KABARIKA.ID, JAKARTA–Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Yudi Sastro, langsung menginstruksikan ke jajarannya agar menyiapkan rapat koordinasi terkait arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melalui zoom yang menyampaikan langkah strategis ke seluruh penanggung jawab program baik di tingkat pusat maupun daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirjen Yudi Sastro menyampaikan instruksi itu dalam penutupan Rapat Koordinasi Percepatan Program Cetak Sawah dan Optimasi Lahan (Oplah) yang dipimpin Menteri Pertanian, Jumat (4/7/2025) pukul 10.45 WIB.

Yudi Sastro menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum pascapanen untuk segera menyiapkan lahan dan melanjutkan penanaman guna menjaga kesinambungan produksi.

“Yang paling penting adalah bagaimana lahan yang sudah panen bisa segera disiapkan dan langsung ditanam kembali. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Ia meminta para penanggung jawab untuk mengidentifikasi daerah-daerah dengan potensi penanaman terbesar. Sebagai contoh, Provinsi Lampung telah menyampaikan laporan resmi mengenai kesiapan lahan dan kebutuhan tindak lanjut.

“Kalau memang sudah ada laporan seperti dari Lampung, maka harus segera kita proses dan distribusikan dengan baik. Ini penting agar langkah-langkah kita tetap rasional dan terukur,” ujarnya.

Dalam evaluasinya, Dirjen Yudi Sastro menyampaikan bahwa capaian kinerja tahun ini menunjukkan perkembangan yang cukup positif.

Periode Maret, April, dan Mei 2025 tercatat mengalami peningkatan signifikan dalam luas tambah tanam. Ia juga menyoroti dukungan sarana prasarana seperti bantuan pompa air tahun 2024 yang telah dimanfaatkan dan mulai memberikan kontribusi terhadap peningkatan indeks pertanaman.

“Perbaikan infrastruktur seperti pompa air, dukungan dari program operasional tahun sebelumnya, serta sinergi dengan masyarakat menjadi modal kuat untuk peningkatan kinerja tanam di tahun 2025,” jelas Yudi.

Menutup arahannya, Yudi Sastro mengajak seluruh tim pusat dan daerah untuk terus menjaga semangat kerja kolektif, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan setiap tantangan di lapangan direspons secara cepat dan solutif demi mendukung ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.