KABARIKA.ID, MAKASSAR – Suasana riuh rendah tepuk tangan dan canda tawa mengiringi setiap lemparan kartu. Di balik meja domino yang seru, tersimpan misi yang lebih besar: merajut kembali ikatan yang sempat renggang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Inilah yang dilakukan puluhan alumni Teknik Universitas Hasanuddin (UNHAS) dalam pertandingan domino santai yang ternyata menjadi strategi ampuh menjaga keutuhan jaringan alumni.
Di kediaman salah seorang alumni, bukan diskusi teknik berat yang terjadi, melainkan dentingan kartu domino dan gelak tawa.
Pertandingan domino yang digelar Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (IKATEK UNHAS), Ahad (1/2/2026), berhasil mengubah arena permainan menjadi ruang penyambung silaturahmi yang efektif.
Acara yang diinisiasi oleh Ikatek Domino Club Unhas (IDC) ini membuktikan bahwa ikatan alumni tidak harus selalu dibangun melalui forum formal.
Di bawah kordinator Muh Akbar Sahabuddin, puluhan alumni dari berbagai angkatan dan jurusan teknik kembali bersatu, tidak hanya untuk bersaing secara sportif, tetapi lebih untuk mengobrol, bertukar cerita, dan melepas penat bersama.
“Target kami bukan mencari juara domino, tapi juara dalam menjaga hubungan. Pertandingan ini hanyalah medium. Esensinya adalah kita bisa duduk semeja, mengingat masa lalu, dan membicarakan masa depan, dalam suasana yang sepenuhnya cair dan akrab,” papar Muh Akbar Sahabuddin, Ketua IDC.
Imran, Ketua Panitia yang juga alumni Teknik Mesin, sengaja mendesain acara tanpa protokoler kaku.
“Kita sengaja hindari formalitas. Dress code santai, aturan main fleksibel. Titik beratnya adalah quality time dan interaksi alamiah antar alumni. Melelahkan? Justru di sinilah kita me-recharge energi dan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Hasilnya, acara yang berlangsung lancar tersebut tidak hanya menghasilkan pemenang permainan, tetapi juga memperkuat fondasi jaringan profesional dan sosial antar alumni.
Peserta membawa pulang lebih dari sekadar kenangan akan permainan seru; mereka memperbarui kontak, berbagi peluang, dan memperkuat rasa memiliki sebagai satu keluarga besar Teknik Unhas.
Kegiatan rekreatif positif seperti ini menunjukkan pola pikir baru dalam mengelola alumni: ikatan yang kuat dibangun dari kedekatan personal, yang kemudian menjadi modal berharga untuk kolaborasi yang lebih luas di berbagai bidang. (*)
