KABARIKA.ID, TAKALAR– Forum Pemerhati Pusaka Galesong (FP2G) ikut serta dalam kegiatan Pameran Pusaka yang diselenggarakan oleh Laskar Lipang Bajeng Kabupaten Takalar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang mengangkat tema “Jejak-Jejak Sejarah dan Pusaka Ri Butta Panrannuangku” itu, diselenggarakan selama tiga hari, Rabu-Jumat, 13-15 Agustus 2025.

Berbagai bilah pusaka ditampilkan dalam pameran tersebut. Salah satunya Bilah Pusaka “Kakaraenganga ri Galesong” yang sangat iconic, magis, dan memberikan nuansa perjuangan masa lalu.

Foto bersama FP2G di lokasi Pameran

Dengan memakai pakaian adat resmi, FP2G menjemput langsung Pusaka itu di kediaman Pemangku Adat Karaeng Galesong, Abd. Kadir Bostan Karaeng Ngunjung.

Pusaka Kakaraengan ri Galesong yang ditampilkan berjumlah 5 bilah terdiri dari 1 Bilah Keris Sapukala, 1 Bilah Keris Naga luk 13, 1 Bilah badik, 1 Pedang Alameng dan 1 Bilah Keris luk 3 yang dimiliki oleh pemangku Adat Karaeng Galesong.

Salah seorang tokoh santer di Forum Pemerhati Pusaka Galesong, Muh.Riqsyan N. Larigau, bahwa keterlibatan FP2G dalam pameran itu sebagai bentuk keberpihakan terhadap pelestarian budaya.

“Kami sangat mendukung segala bentuk pelestarian budaya, salah satunya Pameran Bilah Pusaka. Ini menjadi simbol persatuan kita semua dalam memperingati kemerdekaan, bahwa di masa lalu, Pusaka menjadi salah satu kekuatan nenek moyang kita dalam menentang segala bentuk penjajahan,” kata Riqsyan.

Pria yang kerap disapa Daeng Sese itu, juga mengungkapkan, bahwa pihaknya ikut serta dalam pameran itu sebagai simbol masih kentalnya adat dan budaya di Butta Tubarani Galesong.

“Ini juga sebagai satu simbol dan spirit untuk kita semua, bahwa di Galesong nilai-nilai adat dan budaya masih sangat kental dan terjaga. Utamanya dalam hal Benda Pusaka. Bisa dibuktikan dari koleksi yang ditampilkan oleh pihak kami. Bahkan, Pusaka Kakaraengang ri Galesong masih ada sampai saat ini,” ungkapnya.

Ia berharap, pameran itu tidak hanya sebagai penyaluran hobi dan minat, tetap juga dapat memberikan edukasi yang baik kepada orang banyak.

“Melalui pameran ini, semoga menjadi edukasi utuntuk khalayak umum dan dapat mengingat dan mengenang peristiwa-peristiwa yang diperankan oleh nenek moyang dengan pusakanya dalam merebut kemerdekaan. Semoga ini menjadi spirit dalam mempertahankan kemerdekaan,” harapnya.

Diketahui, FP2G juga menampilkan Pusaka di luar dari Pusaka Kakaraenganga ri Galesong. Diantaranya 15 Bilah Badik-Keris dan 17 Tombak. (*)