KABARIKA.ID, BEKASI – Direktur Utama LKBN Antara, Drs. Akhmad Munir, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munir meraih 52 suara dalam Kongres PWI yang digelar di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Bekasi, Sabtu (30/8/2025) malam.

Dalam pemilihan yang diikuti 87 pemilik suara dari 39 PWI provinsi, Munir mengungguli rivalnya, Henry Chaeruddin Bangun, yang meraih 35 suara. Tidak ada suara batal maupun abstain.

Sementara itu, Atal S. Depari ditetapkan sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat setelah memperoleh 44 suara, unggul tipis dari Sihono HT yang meraih 42 suara. Dari total 87 suara, satu dinyatakan tidak sah.

Proses pemungutan suara berlangsung ketat dan disiarkan langsung di kanal YouTube Kongres PWI. Pada awal penghitungan, Henry sempat memimpin, namun sejak Munir mencapai 15 suara, posisinya tak lagi terkejar hingga menutup keunggulan dengan 52 suara.

Dalam pidato kemenangannya, Munir menegaskan komitmen untuk melakukan konsolidasi organisasi dan rekonsiliasi internal PWI.

“Dampak dualisme kepengurusan di PWI Pusat membuat branding kita kehilangan trust (kepercayaan). Tugas utama kita adalah membangun kembali kepercayaan dan memulihkan citra PWI,” ujarnya.

Munir juga menargetkan penyelenggaraan festival sebagai langkah awal memulihkan citra organisasi di mata publik.

“Jika diberi kepercayaan, saya akan membangun ekosistem pers Indonesia di tengah disrupsi informasi media sosial,” tegasnya.

Profil Akhmad Munir
Akhmad Munir lahir di Sumenep, 15 Desember 1966. Lulusan FISIP Universitas Jember (UNEJ) ini meniti karier jurnalistik sejak 1992 di LKBN Antara Biro Jawa Timur sebagai Pembantu Koresponden di Madura.

Ia pernah memimpin Biro Antara Bengkulu (2008–2009), kemudian menjabat Kepala Biro Jawa Timur. Pada 2010–2019, Munir menjabat Ketua PWI Jawa Timur selama dua periode. Kariernya di Antara terus menanjak hingga dipercaya sebagai Direktur Pemberitaan (2018–2023), lalu menjabat Direktur Utama sejak 2023.

Tim Formatur PWI
Setelah terpilih, Munir bersama Atal S. Depari memimpin sidang pleno untuk memilih tim formatur. Terpilih pula Fathurrahman (Sumatra), Lutfi Hakim (Jawa), dan Sarjono (Sulawesi).

Tim ini diberi waktu 30 hari menyusun komposisi kepengurusan PWI Pusat periode 2025–2030.