KABARIKA.ID, MAKASSAR – Dalam upaya menguatkan komitmennya sebagai kampus berkelanjutan, Universitas Hasanuddin (UNHAS) melakukan kunjungan strategis ke Universitas Diponegoro (Undip) untuk mempelajari praktik terbaik dalam penerapan UI GreenMetric.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan ini difokuskan pada penguatan tata kelola data, kebijakan hijau, dan inovasi program keberlanjutan yang telah membuat Undip menjadi rujukan nasional.

Rombongan UNHAS diterima langsung oleh Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global Undip, beserta jajarannya di Kampus Undip, Semarang.

Pertemuan ini menjadi momen penting bagi UNHAS untuk memperdalam strategi peningkatan peringkat dalam UI GreenMetric World University Rankings, yang mengukur komitmen lingkungan perguruan tinggi global.

Dalam pemaparannya, Wakil Direktur Undip, Dessy Ariyanti, ST., MT., PhD., menekankan bahwa kesuksesan dalam GreenMetric tidak hanya terletak pada pemenuhan indikator, tetapi pada bagaimana data yang disajikan merefleksikan kondisi kampus yang sesungguhnya.

“GreenMetric bukan sekadar mengumpulkan data, tapi tentang bagaimana kampus menghadirkan representasi nyata dari komitmen keberlanjutannya,” ujar Dessy.

Undip membagikan sejumlah inisiatif unggulan, mulai dari pengembangan infrastruktur hijau seperti vertical garden, integrasi mata kuliah berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), hingga konsistensi kebijakan internal yang mendukung agenda hijau. Keberhasilan Undip tak lepas dari pengelolaan data yang terintegrasi, keamanan informasi, dan keberlanjutan program yang terukur.

Dr. Ir. H. Farouk Maricar, perwakilan Tim GreenMetric Unhas, menyatakan bahwa kunjungan ini memberikan perspektif baru bagi pengembangan strategi kampus berkelanjutan.

“Banyak pembelajaran konkret yang bisa kami adaptasi, tidak hanya untuk tingkat kampus, tetapi juga untuk pengembangan kawasan dan kota yang berkelanjutan,” ungkap Farouk.

Kunjungan ini dihadiri oleh perwakilan lintas divisi UNHAS, seperti Divisi Energy and Climate Change, Water, Transportation, dan Education, menunjukkan keseriusan Unhas dalam menerapkan pembelajaran secara holistik.

Diharapkan, kolaborasi ini dapat mempercepat transformasi UNHAS menuju kampus hijau yang tidak hanya unggul dalam peringkat, tetapi juga berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. (*)