KABARIKA.ID – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Berkesempatan mengunjungi Vatikan, Roma, 28 Oktober 2025 lalu, dalam menghadiri pertemuan para tokoh agama dari berbagai negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nasaruddin Umar tiba di lokasi kegiatan, dengan mendapat kesempatan menjemput kedatangan Pemimpin Gereja Katolik, Paus Leo XIV.

“Panitianya memberi kesempatan kepada saya untuk menjemput kedatangan Paus Leo XIV dari mobilnya, disusul beberapa tokoh agama lainnya,” ungkap Nasaruddin Umar, dikutip dari laman Kemenag 31 Oktober 2025.

Saat bertemu dengan Paus, Nasaruddin tampak begitu akrab. Menag Kabinet Merah Putih tersebut menyalami dan merangkul Pemimpin Gereja Katolik Dunia tersebut dengan suka cita.

Menag terlihat mencium sosok pengganti Paus Fransiskus tersebut dengan disaksikan banyak media yang meliput.

Dalam kunjungan kerjanya, Menag menjelaskan tentang inisiatif Indonesia dalam penyusunan Deklarasi Istiqlal-Vatikan.

“Saya sangat senang karena saya bisa ceritakan bahwa Indonesia adalah inisiator untuk Deklarasi Istiqlal-Vatikan,” ungkapnya.

Nasaruddin mengusulkan kerja sama untuk menindaklanjuti dokumen tersebut, yang disetujui oleh Paus Leo XIV dan sejumlah tokoh agama yang hadir.

Dalam dokumen tersebut dijelaskan terkait pentingnya membangun sejarah bagi kemanusiaan dan mengakhiri narasi perang suci.

“Deklarasi Istiqlal-Vatikan menceritakan betapa pentingnya melakukan penciptaan sejarah baru untuk kemanusiaan. Tidak ada perang suci, yang adalah kedamaian suci,” terang Nasaruddin.

Deklarasi Istiqlal-Vatikan merupakan dokumen yang tandatangani Paus Fransiskus sebelum wafat pada bulan September 2024 lalu. (*)