergi antara berbagai pihak dalam upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dari pusat hingga ke desa/kelurahan.