KABARIKA.ID, MAKASSAR – Dalam rangka memperkuat jejaring ekonomi dan melahirkan tokoh pengusaha baru, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) akan menggelar Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) 2026 setelah Idulfitri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat perdana yang berlangsung di Hotel Double Tree, Bintaro, Kamis (29/1/2026), menetapkan HM. Yasin Azis sebagai Ketua Panitia dan Ir. Muhammad Sapri A. Pamulu, M.Eng., Ph.D., IPU sebagai Sekretaris.

Acara yang rencananya digelar sepekan setelah Idulfitri 2026 ini tidak hanya dimaknai sebagai silaturahim pasca-lebaran, tetapi dirancang menjadi platform strategis untuk akselerasi ekonomi.
PSBM 2026 akan fokus pada dua tujuan utama, yaitu memperkuat jaringan bisnis antar saudagar dan mencetak pengusaha-pengusaha baru yang mampu memberikan dampak positif yang lebih luas.
“PSBM 2026 harus menjadi sarana untuk melompatkan kemajuan KKSS, terutama melalui kanal pendidikan dan ekonomi,” tegas Prof. Syakir, selaku Ketua Harian KKSS.
Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum KKSS Andi Amran Sulaiman, yang juga Menteri Pertanian RI, untuk menggerakkan potensi besar para saudagar.
Sementara Muhammad Sapri A. Pamulu, menekankan pentingnya pelaksanaan yang efisien, efektif, dan tepat sasaran. “Konsep acara harus dibuka lebih luas untuk menyerap lebih banyak inovasi dan berkembang lebih baik dari pelaksanaan sebelumnya,” ujarnya.
Salah satu terobosan yang akan diimplementasikan adalah format hybrid (daring dan luring) untuk melibatkan diaspora Bugis-Makassar di seluruh dunia secara langsung.
Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan jejaring dan peluang kemitraan bisnis lintas negara.
Dari sisi strategi, Wakil Ketua Umum KKSS, Ibnu Munzir, mengusulkan langkah sistematis berupa pengelompokan dan klasifikasi pengusaha beserta sektor usahanya.
Data ini tidak hanya untuk PSBM 2026, tetapi akan dikembangkan secara berkelanjutan untuk evaluasi dan peningkatan di event-event mendatang.
Optimalisasi ekspo dalam rangkaian acara juga menjadi perhatian kami, agar dapat memfasilitasi transaksi dan pemaparan peluang bisnis secara maksimal. (*)
