KABARIKA.ID – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar. Berkesempatan hadir di acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 Badan Wakaf Indonesia (BWI), yang digelar di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, 5 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Rakernas BWI tersebut, Menag Nasaruddin Umar menyebut bahwa Indonesia telah siap menjadi pusat peradaban Islam dunia menggantikan Timur Tengah.

Menag Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa besarnya potensi wakaf uang di tanah air jika dikelola dengan baik dapat menjadi kekuatan ekonomi bagi umat.

“Peran negara sudah hadir sejak lama, dan sekarang saatnya kita optimis. Lembaga-lembaga keumatan harus diberdayakan untuk menutup celah yang selama ini ada,” tutur Nasaruddin.

“Kini saatnya Indonesia mengambil peran itu, dengan dukungan lembaga keumatan dan pengelolaan dana wakaf yang kuat,” lanjutnya.

Menag di Kabinet Merah Putih tersebut berharap agar kiranya BWI dapat mampu menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi, serta peradaban Islam modern melalui pengelolaan wakaf yang dilakukan secara profesional.

“Semoga Allah memberkahi awal pekerjaan besar bangsa ini, dimulai dari gerakan rakyat dan Rencana Strategis di BWI. Mari kita kembali pada niat yang tulus,” ucapnya.

Dalam pidatonya, Ketua BWI, Prof Kamaruddin Amin. Mengatakan bahwa pihaknya berkumpul untuk membahas program-program strategis ke depan, dan memastikan strategi yang disusun dapat dieksekusi secara masif di seluruh wilayah di tanah air.

Diketahui, BWI menggelar Rakernas 2025 pada 5 hingga 7 Agustus, yang turut dihadiri Menag Nasaruddin Umar. Mengambil tema “Gerakan Indonesia Berwakaf: Meneguhkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”. (*)