KABARIKA.ID, JAKARTA– PT Nindya Karya terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pelaksanaan proyek dengan memperkuat peran garda terdepan di lapangan. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Mutu Pekerjaan Struktur dan Arsitektur bagi para mandor yang berlangsung selama dua hari, 19–20 Desember 2025, di Aula Gedung Nindya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program ini merupakan bagian dari TJSL perusahaan yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, guna mendorong tenaga kerja yang lebih produktif, aman, dan berorientasi keberlanjutan.
Pelatihan tersebut dirancang untuk membekali mandor agar mampu memastikan kualitas pekerjaan struktur dan arsitektur terlaksana secara konsisten sesuai standar perusahaan. Selain penguatan aspek teknis, kegiatan ini juga menitikberatkan pada kepatuhan terhadap prosedur, ketelitian dalam pengendalian mutu, serta peningkatan kapasitas kepemimpinan mandor dalam mengatur ritme kerja, menjaga ketertiban di lapangan, dan memperkuat koordinasi tim.
Dengan kompetensi ini, mandor diharapkan dapat mengambil keputusan secara cepat dan tepat tanpa mengesampingkan mutu, keselamatan kerja, serta manajemen risiko.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Nindya Karya, Sri Haryanto, menekankan bahwa peningkatan kompetensi mandor merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas, meminimalkan risiko, dan mendorong kinerja proyek.
“Pelatihan ini kami harapkan dapat membuat mandor semakin taat pada standar mutu dan prosedur, sekaligus lebih sigap dalam merespons risiko pekerjaan,” ujar Sri Haryanto.
Melalui pelatihan ini, Nindya Karya menegaskan langkah konkret dalam memperkuat mutu pekerjaan struktur dengan meningkatkan kapasitas mandor sebagai pengendali utama di lapangan.
Mandor yang semakin disiplin dan berorientasi kualitas diyakini akan mendorong kinerja proyek yang lebih efektif, efisien, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memperkokoh daya saing perusahaan di industri konstruksi nasional.
