KABARIKA.ID – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi atau yang juga dipanggil dengan nama Arifah Fauzi. Menyampaikan usulan agar petugas haji perempuan dapat ditambah, karena jumlahnya dinilai masih sedikit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita mengusulkan agar petugas haji perempuan juga lebih diperbanyak,” ujar Menteri PPPA Kabinet Merah Putih tersebut di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, 19 Agustus 2025.

Tidak hanya petugas perempuan, Arifah Fauzi juga meminta agar fasilitas untuk para jemaah haji khususnya untuk kaum Hawa dapat ditambah.

“Dan fasilitas-fasilitas untuk perempuan juga bisa diperbanyak. Contohnya seperti toilet gitu ya, karena durasi penggunaannya perempuan lebih lama daripada laki-laki, hingga itu bisa juga menjadi pertimbangan,” tuturnya.

Dalam keterangannya ia tidak menyebutkan angka proporsional terkait jumlah petugas haji perempuan, namun ia mengatakan bahwa pihaknya mengusulkan peningkatan kapasitas dan pelatihan yang maksimal untuk petugas haji perempuan.

“Kalau jumlahnya saya enggak berani menentukan karena bukan wilayah kami, tetapi peningkatan kapasitas untuk petugas haji perempuan itu harus ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Diketahui, Menteri PPPA, Arifah Fauzi. Sebelumnya ditunjuk sebagai Amiratul Hajj atau pemimpin misi haji perempuan Indonesia untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 1446 Hijriah.

Sebagai Amiratul Hajj, ia berkesempatan memantau secara langsung pelaksanaan pelayanan layanan dan perlindungan bagi jemaah perempuan, mulai dari hal akomodasi hingga penanganan dalam kondisi darurat.

Penunjukan Menteri PPPA Arrifah Fauzi sebagai Amiratul Hajj tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak jemaah perempuan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. (*)