KABARIKA.ID — PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama perusahaan dalam satu holding memberangkatkan sebanyak 1.559 pemudikdalam program Mudik Gratis BUMN 2026 bertema Mudik Nyaman Bersama Pupuk Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemberangkatan dilakukan pada 17–18 Maret 2026 dari Jakarta dan sejumlah daerah di Indonesia.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan agenda rutin perusahaan sebagai bentuk kepedulian untuk menghadirkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Program ini adalah wujud kepedulian kami. Pupuk Indonesia tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berkomitmen memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Rahmad saat pelepasan peserta mudik di Kantor Pusat Pupuk Indonesia, Jakarta, Selasa (18/3).
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan 31 bus dan 12 minibus. Dari Jakarta, Pupuk Indonesia memberangkatkan lima bus dengan total 264 pemudik menuju Solo melalui jalur utara dan selatan.
Sejumlah anak perusahaan juga turut berpartisipasi. Petrokimia Gresik mengoperasikan lima bus dengan 200 pemudik menuju berbagai kota di Jawa Timur, seperti Malang, Blitar, Jombang, hingga Kediri.
Sementara Pupuk Kujang memberangkatkan 354 pemudik menggunakan enam bus dengan tujuan Kuningan, Tasikmalaya, dan Pangandaran.
Dari Kalimantan, Pupuk Kalimantan Timur mengangkut 372 pemudik menggunakan 10 bus dengan rute Bontang, Balikpapan, Samarinda, hingga Banjarmasin.
Di wilayah Sumatra, Pupuk Iskandar Muda menyiapkan 12 minibus untuk mengantar 119 pemudik ke Banda Aceh, Aceh Selatan, Medan, dan Kualanamu. Sedangkan Pupuk Sriwidjaja Palembang memberangkatkan 250 pemudik menggunakan lima bus dengan rute Palembang menuju Jakarta, Serang, hingga Surabaya.
Program Mudik Gratis BUMN ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan Badan Pengelola (BP) BUMN dan Danantara Indonesia.
Selain membantu masyarakat pulang kampung, program ini juga bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi menambah kepadatan arus mudik.
Salah satu peserta, Supriyanto, warga Cakung, Jakarta Timur, mengaku terbantu dengan adanya program ini. Ia berencana pulang ke Solo bersama keluarganya.
“Program ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat seperti kami,” ujarnya. (*)
